Pilot American Airlines Mabuk Penerbangan Dibatalkan

this formate

MANCHESTER, bisniswisata.co.id: Sebuah penerbangan maskapai American Airlines dibatalkan sesaat sebelum lepas landas pada Kamis lalu setelah sang pilot didapati sedang mabuk. Penerbangan AA735 dari Manchester ke Philadelphia dibatalkan sebelum pukul 11.00 waktu setempat.

Dikutip dari CNN, Selasa (12/02/2019) penerbangan seharusnya dijadwalkan lepas landas pukul 11.05 waktu setempat. Kepolisian Manchester menyebutkan pilot berusia 62 tahun itu ditahan karena meminum alkohol melebihi batas standar yang diperbolehkan.

“Pilot ditahan dan penerbangan AA735 ke Philadelphia dibatalkan. Kami telah memesan ulang penerbangan alternatif untuk penumpang,” tulis maskapai dalam sebuah pernyataan.

Maskapai juga mengatakan kasus ini sedang diinvestigasi sepenuhnya oleh otiritas lokal. Pilot di Inggris hanya diperbolehkan mengonsumsi 20 miligram alkohol untuk setiap 100 mililiter darah.

Baru-baru ini, telah terjadi sederet kecelakaan yang disebabkan karena pilot mabuk. Bulan lalu, dikutip dari The Independent, seorang pilot maskapai All Nippon menunda lima penerbangan setelah kedapatan mabuk dalam 12 jam penerbangan.

Pada Desember 2018, Japan Airlines meminta semua karyawan menahan diri agar tidak mabuk sampai akhir tahun. Permintaan tersebut disampaikan setelah beberapa karyawan termasuk pilot ditemukan mabuk ketika sedang menerbangkan pesawat. Sang pilot pun ditahan selama 10 bulan.

Tahun lalu, pilot Alaska Airlines ditahan selama satu tahun setelah ketahuan mabuk ketika menerbangkan pesawat dengan jumlah penumpang lebih dari 80 persen. (NDY)

Vanessa Ponce Penasaran dengan Keindahan Indonesia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Miss World 2018 Vanessa Ponce de Leon penasaran dengan keindahan pariwisata Indonesia, kulinernya yang khas, seni budaya yang menakjubkan dan keramahtamaan masyarakatnya. Rasa penasaran itu dilontarkan saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (11/2/2019).

Wanita cantik dan murah senyum asal Meksiko 27 tahun lalu itu, mengaku ingin mengenal Indonesia lebih jauh. Banyak hal yang ingin diketahuinya selama beberapa di Indonesia. Juga mengenal lebih akrab dengan 34 finalis Miss Indonesia 2019, sekaligus melakukan sesi pemindahan mahkota (crowning) dari Miss Indonesia 2018, Alya Nurshabrina, kepada pemenang Miss Indonesia 2019.

“Aku ingin mendalami budaya, kuliner dan tradisi. Semua orang bilang kepadaku Indonesia sangat indah dengan beragam hidangan lezat,” kata Vanessa yang mengenakan kaus hitam dan celana jeans berwarna senada. Mahkota biru bertabur berlian pun tampak menghiasi bagian kepalanya dengan tatanan rambut yang dibiarkan terurai panjang

Pada kunjungan pertamanya di Indonesia, Vanessa mengaku akan menghabiskan waktu selama 4 hari untuk mengunjungi lokasi projek Beauty With a Purpose hasil kolaborasi Miss Indonedis dan Miss World di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Setelah itu, ia dan rombongan akan turut serta menghadiri malam puncak Miss Indonesia 2019.

Rencananya, Vanessa akan berada di Jakarta hingga Sabtu (16/2/2019). Dia pun akan memanfaatkan waktu yang tersedia itu sebaik mungkin.
Kehadiran Vanessa tak lain untuk menghadiri malam final Miss Indonesia 2019 yang akan diselenggarakan pada Jumat (15/2/2019) di MNC Studios Kebon Jeruk, Jakarta. Vanessa akan menjadi tamu istimewa di malam puncak Miss Indonesia 2019.

Vanessa akan turut serta dalam penobatan serta sesi pemindahan mahkota dari Miss Indonesia 2018, Alya Nurshabrina ke Miss Indonesia 2019 terpilih. Selain itu, wanita kelahiran 7 Maret 1992 ini juga akan menjalani sejumlah agenda lainnya.

“Empat hari disini. Kami sangat bangga dan akan melihat beauty with a purpose di Lombok. Mengunjungi tempat tsunami menghibur mereka untuk kembali ceria dan menemukan kembali harapan,” tandasnya. (NDY)

Komunitas Supercar McLaren Jajal Tol Trans Jawa

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: McLaren Club Indonesia (MCI), komunitas pemilik supercar asal Inggris menggelar driving experience melintasi Tol Trans Jawa, dari Jakarta ke Semarang, Jawa Tengah, pada 9-10 Februari 2019.

