HUT RI, 908 Penyelam Wanita Menyelam Massal

this formate

MANADO, bisniswisata.co.id: Sedikitnya 908 penyelam wanita berambisi pecahkan rekor MURI pada acara pembentangan bendera Merah Putih terpanjang di bawah laut Indonesia dijadwalkan digelar di kawasan Mega Mas Pantai Manado pada 10-11 Agustus 2018. Diving massal ini untuk menyemarakkan HUT Republik Indonesia ke-73.

“Animo penyelam wanita mengikuti kegiatan ini sangat tinggi, dengan banyaknya peserta yang mendaftar. Sampai saat ini sudah terdafta sekitar 908 orang yang akan ikuti kegiatan tersebut,” ungkap Ketua Umum Wanita Selam Indonesia Tri Tito Karnavian juga merupakan Ketua Panitia Pelaksana dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Ahad (22/07/2018).

Istri Kapolri melanjutkan, peserta Diving ini, dari Aceh sampai Papua juga ada peserta dari Singapura. “Sebetulnya dalam kegiatan ini menargetkan 500 orang, ternyata animo ingin mengikuti kegiatan tersebut cukup banyak. Kami tak bisa menolak,” lontarnya.

Kendati demikian, lanjut dia, tetap melakukan seleksi yang ketat, peserta harus memiliki sertifikat menyelam yang diakui. Karena dengan sertifikat itu, peserta sudah dianggap menguasai dasar-dasar menyelam.

Bahkan, dengan banyaknya peserta yang akan mengikuti, telah diatur dengan baik supaya pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan lancar.
Peserta akan dibagi secara kelompok terdiri dari 20-50 orang, dan setiap kelompok ada komandan regu.

Pada kegiatan tersebut akan juga dilakukan pembentangan bendera Merah Putih terpanjang di bawah laut, sepanjang 500 meter. Kegiatan ini dalam memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI, akan membangkitkan semangat para wanita untuk belajar selam. “Dengan bisa menyelam otomatis akan mengagumi keindahan di bawah laut dan otomatis tentunya akan menjaga laut,” katanya.

Ketua Umum Bhayangkari ini menjelaskan dipilihnya Pantai Manado karena dianggap paling tepat dan strtegis, Menado memeiliki pantai yang indah yang sudah terkenal di penjuru dunia. “Kita melakukan survei di beberapa tempat, Manado paling layak di rekor MURI ini, (layaknya) seperti adanya drive center, transportasi, sarana dan prasarana dan juga yang safety dan segala macem,” ucapnya.

Para wanita penyelam itu akan menyelam dengan kedalaman mencapai lebih dari 6 hingga 12 meter. Diakui kendala utama dalam persiapan kegiatan ini adalah cuaca dan mengorganisir banyaknya penyelam. Namun, pemilihan tanggal itu menurutnya juga sudah diprediksi baik. “Persiapan kita sekitar 4 bulan dari perencanaan, sosialisasi dan lain lain. Kendalanya mungkin cuaca tapi kita udah mengorganisir banyaknya penyelam harus dilakukan komunikasi terus-menerus 24 jam,” jelasnya.

Kegiatan ini tidak akan menjadi agenda tahunan. Harapannya kegiatan yang dilakukan sekaligus untuk memperkenalkan organisasinya ini dapat meningkatkan kerjasama dengan pihak terkait. “Harapan kita WASI bisa dikenal, bisa kerjasama dengan pihak lain untuk melakukan sesuatu yang baik bagi lingkungan laut, juga wisata bahari dan sumber daya perempuannya,” tutupnya. (redaksi@bisniswisata.co.id )

Produk Ramah Lingkungan Indonesia Ditawarkan Perhotelan Peru

this formate

LIMA, bisniswisata.co.id: Dubes LBBP RI Lima melakukan terobosan peluang bisnis produk ramah lingkungan Indonesia, dengan menawarkan kepada perhotelan di Peru. Memang, Peru sejak lama dikenal sebagai tujuan wisatawan asing yang menawarkan paduan unik antara peninggalan kebudayaan suku Inca, keanekaragaman hayati yang masih terjaga, dengan sentuhan modern fasilitas dan prasarana pariwisata.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah wisatawan asing di Peru dalam empat tahun terakhir, yang tumbuh dari 3,2 juta orang menjadi 4 juta orang dalam rentang waktu 2014-2017, investasi pada sektor perhotelan juga turut meningkat melalui pembukaan hotel-hotel baru di daerah tujuan wisata utama Peru, seperti Cusco, Iquitos, dan tentu saja kota Lima.

