Indonesia Pasar Wisatawan Besar Royal Caribbean Cruise

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Destinasi wisata di Asia masih menjadi pilihan penumpang kapal pesiar Royal Caribean Cruises dari Indonesia, kata  Angie Stephen, Managing Director Asia Pacific dari Royal Caribbean Cruises, hari ini.

Berbicara pada jumpa pers di Resto Palalada, Grand Indonesia, Jakarta, Angie mengatakan keberadaannya di Jakarta untuk mempromosikan Voyager of the Seas ‘South East Asia season’ dari Royal Caribbean International mulai bulan September 2018 hingga Juni 2019 di Indonesia.

Menurut dia, prospek bisnis cruise di Indonesia masih sangat besar meskipun baru 1,2 % dari orang Indonesia yang sudah mencoba berwisata dengan kapal pesiar.

Angie Stephen, Managing Director Asia Pacific Royal Caribbean Cruises

“ Bagi kami pasar Indonesia telah tumbuh 25%. Penumpang kapal kami dari Indonesia pada tahun 2017 misalnya, meningkat sebesar 40 persen dibandingkan 2016 dengan total 46.500 penumpang,” ungkap Angie Stephen.

Peluang pasar yang besar dari Indonesia karena berwisata sudah menjadi bagian dari lifestyle terutama di kalangan milenial. Selain itu, jumlah penduduknya yang besar dan kini banyak wisatawan Indonesia yang mencari opsi baru dibandingkan dengan wisata darat tradisional.

Oleh karena itu kehadirannya untuk mempromosikan dan menawarkan sebanyak 90 pelayaran dari tiga hingga sembilan malam dari Singapura ke tujuan regional populer dari kapal Voyager of the seas.

Rute yang disukai pasar Indonesia sejauh ini adalah pelayaran empat hari / tiga malam Royal Caribbean Cruises ke Malaysia dan Thailand.

Angie menambahkan pihaknya sekaligus memberikan informasi pada pers Indonesia ada 25 merek kapal termasuk yang terbesar dan revolusioner Oasis class dan Quantum Class yang beroperasi 2019.

“Kami juga ingin menginformasikan bahwa kapal-kapal Royal Caribbean Cruises selain berlayar di Asia juga ke Alaska, Eropa, Pasifik Selatan dan Karibia,” kata Angie Stephen yang sudah 20 tahun bergabung dengan Royal Caribbean Cruises Ltd. (RCL), bermarkas di Miami, Florida, AS.

Paket cruises Asia Tenggara yang tengah dipromosikannya di Indonesia melalui PT Multi Alam Bahari Internasional sebagai general sales agentnya adalah pelayaran dari Singapura mulai September 2018 hingga Juni 2019.

“Paketnya a.l 4 malam Kuala lumpur, Phuket, Thailand, sedangkan untuk paket 5 malam singgah di  Kuala lumpur dan Penang, Malaysia, lanjut ke Phuket dan Bangkok, Thailand,” ujarnya.

Angie Stephen bersama tim PT Multi Alam Bahari Internasional, marketing Royal Caribbean Cruises di Indonesia

Untuk 2018 dari Asia Cruise Trends Study optimistis pasar cruises tumbuh 20,6% dari 4 juta penumpang di kawasan ini,  dimana kontribusi utama adalah dari pasar China 58%, Taiwan 9,2%, Singapura 6,6%, Jepang 6,5%, Malaysia 4,6%, India 4,2% dan Indonesia 1,2%.

Kontribusi lainnya dari pasar Pilipina 1%, Korsel 1%, Thailand 0,7 % dan Vietnam baru 0,2% yang sudah mencoba berwisata dengan kapal pesiar. Indonesia yang prosentasenya lebih unggul juga karena besarnya minat perusahaan untuk mengadakan kegiatan Meeting, Incentive, Conference dan Exhibition ( MICE) di atas kapal Royal Caribbean Cruises.

Pemesanan insentif perusahaan di Indonesia memberikan kontribusi besar dengan menyelenggarakan
kegiatan insentif di pelayaran akhir pekan untuk memungkinkan pesertanya kembali ke Indonesia pada hari Senin.

Kegiatan incentive menggabungkan pertemuan di atas kapal dengan permainan dan fasilitas di atas kapal atau program outbound  yang dibuat khusus di pelabuhan tujuan.

Pada kesempatan yang sama, PT Multi Alam Bahari International ingin mempromosikan Symphony of the Seas milik Royal Caribbean International, terutama pelayaran di Karibia guna menarik klien untuk menjelajah di luar rute pelayaran Asia.

“Di Karibia, hanya penumpang kapal pesiar kami yang bisa masuk pulau Coco Cay, tempat singgah untuk wisata bahari yang lengkap dengan fasilitas mewah ,” kata Angie yang pernah menjabat  sebagai Wakil Presiden Asosiasi Pengembangan Pasar untuk China mengakhiri jumpa persnya.

 

Banten Serius Kembangkan Destinasi Wisata Bahari

this formate

SERANG, bisniswisata.co.id: Banten kini lebih serius mengembangkan sejumlah destinasi wisata bahari, di sekitar kawasan utama atau kawasan strategis tujuan pariwisata provinsi Banten. Di antaranya destinasi wisata bahari Tanjung Lesung, Pantai Anyer, Pantai Carita, serta Pantai Sawarna.

“Jadi, ketika para wisatawan berkunjung ke tujuan utama kawasan wisata, mereka bisa mampir ke destinasi yang ada di sekitarnya. Jadi tidak hanya di objek wisata itu-itu saja, namun ada obyek wisata pendukung lainnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati di Serang, Senin (27/8).