Driving experience ini diikuti 20 mobil McLaren, antara lain varian sports series 570S, 570GT, super series 650S, hingga super series terbaru 720S. Dan McLaren Jakarta sebagai importir resmi McLaren di Indonesia turut mendukung kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini.

“Acara ini merupakan touring MCI pertama yang dilakukan di awal 2019 dan MCI sebagai komunitas supercar pertama yang menjajal infrastruktur Tol Trans Jawa, yakni Batang-Semarang. Pada kesempatan ini pula para anggota MCI dapat saling bersilaturahmi dengan sesama anggota,” kata Ahmad Sahroni, Presiden MCI, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/02/2019).

Dijelaskan, anggota MCI berkumpul di Senayan pada Sabtu pagi (9/2/2019), kemudian bertolak beriringan menuju tol dalam kota ke arah tol Cipali menuju Cirebon untuk menikmati makan siang.

Perjalanan dilanjutkan menuju kota Semarang yang diakhiri dengan makan malam bersama. Keesokan harinya, Minggu (10/2/2019), rombongan beriringan kembali menuju Jakarta dengan rute yang sama.

“McLaren Jakarta selalu siap mendukung semua acara MCI, dan acara touring panjang seperti ini dapat memuaskan para pemilik McLaren untuk menikmati mobilnya dengan kecepatan tinggi namun tentunya tetap mengutamakan safety berkendara,” kata Viyata Devi, Chief Operating Officer McLaren Jakarta.

Tercatat sepanjang Tol Trans Jawa terdapat 224 destinasi wisata yang terdapat di tiga propinsi. Selain obyek wisata juga ada kuliner khas tradisional yang bernuansa lokal di sekitar area tol. Bahkan ada wisaya belanja hasil kerajinan

“Ke mana kalian berlibur? Saya mengajak kita semua menikmati liburan di dalam negeri. Kalian yang di Pulau Jawa, misalnya, bisa bepergian antar kota dengan leluasa melalui akses jalan tol. Dari Jakarta ke Semarang, sampai Surabaya, misalnya, kini punya banyak pilihan rute, mulai jalur pantai selatan, pantai utara, atau lintas tengah,” pesan Jokowi.

Ajakan ini ditulis Jokowi melalui unggahan di akun resmi Twitter miliknya, @jokowi, Sabtu (29/12). Ia memastikan jalan Trans Jawa mulus, lebar, dan menawarkan pengalaman baru. Hal itu ditunjukannya melalui video yang diunggahnya, seperti pemandangan alam indah hampir di sepanjang jalan, obyek-obyek wisata yang layak untuk menjadi latar foto untuk disebar melalui media sosial, makanan lokal di rest area, bahkan jalan tol itu sendiri.

“Bayangkan suasana senja melewati ruas tol Bawen-Salatiga di Jawa Tengah seraya memandang Gunung Merbabu. Di ruas ini juga ada Jembatan Tuntang yang melewati kawasan hutan dan Danau Rawa Pening. Panorama alamnya sangat indah. Di daerah Kendal, di ruas tol Batang-Semarang, ada jembatan Kalikuto yang menjulang kokoh dari rangka baja lengkung bercat merah,” sebut Jokowi.

Dalam unggahan itu, Jokowi juga menampilkan keindahan pemandangan alam saat bepergian melalui jalan tol Trans Jawa. Seperti saat melewati simpang susun Kartosuro dari Salatiga akan menikmati pemandangan di kiri-kanan jalan berupa persawahan yang membentang luas, padang rumput, pepohonan dan rumah-rumah penduduk di kejauhan. Juga saat melintasi simpang susun Jombang di ruas tol Jombang-Mojokerto, Jawa Timur.

“Di sepanjang jalan tol, terdapat tempat-tempat peristirahatan dengan toilet, masjid atau musala, warung-warung yang menawarkan aneka makanan lokal. Saya sendiri pernah mampir di rest area kilometer 597 di ruas tol Ngawi-Kertosono, dan mencicipi pecel Madiun, sate Ponorogo, dan kopi lokal,” kata Jokowi.

Dengan adanya Jalan Tol Trans Jawa, Jokowi berharap liburan masyarakat jadi menyenangkan. Karena bisa menikmati perjalanan yang cepat, indah, dan menyenangkan. Jokowi juga mengajak masyarakat berbagi pengalaman perjalanannya melalui media sosial. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Royalti bagi Musisi Indonesia Tak Mumpuni

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Michael Jackson meninggal dunia pada 2009 di usia 50 tahun. Namun, hingga kini dia masih menerima royalti dari karya-karyanya, di mana nilainya mencapai US$400 juta pada 2017 saja. Dan sejak Jackson meninggal, royalti yang diperolehnya menyentuh US$2,4 miliar. Selain dari karya musiknya, pendapatan ini juga datang dari penjualan saham miliknya di EMI Music Publishing.