Mencermati peluang itu, Dubes LBBP RI Lima, Marina Estella Anwar Bey melakukan pertemuan khusus dengan Luigi Mottura Pelosi, pemilik bisnis supplier kebutuhan hotel dengan merek “Todo Para Hoteles Peru”. Perusahaan ini, mitra dari sejumlah hotel besar di Peru, antara lain: Belmond Hotel, Delfines, Inkaterra, Aqua Expeditions, yang memiliki jaringan hotel di berbagai lokasi tujuan wisata Peru.

“Selain menawarkan peluang bisnis produk Indonesia, kami juga mengundang Luigi untuk menghadiri Trade Expo Indonesia 2018 pada bulan Oktober mendatang agar dapat melihat langsung produk-produk ramah lingkungan buatan Indonesia”, ungkap Dubes Marina seperti dikutip laman Kemlu.go.id, Ahad (22/7/2018),

Dilanjutkan, Indonesia memiliki produk-produk amenities ramah lingkungan yang telah berstandar internasional, yang selama ini banyak diimpor dari Italia atau Prancis. Produk perlengkapan hotel lainnya seperti makanan ringan, minuman seperti teh atau kopi, hingga furnitur kamar, banyak digunakan juga oleh jaringan hotel internasional yang ada di Indonesia.

Pada pertemuan itu, Luigi mengaku model bisnis perusahaannya terinspirasi dari situs belanja online asal Amerika Serikat, Amazon, yang menganut supply chain management modern dengan cara menggandeng beberapa perusahaan sebagai pendukungnya, seperti pengelola website, gudang penyimpanan, logistik, dan jasa pengiriman barang.

Model bisnis ini merupakan pertama kali di Peru dan sejak berdiri tahun 2016, menarik minat hingga 370 hotel di Peru. Perlengkapan hotel yang ditawarkan antara lain: amenities (sabun, sampo, krim pelembut), peralatan kamar mandi, furnitur kamar, snack bar, dan perlengkapan pembersih hotel.

Seluruhnya aktivitas telah terhubung secara online sehingga bisnis perusahaan dapat berjalan efektif dan efisien. Peluang bisnis tersebut ingin ditangkap oleh Duta Besar RI Lima dengan memperkenalkan produk-produk asal Indonesia yang dapat menjadi substitusi maupun pelengkap dari lini produk yang dijual oleh Todo Para Hoteles.

Luigi juga mengundang perusahaan di Indonesia — khususnya yang bergerak di sektor perlengkapan hotel — untuk bermitra dengan Todo Para Hoteles dalam memasarkan produk-produk unggulannya kepada jaringan bisnis yang dimilikinya. (NDY)

The Beatles Mewarnai Buku Bergambar Anak-anak

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: The Beatles, group band legendaris asal Inggris selalu dikenang sepanjang masa. Band beranggotakan John Lennon, Paul McCartney, Ringo Starr dan ‎George Harrison kini mewarnai sampul buku bergambar anak-anak di London.

Dua buku anak-anak dihiasi dengan gambar ilustrasi yang diambil dari lirik salah satu lagu milik band legendaris, The Beatles. Penerbit Simon & Schuster Children’s Publishing menjelaskan, diterbitkannya dua buku tersebut untuk menggambarkan lagu The Beatles melalui cerita bergambar.

Buku berseri itu akan dimulai dengan lagu ikonik The Beatles yang berjudul All You Need is Love. Lirik tersebut adalah karangan dua personel The Beatles, John Lennon dan Paul McCartney.

Gambar ilustrasi akan dibuat oleh Marc Rosental yang juga membuat ilustrasi untuk buku A Child’s Firts Book of Trump. Menurut pihak penerbit, buku itu berisikan sebuah harapan yang bisa dijadikan bacaan untuk orang tua dan anak yang ingin melihat dunia dengan harapan dan cinta.

“Makna yang disampaikan melalui lagu legendaris ini adalah suatu kebenaran hingga saat ini,” ujar Valerie Garfield, juru bicara dari Little Simin Publisher dikutip Entertainment Weekly.

Kedua buku tersebut bukanlah yang pertama kalinya terinspirasi dari lagu-lagu The Beatles. Pada 2014, penerbit Ringo Star berkolaborasi dengan ilustrator Ben Cort mengadopsi lagu The Beatles berjudul Octopus’ Garden ke dalam sebuah buku anak.

Seri pertama buku itu rencananya akan diluncurkan pada Januari 2019 melalui penerbit Little Simon. Setelah itu, akan menyusul buku seri kedua. Kedua buku tersebut akan dirilis melalui persetujuan Sony/ATV Music Publishing dan Sony/ATV’s Global Licensing Agent, Epic Rights.