Dilanjutkan, sejumlah destinasi wisata rata-rata berada di sekitar kawasan strategis tujuan pariwisata seperti Curug Sawer di Cigeulis Pandeglang, yang menjadi penyangga kawasan wisata di Tanjung Lesung Pandeglang. Pengembangan tersebut melibatkan kelompok masyarakat sadar wisata (pokdarwis) yang berada di destinasi wisata tersebut.

“Setelah kita kembangkan nanti diserahkan ke Pokdarwisnya, mereka yang nantinya mengelola,” kata eneng Nurcahyati didampingi Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Banten Payundra Bayu Ajie.

Ia mengatakan di lokasi tersebut pihaknya membuat pedestrian dan penataan lainnya termasuk membuat MCK dengan melibatkan masyarakat sekitar melalui pokdarwis. Lokasi lainnya yang dikembangkan seperti Goa Sangiang di Desa Hariang Kecamatan Sobang, Desa Cikolelet di Kecamatan Cinangka yang merupakan penunjang kawasan wisata pantai Anyer dan Carita.

“Masih banyak destinasi lainnya yang kita kembangkan. Sebelumnya destinasi tersebut memang belum banyak diketahui karena tidak dikembangkan oleh masyarakat sekitar,” kata Eneng Nurcahyati.

Sementara Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Banten Payundra Bayu Ajie mengatakan upaya meningkatkan daya tarik destinasi wisata terus digencarkan oleh Pemprov Banten melalui Dinas Pariwisata Provinsi Banten dengan mendukung kegiatan pariwisata di setiap daerah.

Selain curug atau air terjun alami, salah satunya yang dikembangkan Dispar Banten bersama dinas pariwista kabupaten/kota dan juga masyarkaat sekitar adalah potensi wisata yang ada d Desa Cikolelet yang dikembangkan menjadi destinasi desa wisata yang memiliki keunggulan dan berada tidak jauh dari destinasi wisata Pantai Anyer Cinangka yang sudah terkenal.

“Desa Cikolelet memiliki beberapa spot yang bernuansa pemandangan alam, air terjun dan keanekaragaman seni budaya sebagai daya tarik wisata, termasuk ekonomi kreatifnya,” kata Bayu seperti dilansir laman Antara.

Menurutnya, Dispar Banten bersama Dispar kabupaten/kota dan masyarakat serta pelaku industri pariwisata berupaya untuk melakukan penataan destinasi yang ada agar lebih baik dan dapat menghadirkan kenyamanan bagi wisatawan, termasuk pendapatan bagi masyarakat dan desa setempat.

Menurutnya, pentingnya untuk menerapkan dan menciptakan Sapta Pesona di setiap destinasi wisata yaitu kemanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan yg menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh pelaku pariwisata yang disebut unsur pentahelix.

Bayu mengatakan pihaknya akan terus menyusuri destinasi wisata daerah yang belum tersentuh atau dikelola dengan baik untuk dikembangkan secara optimal melalui kegiatan pengembangan maupun dukungan kegiatan kepariwisataan yang dinilai dapat berdampak pada perkembangan destinasi wisata.

“Desa Wisata Cikolelet merupakan salah satu obyek wisata daerah yang saat ini kami tetapkan sebagai daerah pengembangan pariwisata yang didalamnya memiliki beragam atraksi wisata seperti alam puncak pilar, air terjun, agrowisata dan lainnya. Juga curug atau air terjun alami yang ada di sejumlah daerah,” kata dia.

Dikatakan Bayu, wisata merupakan salah satu unsur yang dapat diberdayakan oleh masyarakat sebagai salah satu sumber pendapatan perekonomian dengan menciptakan atraksi wisata yang dapat menarik perhatian wisatawan. “Masyarakat melalui pokdarwis harus siap membangun dan mendukung kegiatan wisata di destinasi tersebut seperti melengkapi petunjuk arah menuju destinasi dan pembangunan amenitas seperti mushola, toilet, dan homestay,” kata Bayu.

Sebagai daerah yang memiliki eksotisme wisata yang mengagumkan, kata Bayu, Banten memilki banyak objek wisata mulai dari wisata alam seperti pantai dan danau hingga wisata religi dan wisata bersejarah.

Selain beberapa lokasi destinasi wisata alam tadi, Dinas Pariwisata Provinsi Banten saat ini juga sedang melakukan pengembangan destinasi wisata Situ Tasikardi yang berada di Kabupaten Serang sebagai penunjang kawasan utama wisata religi Banten Lama yang berlokasi di Kota Serang. “Saat ini kan Pemprov Banten sedang melakukan revitalisasi Banten Lama, nah salah satu destinasi penunjangnya Situ Tasikardi,” kata Bayu. (EP)

Oktober 2018, Westin Buka Resor di Maladewa

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Marriott International mengumumkan debut yang akan datang dari Westin Hotels & Resorts di Republik Maladewa dengan pembukaan The Westin Maldives Miriandhoo Resort pada bulan Oktober 2018. Proyek ini dikembangkan oleh Belluna Co. Ltd, Jepang dan Asia Capital PLC, Sri Lanka, The Westin Maldives Miriandhoo Resort.

Manajemen melalui keterangan resminya, Senin (27/08/2018) mengatakan The Westin Maldives Miriandhoo Resort akan menampilkan 70 villa dan suite, 41 di pulau dan 29 overwater. Berada di atas laut di atas panggung dan dengan luas hampir 200 meter persegi masing-masing, suite overwater adalah di antara resor terbesar yang ditawarkan di wilayah Baa Atoll.

Dirancang oleh pemenang penghargaan arsitek yang berbasis di Milan, PEIA Associati, desain resor mengambil inspirasi dari lautan dengan pendekatan visioner terhadap kelestarian lingkungan.

Pilihan bersantap meliputi tiga restoran resor dan bar di puncak gedung. Pengalaman bersantap sepanjang hari di Island Kitchen tetap sesuai dengan pilar Eat Well di Westin melalui menu yang penuh pemikiran yang menggabungkan hidangan Cina, India, dan Maladewa.