Musisi dan aktor AS Elvis Presley, yang meninggal dunia pada 1977, berada di posisi kedua penerima royalti terbesar AS pada 2017. Nilainya sebesar US$40 juta, dari penjualan album yang terjual lebih dari 1 juta kopi per tahun. Royaltinya hingga kini masih tetap mengalir

Bagaimana dengan royalKondisi ini bisa dibilang 180 derajat berbeda dari situasi yang dirasakan para musisi Tanah Air. Alih-alih hidup dari royalti, sumber utama pendapatan mereka datang dari konser serta penjualan merchandise.
Baca juga: Soal Hak Cipta, Yasonna Persilakan LMK Ajukan Uji Materi

Erik Kristianto misalnya, menyebut pendapatannya dari manggung bahkan 100 kali lebih besar dibanding royalti yang kerap diterimanya dari Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI). “Off air lebih besar 100 kali lipat. Iya [kontribusi royalti sebagai sumber penghidupan masih kecil],” ujar Erix seperti diunduh laman Bisnis, Selasa (12/2/2019).

Sebagai anggota WAMI, Erix mengaku kerap mendapat royalti tiga bulan sekali. Tetapi, anggota band Endank Soekamti ini tidak menyebut berapa besarannya. WAMI merupakan 1 dari 8 LMK yang ada di Indonesia. LMK itu masuk dalam kategori lembaga di bidang Hak Cipta, yang bertugas mengumpulkan serta membagikan royalti kepada para pencipta lagu.

Penarikan dan pendistribusian royalti atas penggunaan karya musik, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, menjadi tanggung jawab LMK seperti WAMI. LMK adalah badan hukum nirlaba yang diberi kuasa oleh pencipta, pemegang hak cipta, dan/atau pemilik hak terkait untuk mengelola hak ekonomi mereka.

Sejak UU Hak Cipta terbit, pengumpulan dan pembagian royalti atas penggunaan karya musik dikoordinasikan LMK Nasional (LMKN), yang baru berdiri pada 2015. LMKN membuat patokan royalti yang harus dibayar setiap pengusaha dari pemakaian karya musik di tempatnya.

Erix menganggap royalti sebagai sumber pendapatan pasif, seperti penjualan merchandise. Alasannya, royalti tidak bisa didapatkannya setiap hari. Meski sama-sama bersifat pasif, kontribusi royalti terhadap keuangan Erix dan kawan-kawan di Endank Soekamti jauh di bawah penjualan merchandise. Musisi asal Yogyakarta itu menyatakan royalti hanya menyumbang kurang dari 5% pendapatannya setiap bulan.

“Soekamti untuk saat ini [kontribusi] royalti itu enggak sampai 5% pendapatan. Sisanya [pendapatan dari] off air dan penjualan merchandise,” ujarnya.

Erix menduga kecilnya kontribusi dan nilai royalti yang rutin didapatkannya dipengaruhi sejumlah faktor. Dia menerangkan jadi sistem pemungutan royalti belum bagus atau mungkin karena tidak lakunya karya musik yang dimiliki Endank Soekamti.

Meski belum banyak berkontribusi, Erix tetap menganggap penting royalti karena itu disebutnya sebagai hak eksklusif para pencipta lagu. Dia berharap di masa depan masyarakat bisa lebih menghargai karya cipta seseorang, sehingga royalti bagi musisi meningkat jumlahnya.

“Sebagus apapun sistem yang dibangun tidak akan bisa berjalan baik tanpa adanya kesadaran dari masyarakat untuk menghargai karya cipta itu sendiri,” ujar Erix.

Adam Muhammad Subarkah, bassis Sheila On 7, mengaku tak begitu mengerti soal haknya sebagai musisi untuk mendapat royalti dari pemakaian lagu-lagu di sejumlah tempat seperti hotel, mall, dan tempat karaoke. Cuma mengerti soal pembagian royalti atas penjualan karya musik mereka oleh label yang menaungi. Adam menuturkan royalti dari penjualan lagu dan album selama ini juga tidak menentu.

“Secara musisi kan, kami contohnya, bikin album kan enggak tahu lagu itu dipakai di karaoke atau enggak, di mall atau enggak. Saya kan juga enggak pernah baca UU, maksudnya apakah itu lagu di mall harus ditarik [royalti] atau gimana kan saya enggak tahu,” paparnya.

Musisi asal Yogyakarta itu secara tersirat menyampaikan bahwa hidupnya selama ini tak tergantung pada royalti dan menggantungkan hidup pada konser-konser yang dijalani bandnya setiap bulan. Namun punya target sendiri terkait jumlah konser bagi bandnya setiap bulan. Minimal, Sheila On 7 manggung 4 kali dalam 1 bulan.

“Ya sekarang band jualannya apa sih? Paling manggung sama merchandise, sudah. Sama saja kaya jualan makanan, kalau sepi ya sepi. Pernah kok jumlah manggung di bawah target,” ucapnya.

