Taman Nusa Diserbu 200 Delegasi IMF-Bank Dunia

this formate

GIANYAR, bisniswisata.co.id: Selama enam hari mencurahkan pikiran di Annual Meetings IMF-WB 2018, kini para delegasi refreshing dengan mengunjungi destinasi wisata di Pulau Dewata. Lebih dari 200 delegasi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) mulai berpelesir di Bali dengan berkunjung ke Taman Nusa di Kabupaten Gianyar untuk menyaksikan Parade Budaya Nusantara yang melibatkan ratusan seniman dari berbagai daerah di Indonesia.

General Manager Taman Nusa, I Nyoman Murjana mengatakan pihaknya menyiapkan penyambutan khusus bagi tamu yang datang, lengkap dengan pagar ayu dan pagar bagus Nusantara. Aneka tarian tradisional memukau ratusan pasang mata yang menyaksikan. “Mereka kami sambut dengan Tari Pendet, salah satu tarian selamat datang tertua di Bali. Tarian ini biasanya dipersembahkan untuk menyambut tamu-tamu penting,” kata Murjana kepada awak media, Sabtu (13/10).

Taman Nusa adalah taman wisata budaya Indonesia. Di dalamnya terdapat sekitar 60 miniatur rumah tradisional dan suku-suku bangsa Tanah Air. Luas taman budaya ini mencapai 15 hektare.

Murjana mengatakan wisata budaya salah satu paket wisata paling diminati wisatawan mancanegara yang datang ke Bali, tak terkecuali tamu Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 yang berasal dari 189 negara. Bagaimana semaraknya parade budaya di Taman Nusa?

Pawai ini dimulai dengan Gong Kebyar. Ini adalah prosesi musik gamelan dengan instrumen lainnya, mulai dari kendang, gangsa, kajar, cengceng, klenang, dan kempur. Musik harmonis ini mengiringi Tari Puspanjali dan Tari Tenun, dilanjutkan aneka tarian daerah lainnya.

Di tengah parade tarian, gadis-gadis Bali datang membawa gebogan. Ini persembahan berupa tumpukan buah dikombinasikan dengan kue, makanan ringan, bunga, dan hiasan kelapa kuning khas Bali. Susunan buah dan kue yang rapi serta warna-warni ini dilengkapi canang sari. “Gebogan adalah simbol syukur pada Sang Pencipta atas berkat rahmat, kesuburan, kemakmuran, dan keselamatan di dunia,” katanya

Persembahan budaya hari ini juga berasal dari Papua dengan iringan lagu rakyat terkenal, Yamko Rambe Yamko. Tarian populer dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Gemu Fa Mi Re juga disajikan sederhana dan penuh kebahagiaan.

Tarian Kuda Lumping mengakhiri parade. Ini adalah tarian tradisional Jawa dengan penunggang kuda terbuat dari anyaman bambu dihiasi cat dan kain warna-warni. Selain penari yang menunggang kuda, ada juga penari memakai topeng, seperti penthul, bejer, cepet, genderuwo, dan barongan.

Pemandangan sekitar kompleks Taman Nusa juga menyejukkan mata. Pegunungan subur khas alam Gianyar, tebing tinggi, Sungai Melangit menyempurnakan kunjungan delegasi hari ini.

Taman Nusa merepretansikan adat dan budaya Nusantara sekaligus sebagai ajang edukasi bagi wisatawan. Sebagai miniatur budaya Indonesia, Taman Nusa mampu menghadirkan perkampungan budaya Nusantara lengkap dengan adat-istiadatnya yang dipadu dengan pemandangan alam Pulau Dewata.

Di Taman Nusa juga terdapat replika rumah adat berbagai daerah. Di setiap anjungan rumah adat itu, pengunjung dapat suguhan tari-tarian tradisional dari berbagai etnis budaya bangsa Indonesia. Taman Nusa menyimpan replika benda-benda peninggalan masa prasejarah, mulai dari peralatan rumah tangga hingga peralatan pertanian yang terbuat dari batu dan perunggu.

Pengunjung seakan hidup pada masa lampau dengan suasana alam yang berbatuan karena di dalam Taman Nusa juga terdapat gua. Bagi yang ingin mengetahui sejarah berdirinya Republik Indonesia, pengunjung dapat mendatangi areal patung Soekarno dan Mohammad Hatta yang membacakan naskah proklamasi Kemerdekaan RI.

Perjalanan bangsa menjelang masa kemerdekaan melalui diorama yang memberikan kesan kepada pengunjung seakan-akan berada pada situasi sesungguhnya. Selanjutnya pengunjung bisa mengikuti dinamika perjalanan bangsa Indonesia dari waktu ke waktu di tempat itu.

Untuk memenuhi keinginan pengunjung yang haus akan ilmu pengetahuan dan budaya, Taman Nusa juga melengkapinya dengan Museum Etnografi yang menyimpan replika benda-benda budaya Nusantara, Museum Wayang, dan Museum Kain. Terdapat juga perpustakaan dengan koleksi buku-buku arstitektur bangunan khas Nusantara sesuai falsafah dan budaya bangsa.