Sementara itu, ada pula Pearl yang merupakan restoran khusus resor dan merupakan tempat yang ideal untuk menikmati masakan Jepang dengan pemandangan laut yang luar biasa. Di Hawker, para tamu dapat mencicipi makanan Asia otentik di restoran dan bar yang santai dan ramai dengan dapur hidup. (redaksibisniswisata@gmail.com)

GKR Hemas: Pertahankan Predikat Yogya Kota Batik Dunia

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: World Craft Council (WCC) menobatkan Yogyakarta menyandang predikat sebagai Kota Batik Dunia. Predikat ini sudah empat kali berturut-turut sejak 2014 di China. Tiap dua tahun sekali, predikat itu dievaluasi, dan akan kembali dilaksanakan pada 2018 ini.

Karenanya, Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Daerah Istimewa Yogyakarya GKR Hemas mendesak semua perajin batik dan semua pihak yang terlibat dalam industri batik di Yogyakarta harus tetap mempertahankan predikat Kota Batik Dunia, yang akan kembali dinilai oleh World Craft Council (WCC) pada Oktober 2018.

“Penghargaan Yogyakarta sebagai batik dunia, diraih karena kegigihan Yogyakarta untuk mempertahankan batik-batik yang tetap menjadi acuan tradisi. Ini yang menjadi kekuatan kita dalam mempertahankan predikat itu. Ada sebuah kebanggan tersendiri dengan predikat itu,” papar GKR Hemas seperti dilansir laman Republika, Senin (27/08/2018)

Faktor lain, sambung Hemas, salah satunya yang menjadi penilaian bahwa Yogyakarta memiliki balai batik. Bahkan penilaian bagi pembatik yang ada di Yogyakarta, termasuk salah satunya adanya pembelajaran batik di sekolah-sekolah guna menjaga keberlangsungan tradisi membatik itu sendiri,” katanya.

Disisi lain, menggelar event Gebyar Batik Sleman 2018 yang mengangkat tajuk Innovation for Sustainable Future, sebagai bentuk kegigihan mempertahankan predikat sebagai Kota Batik Dunia.

Hemas juga mengajak seluruh kota batik baik di dalam maupun luar Pulau Jawa bersama-sama menghadapi dan menjadikan Batik Indonesia sebagai primadona dunia. Bahkan, masyarakat pembatik di seluruh nusantara diharapkan kembali menggunakan pewarna alam agar tidak mencemari lingkungan.

“Kita harus menjaga lingkungan atau limbah dari batik yang kini tengah disoroti negara-negara asing. Limbah itu mempengaruhi kehidupan atau pencemaran lingkungan dan mengakibatkan banyak sekali hal-hal yang berakibat penyakit. Kita tahu batik sekarang sudah tidak mengunakan zat pewarna alam tetapi zat kimia, jadi kita akan mengurangi dan ajak pembatik mulai mengurangi zat kimia,” ujarnya.

Istri Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono ini menjelaskan berbagai motif batik yang ada dibeberapa daerah mempunyai karakternya berbeda-beda sehingga bisa menjadi unggulan batik Indonesia di mata dunia. Batik Indonesia itu sangat beragam dan indah, hal inilah yang akan diperkenalkan kepada dunia dan tonjolkan dalam ajang JIBB di Yogyakarta pada Oktober 2018.

“Kita punya batik yang unik dengan berbagai karakter yang sangat kaya dan beranekaragaman. Justru itulah harus kita pelihara, tingkatkan kualitas dan kembangkan bersama-sama untuk di bawa ke dunia” tandas Permaisuri Raja Kraton Yogyakarta tersebut.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, menuturkan Pemkab Sleman turut berkomitmen mendorong perkembangan batik. Salah satu perwujudan komitmennya dilakukan lewat Perbup Nomor 35 Tahun 2015 tentang Tata Kelola Batik Sleman.

Melalui itu, karya-karya batik Sleman memiliki payung hukum dan perlindungan, sekaligus menjaga originalitasnya. Untuk memotivasi pengrajin memakai pewarna alam, diberikan ruang melaksanakan lomba-lomba batik warna alam. “Melalui corak batik juga mampu menjaga kelestarian alam Sleman itu sendiri, dengan mulai beralih ke bahan-bahan yang ramah lingkungan,” ujar Sri.

Diharapkan, terselenggaranya kegiatan Gebyar Batik Sleman ini tidak cuma dapat mendeklarasikan Yogyakarta sebagai Kota Batik di mata dunia. Namun, menggeliatkan keberadaan batik di Sleman, khususnya maupun kabupaten/kota di DIY lain.

Selain gelaran-gelaran bertajuk batik, Gebyar Batik Sleman 2018 disuguhi pula Tari Parijata Sinangling dari Sanggar Tari Kembang Sakura. Itu merupakan binaan langsung Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman.

Pagelaran bertujuan mendukung pelaksanaan Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2018. JIBB 2018 jadi usaha mempertahankan predikat Kota Batik Dunia usai memenuhi tujuh kriteria World Craft Council (WCC).

Terdapat tidak kurang 60 bazaar, pagelaran busana, dan lokakarya Ayo Membatik. Tak ketinggalan pameran dari IKM-IKM batik. Mulai 50 stan dari IKM Kabupaten Sleman, lima stan dari Kabupaten Gunungkidul, dan lima stan dari DIY. (EP)

Jelang Bandara Beroperasi, Kulonprogo Genjot Infrastruktur Wisata

this formate

WATES, bisniswisata.co.id: Jelang pengoperasian New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang kini masih proses pembangunan, Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta memprioritaskan pembangunan sektor paruwisata. Sehingga dengan beroperasinya bandara, Kulonprogo sudah siap dengan obyek wisata sehingga mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kulonprogo.

