Konser di Jakarta, Ed Sheeran Ajak ONE OK ROCK dari Jepang

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Penyanyi solo, Ed Sheeran menggelar konser tur dunia bertajuk Ed Sheeran Divide World Tour 2019. Indonesia menjadi salah satu negara yang akan disinggahi. Konser di Jakarta akan diselenggaran pada Jumat, 3 Mei 2019.

Konser tersebut diselenggarakan AEG Presents, PK Entertainment dan Sound Rhythm. “Konser tersebut akan dihelat di Gelora Bung Karno,” demikian keterangan pers yang diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (15/02/2019).

Saat konser di Jakarta, Ed Sheeran mengajak Grup Band Rock asal Jepang, One Ok Rock, yang tampil sebagai supporting act dalam konser Ed Sheeran Divide World Tour 2019 Jakarta.

Sebelum Ed Sheeran tampil, One Ok Rock akan beraksi terlebih dulu. Band rock yang dibentuk pada 2005 ini begitu cepat meroket. Sepak terjang One Ok Rock melesat menjadi band rock paling populer karena konsernya sangat sukses, seperti penampilannya di ‘Nippon Nudokan Live’ medio 2010, ‘Yokohaama Stadium Live’ (2014) dan arena besar lainnya pada 2013 dan 2015.

Pada 2017, One Ok Rock tampil di acara penghargaan ‘Alternative Press Music Awards’ dan dinobatkan sebagai ‘Artis Pendatang Terbaru Terbaik’ (Best Break Through Artist) dan mereka tampil di sampul Majalah Rock Sound di Jepang hingga dijuluki sebagai ‘Band dengan Penampilan Terbaik’ (The Best Live Performance).

Saat ini Ed Sheeran sedang menyelesaikan konser tur dunianya Divide di kawasan Amerika Utara. Memang bukan hanya sukses di dunia rekaman, Ed Sheeran juga menjadi penyanyi konser yang paling di tunggu dan diminati. Saat tur musim panas lalu di Inggris, Ed Sheeran berhasil menghibur lebih dari 1,1 juta orang, termasuk konser 4 hari berturut-turut di Stadion Wembley, London.

Catatan tersebut menjadikannya sebagai penyanyi solo terbesar (tanpa band) pertama di daratan Inggris! Ed Sheeran –dinobatkan sebagai penyanyi dunia dengan penjualan terbesar oleh (IFPI)– telah merilis album ketiga dan memenangkan penghargaan Grammy untuk album ‘÷’ (dibaca: Divide) yang di rilis Maret 2018.

Sebagai pencipta lagu masa kini, Ed Sheeran selalu berhasil mengungguli tangga lagu di berbagai negara di dunia sejak merilis albumnya. Album Devide yang terjual lebih dari 15,5 juta keping di seluruh dunia hingga saat ini, telah menelurkan banyak single hits, seperti Shape of You, menjadi lagu dengan penjualan terbesar ketiga sepanjang sejarah di Inggris dan lagu terbesar yang didengarkan di Spotify hingga kini.

Lagu hits lainnya, seperti Castle on the Hill, Galway Girl, termasuk Perfect dan Happier yang menjadi lagu nomor satu di Inggris untuk lagu menyambut musim Natal 2017. Ed Sheeran telah berhasil merilis album dengan penjualan 10 juta keping album untuk album ‘+’ (dibaca: Divide) pada tahun 2011 berhasil menjadi penjualan single terbesar di UK untuk lagu The A Team.

Pada 2014, ia kembali dengan album kedua ‘x’ (baca: Multiply) yang juga mendapat sambutan baik, dan menelurkan single hit Thinking Out Loud. Album ‘x’ meraih peringkat teratas di daratan Eropa dan namanya dinobatkan sebagai penyanyi solo terbaik dengan penjualan terbesar sepanjang sejarah oleh perusahaan resmi tangga lagu dunia – albumnya saat ini telah meraih penghargaan 90 kali penghargaan Platinum dan terjual lebih dari 16,5 juta keping di seluruh dunia.

Ed Sheeran telah dianugerahi penghargaan MBE atas jasanya di dunia musik dan aktivitas amal yang telah dilakukannya pada akhir 2017. Beberapa penghargaan yang sudah diraih pria 27 tahun ini adalah 4 kali Grammy Awards, 4 kali penghargaan Ivor Novello, 5 kali penghargaan dari BRIT Awards, 6 kali penghargaan dari Billboard Awards.