Juga ada replika Candi Borobudur yang pernah masuk jajaran tujuh keajaiban dunia. Untuk membuat replika candi tiga lantai berukuran 400 meter persegi di Taman Nusa, agar replika itu memiliki aura yang seperti aslinya. Pengunjung dapat menaiki dan menikmati relief di setiap dinding candi.

Taman Nusa berdiri di atas lahan seluas 15 hektare di Dusun Adat Blahpane, Desa Sidan, Kabupaten Gianyar, yang berjarak sekitar 30 kilometer arah timur laut Kota Denpasar. Objek wisata tersebut membentang dari utara ke selatan sepanjang 600 meter.

Taman Nusa dilengkapi dengan berbagai fasilitas, di antaranya VIP lounge, mushola, auditorium yang mampu menampung 250 tempat duduk, dan restoran Royal Sidan yang menawarkan menu internasional. Restoran dua lantai itu mampu menampung 280 pengunjung.

Selain itu Taman Nusa juga menawarkan menu pilihan khas Nusantara di restoran Dapur Nusa berkapasitas 160 orang di “ground floor”, 60 orang di ruang terbuka (outdoor), dan 400 orang di “upper floor”. Di Dapur Nusa juga terdapat kafetaria yang menyajikan menu khas sendiri-sendiri, seperti Maluku Cafe, Toraja Cafe, Palembang Cafe, Riau Cafe, dan Jawa Cafe.

Areal parkir Taman Nusa mampu menampung 30 unit bus dan 25 unit mobil serta sejumlah kendaraan roda dua. Taman Nusa juga memberikan fasilitas khusus kepada penyandang cacat (difabel) dari areal parkir menuju objek wisata tersebut. Di areal parkir dilengkapi dengan 60 loker dan tempat beristirahat bagi pengemudi. (EP)

Delegasi IMF-World Bank Kaget Biaya Berlibur di Bali Sangat Murah

this formate

NUSA DUA, bisniswisata.co.id: Annual Meetings IMF-WB 2018 di Nusa Dua Bali selama enam hari, mendapat banyak sambutan psotif, baik sekaligus acungan jempol dari para delegasi 190 negara. Hampir semua delegasi memberikan sambutan oke mengenai acara ini. Mulai dari lokasi Bali yang indah, alami, bagus hingga persiapan panitia yang matang. Sayang meski semua telah dikemas dengan baik, ternyata tak semua delegasi IMF-WB 2018 memutuskan beli paket wisata di Bali setelah gelaran usai.

Seperti delegasi Amerika Serikat, Tobias Meier yang bekerja di perusahaan asuransi ini mengatakan Bali merupakan pulau sangat indah. Dan sangat senang bisa berkesempatan mengunjungi Bali. Apalagi, ini merupakan kunjungan pertamanya ke Pulau Dewata. Hanya saja, jadwal kegiatan rapat cukup padat membuatnya tidak memiliki waktu banyak untuk sekedar jalan-jalan di pulau ini.

Dia menuturkan, baru tiba di Bali Rabu (10/10/2018) dan kembali ke negaranya Ahad (14/10/2018). “Kami selalu mendatangi rapat tahunan IMF-WB, apalagi diadakan di luar Amerika Serikat, salah satunya Bali, saya suka di sini, karena padat saya tak bisa jalan-jalan, tapi semoga saya bisa mencuri waktu untuk mengunjungi pantai indah di sini,” katanya seperti dilansir Bisnis, Sabtu (13/10/2018).

Dia sendiri belum berani memastikan, kunjungan kedua kalinya ke Bali. Hanya 10% kemungkinannya mengunjungi Bali. Hal itu semata-mata karena kesibukan dan biaya penerbangan sangat tinggi. “Saya nggak percaya biaya tinggal di Bali sangatlah murah,” ucapnya kaget.

Dia juga sangat menyukai kopi Bali yang menurutnya punya kualitas cukup bagus. Sebagai oleh-oleh, dia beli kopi Bali sekitar kurang dari US$1.000. “Hotel di sini murah, orang-orangnya ramah, tapi jauh dari negara saya, karena saya juga harus memikirkan biaya liburan untuk keluarga jika memutuskan berlibur ke sini,” lontarnya.

Lain halnya delegasi Norwegia, Bjornar Slettvag yang mengatakan telah meluangkan waktu sehari untuk berlibur ke Ubud. Dia sendiri akan menyewa 1 mobil beserta sopir untuk mengantarnya berwisata.

Soal biaya, rencananya akan menghabiskan sekitar Rp30 juta untuk menginap selama 10 hari di Bali termasuk rapat dan berlibur. Selain itu, biaya makan hingga souvenir yang dikeluarkan sekitar beberapa juta rupiah. “Ini pertama kali saya ke Bali, tempatnya bagus dan orangnya ramah, apalagi acara dikemas sangat baik dan Bali benar-benar murah, saya pikir mahal,” paparnya.

Dia pun berencana akan mengunjungi Indonesia lagi selepas gelaran IMF-WB 2018 di Bali. Tetapi, kemungkinan dia akan mengunjungi tempat lain selain Bali “Kalau saya ke Bali kemungkinannya 10% sampai 15%, kalau tempat lain di Indonesia sekitar 80%, tidak ada hal negatif soal Bali, tetapi saya ingin mencari tempat lain yang lebih otentik,” lontar Bjornar.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencoba menawarkan paket wisata kepada para peserta pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali. Setidaknya ada 600 paket wisata yang ditawarkan. Pesona Bali dengan keindahan alam yang dimiliki nampaknya memang menjadi daya tarik tersendiri para peserta pertemuan tahunam itu. Terbukti 600 paket wisata itu habis hanya dalam wakti satu hari.