The Beatles adalah kelompok pemusik Inggris beraliran rock, dibentuk di Liverpool pada tahun 1960, seringkali dianggap sebagai pemusik tersukses secara komersial dan paling banyak mendapat pujian dalam musik populer. Sejak tahun 1962, kelompok ini terdiri dari John Lennon (gitar ritem, vokal), Paul McCartney (gitar bass, vokal), George Harrison (gitar utama, vokal), Ringo Starr (drum, vokal).

Bermula dari aliran skiffle dan rock and roll 1950-an, kelompok ini nantinya memainkan musik dalam berbagai genre mulai dari folk rock sampai rock psikedelik, memasukkan juga unsur musik klasik dan elemen lain dengan cara inovatif. The Beatles dipandang sebagai perwujudan ide-ide progresif, berpengaruh terhadap revolusi sosial budaya dekade 60-an. (END)

Turis Wanita Digigit Singa di Taman Safari

this formate

CRIMEA UKRANIA, bisniswisata.co.id: Olga Solomina, wisatawan perempuan yang tengah berwisata di Taman Safari Taigan di Crimea, Ukraina dilaporkan mendapat serangan dari seekor singa. Kejadiannya berlangsung beberapa saat setelah Olga diperkenankan masuk ke kandang kucing besar itu untuk berfoto.

Solomina sempat berpose dengan singa yang tampak telah jinak tersebut. Setelah satu kali difoto, hewan predator itu mulai menyerang. Lengan Solomina digigit dan ia diseret.

Perempuan berusia 46 tahun itu diselematkan oleh kepala kebun binatang Oleg Zubkov. Sang singa yang berlari sambil menyeret Solomina bisa dikejar dan dihentikan. “Singa itu menerkam tangan kananku dan menyeretku ke tanah, aku telah berpikir bahwa hewan itu siap mencabik-cabik,” ujar Solomina dilansir The Independent, Ahad (22/7).

Solomina merasa seperti akan kehilangan nyawa. Namun, ia ternyata sangat beruntung karena gigitan singa tersebut rupanya hanya mengakibatkan luka ringan di bagian lengannya.

Menurut Zubkov, selama tujuh tahun terakhir tidak ada kejadian membahayakan seperti yang dialami Solomina. Diduga kuat bahwa pengunjung tersebut telah melanggar aturan karena saat kejadian berada dalam keadaan sedikit mabuk. “Saat dia (Solomina) berfoto dengan singa itu, ia nampaknya sedang sedikit mabuk dan hewan merasakan ada bahaya,” jelas Zubkov.

Di samping dugaan mabuk, Zubkov juga mengatakan bahwa Solomina sempat menarik surai singa dengan agak kencang saat akan berpose. Setelah mendapat serangan, perempuan itu juga tidak meminta lukanya diobati dengan obat bius biasa.

“Solomina tak ingin dibawa ke rumah sakit dan untuk mengobati lukanya, dia meminta alkohol pengganti obat bius,” kata Zubkov menambahkan. (IND)

KAYAK Travel Awards Singapore 2018, Bandara Bali Raih Runner Up

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Setelah menyabet tiga penghargaan prestisius tingkat dunia dalam Airport Service Quality Awards 2017 diadakan Airport Council International (ACI), kini Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali meraih penghargaan internasional. Yaitu Runner Up kategori favourite Airport di KAYAK Travel Awards Singapore 2018.

Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil mengungguli Kuala Lumpur International Airport (Malaysia), Suvarnabhumi Airport (Thailand), dan Phuket International Airport (Thailand).

Acara pemberian penghargaan dilaksanakan di Gedung Wisti Sabha, kompleks Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (21/07/2018). Pemberian penghargaan dilakukan Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya, kepada Co. General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sigit Herdiyanto.

“Kami merasa tersanjung dan bahagia dengan pemberian penghargaan ini. Dengan adanya penghargaan ini, kami akan tetap berusaha untuk meningkatkan service and compliance bagi pengguna jasa Bandar Udara,” ucap Sigit Herdiyanto, GM Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, ahad (22/07/2018).

PT. Angkasa Pura I selaku pengelola Bandar Udara akan terus menerus berinovasi, serta akan selalu hadir untuk memberikan pelayanan, fasilitas, dan sarana terbaik bagi pengguna jasa bandar udara, sehingga standar service, safety, security dan compliance tetap tercapai.

Duta Besar I Gede Ngurah Swajaya menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan suatu pengakuan dari dunia internasional bahwa Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai semakin dipandang sebagai Bandar Udara kelas dunia.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa Bali merupakan barometer Pariwisata Indonesia. Sebagai destinasi favorit, kita harus selalu memperbaiki diri. Kerja sama antar stakeholder itu sangat penting, serta dibutuhkan sinergi antar stakeholder untuk mendukung dan mempromosikan Bali sebagai tujuan wisata favorit,” ucap Duta Besar Swajaya.