“Kulonprogo memang terbatas sumber daya alam juga suber daya manusia (SDM) pariwisata. Karena itu prioritas membangun infrastruktur agar wisatawan bisa menjelajah destinasi wisata Kulonprogo dengan lancar, aman, nyaman dan cepat,” papar Plh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo, Agung Kurniawan, di Wates, Senin (27/08/2018).

Dilanjutkan, salah satu infrastruktur yang dibangun, dengan mengembangkan jalan Bedah Menoreh. “Dan itu akan dibuat jalan dari bandara sampai ke Pegunungan Menoreh, yang nantinya bisa tembus Borobudur. Ini kan mempercepat perjalanan wisatawan, ketimbang jalan sekarang ini yang harus memutar jauh,” kata Agung.

Selain itu pembangunan infrastruktur lainnya dengan menambah pembangunan hotel. “Saat ini, sudah ada tiga hotel bintang tiga dan satu hotel bintang lima yang akan dibangun di sekitat kawasan NYIA. Dengan dibangunnya hotel ini, wisatawan bisa tinggal di Kulonprogo dan tak perlu menginap di Yogyakarta, maupun daerah lain sekitarnya,” paparnya.

Untuk sektor jasa, lanjut dia, peningkatan yang dilakukan dengan melakukan pelatihan terhadap SDM bidang pariwisata. Sehingga, Kulonprogo memiliki SDM yang handal dalam bidang pariwisata. “Dengan keberadaan bandara kita pasti akan membidik semua wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Salah satunya kita lakukan pelatihan-pelatihan terus terkait pariwisata,” tambahnya.

Menurutnya, potensi wisata yang menjadi primadona di Kulonprogo saat ini di antaranya Kebun Teh Nglinggo dan Kalibiru. Potensi itu akan tetap dikembangkan yang lebih bagus lagi sehingga wisatawan merasa enjoy.

Dan untuk di Kecamatan Samigaluh, juga akan dijadikan Kota Satelit. Untuk pembangunannya pun ditargetkan dalam tiga hingga lima tahun mendatang. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan pariwisata khususnya di Samigaluh, juga memiliki banyak potensi wisata, Puncak Kleco yang pemandangannya sangat indah.

“Jadi orang dari bandara tidak hanya turun di Kulonprogo. Mereka singgah dulu ke sini (Samigaluh) juga di Bedah Menoreh. Ada 17 titik wisata. Dengan dikembangkan menjadi Kota Satelit diharapkan tumbuh hotel atau resort. Sekarang sedang dibangun rencana detailnya,” ujar dia.

Selain wisata alam dan agrowisata, Kulonprogo juga memiliki banyak goa yang menarik dan unik. Bagi wisatawan yang suka susur Goa, maka Kulonprogro adalah lokasi yang tepat untuk dikunjungi. Beberapa goa antara lain:

#. Goa Batu Jonggol

Gua ini berada di bawah jalan ruas Jalan Wates-Sermo, sehingga masyarakat tidak perlu berjalan terlalu jauh dari jalan. Goa Batu Jonggol Kulon Progo dibuat sekitar tahun 1940 sampai 1941, pada masa penjajahan Belanda, dipimpin Nyan Pietier Nyanvin untuk kegiatan penambangan mangaan. Berada di depan pintu masuk gua, pengunjung sudah merasakan kesejukan hawa dari dalam gua. Saat masuk gua pengunjung bisa melihat stalaktit yang mengeras yang tumbuh di dinding gua. Di dalam gua pengunjung dapat pula menyaksikan sumur yang diperkirakan untuk menampung air di dalam gua.

#.Goa Kiskendo

Goa geoheritage dengan ornamen stalagtit dan stalagmit ini, memiliki area masuk Goa dengan Relief cerita ramayana. Goa berada di Desa Girimulyo, Kecamatan Girimulyo ini, konon kabarnya, Goa Kiskendo ini merupakan tempat pertempuran antara Lemusur dan Maesuro yang melawan Sugriwo dan Subali, kisah pertempurannya dapat disaksikan di relief goa.

#. Goa Sumitro

Goa Sumitro dan Goa Kiskendo sebenarnya merupakan satu kesatuan. Goa petilasan Pangeran Bambang Sumitro (salah seorang putra Pandawa Raden Harjuna dari kisah pewayangan Mahabarata) ini terletak hanya sekitar 200 meter di bawah goa Kiskendo. Keadaan stalaktit dan stalakmit yang masih alami menambah pesona pemandangan alam bawah tanah. Goa ini sangat digemari para pecinta alam dan caver juga oleh institusi untuk mengadakan penelitian ilmiah. Goa Sumitro mempunyai mulut vertikal dan mulut horisontal, dengan sungai bawah tanah yang mengalir di dalam goa. Apabila melanjutkan perjalanan sekitar 2 km ke arah barat daya, wisatawan dapat menyaksikan petilasan perjalanan cinta “Bandung Bondowoso” berupa Watu Blencong, Gunung Kelir dan di Tamanan, turis dapat menyaksikan indahnya pesona kabupaten Kulon Progo dan waduk Sermo.

#. Goa Kidang Kencono

Mitosnya, sering terlihat 2 kijang di dalam goa, namun tidak bertambah. Mulut goa berupa lubang sempit berdiameter sekitar dua meter saja dan sedikit curam. Begitu masuk ke tubuh goa, sebuah ruang cukup lapang dengan stalaktit dan stalagmit yang saling menjulang serta batu-batu berukuran besar langsung tampak menyambut. Gemericik air dari aliran sungai kecil menggema di dalam goa serta sesekali ditimpali cericit kelelawar penghuni goa. Nuansa eksotis pun semakin menyeruak. Apa bila masuk di goa ada setalakmid yang begitu menawan dan menarik dengan berbagaimacam nama sesuai dengan bentuk setalakmid.

