HIN Bantu Kelola Homestay Saribu Rumah Gadang

0
457
Seribu rumah gadang di Solok Selatan (Foto: www.halosumbar.com )

PADANG, bisniswisata.co.id: Manajemen PT Hotel Indonesia Natour (HIN) siap membantu Pemkab Solok Selatan, Sumatera Barat dalam pengelolaan homestay Saribu Rumah Gadang, untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan yang datang ke daerah minang.

BUMN mengelola perhotelan itu, akan membantu mempromosikan pariwisata Solok Selatan, termasuk membantu meningkatkan kapasitas pelaku usaha homestay. “Kami di Grand Inna Padang [HIN] akan bantu pelatihan bagi pengelola homestay, sehingga pelayanannya juga punya standar tinggi, standar hotel,” kata Direktur Utama PT HIN Iswandi Said.

Dilanjutkan, seperti dilansir laman Bisnis.com, Senin (02/04/2018), perusahaan yang mengelola 48 hotel milik pemerintah dan BUMN itu juga ikut terlibat mengembangkan dan mengelola homestay di kawasan Candi Borubodur, Magelang serta di Bali.

Umumnya, di daerah itu, rumah penduduk dijadikan homestay dan dikelola secara baik dengan pelayanan kelas internasional. “Solok Selatan bisa dilakukan, apalagi sudah ada rumah gadang yang akan direhab pemerintah, tinggal melatih tenaga pengelolanya saja,” kata Iswandi.

Selain itu, dia mengatakan perseroan juga akan membantu mempromosikan pariwisata Solok Selatan di seluruh jaringan hotel HIN yang tersebar di Tanah Air. Bahkan, menajemen sudah menyiapkan paket wisata dengan bekerjasama dengan perusahaan penerbangan nasional Garuda Indonesia, serta perusahaan lainnya.

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengapresiasi dukungan manajemen HIN terhadap pengembangan pariwisata di daerahnya. “Kami sangat berterima kasih. Kalau memungkinkan kami minta Hotel Indonesia Grup juga investasi bangun hotel di Solok Selatan, kami sediakan tanahnya gratis,” kata Muzni.

Dia mengakui untuk mengembangkan sektor pariwisata diperlukan sarana pendukung yang memadai, seperti keberadaan hotel dan fasilitas lainnya. Apalagi, Solok Selatan terhitung cukup jauh dari Kota Padang, ibukota Sumatra Barat yang memakan waktu perjalanan hingga lima jam.

Saat ini, katanya, pemda memfokuskan pengembangan homestay di rumah gadang, terutama di kawasan Saribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu sebagai tujuan utama wisatawan merasakan sensasi Minangkabau tempo dulu.

Solok Selatan bahkan meluncurkan tagline dan logo pariwisata setempat yakni, Solok Selatan – Heart of Minangkabau, guna menarik minat wisatawan. (BIS)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.