Harga tiket konser Ed Sheeran di Jakarta, dibagi dalam enam kategori, yakni kategori Purple Rp 550 ribu, Orange Rp 850 ribu, Green Rp 1,250 juta, Blue 1,6 juta, Yellow Rp 2,1 juta, dan Rp Pink 2,6 juta. Harga tersebut belum termasuk pajak 15 persen dan biaya administrasi 3 persen. Tiket konser Ed Sheeran bisa dibeli di Tokopedia dan website edsheeranjakarta.com.

Promotor Ed Sheeran melarang membeli tiket di calo agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Misalnya harga yang tidak wajar atau kelewat mahal, sampai penipuan. Di hari konser dan setibanya di Gelora Bung Karno, setiap pemegang tiket wajib membawa identitas diri yang sesuai dengan nama yang tertera pada tiket masuk. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Nadine Chandrawinata: Pelancong Harus Cerdas Siasati Harga Tiket Pesawat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Artis Nadine Chandrawinata yang gemar traveling memberi solusi terkait kenaikan harga tiket pesawat domestik juga keharusan membayar bagasi. Persoalan itu harus disikap bijak dan para pelancong bisa tetap berwisata menjadi smart traveller.

“Iya betul harga tiket pesawat 30 persen lebih mahal, dampaknya pun membuat masyarakat kita syok. Hal itu juga pasti memberikan pemikiran lebih kepada para traveller untuk melakukan perjalanan atau tidak. Namun, saya rasa itu tidak menghentikan para traveller untuk travelling. Sebaliknya, justru kondisi ini bisa lebih menantang mereka untuk menjadi smart traveller,” lontar mantan Putri Indonesia tahun 2015.

Smart traveller yang dimaksud, lanjut wanita kelahiran Hannover Jerman 8 Mei 1984 ini, adalah seseorang yang bisa mencari jalan alternatif untuk mendapatkan tiket serta akomodasi yang murah. Caranya seperti, mencari waktu keberangkatan yang tepat, menjadi member maskapai agar mendapat harga spesial, pesan tiket melalui travel agent, atau terbang dengan rute transit.

“Hal itu akan mengurangi cost yang cukup besar. Terutama untuk para traveller, yang memiliki waktu jalan-jalan dalam jangka waktu panjang,” papar Nadine yang pernah mengikuti ajang Miss Universe 2006 dan meraih juara kedua untuk Budaya Nasional Terbaik dan Putri Persahabatan.

Kemudian, untuk persoalan bagasi berbayar, Nadine yang pernah menjadi produser dalam film The Mirror Never Lies ini, melihatnya dari dua sisi mata uang. Dari satu sisi, kebijakan ini memberikan manfaat lebih dan menolong keuangan maskapai. Di satu sisi lain, bagasi berbayar juga mendorong para pelancong untuk tidak semena-mena membawa barang yang berlebih.

“Soal biaya bagasi, di luar negeri itu sudah memang sudah kena charge sendiri, dan mungkin Indonesia juga mau mencoba hal tersebut, demi menolong keuangan di maskapai itu. Dampak ada, tetapi semoga masyarakat bisa menyesuaikan dan mengerti jika sedang diberikan penjelasan oleh pemerintah atas perubahan kebijakan tersebut,” terangnya seperti dilansir laman Beritasatu.com, Kamis (14/02/2019).

Dirinya pun yakin, segala kebijakan dan keputusan dari pemerintah pasti telah memperhatikan dan menimbang segala dampak positif dan negatifnya untuk masyarakat luas. “Sudah pasti ada strateginya, bagaimana membuat masyarakat nyaman akan adanya kenaikan dan penurunan ini,” tukas mantan presenter Hidden Paradise, Kompas TV (2011-2013) dan My Trip My Adventure, Trans TV (2014-2018). (NDY)

Wouw, Pariwisata Yogya Tak Terdampak Harga Tiket Pesawat

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: DINAS Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta meyakini tingginya harga tiket penerbangan, tidak berdampak secara signifikan terhadap kunjungan wisata di DIY. Pasalnya, Yogyakarta memiliki daya tarik yang luar biasa, sehingga keinginan untuk megunjungi Yogyakarta itu tidak akan terganggu dengan harga tiket.