“Panitia menawarkan 600 pack tour di Bali dan sehari habis. Memang turis MICE (meeting, incentive, convention, exhibition) ini memiliki potensi yang bagus,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018).

Dilanjutkan, potensi turis MICE ini cukup menjanjikan karena dari data yang dimilikinya, kategori turis ini sekitar 20 persen akan kembali ke Indonesia untuk mengulangi pengalamannya atau mencoba hal yang baru. Tidak hanya itu, turis kategori MICE ini memiliki kantong tebal. Dengan begitu dipastikan belanja turis selama di lokasi wisata juga cukup besar.

“Bayangkan, kalau turis perorangan itu rata-rata spendingnya USD 1.200, tapi kalau turis MICE ini bisa mencapai USD 2.500 dalam sekali kunjungan,” paparnya sambil menambahkan kegiatan internasional ini jelas sangat menguntungkan buat Indonesia. Meski pemerintah mengeluarkan anggaran untuk menyelenggarakan pertemuan IMF-Bank Dunia, tapi dampak jangka panjangnya dinilai lebih menguntungkan. (EP)

Tips Jitu Travelling Irit, Coba Yuk?

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Travelling salah satu aktivitas yang menyenangkan, menambah wawasan, pengalaman dan paling diminati hampir semua kalangan, baik muda atau orang tua. Bahkan, tak sedikit orang yang menjadikan travelling adalah sebuah kebutuhan dan gaya hidup yang wajib dipenuhi.

Meski begitu populer, sebagian orang masih beranggapan bahwa travelling merupakan hobi mahal yang membutuhkan bujet besar. Lalu, mungkinkah aktivitas seru ini dilakukan dengan bujet hemat alias irit?

Ternyata, travelling tidak selalu mahal, terutama jika Anda bisa memilih cara yang tepat untuk menikmatinya. Rencanakan liburan Anda dengan baik sejak jauh-jauh hari, termasuk biaya dan berbagai hal penting lain di dalamnya. Hal ini akan membantu Anda berhemat dan bisa menikmati travelling yang berkualitas dan menyenangkan.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat perjalanan liburan nyaman walau dengan bujet kecil. Tentu saja, cara Anda menikmati travelling pasti akan sangat memengaruhi biaya yang akan dikeluarkan. Semakin nyaman dan mewah fasilitas yang Anda gunakan, maka semakin mahal pula biaya yang harus Anda keluarkan.

Namun jika sejak awal Anda jeli dalam mengatur segala sesuatunya, maka bukan tidak mungkin Anda bisa bepergian ke berbagai destinasi wisata dan menikmati perjalanan liburan menyenangkan dengan bujet kecil. Untuk itu rencanakan perjalanan Anda dengan tepat, sehingga tak harus mengeluarkan banyak uang saat travelling.

Bagaimana caranya? Seperti dikutip dari Cermati.com, Sabtu (13/10/2018) inilah tips jitu travelling yang tak menguras banyak uang.

#. Pilih Hari Kerja (Weekday)

Travelling di musim liburan adalah “malapetaka” untuk keuangan, sebab momen ini bisa saja membuat Anda mengeluarkan bujet yang besar. Maka hindari sejak awal, sehingga Anda bisa menghemat lebih banyak uang saat travelling. Pilihlah travelling pada tanggal lainnya di luar musim liburan dan juga tanggal merah atau akhir pekan (weekend), sehingga bisa menikmati perjalanan liburan yang menyenangkan dan tetap murah. Anda akan mendapatkan harga terbaik untuk tiket perjalanan, hotel, dan lainnya di hari kerja ini.

Momen liburan yang seperti ini juga akan memungkinkan Anda menikmati travelling dengan lebih nyaman dan maksimal, karena tidak banyak orang yang akan bepergian dan menikmati liburan di momen tersebut.

#. Pilih Destinasi yang Tepat dan Murah

Pilih destinasi liburan yang tepat, di mana Anda dapat menikmati travelling dengan bujet yang hemat. Beberapa destinasi favorit mungkin saja akan menerapkan biaya tinggal yang cukup tinggi, sehingga Anda akan membutuhkan bujet besar untuk mengunjunginya. Jika mau, Anda bisa memilih destinasi lainnya yang dapat Anda datangi dan nikmti dengan biaya yang murah meriah. Karena ada banyak tempat wisata yang sangat ekonomis untuk dikunjungi.

#. Beli Tiket Jauh-jauh Hari & Memanfaatkan Momen Promo

Merencanakan liburan sejak jauh-jauh hari adalah keputusan yang tepat, karena Anda bisa memiliki waktu yang cukup untuk mengatur segala sesuatunya. Hal ini juga akan memberikan Anda banyak kesempatan untuk mendapatkan tiket dengan harga terbaik, termasuk menemukan momen promo tiket termurah di dalam travelling Anda.