KAYAK Travel Awards Singapore 2018 merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan untuk memilih maskapai, hotel, tujuan wisata, dan Bandar Udara favorit pilihan pengakses website yang berasal dari Singapura. Pemenang disetiap kategori ditentukan melalui mekanisme voting oleh pengguna di website KAYAK.sg, yang dimulai pada awal bulan Juni lalu. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Bisnis Kuliner Rumahan, Luna Maya Wujudkan Mimpi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mimpi aktris sinetron dan film layar lebar, Luna Maya membuka usaha kuliner yang menyajikan makanan rumahan akhirnya terwujud. Model iklan dan catwalk merilis usahanya pertengahan Mei lalu, dengan menggandeng temannya, Rozma Suhardi yang seorang chef.

Perempuan kelahiran Denpasar, 26 Agustus 1983, ini memberi nama usaha kulinernya: Waluma. Ini merupakan singkatan dari Warung Luna Maya. “Sesederhana itu,” kata Luna yang juga pernah terjun di tarik suara yang menghasilkan album Perjalanan (2011), seperti dilansir laman Kontan, Ahad (22/07/2018),

Sebetulnya, Luna pernah punya usaha restoran dengan mengusung nama yang sama, Waluma. Tapi, dengan alasan kesibukan, ia menutup rumahmakan di daerah Jakarta Selatan tersebut. “Tahun ini, saya mencoba kembali fokus dengan konsep yang matang,” ujar bintang film The Doll Part 2 ini.

Konsep usahanya, sesuai mimpi lama Luna, menawarkan makanan yang sehat ala rumahan. Karena itu, masakan yang Waluna sajikan bebas dari MSG. Sebelumnya, Waluna menyajikan menu campuran Indonesia, Asia, dan Barat.

Sejauh ini, warung makannya baru menyediakan ayam bakar plus nasi dengan empat rasa, yakni ayam bawang, ayam matah, ayam balado, dan ayam sambal hijau. Harganya mulai Rp 23.000 per paket.

Lantaran konsepnya masakan rumahan alias home made, Luna meyakini, masyarakat akan menyukainya. “Target pasar kami adalah siapa pun mereka penikmat masakan rumah. Jadi, saya rasa, mereka akan suka dengan Waluma,” tutur presenter yang memiliki tinggi 1,72 meter.

Untuk sementara, Luna belum membuka rumah makan fisik seperti dulu, melainkan baru berupa warung online. Dia masih memaksimalkan jalur penjualan melalui kanal daring seperti Instagram dan bekerjasama dengan aplikasi pemesanan makanan via ojek online, Go-Food dan Grab-Food. “Offline-nya segera. Semoga tahun ini bisa buka. Doakan, ya,” imbuh Luna. (NDI)

Tips Kembangkan Travel Startup

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Traveling memang sesuatu yang menyenangkan, sayang ada yang menyebut menghabiskan uang. Meski demikian, banyak orang tak ambil pusing dan masih travelling mengunjungi obyek wisata mulai wisata kota, alam, bahari, sejarah hingga kuliner yang mereka suka.

Apalagi Indonesia masih menyimpan potensi yang besar di sektor pariwisata untuk dikembangkan bagi pelaku usaha. Salah satu jenis usaha pariwisata yang belum terlalu banyak digarap adalah wisata berbasis local based experience.

Dari sekian banyak perkakas selama traveling, teknologi adalah salah satu yang tidak boleh dilupakan. Pasalnya, teknologi sangat membantu selama perjalanan. Teknologi yang ada saat ini sangat bagus dimanfaatkan untuk menjalankan travel startup.

Adanya travel startup tentu saja memudahkan para traveler dalam mencari paket perjalanan yang pas buat mereka. Namun, banyaknya startup travel yang lain menjadi tantangan tersendiri dalam bisnis ini. Lalu, bagaimana tipsnya kembangkan travel startup agar berbuah kesuksesan?.

Meski pesaing di bisnis travel startup terbilang cukup ketat, bisnis tetap bisa sukses asalkan Anda tekun menjalankannya. Bisnis ini juga tidak membutuhkan modal yang besar. Jadi, cocok untuk semua kalangan. Intinya, jangan ragu untuk memulai dan tetaplah berinovasi.

Ada beberapa tips yang dilansir laman cermati.com, antara lain:

#. Mengenali Pangsa Pasar

Langkah pertama harus diketahui adalah mengenal siapa pangsa pasarnya. Apakah itu traveler remaja, dewasa, atau orang tua. Kalangan traveler biasanya datang dari semua usia. Namun, traveler terbanyak tetaplah kaum muda. Apalagi mereka yang sangat mengagumi alam dan penasaran tentang alam dan segala isinya. Para traveler biasanya mencari-cari informasi lewat travel startup di media sosial, semisal Instagram, Snapchat, dan Facebook. Ada juga yang langsung mencari dari mesin pencarian Google. Pastikan startup Anda masuk dalam daftar pencarian untuk membidik pasar yang lebih luas.