Selain itu, untuk mencapai Yogyakarta tersedia banyak pilihan moda transportasi, sehingga menuju Yogyakarta tidak harus dengan pesawat terbang. “Akses menuju Yogyakarta ini cukup mudah, sehingga kalau pun wisatawan yang ingin berkunjung ke Yogyakarta itu tidak harus dengan pesawat terbang. Banyak pilihan,” papar Kepala Dinas Pariwsata Daerah Istimewa Yogyakarta Singgih Rahardjo,

Membandingkan dengan Bali, Singgih menuturkan, dampak tingginya harga tiket pesawat terbang akan terasa di Bali, karena akses menggunakan transportasi darat menuju ke Bali bisa lebih lama. “Menuju Bali, orang lebih banyak menggunakan pesawat terbang karena lebih mudah,” katanya.

Karena itu, lanjutnya, menghadapi tingginya harga tiket pesawat terbang itu, Yogyakarta justru berharap akan mendapat limpahan lebih banyak kunjungan wisata. Namun ia juga tidak menampik bahwa harga tiket pesawat terbang juga perlu diantisipasi agar tidak mengganggu target kunjungan wisata 2019.

Target kunjungan wisatawan ke Yogyakarta pada 2019 ini baik wisatawan Nusantara maupun mancanegara sebesar 5,9 juta. Meski demikian, ia mengakui, hingga saat ini, belum ada laporan yang menyebutkan menurunnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Seperti dilansir mediaindonesia.com, Kamis (14/02/2019), dilanjutkan untuk mengantisipasi itu akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk dengan PHRI, ASITA dan lainnya.

Sementara Kabupaten Sleman akan menggelar kegiatan Sleman Hebat. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memikat para wisatawan untuk berkunjung ke Sleman. “Kegiatan ini merupakan bagian dari Jogja Heboh,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani.

Ia menjelaskan, kegiatan ini sengaja dilakukan pada low season kunjungan wisatawan. Harapannya, pada musim sepi kunjungan ini akan menjadi hidup dan Februari tidak lagi menjadi low season. Sleman Hebat ini akan digelar di Taman Kuliner Condongcatur. (NDY)

Mastercard Love Index: Masyarakat Asia Semakin Romantis Saat Merayakan Hari Valentine

this formate

Bunga mawar identik dengan perayaan Valentibe Day ( foto: www.Pinterest.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Studi terbaru Mastercard menunjukkan bahwa masyarakat Asia melakukan pengeluaran 33% lebih banyak dibandingkan tahun 2016 untuk menciptakan momen romantis terbaik di Hari Valentine, demikian ungkap rilisnya, hari ini.

Studi itu, Mastercard Love Index 2019 mengungkap bahwa wilayah Asia Pasifik memimpin wilayah-wilayah lain di seluruh dunia dalam hal peningkatan jumlah pengeluaran untuk hal-hal romantis di Hari Valentine.

Hal ini terlihat dari total pengeluaran untuk hal-hal romantis selama periode Hari Valentine yang meningkat sebesar 33% sejak tahun 2016, dan jumlah transaksinya yang meningkat sebesar 37%. Di sisi lain, total pengeluaran untuk hal-hal romantis di Amerika Serikat turun sebesar 8% di periode yang sama.

Laporan tahunan Mastercard Love Index dibuat dengan menganalisa transaksi kartu kredit, debit dan prabayar selama tiga tahun (mulai dari 11 Februari 2016 sampai 14 Februari 2018).

Istilah pengeluaran untuk hal-hal romantis merepresentasikan seluruh transaksi selama periode Hari Valentine yang mencakup kategori restoran, hotel, transportasi, buku dan catatan, perhiasan, dan alat tulis.

Tiga negara Asia Pasifik dengan tingkat lonjakan tertinggi dalam pengeluaran untuk hal-hal romantis adalah:
Tiongkok (88%), Jepang (68%), Hong Kong (62%)

Menariknya, 29% dari orang Asia, yang merupakan persentase terbesar, menunggu hingga menit terakhir untuk membeli hadiah spesial di tanggal 14 Februari. Namun, kurangnya perencanaan ini tidak berlaku pada konsumen-konsumen di Tiongkok, di mana 40% transaksi dilakukan pada tanggal 12 Februari.

Transaksi pembelian hadiah di menit terakhir kemungkinan terjadi karena banyak orang Asia yang pergi membeli hadiah mereka sendiri (86%) dibandingkan berbelanja online (10%).