#. Tinggal di Penginapan Murah

Anda travelling bukan untuk tidur-tiduran saja di hotel, namun menikmati destinasi yang dikunjungi. Pilih hotel yang murah saja, karena hanya akan Anda gunakan untuk istirahat di malam hari. Pun demikian, pertimbangkan juga kebersihan dan juga kenyamanan yang ditawarkan penginapan, agar Anda bisa beristirahat dengan baik nantinya.

#. Gunakan Transportasi Umum

Gunakan transportasi umum selama travellling, sehingga Anda bisa menghemat biaya perjalanan selama liburan. Cari informasi mengenai moda transportasi ini sejak awal, termasuk jadwal, rute dan juga harga tiket yang mereka terapkan. Hal ini akan memudahkan Anda untuk bepergian dengan leluasa dan tetap hemat sepanjang liburan. (EP)

Marakkan IMF-Bank Dunia, Karnaval Budaya Bali Dibuka Presiden Jokowi

this formate

NUSA DUA, bisniswisata.co.id: Menyemarakkan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dengan mengenakan busana adat Bali menghadiri Pembukaan Karnaval Budaya Bali. Event budaya dan pariwisata digelar di depan SOGO Bali Colection, Kawasan Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10) petang.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya buka secara resmi acara pembukaan karnaval budaya bali dari lahir hingga kematian,” ucap Presiden Jokowi dengan membunyikan Okokan – alat musik tradisional Bali, didampingi Gubernur Bali I Wayan Koster dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Acara Karnaval Budaya Bali diawali dengan membunyikan Okokan, kemudian ritual Ketuk Bumi, selain itu juga ada atraksi Ogoh-ogoh, serta kebogan buah dan bunga.

Gubernur Bali I Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan, tema kegiatan kali ini adalah The Life Economic of Bali. Ia juga menambahkan bahwa Bali juga dikenal sebagai Pulau Cinta atau Island of Love.

“Dalam memaknai dan ikut memeriahkan Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018, ditampilkan karnaval budaya dengan menampilkan berbagai keragaman, kemegahan, dan keagungan budaya Bali dan dikemas dalam karya seni pertunjukan kolosal yang inovatif, atraktif, dan dinamis,” ujar I Wayan Koster seperti dalam keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Sabtu (13/10/2018).

Kehadiran Presiden dalam karnaval kali ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Dewa Putu Beratha Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia penyelenggaraan Karnaval Budaya Bali kali ini.

“Kehadiran Bapak Presiden ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa karena akan memotivasi masyarakat Bali terutama senimannya untuk tetap terus menjaga, memelihara, dan mengembangkan kebudayaan Bali,” kata Dewa Putu Beratha.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kegiatan ini adalah Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Sekretariat Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Staf Khusus Presiden Johan Budi, dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Ribuan warga ikut menyaksikan karnaval yang berlangsung di sepanjang jalan utama menuju ke Nusa Dua, Bali. Bahkan delegasi pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia 2018 nampak antusias mengambil gambar seluruh proses pawai kebudayaan. (EP)

Negara-negara Pengeruk Cuan dari Pariwisata

this formate

MADRID, bisniswisata.co.id: Sekitar 10 tahun terakhir, beberapa negara di dunia melirik pariwisata sebagai salah satu sektor yang bisa digarap dan mendatangkan cuan atau untung. Data Organisasi Pariwisata Dunia atau United Nations World Tourism Organisation (UNWTO), pada tahun 2017 sektor pariwisata turut menyumbang sebesar US$1340 miliar (atau sekitar Rp20,3 kuadriliun) dalam perekonomian dunia.

Sebanyak 39 persen dari angka tersebut, mengalir ke benua Eropa. Sementara itu kawasan Asia Pasifik memperoleh sekitar 29 persen, dan kawasan Amerika meraih 24 persen.

Meskipun berada di tempat ketiga, Amerika Serikat justru keluar sebagai negara yang meraih untung terbesar dari sektor pariwisata dengan pendapatan sebesar US$299 miliar (atau sekitar Rp3,3 kuadriliun).

Posisi kedua diisi oleh Spanyol, yang berhasil mendatangkan uang dari sektor pariwisata sebesar US$96 miliar (atau sekitar Rp1,4 kuadriliun). Sedangkan Perancis berada di posisi ketiga dengan keuntungan sebesar US$86 miliar (atau sekitar Rp1,3 kuadriliun)

Sedangkan Thailand berhasil keluar sebagai macan Asia dalam ranah pariwisata, negeri gajah putih ini berhasil bertengger di posisi ke empat dan mengeruk untung sebesar US$81 miliar (atau sekitar Rp1,2 kuadriliun).

Mengutip Traveller, Sabtu (13/10/2018) perwakilan Asia yang masuk dalam daftar ini setelah Thailand, adalah Makau dan Jepang. Makau yang merupakan Daerah administratif khusus di China, berhasil meraih keuntungan sebesar US$51 miliar (atau sekitar Rp775 triliun). Sedangkan Jepang yang berada di posisi ke-10 meraih keuntungan sebesar US$48 miliar (atau sekitar Rp730 triliun).