Selain konser dan royalti, penjualan merchandise juga diakui sebagai salah satu sumber pendapatan selaku musisi. Namun, kontribusi penjualan merchandise disebut tak begitu besar. “Karena kan kami bukan mass production. Masih produksi untuk penggemar Sheila yang mau memakai saja,” tutur Adam.

Komisioner LMKN James F. Sundah menjelaskan bagaimana mekanisme pengumpulan dan distribusi royalti atas performing rights yang dilakukan lembaganya. Royalti dari setiap industri hiburan dikumpulkan dan dihimpun oleh divisi Koordinator Pelaksana Penarikan dan Penghimpunan Royalti (KP3R) pada LMKN yang beranggotakan perwakilan dari tiap LMK. Penarikan dilakukan dengan mendatangi langsung pelaku industri.

Tak jarang, para pelaku industri langsung membayar royalti sesuai aturan tapi tanpa menyertakan daftar lagu apa saja yang pernah diputar di lokasi usahanya. Karena pendataan karya musik yang diputar di tiap-tiap industri belum bagus, maka LMKN biasanya tidak langsung membagi habis hasil penghimpunan royalti.

Dana dari industri dibagi-bagi lagi peruntukannya. Dari 100% dana yang dikumpulkan, sebesar 5% akan disisihkan untuk pembiayaan operasional LMKN. Kemudian, sebesar 8%-12% dana disisakan untuk dana cadangan (reserve account). Dana cadangan diperlukan untuk membayar royalti atas pemakaian karya musik yang belum diketahui jelas pencipta, penyanyi, atau perekamnya.

“Dana reserve itu di seluruh dunia ditahan selama tiga tahun. Kalau enggak ada yang klaim, itu dana dibagi rata lagi ke pemilik hak cipta. Indonesia enggak bisa pakai yang tiga tahun karena terkena pajak, jadi [dana cadangan] ditahannya setahun,” ungkap Sundah, Rabu (6/2).

Setelah itu, 85% sisa dana akan dibagi dua. Ada 42,5% dana hasil pungutan yang langsung dibagikan ke pemilik hak cipta sesuai data dan sisanya dibagikan berdasarkan kesepakatan semua LMK.

Berdasarkan catatan Bisnis, dalam periode 2015-2018, royalti yang berhasil dikumpulkan LMKN sebesar Rp130,4 miliar. Dan royalti yang sudah didistribusikan kepada para pemegang hak cipta tercatat senilai Rp91 miliar.

Jika para musisi yang “baru” aktif di industri musik Indonesia selama sekitar 20 tahun saja mengandalkan penampilan off air dan merchandise, bagaimana nasib para musisi yang lebih senior? (NDY)

Pekan Budaya Tionghoa Yogya Sajikan Kuliner Menggoda

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Pengunjung Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta atau PBTY XIV di Kampung Pecinan Ketandan, Kota Yogyakarta bakal disuguhi sederet kuliner yang menggoda. Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta akan berlangsung mulai besok, Rabu sampai Selasa, 13 – 19 Februari 2019.

Sajian kuliner dengan harga ramah di kantong akan berderet memanjang di tepi jalan Kampung Ketandan. Ketua Panitia PBTY XIV Harry Setyo mengatakan ada 142 stan yang akan meramaikan acara tersebut. Sebagian besar adalah stan kuliner dan cinderamata. “Untuk stand kuliner diberlakukan zona halal dan non-halal,” kata Harry Setyo, seperti dilansir laman Tempo.co. Selasa (12/02/2019).

Zona non-halal yang dimaksud jika makanan yang disajikan mengandung olahan daging babi. Sedangkan zona halal menyajikan makanan yang steril dari olahan daging babi. Jalan Malioboro Yogyakarta mulai berhias lampion menyambut Pekan Budaya Tionghoa.

Berikut kuliner khas Tionghoa yang bisa dicicipi di acara Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta:

#. Shio Pao

Shio Pao atau kadang juga disebut Siew Pao merupakan makanan khas peranakan yang mirip pia atau bakpia namun dibuat dengan cara dipanggang. Jika bakpia kulitnya kenyal, makanan ini memiliki kulit pastry atau krispi dan berisi olahan daging ayam. Makanan yang cukup popular di Malaysia dan Singapura ini akan hadir di event PBTY XIV.

#. Choipan

Kudapan seperti pangsit ini sebenarnya kuliner khas daerah Pontianak, Bangka Belitung, dan Singkawang. Makanan ini biasanya pembuatannya dikukus dan berisikan campuran sayuran seperti bengkuang, ebi atau daun kucai, serta ditabur bawang goreng di atasnya.

#. Cakwe Mozarella

Cakwe merupakan kudapan tradisional Tionghoa yang sudah biasa ditemui sehari-hari. Namun dalam festival Budaya Tionghoa ini bakal ada jajanan cakwe special yang bagian dalamnya berisi keju mozzarella.