#. Membangun Jaringan

Bisnis travel tentu saja berbeda dengan bisnis lainnya. Entah itu dari segi biaya, pangsa pasar, ataupun tujuan bisnis itu sendiri. Saat menjalankan bisnis, Anda perlu membangun jaringan yang bagus, terlebih lagi dengan maskapai penerbangan. Adanya kerja sama dengan maskapai penerbangan sangat membantu untuk mendapatkan tiket murah. Setiap maskapai penerbangan memiliki penawaran menarik terkait harga tiket pesawat. Banyak juga maskapai yang memberikan bonus tiket penerbangan apabila suatu perusahaan startup mencapai target yang ditentukan.

#. Jadi yang Paling Unik

Ada banyak travel startup yang tersebar di Indonesia. Banyak pula yang menawarkan fasilitas untuk memanjakan para konsumen, termasuk menyediakan layanan dan komunikasi berbasis internet. Jika perusahaan travel startup milik Anda ingin berkembang pesat, jadilah yang paling unik. Menjadi yang terunik memang sedikit sulit. Pasalnya, Anda harus teliti melihat para pesaing. Jika tidak, travel startup milik Anda bisa-bisa tidak berkembang dan menelan kerugian. Keunikan yang dimiliki bisa dari segi pelayanan, layanan konsumen, dan cara pembayaran. Intinya, tawarkan yang sedikit berbeda yang tidak ditawarkan travel startup pesaing.

#. Mengetahui Kebutuhan Konsumen

Setiap konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Ada yang hanya mencari tiket pesawat, ada juga yang mencari tempat penginapan, tiket kereta, dan lain-lain. Walaupun berstatus travel startup bukan berarti kalau bisnis yang dijalankan hanya sebatas penjualan tiket pesawat. Faktanya, Anda bisa menjalankan bisnis rangkap yang ada kaitannya dengan paket perjalanan. Juga bisa sedikit menyeleweng dari bisnis travel startup. Misalnya, menyediakan pembayaran token listrik, telepon, internet, pulsa, dan kartu perdana. Meskipun menyeleweng, banyak pebisnis yang melakukan hal ini untuk menambah keuntungan.

#. Tawarkan Tempat yang Menarik

Tiket perjalanan keliling Asia menjadi yang paling populer beberapa bulan terakhir. Penjualan tiket penerbangan ke Asia tidak hanya menarik minat traveler, tapi juga orang tua dan anak remaja yang ingin menghabiskan liburannya. Setiap traveler pasti ingin mengunjungi tempat-tempat eksotis, benar tidak? Untuk menarik minat konsumen, lakukan pencarian tentang tempat menarik yang ditawarkan di setiap negara. Setelah itu, satukan tempat-tempat menarik itu dalam satu paket untuk menambah keinginan konsumen untuk memilih paket tersebut. Jangan lupa untuk menetapkan harga yang terjangkau. Artinya, tidak terlalu mahal, sesuai dengan fasilitas, dan akomodasi yang akan didapatkan selama perjalanan.

#. Promosi di Media Sosial

Media sosial menjadi cara ampuh untuk mengembangkan bisnis travel startup. Seperti yang telah disebutkan di atas, Instagram, Snapchat, ataupun Facebook menjadi yang terlaris. Akan tetapi, Anda juga bisa memperluas promosi melalui sosial media lainnya, seperti Twitter dan Blog Pribadi. Agar promosi semakin berhasil, jangan ragu untuk membentuk komunitas atau grup yang diisi para traveler. Undang teman-teman Anda di media sosial untuk bergabung di grup yang Anda buat. Setiap informasi tentang paket murah, diskon tiket penerbangan, dan penginapan bisa di-posting di grup tersebut. Dengan begitu, mereka yang ingin liburan bisa mendapatkan informasi up to date mengenai tujuan liburan dan kisaran biaya yang dibutuhkan. (*)

Museum Bio Farma, Obyek Wisata Sehat Lengkapi Paris Van Java

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Paris Van Java tak berhenti berinovasi untuk menggairahkan pariwisata. Wisata sehat kini melengkapi destinasi wisata Bandung. Wisata sehat persembahan PT Bio Farma. Selama ini selain memproduksi vaksin, Bio farma juga ingin membagi ilmu dunia medis dengan membangun Museum Bio Farma.