Bagaimana dengan Indonesia? Data yang dirilis Kementerian Pariwisata (Kemenpar), target wisatawan mancanegara tahun 2018 dipatok sebesar 17 juta orang sehingga potensi pemasukan devisanya mencapai US$ 18,7 miliar (sekitar Rp278 triliun). (EP)

Sajian Kuliner Mi Era Masa Lalu hingga Kini

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Traveling ke kota Bandung terasa nggak lengkap jika belum icip-icip kulinernya. Rasanya nggak akan berlebihan kalau Bandung disebut surganya wisata kuliner. Dari mulai tradisional hingga modern, mulai era legendaris hingga masa kini, mulai dessert hingga makanan khas nusantara, semua lengkap tersedia.

Walaupun sekarang zamannya cafe yang hits dan kekinian, Bandung juga punya banyak kedai makanan legendaris yang nggak kalah eksis lho! Menjadi warung favorit dari generasi ke generasi, warung-warung di bawah ini memang punya kuliner yang jempol banget.

Salah satu kuliner jempolan yang akrab ditelinga adalah mi, mie atau bakmi. Mi, adonan berbahan dasar tepung terigu yang ditipiskan dan panjang kemudian digulung, dikeringkan serta dimasak dalam air mendidih saat ini bisa dikatakan menjadi makanan favorit seluruh warga.

Kuliner yang diklaim berasal dari Italia, Tionghoa, dan Arab ini juga telah mengalami berbagai modifikasi dalam penyajiannya. Seperti di Kota Bandung, kota yang dijuluki dengan wisata surga kuliner di Indonesia memiliki sajian mi yang wajib untuk dicoba.

Inilah sajian kuliner mi di Kota Bandung mulai dari yang legenrais hingga masa kini, antara lain:

#. Mi Naripan

Orang Bandung setuju jika kedai Naripan juaranya mi legendaris. Didirikan 1965, kedai ini menyita perhatian petualang kuliner. Sejak dibuka hingga kini, mie Naripan punya rasa dan tekstur konsisten. Berlokasi Jl. Naripan 108, kedai ini tak pernah ubah tampilan dan tetap dengan interior jadul banget. Uniknya, menawarkan konsep open kitchen sehingga pengunjung bisa langsung melihat pembuatannya.

#. Mi Linggarjati

Lahir sejak 1950-an ini sangat terkenal dengan harga menunya setinggi langit. Mahalnya harga makanan justru membuat masyarakat penasan seperti apa sih rasanya? Menu favorit mie yamin, dan minuman ada es teler, es kelapa, cocktail, hingga paling jadi favorit alpukat. Kalau kamu penasaran bagaimana rasanya mie di warung Linggarjati, kamu bisa datang ke lokasi Jl Balonggede.

#. Mi Ayam Cipaganti

Mie legendaris Cipaganti yang dijajakan menggunakan gerobak ini, terletak di pinggiran jalan Cipaganti. Mi ini selalu sukses menggoda selera para pelintas. Rasanya lezat biasanya disajikan dengan topping suwiran ayam dan jamur kuping, ditambah bakso dan kulit pangsit. Berminat mencobanya? Sebaiknya jangan kesiangan, karena mie ayam satu ini selalu diserbu warga sejak buka dan habis di siang hari.

#. Mi Raos (Mie Rica Kejaksaan)

Terletak di jalanan kecil, Mie Rica Kejaksaan ini tetap saja jadi buruan warga Bandung sejak 1960-an. Mie ricanya yang pedes pol! Tidak hanya mie rica yang spesial, konon jus di kedai ini punya citarasa yang fresh dan seger banget! Warung di jalan Kejaksaan ini menyediakan beragam menu mie untuk yang suka pedas maupun yang gak suka.

#. Mi Parahyangan

Bakmi Parahyangan didirikan sejak tahun 1975 dan masih jadi favorit pecinta kuliner hingga sekarang. Saat ini, Bakmi Parahyangan di Jallan Sukajadi, Jalan Sunda dan Dalem Kaum. Sedikit berbeda dengan mie dari kedai lainnya, Bakmi Parahyangan ini menyediakan menu mie dengan topping suiran ayam dan bakso kuah yang mantap abis!

#. Mie Baso Akung

Satu lagi mie legendaris Bandung yang nggak pernah sepi pengunjung, Mie Baso Akung. Didirikan tahun 1996, di jalan Lodaya itu punya menu mie yamin dengan BPTSC (Bakso, Pangsit, Tahu, Siomay, Ceker). Tertarik mencicipi menu bakmi baso di kedai ini, nggak disarankan untuk datang pas weekend, karena dijamin kamu nggak akan kebagian tempat.

#. Mi kocok

Satu lagi makanan khas Bandung adalah mi yang disajikan dengan kuah hangat dan kikil sapi yang empuk. Kerupuk kampung berwarna pink adalah pelengkap sajian ini. Mi kocok legendaris ini berada di Jalan Banteng.

#. Mi Aquarius

Mi Aquarius di Jalan Sultan Tirtayasa Nomor 1, sering dipesan pengunjung adalah Lomie. Sajian mi dengan kuah kental bercita rasa manis dengan aroma seafood dan diberi tambahan bakso, pangsit, kangkung, dan kulit sebagai pelengkap. Kuah lomie yang tersaji di Mie AquariuS ini khas, karena selain dibuat dari aci, kuahnya diberi tambahan telur sebagai penambah rasa gurih. Selain menjual Lomie, kedai ini juga menjual Mie Yamin Manis/Asin yang tak kalah lezatnya.