Dalam hal memanjakan pasangan di Hari Valentine, orang Asia masih percaya bahwa untuk memikat hati seseorang adalah melalui perut mereka. Di tahun 2018 lalu sedikitnya 68% transaksi Valentine dilakukan di restoran.

Hal ini juga merepresentasikan kenaikan jumlah transaksi di restoran sebesar 41% selama tiga tahun terakhir. India merupakan negara dengan jumlah transaksi di restoran terbanyak, dengan kenaikan total pengeluaran sebesar 54%

Orang Asia juga berupaya untuk memanjakan pasangan melalui pengalaman yang tak terlupakan. Data Mastercard menunjukkan jumlah transaksi untuk akomodasi hotel meningkat sebesar 27%.

Di dua negara terbesar Asia Pasifik, Tiongkok dan India, transaksi hotel meningkat masing-masing sebesar 142% dan 73%. Sementara sebagian besar orang Asia terus melakukan transaksi untuk moda transportasi, Filipina mencatat peningkatan tertinggi dalam transaksi transportasi di tahun 2018 yaitu sebesar 164%, dan Australia mengalami penurunan terbanyak yaitu sebesar 66%.

Pertumbuhan jumlah pengeluaran untuk hadiah-hadiah klasik, seperti buket bunga dan perhiasan, menunjukkan bahwa hadiah-hadiah klasik ini terus menjadi ekspresi cinta dan kasih sayang yang kuat di Asia.

Keseluruhan pengeluaran untuk bunga telah meningkat sebesar 89% pada tahun 2018 dibandingkan 2016, dan transaksi untuk perhiasan meningkat sebesar 32% sejak tahun 2016.

sedikitnyanya,  kebiasaan pengeluaran konsumen di wilayah Asia Pasifik Selama Hari Valentine (2016-2018), untuk wilayah Asia Pasifik mengalami kenaikan pengeluaran untuk hal-hal romantis sebesar 33% dari tahun 2016 ke 2018 dan volume transaksinya meningkat sebesar 37%.

Peningkatan pada total pengeluaran dan jumlah transaksi juga terlihat di seluruh kategori pembelian, dengan peningkatan paling signifikan terjadi pada pembelian bunga: 89% lebih tinggi dari total nilai pengeluaran pada tahun 2016 dan 73% peningkatan jumlah transaksi.

Jumlah transaksi dalam pembelian jasa transportasi (mobil, kereta, pesawat, dsb.) mengalami kenaikan sebesar 25% pada tahun 2018. Jumlah tranksaksi ini berkontribusi sebesar 24% dari keseluruhan total pengeluaran selama periode Hari Valentine.

Mayoritas (29%) transaksi terjadi pada Hari Valentine sendiri dengan total 5,8 juta transaksi. Penggunaan metode transaksi contactless meningkat sebesar 60% dengan total nilai transaksi meningkat sebesar 63%. Jumlah transaksi e-commerce meningkat sebesar 32% dari periode Hari Valentine tahun 2016 dan 2018.

101 Travel Sketch, Kenalkan Sketsa Indonesia ke Dunia

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Sektsa Seni Internasional memilik Bali sebagai tuan rumah kegiatan lokakarya, seminar, lokasi melukis sketa sekaligus pameran seni sketsa bertaraf internasional. Event yang pertama kali di Indonesia bertajuk 101 travel sketch, untuk mengenalkan wisata nusantara ke dunia.

101 Travel Sketch Bali International Edition yang digelar PHM Hospitality Didukung oleh The Heaven Suites Bali Berawa, The Heaven Bali Seminyak, Frii Bali Echo Beach, Fontana Hotel Bali, a PHM Collection dan sketchwalker, bakal diselenggarakan di Seminyak Bali, pada 1hingga 3 Maret 2019.

Event ini diisi para sketcher internasional dan nasional yakni Paul Wang yang berkolaborasi dengan William Sim, Don Low, Rudy AO, Irwan IWE, LK Bing, Sheila R. Putri dan Nadia Mahatmi. Artis muda Melly Mono dan Stan Isakh juga bergabung pada acara 101 Travel Sketch selama tiga hari pelaksanaan acara.

Para sketcher internasional dan nasional tersebut akan memberikan berbagai lokakarya tentang teknik baru, perspektif baru dan memperkaya hubungan dengan peserya lainnya selama acara berlangsung.