“Kehadiran museum ini sangat penting dan memiliki nilai strategis terkait kesehatan bagi kesejahteraan bangsa. Saya kira ini museum kesehatan pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara,” papar Direktur SDM dan Umum Bio Farma, Disril Revolin Putra saat acara open house museum Bio Farma di Bandung, Sabtu (21/07/2018).

Dilanjutkan, kehadiran museum ini diharapkan memperoleh partisipasi dari semua stakeholder, bagaimana membangun komunikasi, pemahaman, pengetahuan, agar semua pihak meyakini kesehatan dapat diaplikasikan, melalui imunisasi dan vaksinasi. “Kami ingin mendapatkan feedback masukan dari para komunitas, kira-kira apa, sih, untuk pengembangan konten di museum ini,”ungkapnya.

Ada beberapa rute yang harus dilalui pengunjung museum Bio Farma, pertama memasuki lobi museum, kemudian masuk ke hall of fame, yang berisi para pimpinan yang telah mengabdi di Biofarma. Selanjutnya, pengunjung akan masuk ke dark age (masa kegelapan). Di tempat ini, pengunjung akan tahu bagaimana sebelum vaksin ditemukan.

Kemudian, pengunjung museum akan masuk ke arena proses produksi vaksin sehingga mereka mengetahui bagaimana proses pembuatan vaksin. Juga ada diorama, bagaimana proses membuat vaksin, dimana ada beberapa tahapan yang sudah didokumentasikan.

Pengunjung pun bisa melihat area kontribusi CSR Bio Farma bagi masyarakat. Sedangkan di akhir kunjungan, ada promosi produk vaksin, artinya setiap pengunjung akan mendapatkan kesempatan untuk divaksin. “Bagian terakhir ada pusat vaksin, jadi pengunjung yang sudah berkunjung ingin disuntik vaksin influenza ada disitu,” katanya.

Head Of Corporate Communication Bio Farma, Nurlaela Arief, mengatakan rencananya, Agustus 2018 Bio Farma akan melakukan renovasi kecil dan pemutakhiran data, termasuk beberapa informasi yang disajikan secara digital.

Selama ini, museum yang menyediakan 470 alat peraga tersebut semakin dinamis, terlebih dengan didukung teknologi virtual reality (VR) sehingga pengunjung bisa melihat area Bio Farma seluas 9 hektar.

“Diharapkan layanan terhadap pengunjung museum juga lebih baik, sehingga mampu menarik generasi milenial untuk datang ke museum ini karena suasananya lebih fun,” imbuhnya .

Hingga kini, Museum Bio Farma menerima kunjungan dari beberapa sekolah atau lembaga pendidikan maupun korporasi. Diharapkan museum ini bisa terbuka untuk umum. Untuk itu, Bio Farma sudah menjalin kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar menjadi 10 Besar target destinasi wisata Jawa Barat, khususnya health tourism. “Sekarang dalam seminggu pengunjungnya hanya 120 orang saja,” ucapnya.

Pihaknya berencana akan membuka museum ini untuk umum, tentunya dengan konsep digital serta tak melepaskan unsur edukasinya. “Untuk perihal waktunya nanti kami akan menginformasikan kembali secepatnya,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari menjelaskan gedung Bio Farma merupakan destinasi wisata yang termasuk ke dalam lima klasifikasi wisata di antaranya; cagar budaya yang berklasifikasi A, wisata exhibition, dan health tourism, wisata edukasi, dan tentunya wisata museum.

“Museum Bio Farma menambah daftar destinasi wisata yang dapat di kunjungi oleh wisatawan, baik dari domestik maupun mancanegara. Dan museum ini sangat tepat bagi wisatawan untuk mengenal lebih jauh tentang dunia kesehatan,” pungkasnya.

Memang untuk pertama kalinya Museum Bio Farma menggelar acara open house museum. Acara ini di hadiri oleh beberapa komunitas yang berada di Bandung seperti, Indonesian Medical Literacy (Imel), Asosiasi Museum Daerah Jawa Barat (Amida Jabar), Perhumas Indonesia, Komunitas Aleut, serta tamu undangan lainnya. Sehingga diharapkan ada feedback dari komunitas agar bisa menyampaikan pesan bahwa Bandung punya museum kesehatan sehingga bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bandung. (NDY)

Dubai Tawarkan Wisata Budaya ala Penduduk Lokal

this formate

DUBAI, bisniswisata.co.id: Pariwisata Dubai Uni Emirat Arab selalu memiliki daya tarik tersendiri. Meski terkenal dengan hal yang mewah dan memesona, Dubai juga menyimpan kekayaan budaya ala penduduk lokal yang patut dieksplorasi.