#. Cwi Mie 87

Tahun 2016, jagat dunia maya sempat dihebohkan dengan kabar penjual mi ganteng di Kota Bandung. Dia adalah Panji Akbar Nugraha, pemilik kedai Mi khas Malang. Awalnya Cwi Mie 87 terkenal karena salah satu penjualnya yang memiliki wajah tampan. Ternyata, rasa dari cwie mie-nya memang lezat. Disajikan dengan berbagai topping, seperti, siomay, bakso, kulit ayam crispy, kikil sapi balado, ati ampela, telur puyuh, ceker ayam dan pangsit menambah kenikmatan yang begitu berkesan.

#. Bakmi Lombok

Berlokasi di persimpangan Jalan Aceh dan Jalan Lombok ini menyediakan sajian komplit dengan isian mi, kangkung, siomay, bakso, pangsit, kerupuk kulit juga kuah kaya rempah, tidak lupa juga ditambah dengan taburan bawang goreng dan jeruk limau. Mi-nya yang lembut dan kuahnya yang kaya rempah menambah sensasi tersendiri ketika menyatapnya. Hanya menjual Lomie sebagai menu utamanya.

#. Mi Kuning

Tidak hanya mi bakso, mi ayam, dan mi kocok saja yang bisa Anda cicipi di Bandung tapi juga sajian mi kuning khas nusantara yang memanjakan lidah. Sesuai namanya penganan ini memadukan variasi dari mi kuning yang ditambahkan dengan berbagai varian isi dan tentunya kaya akan rempah-rempah. Dua di antara sajian mi kuning di Bandung yang direkomendasikan adalah Mi Jogja Pak Karso di Jalan Terusan ABC No 103 C, Baga, Kota Bandung dan Mi Aceh khas Kedai Sigli Jaya di Jalan di Kedai Sigli Jaya.

#. Mi Ayam Bandung

Mi ayam, kuliner tradisional terbuat mi kuning direbus mendidih. Umumnya Mie Ayam menggunakan bahan berupa potongan daging ayam yang ditumis. Agar melengkapi kelezatannya, beberapa peracik mie ayam menambahkan toping sayuran, bakso, sosis, ceker ayam, pangsit dan jamur. Seiring berjalannya waktu, beberapa menu mie ayam diinovasi dengan berbagai macam varian rasa dan tampilan yang berbeda. Hal ini dilakukakan, agar masyarakat tidak cepat bosan dengan menu mie ayam yang itu-itu saja.

Khusus di Kota Bandung, setidaknya ada lima tempat yang khusus menyajikannya mie ayam dengan varian menu yang berbeda. Mie Ayam Bakso khas Es Duren Pak Aip di Jalan Tubagus Ismail Raya No 5, Sekeloa, Coblong. Mie Ayam Hardcore di Jalan Tirtayasa, tepatnya seberang toko kue jajanan pasar Sari Sari. Mie Ayam Merah khas Kedai Mie Baso Andika di Jalan Geger Kalong 21. Mie Ayam Ceker khas Kedai Cikasungka di Jalan Arcamanik Endah No 106. Mie Ayam ala Si Cepot di Jalan Geger Kalong Girang No. 81. (EP)

Lima Rekomendasi Film Akhir Pekan di Jakarta

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Akhir pekan kembali datang. Bagi yang suka nonton layar lebar sekaligus menghabiskan liburan bersama keluarga, sahabat, maupun teman. Ada rekomendasi film akhir pekan bagi warga Jakarta dan sekitarnya, dengan sajian tontonan yang sangat menarik.

Akhir ini, film yang disajikan sangat bervariasi serta menghibur. Ada yang berbau horor mengingat momen Halloween akan jatuh pada akhir Oktober. Beberapa film bernuansa horor yang mulai tayang adalah Goosebumps 2, Asih, The Origin of Santet, dan Malicious.

Namun bagi yang tak terlalu senang horor, ada banyak pula film yang bisa dipilih, seperti action seperti Venom, petualangan ke bulan dalam film First Man, hingga Small Foot.

Merangkum laman jaringan bioskop Cinema XXI, Cinemaxx, dan CGV, berikut lima rekomendasi film akhir pekan kali ini.

#. Goosebumps 2

Kisah horor-komedi karangan RL Stine yang legendaris, Goosebumps, kembali ke layar lebar. Kali ini, Goosebumps 2 mengambil tajuk Haunted Halloween. Goosebumps 2: Haunted Halloween untuk Remaja ini mengisahkan segerombolan anak-anak yang menemukan novel ciptaan Stine ada di sebuah rumah tua. Kemudian, gara-gara bocah itu pula, mereka melepaskan boneka jahat bernama Slappy yang ingin menghancurkan Halloween bersama sepasukan monster.

#. First Man
Kisah Neil Amstrong sang manusia pertama ke bulan diangkat ke layar lebar dengan diperankan oleh Ryan Gosling dalam film First Man. Gosling akan mengisahkan biopik astronot legendaris tersebut dari periode 1961-1969, kala misi berbahaya menerbangkan manusia ke bulan dilakukan. Film untuk Remaja ini juga tersedia dalam bioskop IMAX.