#. Goa Sriti

Lokasi Goa Sriti Jogja ini ada di Purwoharjo Samigaluh Kabupaten Kulonprogo. Dari Jogja ke arah Puncak Suroloyo pasti lewat. Pastikan untuk ditemani juru kunci atau penduduk sekitar untuk masuk ke dalam goa. karena pernah didapati di dalam goa menjadi sarang monyet putih. Pangeran Diponegoro dilantik menjadi Sultan Abdul Hamid Herucokro Amirul Mukiminin Sayidin Panatagama Khalifatullah Tanah Jawi (Sultan Abdul Hamid).

#. Goa Seplawan

Letak Goa ini berada di jajaran perbukitan menoreh perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. Goa berada di Desa Donorejo, Kec. Kaligesing, Purworejo Jawa Tengah namun bisa ditelusuri dari Kulon Progo. Goa ini merupakan goa basah, alias terdapat aliran air di dalamnya. Meski goa tersebut sudah diberi fasilitas, wisatawan tetap bisa menikmati keaslian alamnya. Saat masuk ke dalamnya pun masih terlihat keindahan stalaktit dan stalakmit, bahkan yang masih aktif. Sebelum memasuki goa, wisatawan Akan disambut patung emas setinggi tiga meter. Patung ini merupakan replika arca emas Dewa Siwa dan Dewi Parwati.

#. Goa Silodo

Goa yang dikenal masyarakat dusun Sokomoyo dengan sidatnya yang cukup banyak didalam goa tersebut. lokasi goa ini tak jaug dari curug atau grojogan pelangi segembor dan bukit gunung kelir.

#. Goa Kebon

Goa Kebon kini dijadikan Goa wisata edukasi. dinamakan goa kebon mungkin karena berada di tengah kebun dan berada di cekungan tanah (lebih rendah ). Menurut cerita, jika menyusuri goa yang selalu dialiri air terjun ini, kita akan muncul di permukaaan di lereng gunung merapi. Nama Goa Kebon berawal dari cerita leluhur yang membuka lahan sekitar tahun 1501. Orang itu bernama Kiai Abdul Sholeh yang membuka lahan yang dahulunya gersang kemudian bisa ditumbuhi banyak tanaman. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Saat di Bandara, Jangan Sembarangan Tempel Stiker di Koper

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Travel and Leisure, situs perjalanan wisata menilai sesaknya orang beserta kereta dorongnya menjadi pemandangan lumrah di jalur pengambilan bagasi bandara (conveyor belt). Kalau sudah terlalu lelah atau diburu waktu situasi itu bisa jadi sangat menyebalkan.

Berterimakasihlah kepada petugas bagasi yang selalu berusaha menjemput barang bawaan penumpang dari dalam pesawat ke conveyor belt.
Tanda berupa stiker dari maskapai yang berisi identitas nomor penerbangan, rute dan nama penumpang yang tercantum di barang bawaan membuat pekerjaan mereka lebih mudah.

Karena itu disarankan, seperti dilansir laman Travel and Leisure pada Senin (27/8/2018), sebaiknya tas atau koper tak ditempeli banyak stiker atau tanda berhuruf lain kecuali dari maskapai. Stiker dari penerbangan sebelumnya juga wajib dilepas sebelum kembali terbang.

Pasalnya banyak penumpang yang malas mencopotnya dan mengakibatkan tas atau kopernya terbawa dalam penerbangan lain. Kalaupun ada stiker atau tanda yang ingin ditempel, sebaiknya berupa identitas singkat sang pemilik barang; nama, alamat e-mail, nomor telepon dan alamat kantor.

Jangan membuat tanda identitas terlalu mencolok. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah ada orang selain petugas bagasi yang membacanya. Hindari juga menyantumkan alamat rumah lengkap, karena bisa saja ada orang yang berniat jahat atas bawang bawaan tersebut.

Jika sedang bepergian ke luar negeri, sebaiknya juga tidak menempeli tas atau koper dengan stiker bergambar bendera kenegaraan. Sama seperti stiker yang lupa dilepas, dikhawatirkan barang bawaan nantinya malah salah alamat pesawat.

Disarankan, calon penumpang bisa menyimpan foto barang bawaan yang dibawanya, sehingga jika terjadi ketinggalan atau kehilangan petugas bagasi bisa segera mencarinya dengan panduan yang pasti.

Tips yang terakhir bawalah tas atau koper dengan warna yang mecolok, seperti merah, kuning atau hijau, agar penampakannya bisa langsung terlihat saat melintas di conveyor belt. Dengan begitu waktu menunggu di bandara akan terasa lebih singkat. (EP)

Penjualan Kuliner Pempek Terimbas Positif Asian Games

this formate

PALEMBANG, bisniswisata.co.id: Penjualan pempek mengalami peningkatan karena imbas positif penyelenggaraan Asian Games XVIII/2018 yang diselenggarakan di Kota Pempek Palembang, Sumetara Selatan (Sumsel). Lokasi paling ramai dikunjungi anggota kontingen peserta Asian Games adalah di Pasar 26 Jl. Merdeka, Senin (27/08/2018).

Memang, tempat itu disebut Kampung Pempek karena banyak toko penjual makanan khas tradisonal Palembang. Setiap penjual pempek di tempat itu sudah menyantumkan harga di menu dan depan toko. Harga pempek rata-rata dijual berkisar Rp1.000 hingga Rp1.200 per buah tergantung jenisnya.

Sebagian toko juga melayani pemesanan untuk dikirim ke luar provinsi. Penjualan mulai meningkat sampai 100 persen sejak hari Minggu kemarin (26/8). Banyak yang dari Asian Games datang. “Saya tahunya karena mereka pakai seragam kontingen dan kartu pengenal Asian Games,” kata Ridwan, pemilik toko Pempek Reyhan 26.