Hingga kini kearifan lokal Dubai masih terjaga dengan baik. Beberapa kebudayaan yang singgah di Dubai bisa dirasakan dengan mengunjungi beberapa tempat, antara lain:

#. Memahami budaya Emirati

Banyak yang memiliki pandangan tersendiri soal budaya timur tengah. Di Sheikh Mohammed Centre for Cultural Understanding (SMCCU), Anda bisa merasakan sendiri dan bertanya langsung seputar budaya asli tradisional Uni Emirat Arab. Dengan slogan “Open Doors, Open Minds,” para petugas di sana akan menjawab semua pertanyaan Anda soal budaya timur tengah. Bahkan jika itu menyinggung hal yang sensitif. SMCCU sudah membantu para pengunjung untuk mendapatkan pemahaman lebih baik tentang kehidupan emirat di Dubai.
Singgah di Dubai dengan Nuansa Kental Budaya, Mau Coba?

#. Cultural heritage
Selain bertanya di SMCCU, ada beberapa tempat yang bisa Anda kunjungi dalam sebuah tur. Salah satunya tur cultural heritage. Seorang Emirati akan membawa Anda mengunjungi Mesjid Diwan dan wilayah bersejarah Al Fahidi. Al Fahidi merupakan salah satu kawasan tradisional tertua di Dubai. Secangkir kopi Arab dan kurma akan menjadi penutup tur Anda. Tur berikutnya, Anda bisa mengunjungi Creekside. Anda akan diajak menaiki abra untuk menyeberangi Dubai Creek, mengunjungi pasar emas tradisional, pasar rempah-rempah, dan pasar kain tradisional.

#. Menikmati daging unta

Selain menjadi kendaraan tradisional, unta memiliki peranan penting dalam sejarah Emirat. Dari segi busana hingga penyedia bahan pangan. Biasanya, daging unta disajikan dalam acara pernikahan atau acara spesial lainnya. Daging unta ini bisa Anda cicipi dalam bentuk koftah atau bakso di Local House. Tempat ini sudah menyajikan daging unta sebagai makanan autentik lebih dari satu dekade. Daging unta diolah menjadi sup, burger, kebab, dan biryani.

#. Sensasi susu unta

Sensasi lainnya, menikmati susu unta bisa ditemukan di Majlis, Dubai Mall. Susu unta sendiri memiliki kandungan vitamin yang banyak. Kandungan vitamin ini berfungsi untuk mengurangi kanker usus besar. Bagi beberapa orang mungkin akan menghindari susu unta karena rasanya yang begitu kuat. Pernahkah Anda coba burger dengan daging unta? Di Dubai, Anda bisa mencicipti makanan cepat saji ini dengan kalori yang lebih rendah dibanding daging sapi. Rasanya sangat mirip dengan daging domba. Anda pun bisa mendapatkannya di Switch, di Dubai Mall.

#. Lomba Balap unta

Jika di Indonesia ada lomba sapi yang disebut dengan karapan sapi, di Dubai terdapat lomba balap unta. Agak sulit untuk menemukan tradisi ini di Dubai. Namun Anda bisa mengunjungi Al Marmoon Racetrack di Jalan Al Ain untuk menyaksikannya. Memang binatang berpunuk ini memang tak bisa dipisahkan dari kehidupan dan budaya masyarakat gurun. Sejak puluhan abad lalu, unta menjadi alat transportasi warga asli Timur Tengah untuk melewati gurun pasir. Karena zaman sudah modern, kini unta mengalami pergeseran fungsi, namun masih menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Warga Emirat Arab menjadikan unta sebagai ajang balap, dengan hadiah yang sangat menarik. Balap unta di Dubai tidak main-main. Hampir semua kalangan bisa mengikuti, bahkan hingga ke keluarga Sheikh, atau penguasa Emirat. Menariknya lagi, balap unta di Dubai tidak lagi menggunakan joki, melainkan robot kecil dengan pemancar dan pengendali jarak jauh.

Sang pemilik cukup mengejar unta dengan mobil berkecepatan sama, dan mengendalikan untanya melalui remote. Balap unta Dubai berhadiah multijuta dollar. Pemilik unta tercepat berhak atas hadiah USD 3 juta serta mobil mewah. Hadiah tersebut disiapkan oleh Pemerintah Dubai, dengan tujuan mempertahankan budaya turun temurun. Meski hadiahnya sangat besar, namun tidak ada taruhan atau judi, karena dilarang dalam Islam.