#. Venom
Tom Hardy berjuang keras mengendalikan organisme aneh yang merasuki dirinya dan membuat ia yang seorang jurnalis investigasi memiliki kekuatan super. Film Remaja yang diangkat dari cerita komik Marvel ini juga ditayangkan dalam layar IMAX.

#. Asih
Pencinta cerita Danur: I Can See Ghosts (2017) pasti akrab dengan sosok Asih. Karakter hantu wanita menyeramkan yang diperankan Shareefa Daanish itu kembali dengan sebuah film sendiri. Berlatar 37 tahun sebelum cerita Danur dimulai, Asih merupakan perempuan malang yang memutuskan mengakhiri hidupnya. Namun usai kematiannya, Asih pun tak tenang. Film berkategori Dewasa ini menjadi cerita lepasan dari serial Danur.

#. Small Foot

Legenda makhluk besar putih yang tinggal di puncak gunung bersalju, Yeti, kini dikisahkan dengan penuturan yang menggemaskan melalui Small Foot. Film Semua Umur ini mengisahkan salah satu Yeti bernama Migo yang diisi suaranya oleh Channing Tatum secara tak sengaja bertemu dengan manusia. Manusia, dalam bahasa makhluk Yeti, dikenal sebagai ‘small foot’, makhluk aneh berkaki kecil dengan gigi putih. Selamat Menonton. (EP)

Singapore Airline Rebut Lagi Mahkota Terbang Non Stop Terlama

this formate

SINGAPORE, bisniswisata.co.id: Singapore Airlines (SIA) siap merebut kembali mahkota untuk penerbangan komersial tanpa henti alias non stop terlama di dunia. Langkah itu ditempuh dengan melakukan penerbangan SQ22 lepas landas untuk New York dari Singapura. Kamis (11/10) malam waktu setempat.

Maskapai ternama dari Negara Kepala Singa ini meluncurkan kembali layanan tersebut setelah vakum lima tahun karena harga bahan bakar tinggi yang membuat rute itu dianggap tidak menguntungkan.

Rute terbang sejauh 16.700 kilometer antara Singapura dan New York memakan waktu kurang dari 19 jam, melampaui rekor penerbangan jarak jauh sebelumnya.

Qatar Airways memegang rekor saat ini untuk penerbangan non-stop terpanjang di dunia – penerbangan selama 17 jam 40 menit dari Doha ke Auckland. Qantas Airlines juga meluncurkan layanan non-stop 17 jam antara Perth dan London – jaraknya hampir 15.000 kilometer – awal tahun ini.

Singapore Airlines akan menggunakan Airbus A350-900ULR di rute maraton tersebut. Airbus mengatakan pesawat, yang mampu terbang lebih dari 20 jam non-stop, dirancang untuk menggunakan lebih sedikit bahan bakar.

Pesawat ini juga menawarkan desain interior “elegan” yang luas, langit-langit yang lebih tinggi dari normal dan kursi yang lebih lebar yang bertujuan mengurangi jet lag.

Singapore Airlines tidak akan menawarkan pemesanan kelas ekonomi di rute ini untuk menghindari kesan bahwa pesawat terlalu penuh. Pesawat dikonfigurasi untuk membawa 161 penumpang: 67 di kelas bisnis dan 94 kelas ekonomi premium.

Di situs Singapore Airlines, tiket ekonomi premium satu arah akan berharga sekitar 3.000 dolar Singapura dan bisnis 7.900 dolar Singapura. Penerbangan akan memiliki dua pilot, menu “kesehatan” khusus yang terdiri dari hidangan organik, dan lebih dari 1.200 jam hiburan audio-visual untuk dipilih.

“Penelitian telah menunjukkan bahwa hidrasi dan asupan makanan merupakan faktor penting (untuk dipertimbangkan). Sebaiknya menghindari makanan yang menyebabkan gas atau kembung serta alkohol berlebihan,” kata Rhenu Bhuller, seorang ahli perawatan kesehatan di konsultan Frost & Sullivan seperti dilansir laman DW.com, Jumat (12/10/2018)

“Masalah terbesar mungkin adalah trombosis akibat dari kombinasi duduk terlalu lama dan juga dari dehidrasi,” kata Gail Cross, konsultan rekanan di National University Hospital di Singapura. (EP)

KEK Mandalika dapat Pembiayaan Senilai US$248,4 Juta

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika Lombok, menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk dukungan pembiayaan proyek pembangunan infrastruktur pariwisata di Mandalika.

Penandatanganan LoI dilakukan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer bersama Director General Investment Operations AIIB Yee Ean Pang di hadapan Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini M. Soemarno, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Basuki Hadimuljono.

“Kami bangga ITDC terpilih sebagai institusi pengembangan pariwisata pertama di dunia yang memperoleh pembiayaan dari AIIB. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap ITDC, prospek the Mandalika dan kepercayaan masyarakat global kepada sektor pariwisata, di masa sekarang dan masa datang,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer dalam keterangan tertulis, Jumat (12/10/2018).