“Event 101 Travel Sketch Bali International Edition sebelumnya sudah diselenggarakan di 5 kota yakni Bogor, Jogjakarta, Bandung, Malang dan Jakarta. Dan kini Bali menjadi tuan rumahnya untuk skala internasional,” papar President Director PHM Hospitality Mira Boma sebagai penggagas dan manajemen acara dalam keterangan resminya, Kamis (14/02/2019).

Bali sendiri menjadi kota keenam penyelenggaran acara sketsa ini. Berbeda dengan kota lainnya, di Bali acara digelar dengan bertajuk sketsa seni internasional dan dikhususkan sebagai ajang promosi pariwisata. “Orang itu kebanyakan kenal Bali tetapi gak kenal Indonesia,” sambungnya.

101 Travel Sketch sendiri akan digelar selama tiga hari. Pada hari pertama, ada beberapa lokasi yang akan menjadi tujuan sketsa yakni Pantai Berawa, Pura Perancak, dan Desa Nelayan.

Hari kedua, peserta akan diajak menuju Ubud dan bergabung dengan lokakarya di Puri Ubud, Pasar Seni Ubud, Pasar Saraswati, Museum Puri Lukisan, dan Subak Juwuk Manis.

Hari Ketiga agenda terkahir, peserta pada hari ketiga akan diajak untuk menikmati keindahan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan membuat sketsa di tempat tersebut. Juga digelar Fun-Auction atau lelang informal dan Sketch Exchange atau pertukaran sketsa di GWK. Dana yang digalang dalam lelang tersebut akan disumbangkan untuk tujuan kemanusian khusus.

Mira memasang target 700 peserta yang mengikuti acara ini, termasuk didalamnya wisatawan luar negeri. Jumlah ini terhitung lebih besar dari penyelenggaraan acara serupa yang digelar di lima kota sebelumnya dengan peserta hanya sekitar 200 hingga 350 sketchers saja.

Saat ini, wisatawan luar negeri yang telah mendaftar mulai dari Singapura, Malaysia, Filipina, China, hingga Australia. “Event ini sangat potensial untuk mengenalkan Indonesia keluar, kita sampai dibuatkan website versi China saking antusiasnya mereka,” katanya. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Diguncang Mogok, Penerbangan di Bandara Brussels Dibatalkan

this formate

BRUSSELS, bisniswisata.co.id: Semua penerbangan masuk dan keluar dari Belgia dibatalkan sampai Rabu (13/2) tengah malam. Pembatalan lantaran pekerja angkutan umum menggelar aksi mogok 24 jam. Semua sektor, mulai dari transportasi publik, pengumpulan sampah, layanan pos, rumah sakit dan pusat perdagangan ikut terpengaruh.

Otoritas lalu lintas udara Belgia mengatakan, pihaknya terpaksa menutup wilayah udara negara itu antara hari Selasa jam 10 malam sampai hari Rabu jam 10 malam waktu setempat. Demikian dilansir laman DW.com, Kamis (14/02/2019).

Aksi mogok massal di Belgia, yang menjadi markas besar Uni Eropa dan NATO dilancarkan serikat buruh yang menuntut upah lebih tinggi. Pemogokan dilakukan sebagai tanggapan atas gagalnya negosiasi upah. Serikat buruh menolak tawaran kenaikan upah 0,8 persen untuk periode 2019-2020, dengan alasan tawaran itu terlalu rendah.

Organisasi pengawas lalu lintas udara Belgia, Skeyes, mengatakan dalam sebuah pernyataan, karena ada ketidakpastian soal kehadiran personal, mereka memutuskan menutup ruang udara “untuk menjamin keselamatan lalu lintas udara.”

Di bandara Brussels, semua penerbangan masuk dan keluar Belgia untuk hari ini dibatalkan. Maskapai penerbangan Jerman TUI fly yang mengoperasikan penerbangan ke Belgia dari bandara Prancis dan Belanda terdekat mengumumkan pembatalan seluruh penerbangan.

Semua penerbangan melewati ruang udara Belgia di bawah ketinggian 8.000 meter tidak diijinkan. Di atas ketinggian itu, semua pesawat terbang yang melalui wilayah Belgia akan dikendalikan oleh pusat kendali di kota Maastricht, Belanda.

Kereta api Belgia dan sistem transportasi publik lainnya mengalami gangguan parah selama aksi mogok. Beberapa jaringan kereta internasional seperti kereta Eurostar, Thalys dan SNCB juga turut terpengaruh. Brussels akan menjadi tuan rumah pertemuan para menteri pertahanan negara anggota hari Rabu, disertai para pejabat militer aliansi transatlantik itu.