#. Wedang Tahu dan Wedang Kacang

Dua minuman ini hampir tak pernah absen di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta. Wedang Tahu sendiri merupakan minuman khas dengan aroma jahe kuat serta berisi kembang tahu atau tahu sutera nan menggoda lidah yang terbuat dari sari kedelai. Wedang Kacang merupakan minuman khas Magelang Jawa Tengah yang dibuat dari kacang yang direbus dengan gula Jawa serta gula pasir. Biasanya juga disajikan bersama ketan sebagai pelengkapnya.

#. Lontong Cap Go Meh

Lontong Cap Go Meh merupakan makanan terbuat dari lontong disajikan dengan opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng hati, acar, telur pindang, abon sapi, bubuk koya, sambal, dan kerupuk.

Selain makanan-minuman itu, ujar Harry, acara Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta juga menyuguhkan berbagai jajanan lain, seperti kue keranjang, kue moci, kerak telor Betawi, bolang-baling, roti bantal, nasi Hainan, nasi bak-moi, dan aneka mie. Dan untuk makanan non-halal atau makanan dengan bahan olahan daging babi biasanya tersedia dalam sajian sate B2, Nasi Campur B2, Babi Merah, dan Mie Babi. (NDY)

Presiden Jokowi: Tiket Pesawat Mahal Akibat Harga Avtur Dimonopoli

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku menerima banyak keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat untuk penerbangan di dalam negeri. Tingginya harga tiket pesawat karena harga bahan bakar pesawat yaitu avtur di Indonesia ternyata sangat mahal.

“Saya terus terang juga kaget, dan malam hari ini juga saya baru tahu dari Pak Chairul Tanjung mengenai avtur. Ternyata avtur yang dijual di Soekarno-Hatta dimonopoli Pertamina sendiri,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara acara Gala Dinner Peringatan HUT ke-50 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (11/2) malam.

Presiden Jokowi akan mengundang Dirut Pertamina terkait tingginya harga avtur dalam negeri itu. Pilihannya hanya satu, harganya bisa sama dengan harga internasional. Kalau tidak bisa, berarti pemerintah akan masukkan kompetitor lain sehingga terjadi kompetisi. “Ya pilihannya kan hanya itu, sudah enggak ada yang lain. Karena memang, ini sangat-sangat mengganggu sekali,” tegas kepala begara

Menurut Presiden seperti dilansir Setkab.go.i, Selasa (12/02) karena monopoli harganya jadi tidak kompetitif, dibandingkan harga avtur dengan yang di dekat-dekat kita, terpaut kurang lebih 30-an persen. Itu yang harus dibenahi.

“Kalau ini diterus-teruskan ya nanti pengaruhnya ke apa? Ke harga tiket pesawat karena harga avtur itu menyangkut 40 persen dari cost yang ada di tiket pesawat. Ya besok saya panggil aja,” tegas Presiden seraya menambahkan, Pertamina kemarin laporan lisan kepada dirinya untungnya sudah ada di atas Rp20 triliun.

Presien meyakini kalau tidak dimonopoli, pasti banyak yang antre untuk menjual avtur di bandara-bandara di tanah air. “Semuanya memang harus ada kompetisi. Kalau ada kompetisi itu akan ada sebuah persaingan yang sehat. Kalau ada persaingan sehat, akan ada efisiensi di semua cost yang ada. Arahnya ke situ,” ujar Presiden menjawab wartawan usai acara gala dinner PHRI. (NDY)

Wings Air Batalkan 11 Penerbangan di Kupang

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Wings Air membatalkan 11 rute penerbangan dari Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur tujuan sejumlah kota di daerah itu sejak Minggu (10/2) hingga Senin (11/2). Pembatalan penerbangan lantaran melonjaknya harga tiket pesawat serta kebijakan bagasi berbayar yang diterapkkan sejak 8 Januari 2019.

“Dulu rata-rata load factor (tingkat keterisian) 80% per minggu, tetapi sekarang hanya 60%. Penurunan antara 20-30%,” kata Area Manager Lion Air Grup Kupang, Rinus Zebua seperti dilansir Media Indonesia, Senin (11/2).

Rinus menyebutkan setelah terjadi penurunan penumpang, pihaknya menurunkan frekuensi penerbangan yakni rute yang biasanya diterbangi tiga kali dalam sehari, diturunkan menjadi dua kali. Sementara rute yang diterbangi dua kali diturunkan menjadi satu kali.

Dicontohkan rute Kupang-Rote yang biasa diterbangi dua kali sehari, telah dikurangi menjadi satu kali. Begitu juga rute Kupang-Ende dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari. Sementara harga tiket pesawat Lion Air rute Kupang-Surabaya yang berkisar antara Rp500.000-Rp700.000 per penumpang, kini naik menjadi Rp1,1 juta.