Pria berusia 45 tahun itu mengatakan, mayoritas konsumen berasal dari kontingen Indonesia untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Karena permintaan meningkat, tokonya membuat lebih banyak pempek dari sebelumnya yang hanya membutuhkan bahan tepung sagu 100 kilogram sehari, kini naik hingga 200-300 kilogram.

Peningkatan penjualan dari peserta Asian Games sepertinya dari yang sudah selesai bertanding. “Mungkin kemarin-kemarin mereka fokus ke pertandingan saja,” katanya seperti dilansir laman Antara.

Mulai meningkatnya pesanan pempek dari kontingen AG juga dimanfaatkan oleh warga yang menjadi penjual perantara. Hanun (40), warga Palembang, mengaku sudah banyak dapat pesanan pempek dan krupuk kemplang dari atlet, ofisial dan panitia pelaksana lomba.

Lelaki yang juga menjadi mitra taksi daring Grab ini, menawarkan jasanya dengan mempromosikan toko penjual pempek yang bagus sambil mengantar penumpang. Kalau ada yang tertarik pesan lewat saya, kami saling tukar nomor ponsel.
“Tinggal pesan, lalu saya antar ke hotel. Sudah banyak yang pesan sampai berkotak-kotak untuk dimakan langsung atau dibawa pulang juga bisa,” katanya.

Penjual pempek di Toko Nyayu 26, Titi, mengatakan memberikan komisi bagi perantara yang membawa rombongan tamu untuk belanja di tokoya. Tujuannya supaya membantu mempromosikan toko kecilnya ke peserta Asian Games 2018. Komisi pastinya ada, biasanya tergantung berapa banyak tamu yang dibawa, kata Titi. (EP)

The Spirit of Bali, Pariwisata Karangasem Menembus Dunia

this formate

KARANGASEM, bisniswisata.co.id: Kabupaten Karangasem mengukuhkan branding pariwisata di daerahnya dengan sebutan The Spirit of Bali. Peluncuran merek terbaru kabupaten terendah pendapatan asli daerah (PAD) di Bali ini dilakukan di Kuta.

Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa mengatakan branding itu menegaskan identitas daerah di ujung timur Bali, masih menyimpan banyak keotentikan adat, budaya juga alam, sebagaimana Bali pada masa lalu. “Dasar pemikiran ini kemudian mengilhami pemerintah beserta seluruh masyarakat Karangasem melahirkan Branding Karangasem the Spirit of Bali,” jelas Wabug Dipa dalam keterangan tertulis, Senin (27/08/2018).

Dilanjutkan, Citra Karangasem ditonjolkan sebagai bentuk komitmen dalam mengangkat kembali semangat nilai-nilai Bali, yang merupakan anugerah maha mulia dari Ida Sanghyang Widhi Wasa dan warisan yang sangat berharga dari para leluhur kita.

Diharapkan branding ini akan memperkuat citra daerah sekaligus memperkenalkan pariwisata Karangasem kepada dunia. Pasalnya masih banyak masyarakat hingga wisatawan belum mengetahui keindahan alam Karangasem,salah satunya Gunung Agung.

Karangasem karena letaknya yang jauh dari Denpasar dan Badung belum mendapatkan perhatian sebagaimana daerah lain oleh wisatawan. Di satu sisi, daerah ini memiliki keindahan alam bawah laut seperti Tulamben, Amed hingga peninggalan kerajaan berupa Taman Ujung.

“Besar harapan kami semakin banyak wisatawan tertarik ke Karangasem karena kami memiliki keindahan alam dan budaya asli Bali yang pantas untuk dikunjungi,” papar Dipa.

Data yang dihumpun Bisniswisata.co.id sedikitnya ada 80 lebih destinasi wisata di Karangasem. Dari jumlah itu hanya beberapa obyek wisata yang hits bahkan viral di media sosial. Juga paling banyak dikunjungi wisatawan nusantara hingga mancanegara. Destinasi itu antara lain:

#. Pura Besakih

Salah satu obyek wisata paling populer di Bali adalah Pura Besakih, dengan latar belakang Gunung Agung. Pura Besakih adalah Pura paling besar di Pulau Dewata. Bangunan untuk sembahyang paling banyak dimiliki oleh Pura Penataran Agung besakih disebut Pelinggih dan dijadikan sebagai pusat dari tempat ini. Pura ini dulunya hutan belantara.

#. Pura Lempuyang Luhur

Semenjak erupsi Gunung Agung, Pura Lempuyang Luhur semakin dikenal wisatawa. Salah satu sudut paling terkenal dari pura ini adalah gerbang pura yang tampak Gunung Agung langsung. Jika memotret dari sudut yang benar, makan tampak puncak Gunung Agung yang simetris di tengah gerbang pura. Pura Lempuyang Luhur adalah salah satu situs sembahyang penting bagi umat Hindu di Bali. Untuk berwisata di pura ini, wisatawan harus mematahi aturan setempat seperti dilarang berkata kotor dan berbusana dengan pantas.

#. Wisata Bukit

Karangasem punya tiga bukit yang menarik untuk dikunjungi. Bukit Asah, Bukit Jambul dan Bukit Putung. Bukit Asah (dapat melihat pemandangan laut, tebing, dan perbukitan hijau. Juga bisa melihat matahari terbit di pagi hari dan melihat pemandangan matahari terbenam di sore hari). Bukit Jambul (Juga menyaksikan panorama laut, lembah, sawah dan perbukitannya yang sangat cantik dan menyegarkan). Bukit Putung (dari Bukit ini, wisatawan dapat melihat keindahan Bali Timur yang diselimuti tumbuhan hijau dan langsung mengarah ke laut. Sesekali ada monyet yang bergelantungan di pohon. Juga tampak jelas Pulau Nusa Penida).