Seorang pejabat NATO mengatakan, pertemuan itu tetap akan berlangsung. “Kami tidak melihat adanya dampak besar pemogokan bagi pertemuan itu,” katanya. (NDY)

Terobosan Baru SnowBay, Gabungkan Wisata Air dan Entertainment

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: SnowBay Waterpark TMII Jakarta Timur melakukan terobosan baru pada tahun 2019. Langkah baru itu, mulai memperluas cakupan bisnisnya. SnowBay akan menjadi Waterpark pertama di Indonesia yang menggabungkan konsep wisata air dengan entertainment atau hiburan.

Generasi terbaru dari Snowbay atau SnowBay 2.0 tentunya akan menyuguhkan beragam hiburan baru bagi masyarakat. Dimulai dengan dibangunnya Sirius Hall. Ini merupakan fasilitas terbaru SnowBay yang diresmikan pada Desember 2018, papar Public Relations SnowBay Nurusyifa dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (14/02/2019).

Sirius Hall, lanjut Syifa – panggilan akrabnya, adalah bangunan menyerupai mini concert hall dengan kapasitas 80-100 orang. Tentunya Sirius Hall nantinya akan menjadi wadah ataupun rumah bagi para seniman tanah air, khususnya para seniman Indie.

Mereka yang berbakat, namun belum pernah mendapat kesempatan merasakan atmosfer sebuah konser, kini dapat tersenyum lebar. Sebab, SnowBay melalui Sirius Hall, akan menjadi langkah awal mereka untuk meraih impian di bidang seni, paparnya.

Dilanjutkan, SnowBay 2.0 juga memiliki program yang siap untuk dijalankan. Di antaranya yakni SBTV, IG Radio, Music Concert, Drama Musical hingga Teater 4 dimensi. “Fasilitas baru, dengan harapan baru. SnowBay memang tidak mau menjadi waterpark yang biasa-biasa saja. Untuk itulah kami hadir dengan langkah baru, yaitu SnowBay 2.0,” lanjutnya.

Dengan begitu, SnowBay akan menjadi pionir waterpark yang menggabungkan wisata air dengan hiburan. Semoga masyarakat dapat merasakan manfaatnya dengan maksimal, harapnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Tips Sebelum Traveling

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Liburan merupakan aktivitas yang paling dinantikan oleh setiap orang. Selain keluar dari rutinitas kerja, berlibur dapat dimanfaatkan untuk mengunjungi destinasi baru atau yang telah direncanakan sebelumnya.

Menjelajahi berbagai situs dan tempat baru tentu merupakan pengalaman yang sangat asik. Namun begitu beberapa hal harus tetap diperhatikan agar liburan Anda berjalan dengan lancar dan menyenangkan.

Berikut beberapa tips sebelum melakukan sebuah perjalanan wisata menurut traveler Riyanni Djangkaru seperti diunduh laman Bisnis.com:

#. Melakukan Riset

Riset menjadi hal yang cukup penting sebelum melakukan perjalanan wisata, apalagi di tempat baru. Mendapatkan referensi perjalanan, tempat makan dan lokasi wisata terkenal dapat Anda temukan melalui riset sederhana di internet. Jangan sungkan untuk bertanya pada orang yang pernah ke suatu destinasi agar Anda dapat mempersiapkan berbagai kebutuhan dan mengatur pengeluaran.

#. Siapkan Fisik

Selama berlibur biasanya akan lebih banyak menguras tenaga dan menguji fisik dibandingkan dengan biasanya. Kesiapan fisik sangat dibutuhkan agar rencana ke beberapa tempat dapat dilewati dengan menyenangkan. Biasakan pula untuk sedikit berolahraga sebelum liburan. Hal ini akan memberikan pengaruh agar tidak terlalu lelah saat berlibur.

#. Menyiapkan Jadwal Per Jam

Setelah fisik disiapkan, tentu beberapa destinasi atau tempat yang akan dikunjungi harus diatur. Riyanni mengatur jadwal kegiatan saat berlibur per jam. Pasalnya jika jadwal meleset maka destinasi yang semula menjadi tujuan untuk dikunjungi malah tidak tercapai. Usahakan untuk mengatur waktu dengan baik serta disiplin saat memulai wisata.