Data penerbangan batal yang diperoleh dari Bandara Udara El Tari, pembatalan penerbangan juga dilakukan oleh Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia. Pada Minggu (10/2), Penerbangan GA 7027 rute Bandara El Tari tujuan Bandara H Aroeboesman di Ende pada pukul 12.50 Wita batal. Senin siang, dua penerbangan garuda yakni GA 7026 dan GA 7027 masing-masing tujuan Ende juga batal. (NDY)

Destinasi Surfing di Lombok Jadi Magnet Peselancar Dunia

this formate

LOMBOK TENGAH, bisniswisata.co.id: Dari kejauhan terlihat sekelompok turis mancanegara yang terombang-ambing di tengah lautan sambil telungkup di atas papan seluncur. Sesekali mereka mencoba berdiri menaklukkan ombak. Pemandangan tersebut terlihat di Pantai Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pantai Selong Belanak berjarak 49 kilometer atau memakan waktu tempuh sekitar dua jam dari Kota Mataram. Ombak di sini biasa diarungi oleh peselancar kelas pemula sampai kelas profesional. Namun khusus kelas pemula mereka akan ditemani pelatih.

“Untuk berlatih surfing ada tiga tahap, yakni, pemula, medium dan pro,” kata salah seorang pramuwisata yang juga pengajar surfing di Pantai Selong Belanak, Iwan, seperti yang dikutip dari Antara, Senin (11/2).

Pria berusia 25 tahun yang sudah menekuni profesi sebagai pramuwisata sejak tiga tahun lalu ini juga menambahkan kalau kelas pemula diselenggarakan selama tiga kali seminggu dengan durasi per dua jam. Jika mahir dalam tiga kali latihan, mereka sudah bisa masuk ke tahap medium.

Tentunya untuk setiap tahap itu, ketinggian gelombang untuk berlatih bervariasi. Seperti tahap pemula bisa pada ombak ketinggian antara satu sampai dua meter. Sedangkan tahap medium sekitar tiga sampai empat meter. Sementara tahap pro di atas lima meter.

Sebenarnya, kata pria yang pernah kuliah bidang perhotelan itu, untuk tahap pemula diajarkan dahulu teknik mendayung menggunakan lengan sambil telungkup di papan selancar.

Kemudian perlahan-lahan berdiri mengatur keseimbangan saat ada gelombang. Untuk mencapai tahap medium diperlukan ketekunan dan keberanian sambil memperhitungkan kondisi ombak. “Jika sudah yakin, bisa naik ke tahap medium dari pemula,” katanya.

Di tahap medium, latihannya pindah ke Pantai Mawi yang tak jauh dari Pantai Selong Belanak. Ketinggian ombak di sana antara dua sampai empat meter. Kalau sudah pro, mereka dibawa berselancar di Pantai Bangko-Bangko, Lombok Barat, yang ketinggiannya ombaknya sekitar tujuh meter. Ombak di pantai ini masuk dalam kategori ombak surfing tertinggi di dunia.

“Saya pernah mencoba menemani surfer asal Thailand ke Bangko-Bangko, gelombangnya besar sekali,” kata pria berambut gondrong kemerahan karena sering diterpa teriknya sinar matahari setiap hari.

Pramuwisata lainnya, Robi menyebutkan kebanyakan wisatawan yang ingin belajar surfing itu didominasi oleh mancanegara. Sedangkan minat wisatawan nusantara untuk belajar selancar terhitung minim sekali. “Kebanyakan dari Jerman, Prancis, Belanda dan China,” katanya.

Mereka mengutip bayaran untuk sekali berlatih selama dua jam, sebesar Rp250 ribu per orang yang sudah termasuk dengan sewa papan selancarnya. Jika hanya ingin menyewa papannya saja Rp100 ribu.

Ombak yang menjadi magnet peselancar menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Pantai Selong Belanak. Kedatangan peselancar dan turis umum lainnya membuka lapangan kerja di kampung sekitarnya. Tercatat ada sekitar 100 pramuwisata yang merupakan putra daerah setempat.

Jika sedang ramai wisatawan, Iwan dan kawan-kawannya bisa mengajarkan sampai tiga wisatawan. “Satu hari kami bisa mengajarkan satu sampai dua wisatawan untuk bersurfing. Kebanyakan mereka hanya berlatih satu kali saja, karena kebetulan tengah berwisata ke Selong Belanak,” lanjutnya.

Bukan cuma pramuwisata yang mahir selancar, salah satu pemilik warung makan sekaligus penyewaan papan selancar, Safar, juga menikmati berkah serupa. Safar membeli papan selancar untuk pemula sekitar Rp3 juta per unit dari Bali, sedangkan untuk papan selancar kelas pro harganya bisa mencapai Rp7 juta per unit.

Papan selancar untuk pemula dan pro memang berbeda. Papan selancar pemula ukurannya lebih lebar dan terbuat dari bahan yang ada lapisan yang tidak licin. Sedangkan yang pro ukuran lebih kecil dan terbuat dari fiber.