Abdulbar menerangkan, melalui program MUTIP akan dilakukan pembiayaan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur dasar pariwisata yang ada di the Mandalika dan lingkungan sekitarnya. “Pengembangan the Mandalika sebagai sebuah kawasan pariwisata akan memberikan dampak sosial ekonomi yang signifikan serta mampu berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sementara, dua Head of Agreement (HoA) terkait pengembangan destinasi pariwisata di Bali Utara, juga ditandatangani antara ITDC–Menjangan Group–PT Wijaya Karya (Persero), (WIKA) dan ITDC–Menjangan Group– T AMORSK Indonesia (AMORSK). HoA Menjangan Group dan WIKA, menyepakati sinergi ITDC dan WIKA mengembangkan lahan seluas 100 ha milik Menjangan Group di dekat Pulau Menjangan, Bali Utara.

Dengan nilai investasi US$198 Juta, lahan yang terletak di tepi pantai (beachfront) tersebut akan dikembangkan sebagai lifestyle hub yang terdiri dari hotel berbintang, vila, retail village, hutan mangrove, serta marina dan terminal kapal pesiar. Penandatanganan HoA dilakukan Dirut ITDC Abdulbar M. Mansoer, CEO Menjangan Group Janitra Limmantoro, dan Direktur Utama WIKA Tumiyana.

Sedangkan HoA antara ITDC, Menjangan Group, dan PT PT AMORSK Indonesia (AMORSK) mencakup pembangunan resort bintang 4 dan 6 di atas lahan seluas 20 ha, termasuk infrastruktur dan modal bagi pendirian perusahaan utilitas. Penandatanganan MOU dilakukan Dirut ITDC Abdulbar M. Mansoer, CEO Menjangan Group Janitra Limmantoro, dan President/Commisioner AMORSK Syed Naziam Syed Faizal.

Dalam LoI yang ditandatangani ini, AIIB siap mendukung pembiayaan melalui program Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) senilai total USD 248,4 juta atau setara Rp 3,6 Triliun (US$1 = Rp14.500,-).

Pembiayaan kepada ITDC tersebut merupakan pembiayaan pertama secara standalone/ mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Air Asia Mentransformasi Jadi Maskapai Digital

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Maskapai AirAsia menggandeng Google Cloud untuk mengintegrasikan teknologi machine learning dan artificial intelligence ke dalam semua lini bisnis dan budaya Air Asia. Integrasi ini sebagai langkah strategis AirAsia mentransformasi diri menjadi sebuah perusahaan berbasis teknologi yang melayani kebutuhan perjalanan.

“Saat ini, Air Asia berada dalam fase lanjutan untuk mengembangkan bisnis perusahaan menjadi lebih dari sekadar perusahaan transportasi, yaitu dengan mendigitalisasi operasional dan proses sehingga menjadi lebih efisien,” lontar CEO Grup AirAsia Tony Fernandes dalam keterangan tertulis diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (12/10/2018).

Dilanjutkan, platform Google Cloud memungkinkan Air Asia memaksimalkan penggunaan data yang dimiliki dan membuka kesempatan baru untuk unit bisnis baru. “Kami membangun dua platform utama, yaitu airasia.com yang akan menjadi platform berbasis teknologi yang memudahkan pelanggan memesan segala produk perjalanan mulai dari tiket penerbangan, akomodasi, tur, transportasi darat hingga hiburan,” ucapnya.

Lalu, sambung dia, BigLife sebagai portal gaya hidup yang menggabungkan fitur-fitur seperti yang terdapat pada Kayak, TripAdvisor, Groupon, dan eBay dalam satu situs. BigLife akan mengintegrasikan seluruh fitur digital yang dibangun oleh unit bisnis digital Air Asia, RedBeat Ventures, seperti aplikasi uang digital BigPay,

Juga fitur konektivitas dalam pesawat ROKKI, toko online Ourshop, layanan logistik RedBox dan RedCargo. Bagi Tony, kedua platform ini akan semakin membuka luas peluang bisnis yang dapat dikembangkan oleh AirAsia melalui data yang terkumpul.

“Proses transformasi AirAsia sudah dimulai sebelumnya dengan penggunaan G Suite yang telah mengubah cara kerja organisasinya,” ujar Diane Greene, CEO Google Cloud. ”Sekarang, dengan penggunaan platform layanan analitis dan mesin pembelajaran mutakhir kami, AirAsia akan dapat mendigitalisasi semua lini bisnisnya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggannya.” paparnya.

Kerjasama keduanya meliputi pembangunan sistem prediksi permintaan yang lebih baik dan pemasaran yang lebih tepat sasaran. Meningkatkan pengalaman dan loyalitas pelanggan dengan menyediakan layanan yang lebih personal. Memaksimalkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko melalui sistem prediksi perawatan pesawat yang lebih baik, ramalan cuaca secara real-time dan optimalisasi penugasan awak pesawat dan awak kabin.

AirAsia juga akan bekerja sama dengan Google Cloud untuk mendigitalisasi dan mentransformasi cara kerja dan budaya perusahaan dengan memanfaatkan G Suite dan Chrome Enterprise untuk menciptakan lingkungan kerja digital yang lincah, yang memungkinkan data dan analisa untuk dapat diakses kapan pun dibutuhkan guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.

Sebelumnya Tony pernah berujar data adalah aset terbesar yang Air Asia miliki. Tetapi, ia juga mengingatkan data menjadi tidak berarti jika tidak dapat memahaminya. (redaksibisniswisata@gmail.com)