#. Mendaki Gunung Agung

Gunung stratovolcano ini terakhir meletus dahsyat 1963 menelan korban jiwa 1.148 orang. Inilah gunung tertinggi di Bali dan dipandang suci. Gunung Agung merupakan gunung vulkanik yang masih aktif. Ada tiga jalur pendakian di gunung ini. Walau begitu mengasyikkan bagi para pendaki, kini sayangnya Gunung Agung sedang berstatus awas.

#. Wisata Bahari Yeh Malet

Yeh Malet, obyek wisata bahari menawarkan panorama alam bernuansa biru dari pemandangan laut yang bisa dilihat dari pinggir jalan. Memang bukan pantai berpasir putih, tapi pasir hitam di pantai ini tetap bisa dijadikan favorit oleh para pengunjung, bahkan para penggemar kegiatan memancing bisa datang dan melakukan aktivitas tersebut di sini.

#. AgroWisata Putung

Agrowisata Putung menyajikan suasana area pegunungan di mana perkebunan salak mengelilingi hutan, lembah, dan perbukitan. Begitu menyejukkan dan sangat pas untuk tempat berlibur untuk menyegarkan pikiran dan suasana hati. Dari obyek wisata ini bisa melihat Labuhan Amuk dengan perahu-perahu milik nelayan yang berukuran besar terlihat sedang berlayar di luasnya lautan biru beserta dengan kapal pesiar yang bersandar. Ada juga Pulau Nusa Penida yang bisa terlihat dari jauh.

#. Desa Wisata Tenganan

Sebagian wisatawan masih belum terlalu familiar dengan Tenganan merupakan Desa Bali Asli atau orang-orang juga banyak menyebutnya Bali Age. Desa tradisional ini memiliki makna di balik itu dimana memang menandakan desa ini memiliki penduduk yang masih memegang teguh pedoman dan peraturan serta adat-istiadat yang ditinggalkan leluhur mereka bahkan sejak dari zaman pemerintahan Majapahit. Salah satu daya tarik dari desa ini adalah bangunan rumah warga yang rata-rata dibuat dari campuran tanah, batu sungai dengan batu merah dan ukurannya pun hampir sama antara satu rumah dengan yang lainnya. Pesona lain yang bisa ditemukan di desa ini adalah kerajinan khasnya yang berupa ukir-ukiran, anyaman bambu dan bahkan lukisan yang dibuat di atas daun lontar berikut juga kain tenun yang cantik. Gringsing adalah nama dari kain tenun khas desa ini; oleh sebab itulah, Tenganan Pegringsingan Bali adalah nama lain dari Desa Bali Asli ini. Teknik tenun dobel ikat tidak akan bisa didapatkan di negara lain karena hanya tanah air kita yang memilikinya.

Perang Pandan pun termasuk yang unik di desa ini dan sebagai sebuah tradisi, maka atraksi ini akan digelar setiap tahunnya. Bagi wisatawan yang tertarik untuk menontonnya, boleh datang pada sekitar bulan Juli. Perang Pandan atau mageret pandan ini merupakan sebuah ritual di mana ada satu pasang pemuda desa yang menggunakan duri dain pandan untuk saling sayat di atas panggung. Akan ada luka yang ditimbulkan oleh akibat sayatan duri daun pandan tersebut. Seusai ritual, luka-luka pada punggung kedua pemuda tersebut akan diobati segera menggunakan obat alami yang berasal dari umbi-umbian, namun tidak akan makan waktu lama untuk luka tersebut sembuh dan pulih. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Obyek Wisata Seram di Colorado, Selalu “Menghantui” Wisatawan

this formate

COLORADO, bisniswisata.co.id: Mendaki gunung merupakan salah satu aktivitas yang tidak hanya menuntu ketahan fisik, namun juga mental. Pasalnya tidak sedikit kejadian di luar nalar yang terjadi saat mendaki, ujung-ujungnya bermuara pada cerita seram. Salah satu lokasi wisata alam sekaligus uji nyali yang mungkin bisa disambangi adalah Colorado, yang selalu “menghantui” wisatawan.

Colorado merupakan sebuah bagian negara di Amerika Serikat yang menjadi tujuan wisata alam, karena sebagain besar wilayahnya merupakan dataran tinggi. Tak hanya eksotis, Colorado juga terkenal sebagai gudangnya cerita-cerita hantu serta cerita menyeramkan lainnya.

Mengutip oddiest, Senin (27/08/2018) berikut beberapa tempat wisata terseram di Colorado yang menarik untuk disambangi.

#. Carter Lake

Terletak di kaki perbukitan sebelah barat Loveland dengan ketinggian 5.760 kaki, rumor terkait hantu di Carter Lake menjadi perbincangan warga Amerika. Sosok hantu yang disebut-sebut dengan panggilan Mr.Bennet dipercayai warga sebagai seorang pemukim yang ditembak pada 100 tahun lalu. Beberapa pendaki bersaksi melihat sosok pria mengenakan pakaian kuno dan membawa tas di area waduk. Jika didekati sosok ini akan menghilang seketika secara misterius.

#. Forest Black

Sesuai dengan namanya, Forest Black adalah hutan yang berwarna hitam mencekam akibat hangus terbakar pada tahun 2013. Mitos mengatakan bahwa pria bernama Steve Lee dan keluarganya menghuni rumah di wilayah Black Forest pada tahun 1990. Lemari di lantai dua rumah tersebut dipercaya sebagai pintu gerbang ke akhirat. Berbagai kejadian aneh seperti bayangan orang-orang menyeramkan, pintu yang membanting sendiri, langkah kaki terdengar dari atap, suara musik aneh, hingga bau aneh yang berada di kediaman Steve Lee.