Masyarakat di sekitar Pantai Selong Belanak berharap pemerintah melakukan promosi wisata untuk kawasannya. Mereka juga meminta pemerintah memperbaiki infrastruktur jalan yang masih memprihatinkan. “Utamanya soal promosi dan infrastruktur jalan. Jika sudah dipenuhi secara tidak langsung akan menambah pendapatan bagi masyarakat lokal serta membuka peluang kerja lebih banyak,” kata Safar. (NDY)

Kaesang Pangarep Bisnis Kuliner yang Kian Menggurita

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ibarat peribahasa buah tak jatuh dari pohonnya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep melesat menjadi pebisnis handal mengikuti jejak sang ayah, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Berbanding terbalik dengan Jokowi yang memilih dunia permebelan, Gibran dan Kaesang lebih mencintai dunia kuliner yang menurut mereka lebih menjanjikan.

Kaesang Pangarep memang memiliki segudang kreativitas yang mencuri perhatian publik. Sifatnya spontan, apa adanya dan kerap dicap sebagai sosok sederhana yang membumi. Meskipun sang ayah seorang presiden, Kaesang malah justru tampil seperti orang biasa saja malah menekuni bisnis kuliner yang sering disepelekan pengusaha.

Selama menekuni bisnis kuliner bahkan saat bepergian kemana-mana, Kaesang tidak pernah terlihat dengan pengawalan ketat dari Pampaspres. Kaesang Pangarep malah nyaman dengan dirinya yang apa adanya.

Kaesang memang jauh dari kesan glamor dan sombong. Dia lebih suka mandiri dan tidak berpangku tangan pada orang tua. Tak heran Kaesang Pangarep memiliki banyak usaha yang dijalaninya.

Bukan hanya itu, Kaesang Pangarep juga sangat aktif menjadi vlogger. Dia selalu membuat konten yang superkreatif dan sangat layak untuk ditonton. Apalagi, ia suka membuat hal-hal nyeleneh. Itu yang menjadi daya tariknya. Tak heran, Kaesang Pangarep menjadi salah satu nomine di ajang XYZ Day Awards 2018. Sebagai sosok yang mampu menghadirkan konten-konten kreatif, ia masuk dalam kategori Creator of the Year.

Berikut sejumlah bisnis Kaesang Pangarep yang kian menggurita:

1. Sang Pisang
Di usianya yang terbilang muda, Kaesang Pangarep sukses menjadi pebisnis kuliner seperti kakaknya, Gibran Rakabuming Raka. Sejak diluncurkan Desemer 2017, kini Sang Pisang telah memiliki 65 cabang yang tersebar di sejumlah daerah. Sebenarnya apa motivasi Kaesang memilih bisnis kuliner? Mahasiswa Singapore Institute of Management University ini mengaku ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak mungkin.

Pria kelahiran 1994 ini pun sebelumnya mengakui bapaknya tidak pernah memberi modal dalam bentuk uang, hanya support. “Bapak kan enggak selamanya jadi presiden. Dari dulu bapak pesan ke saya, jadi anak jangan merepotkan orangtua, harus berjuang sendiri. Bapak enggak pernah ngasih dukungan dalam bentuk uang, tapi saya selalu di-support,” ungkap Kaesang seperti dilansir dari Batamnews.co.id.

2. Sang Javas
Seakan tak mau kalah dengan Markobar dan bisnis catering milik sang kakak, Kaesang mencoba membuka peluang bisnis clothing. Dengan mengambil nama Sang Javas, pemuda kelahiran 1994 ini menyita perhatian kaum muda di media sosial. Sang Javas dilaunching sebelum bisnis kuliner Sang Pisang merebak di pasaran, yakni pada 27 Agustus 2017.

Dengan memilih tema Kecebong dalam desainnya, produk kaus ini menjadi perbincangan hangat warganet. Gambar kecebong layaknya potongan komik pada bagian depan kaos, menurut Kaesang terinspirasi dari perilaku masyarakat di media sosial.

Produksi pertama kaos ini adalah 1.000 potong. Dalam dua minggu kaos terjual sekitar 300 potong. Satu kaos dibanderol dengan harga Rp 150.000 tersedia dalam berbagai ukuran. “Kenapa memilih kecebong sebagai tokohnya? Karena kalau nanti saya milih onta atau badak, gambarnya bisa kegedean. Makanya milih kecebong yang kecil-kecil aja,” kelakar Kaesang di sela-sela peluncurun produk kaosnya di Car Free Day Solo, Minggu 27 Agustus 2017.

3. Pasta Buntel
Kejelian peluang bisnis adik Kahiyang Ayu ini akan bisnis makanan kembali dibuktikan. Bersama ketiga temannya, Kaesang mendirikan warung pasta yang dinamakan Pasta Buntel. Meski berbau khas makanan Italia, Pasta Buntel milik Kaesang ini justru sangat khas dengan cita rasa masakan Jawa. Harganya juga cukup terjangkau, berkisar Rp 17 ribu hingga Rp 20 ribu. Semua makanan yang disajikan di Pasta Buntel dibungkus dengan daun pisang. Lalu, dibakar dengan bara api yang kecil.