#. Perhatikan Cuana Tujuan Wisata

Memastikan cuaca di lokasi wisata memang dibutuhkan guna menyesuaikan dengan pakaian yang akan dibawa. Terlebih bagi Anda yang berlibur ke luar negeri, memperhatikan cuaca di negara tujuan adalah hal utama agar tidak salah membawa pakaian. Pasalnya di sejumlah negara seperti Eropa mengalami perubahan cuaca sebanyak 4 kali selama satu tahun. Berbeda dengan Indonesia hanya dua kali perubahan cuaca tiap tahun.

#. Memperhatikan Tata Krama
Sebelum memulai perjalanan, agaknya Anda pelu mengetahui bagaimana adat dan budaya suatu daerah atau negara. Menyesuiaikan dengan wilayah yang dikunjungi sangat disarankan untuk mendapat simpati warga sekitar atau tidak mendapat masalah saat tiba tempat tujuan. (NDY)

Kuliner Indonesia Bikin Obama, Katy Pery, Park Bo Gum Jatuh Cinta

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kuliner khas Indonesia, memang enggak perlu diragukan lagi. Beranekaragam jenis kuliner tersedia sangat melimpah. Mulai dipanggang, digoreng, dikukus, direbus pun tersedia. Mulai

Dan tahukah Anda? Penggemar kuliner makanan khas Indonesia ternyata bukan hanya datang dari dalam negeri aja lho, melainkan datang dari segala penjuru

Bahkan hingga orang penting kelas dunia, seperti mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, penyanyi Katy Pery dan selebriti Korea Selatan Park Bo Gum, Lee Min Ho, juga vokalis Vertical Horizon, Matt Scannell jatuh cinta.

Selain itu, beberapa makanan khas Indonesia juga dinobatkan sebagai jajaran makanan terenak di dunia. Salah satunya rendang, makanan khas Sumatera Barat ini berada di posisi pertama dalam daftar makanan terenak di dunia.

Lantas, selain rendang, makanan khas Indonesia apalagi ya yang digemari orang terkenal kelas dunia itu? Daripada penasaran dan menerka-nerka, yuk simak rangkumannya:

#. Sate ayam

Wow, daging ayam yang ditusuk kemudian diolah dengan cara dibakar, dan dihidangkan dengan bumbu kacang atau bumbu kecap, siapa suka? Kalau Anda salah satu penggemar sate ayam, sama dong dengan Park Bo Gum, salah satu actor tampan asal Korea itu lho, tahu kan? Pasalnya, bukan hanya menyukai sate ayam abang-abang pinggir jalan, Park Bo Gum juga membuat warganet klepek-klepek saat dirinya mengunjungi Indonesia 2007 silam dan berburu durian di Jakarta. Wah, mantul!

#. Nasi goreng
Nasi goreng bisa dibilang menjadi makanan yang sangat mudah dijumpai di banyak tempat, dari yang dijual dengan gerobak di pinggir jalan hingga yang bisa disantap di restoran mewah sekalipun. Sebab cita rasanya yang lezat, nasi goreng menjadi favorit mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama lho. Selain Obama, ternyata Lee Min Ho, dan Katy Pery juga salah satu penggemar berat nasi goreng! Merujuk kabar dari MoneySmart (11/2/2019), setiap menggelar konser di Indonesia, nasi goreng selalu menjadi menu wajib buat Katy Perry.

#. Gado-gado
Makanan Indonesia selanjutnya adalah gado-gado. Beranekaragam sayuran yang dibaluri bumbu kacang ini juga memikat hati kalangan orang terkenal dunia lho. Bukan cuman orang Indonesia saja, vokalis Vertical Horizon, Matt Scannell juga sangat tergila-gila dengan kelezatan gado-gado. Bahkan, pria berusia 48 tahun ini mengaku ingin tinggal di Indonesia karena sangat menyukai gado-gado. Wah, segitunya ya!

#. Mie ayam
Makanan khas Indonesia lainnya yang jadi menu favorit orang terkenal di dunia adalah mie ayam. Ya, mie ayam jadi makanan kesukaan Yesung, salah satu personil boyband Super Junior saat berkunjung ke Indonesia tahun 2015 silam. Bahkan, dirinya enggak segan-segan lho buat menyantap mie ayam di pinggir jalan.