#. Fort Morgan Nature Trails

Jangan biarkan pemandangan pinggir sungainya yang indah menipu anda. Fort Morgan Nature Trails tidak hanya dilimpahi oleh pemandangan dan suasana yang menyejukkan, namun juga menyeramkan. Menurut penduduk Fort Morgan, sungai tersebut dihantui oleh sosok penyihir wanita yang bunuh diri di daerah sungai setelah dikucilkan oleh penduduk setempat akan tudingan sebagai penyihir. Sosok ini dipercaya kerap muncul pada malam hari di salah satu jalur tepi sungai.

#. Hellen Hunt Falls

Air terjun ini dijuluki dengan nama Hellent Hunt Falls karena ada seseorang bernama Helent Hunt dimakamkan di dekat mata airnya. Walaupun untuk mencapai tempat ini relatif mudah, namun kekuatan air terjun dan bebatuan yang licin membuat Hellen Hunt Falls menjadi lokasi yang mematikan bagi banyak orang. Khususnya mereka yang kurang berhati-hati. Pada malam hari suara-suara aneh kerap terdengar di sekitar air terjun, tak jarang kejadian ini membuat takut para pengunjung yang bermalam.

#. Grand Lake

Di antara semua lokasi berhantu di Colorado, barangkali Grand Lake adalah yang terseram. Danau besar yang sunyi ini rupanya menjadi saksi ribuan nyawa yang terbuang percuma.Jauh sebelum menjadi lokasi wisata, tempat ini merupakan lokasi pertempuran suku-suku Indian di masa silam. Konon arwah-arwah penasaran itu kini bergentayangan di kawasan Grand Lake dan kerap menampakkan dirinya.

#. Alta Ghost Town

Mengunjungi Colorado dalam rangka lokasi wisata menyeramkan, rasanya kurang sah jika tidak mengunjungi Alta Ghost Town. Terletak di sebuah jalan hutan dekat Telluride, kota hantu ini dipenuhi dengan reruntuhan bangunan peninggalan kota tambang. Alta adalah kota kecil antara Telluride dan Rico yang dihuni oleh ratusan orang kala, pada awalnya kehidupan kota ini cukup teratur. Namun cerita itu berubah ketika terjadi pemberontakan pada masa Perang Dunia II dan sebuah pabrik terbakar pada 1948. Hal itu mengakibatkan Alta ditinggalkan dan menjelma sebagai kota hantu.

#. Ghost Town Hollow

Untuk mencapai bekas kamp penambangan ini, para pengunjung harus berjalan kaki dari Pikes Peak Highway. Cukup memelahkan namun juga memuaskan. Di dalam kota hantu ini, terdapat terowongan yang dulunya digunakan untuk menambang emas. Namun terowongan itu sudah lama dicampakkan Terowongan tersebut menelan banyak nyawa para penambang pada masanya, sehingga membuat suasana di sana terasa mencekam. (EP)

Tips Aman Traveling Bagi Ibu Hamil

this formate

LOS ANGELES, bisniswisata.co.id: Ibu hamil dalam praktik maupun teorinya memiliki tugas yang sangat menantang untuk menjaga diri dan bayinya tetap aman. Perlindungan ekstra tersebut dilakukan secara kontinu di manapun dan dalam kondisi apapun.

Tidak terkecuali pada saat traveling. Dalam satu waktu, ibu hamil harus mampu melindungi kandungannya sembari menikmati pemandangan sekitar. Pekerjaan tersebut tentu tidaklah mudah. Mereka harus berhati-hati dua kali lipat lebih keras dibandingkan biasanya.

Di beberapa daerah bahkan menyarankan agar ibu hamil menunda perjalanan tersebut sampai ia melahirkan, karena sudah banyak kasus yang menunjukkan bahwa ibu hamil sangat rentan terhadap bahaya.

Karena itu, dalam rangka menjawab kegelisahan para ibu hamil tersebut, berikut ini kami hadirkan beberapa panduan yang dapat dicoba ibu hamil ketika sedang traveling agar tetap aman dan nyaman. Melansir laman thisisinsider.com, berikut ini pemaparannya:

#. Minum air putih

Minum air putih ketika traveling mungkin tampak sepele. Akan tetapi, air putih adalah salah satu nutrisi paling penting yang bahkan harusnya dikonsumsi lebih banyak ketika Anda hamil. Dalam hal ini, mungkin air tidak mampu menggantikan makanan, tetapi cukup efektif untuk mencegah kelaparan.

#. Makan sebelum traveling

Sebelum pergi traveling, alangkah baiknya bila Anda makan terlebih dahulu. Anda bisa mencoba sepotong roti panggang gandum dengan selai kacang, semangkuk sereal dan buah, atau oatmeal dengan buah dan segelas susu. “Kombinasi ini akan membantu Anda merasa lebih kenyang sehingga Anda tidak memberikan pilihan yang kurang bergizi di sekitar Anda,” papar Lauren Schmitt, ahli diet di Los Angeles.

#. Membawa cemilan

Anda dapat membawa cemilan sendiri dari rumah. Selain lebih hemat, juga dapat menjadi solusi apabila tiba-tiba merasa lapar. Adapun jenis cemilan yang dapat Anda coba menurut Schmitt adalah muffin, apel, dan sepaket selai kacang.

#. Membawa bekal makan siang

Jangan malu untuk membawa bekal makan siang sendiri selama traveling. Hal ini dilakukan untuk memastikan Anda dan bayi tidak kelaparan, mengingat di lokasi tujuan belum tentu ada tempat makan yang mudah dijangkau serta sesuai dengan selera Anda.

#. Jangan sampai kelaparan

Tidak hanya bertanggung jawab terhadap diri sendiri, kini Anda juga bertanggung jawab terhadap nyawa yang ada di kandungan. Oleh karena itu, jangan sampai merasa kelaparan ketika traveling karena hal tersebut dapat membuat Anda melakukan keputusan yang kurang baik dan ceroboh. (EP)