4. Empal Gentong

Kesukaan pada empal gentong Khas Cirebon membuat putra bungsu Presiden Jokowi ini semakin melebarkan sayapnya dalam bisnis kuliner.
Kaesang pun mengaku membuka gerai di Cirebon agar memiliki alasan untuk makan empal gentong. “Kalau saya buka durian atau dukuh ribet jualannya karena itu buah musiman,” ujar dia.

5. Bisnis Ikan Lele

Suskes dengan Sang Pisang, Kaesang Pangarep mencoba bisnis baru. Ikan lele menjadi pilihan putra ketiga Jokowi ini untuk meluaskan bisnis kulinernya. Hal ini diungkap Presiden Jokowi saat menghadiri Festival Terampil Jakarta, pada Sabtu, 9 Februari 2019.

“Anak saya (Kaesang Pangarep) mulai belok lagi, ‘Pak sekarang saya bisnis lele’, Ini apalagi? Hitung-hitugannya seperti apa? Waduh ini lebih gede lagi, lele itu demandnya banyak sekali, tapi suplainya sedikit,” ungkap Jokowi.

Dia pun menyelipkan sebuah pesan pada Kaesang, bahwa mengurus hewan bernyawa bukan hal mudah. “Kalau tangannya tidak dingin bisa mati semua sehari, untung gede, risiko juga gede,” kata Jokowi mengingatkan sambil berpesan agar anak muda tidak merasa rendah diri saat baru memulai usahanya. (NDY)

Tren Fesyen Pria: Sporty Look dan Free Style

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Menjadi keren, kekinian, dan fashionable adalah kebanggaan tersendiri bagi seseorang. Sehingga, tak heran jika pergerakan dunia fesyen pun menjadi sedemikian dinamis. Seperti di tahun 2019 ini. Sejumlah desainer Indonesia maupun dunia sudah mengeluarkan produk baru mereka untuk menjawab tantangan tren tadi.

Salah satunya adalah desainer Indonesia, Ivan Gunawan. Pria yang akrab disapa Igun ini mengeluarkan berbagai produk yang menonjolkan sporty look dari sisi seorang pria. “Aku lihat individu sudah mengetahui karakter style-nya. Jadi kalau dilihat gaya apa yang ngetren dan jadi pilihan berpakaian, aku lihat sih sporty look.” papar Ivan di Bandung seperti dilansir Kompas.com, Senin (11/02/2019)

“Lebih cuek, sporty look, sweater, celana robek-robek, unsur olahraga, tapi bisa di-combine dengan sesuatu yang glam, jadi look-nya seperti itu. lebih banyak free style,” tambah dia.

Namun untuk orang yang suka berdandan rapi, perpaduan pakaian tersebut bisa membuat penampilan mereka menjadi semakin rapi. “Udah ga ada lagi back to 70, 60, aku sih ga buat yang kayak gitu. Aku buat yang dibutuhkan orang-orang, seperti jualan makanan,” ucap dia.

Setidaknya terdapat empat gaya busana yang bisa dipadupadankan:

Pertama: smart look, busana formal, namun pas dipakai untuk bekerja di kantor maupun hang out.

Kedua : casual daily, baju dengan lengan pendek untuk acara yang lebih santai, sekaligus bisa dipakai sebagai busana kerja yang lebih casual. “Smart casual daily ini pake kerah biasa hanya size-nya lebih kecil agar kekinian. Udah ga ngetren kalo pake kerah besar,” ucapnya saat menerangkan kemeja bernuansa hitam putih yang dikenakan peraga. “Kalau pengen liburan, casual daily bisa dipadupadankan dengan celana pendek putih, atau chinos pendek putih atau coklat,” tambahnya.

Ketiga : koffie (koko office), perpaduan baju koko yang santun digunakan untuk ibadah di hari Jumat, dan keren saat dipakai ke kantor.

Keempat: sporty. T-shirt bergaya distro dan polo shirt, kemeja lengan pendek, kemeja lengan panjang, jaket, celana jogging, celana 7/8, dan celana longgar. “Itu menjadi koleksi yang memberikan banyak opsi kepada pria yang ingin tampil modern, tanpa kehilangan gaya personalnya,” ucapnya.

Yang terpenting, sambung Ivan, pintar memadupadankan. Namun demikian, Ivan merasa hal itu tidak perlu dikhawatirkan, sebab baju-baju ready to wear kini sudah sangat mudah dipadupadankan. “Bisa dipadu dengan jins, chinos, bahkan celana bahan sekali pun. Sangat mudah diaplikasikan,” ucap dia.

Itu pula yang membuat Ivan tidak menggunakan model sebagai ikon pakaiannya. Justru menggunakan pekerja sipil yang biasa membangun jembatan ataupun gedung sebagai ikon dari rancangannya kali ini. “Model dipakein baju apa pun pasti keren. Tapi kalau dari orang awam yang kita dandanin dan jadi panutan, itu yang aku pengen,” cetus dia. (NDY)