#. Mie instan
Selain anak kos, ternyata orang terkenal di dunia juga gemar makan mie instan saat ke Indonesia. Salah satunya, artis cantik Moon Geun Young. Hal tersebut terbukti dari unggahan artis asal Negeri Ginseng itu di akun Instagram pribadinya. Pemain drama Korea “The Village: Achiara’s Secret” ini mengunggah foto beberapa mie instan asal Indonesia. (NDY)

Disayangkan Pemerintah Tak Serius Kelola Pariwisata Balikpapan

this formate

BALIKPAPAN, bisniswisata.co.id: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyayangkan pemerintah daerah (Pemda) tak serius menggerakan sektor pariwisata di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), jika ingin memiliki sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari pariwisata yang ingin meningkat. Saat ini okupansi hotel di Balikpapan menurun karena sepinya kunjungan wisatawan.

“Selama ini Pemerintah Kota Balikpapan belum banyak menunjukkan rencana kerja atau rancangan pembangunan pariwisata di kota minyak ini. Pariwisata seperti apa yang mau ditampilkan di Balikpapan? Membangun infrastruktur untuk pariwisata juga tak semudah yang dipikirkan. Apa pariwisata yang bisa dijual di Balikpapan?,” kata Ketua PHRI Balikpapan Sahmal Ruhip di Balikpapan, Rabu (13/2/2019).

Menurut Sahmal, seperti dilasnir Bisnis.com, awal tahun ini bisnis hotel di Balikpapan mengalami kelesuan yang cukup signifikan karena berkurangnya wisatawan yang datang ke Balikpapan. Turunnya okupansi ini juga menjadi keprihatinan PHRI secara nasional akibat tingginya biaya tiket pesawat. Permasalahan tersebut sempat dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (11/2/2019) lalu.

Sahmal menilai, kenaikan harga tiket pesawat tidak hanya berimbas pada menurunnya okupansi penumpang tetapi juga okupansi barang. Pasalnya, pelaku usaha masih terbebani dengan tingginya bagasi yang dikenakan.

Akibatnya, selain bisnis perhotelan yang melesu, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Kota Balikpapan juga mengalami kendala pengiriman ke daerah lain. Sehingga, profit yang ditargetkan bisnis UMKM semakin tidak tercapai. Alhasil, sektor ekonomi kreatif di Balikpapan juga cenderung stagnan.

“Kehadiran biaya bagasi itu juga membuat saya mendapat info okupansi hotel di Balikpapan awal tahun ini menurun. Jadi lebih sepi. Orang yang datang ke Balikpapan pun tak mau banyak belanja, sebab tidak mau bayar bagasi,” terang Sahmal.

Selain karena tingginya harga tiket, kurangnya perhatian Pemkot Balikpapan terhadap pariwisata, Sahmal juga menilai ada faktor beralihnya penumpang menuju Kaltim yang biasanya melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan kini beralih ke Samarinda, melalui Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto. “Jadi kehadiran APT Pranoto ini mempengaruhi bisnis transportasi, tetapi juga bisnis hotel di Balikpapan,” papar Sahmal.

Serangkaian masalah itu, kata Sahmal, masuk dalam pembahasan Rakernas PHRI yang ke-IV. Adapun komitmen anggota PHRI Balikpapan pasca Rakernas PHRI ke-IV adalah mendorong Pemerintah Kota Balikpapan untuk serius merancang pembangunan sektor pariwisata.

Selain itu, anggota PHRI mengimbau perlunya bantuan dana pengembangan pariwisata ke pemerintah pusat apabila dari bobot APBD tingkat kota dan provinsi tidak mencukupi.

Balikpapan memiliki sejuta pesona dan panaroma alam yang menakjubkan dan masih banyak yang tersembunyi, sehingga masih banyak orang yang belum mengetahui akan keindahan dan tempat keren yang ada di Balikpapan. Balikpapan punya banyak Spot objek wisata keren, mulai dari Situs budaya, situs bersejarah, spot foto foto kekinian sampai air terjun yang sangat memanjakan mata.

Obyek wisata Balikpapan antara lain: Taman Bekapai, Caribbean Island Water park, Hutan Mangrove Balikpapan, Wana Wisata Balikpapan, Tugu Australia, Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA) Balikpapan, Kebun Raya Balikpapan, Danau Cermin Lamaru, Bukit Alpha, Pantai, Pantai Kemala. Pantai Manggar Segarasari, Pantai Lamaru, Pantai Batu, Pantai Monpera. Pantai AURI Sepinggan. Pantai Sepinggan. (NDY)