#. Seni berburu elang

Berburu menjadi salah satu tradisi yang cukup melekat dalam sejarah Dubai. Falconry menjadi salah satu yang tertua di Dubai. Pelatihan dan perburuan elang menjadi bagian dari sejarah Emirat sejak abad ke 13. Kini, falconry menjadi olahraga bernilai jutaan dollar. Anda bisa menyaksikan budaya ini di Dubai’s Falcony and Heritage Sports Centre di Nad Al Sheba. Di sini, Anda juga bisa menemukan pasar tradisional pusat yang menjadi tempat jual beli elang secara legal. (NDY)

Jaring Turis China, Lion Air Sasar Denpasar – Tianjin

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Lion Air terus mengembangkan destinasi baru, termasuk terbang ke mancanegara. Kini terbangi kota wisata dunia, Tianjin China. Kota ini selain dilintasi Tembok Besar China, sudah tersohor karena menjadi pelabuhan utama di daratan Tiongkok timur laut yang konon telah mempertemukan kolaborasi kuliner lezat, dipadu suasana santai dan dilengkapi arsitektur Eropa.

Dengan bersepeda atau jalan kaki, banyak hal bisa dilakukan di sana, mulai menyeberang Sungai Hai yang menyuguhkan kota bergaya Italia mempesona hingga belanja pernak-pernik. Juga, mengunjungi “The Eye of Tianjin” sebagai pemandangan menawan apalagi saat matahari terbenam ditambah lampu-lampu kota menyala. Ikon ini adalah satu-satunya roda ferris yang didesain dan berdiri di atas jembatan.

Kini bagi traveler, Tianjin semakin dekat dan mudah dijangkau dengan Lion Air. Dan mulai Jumat (20/07/2018), Lion Air meresmikan penerbangan perdana charter yang melayani dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar menuju Bandar Udara Internasional Binhai Tianjin di Distrik Dongli, yang berjarak 15 km timur dari kota Tianjin, Republik Rakyat Tiongkok.

Dalam layanan inaugural flight, Lion Air mengoperasikan Boeing 737 MAX 8. Pesawat lepas landas tepat waktu (on time), Jumat (20/7) 16.35 WITA bernomor JT2657 dan telah mendarat dengan mulus di Tianjin pukul 00.22 CST. Sebaliknya, Lion Air berangkat tepat waktu dari Tianjin pada Sabtu (21/7) pukul 01.05 CST dan tiba di Bali pukul 08.35 WITA.

“Tahap awal, jaringan charter terbaru ini memiliki jadwal penerbangan 5 kali dalam seminggu. Denpasar ke Tianjin setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu. Dari Tianjin ke Denpasar dilayani pada Senin, Selasa, Kamis, Jumat dan Sabtu,” papar Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resminya yang diterima Bisniswisata.co.id, Sabtu (21/07/2018).

Dijelaskan, dalam menawarkan kenyamanan dan menambah pengalaman terbang tersendiri setiap pelanggan, Lion Air akan mengoperasikan Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi), Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737 MAX 8 (189 kursi kelas ekonomi).

Peluncuran penerbangan secara langsung (direct flight) ini merupakan upaya maupun kesungguhan Lion Air dalam menjawab dari tingginya permintaan pasar dan minat wisatawan asing ke Bali serta pelancong Indonesia untuk mengelilingi destinasi di kota yang berdekatan dengan Beijing tersebut, ucapnya.

Selain itu, sambung Danang, menjadi wujud keseriusan Lion Air guna mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke dalam negeri khususnya dari wilayah yang dikenal sebagai kota terbesar ke-3 di Tiongkok Daratan setelah Shanghai, Beijing dan Guangzhou tersebut, sejalan mendukung program Kementerian Pariwisata RI dalam pencapaian 17 juta wisatawan menuju Indonesia.

Ditegaskan. jaringan baru ini menyusul kelancaran dan suksesnya beberapa rute terbaik yang telah diterbangi secara langsung oleh Lion Air antara Bali dengan berbagai kota tujuan di Tiongkok, seperti menuju Guangzhou Baiyun, Shanghai Pudong, Jinan Yaoqiang, Chongqing Jiangbe, Changsha Huanghua, Nanchang Changbei, Hangzhou Xiaoshan, Chengdu Shuangliu dan Wuhan Tianhe. “Lion Air optimis, pasar tourism untuk sektor tujuan popular seperti Pulau Dewata akan terus meningkat,” lontarnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali menunjukkan kedatangan wisman ke Bali pada Mei 2018 tercatat mencapai 528.512 kunjungan, dengan yang datang melalui bandar udara yaitu 526.281 kunjungan.

Jumlah wisman pada bulan yang sama naik 2,27% dibandingkan dengan April 2018. Bila dibandingkan dengan Mei 2017 (y on y), jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami peningkatan 8,00%. Menurut kebangsaan (negara asal), wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada Mei tahun ini yaitu Tiongkok (23,32%), Australia (19,27%), India (8,18%), Inggris (4,60%) dan Amerika Serikat (4,13%). (redaksibisniswisata@gmail.com)