Tabrak Undang-undang, Tax Refund bagi Wisman Dibatalkan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kebijakan pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau tax refund bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang berbelanja di Indonesia yang diusulkan Kementrian Pariwisata (Kemenpar), terpaksa dibatalkan. Pembatalan oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu) itu, karena kebijakan pengembalian PPN itu menabrak Undang-undang (UU) yang berlaku.

Sebelumnya Kementerian Pariwisata mengusulkan revisi sistem pengembalian pajak untuk wisatawan asing (tax refund), Tujuannya agar dapat menarik lebih banyak lagi wisman masuk ke Indonesia. Ketentuan yang berlaku saat ini nilai belanja Rp 5 juta mendapat satu faktur, diusulkan sang menterinya agar diturunkan nilai belanja cuma Rp 1 juta sudah mendapatkan satu faktur.

Selain itu, usulan lainya agar waktu klaim diperpanjang. Selama ini, waktu klaim yang berlaku 1 bulan setelah belanja. Diusulkan masa klaim diperpanjang hingga 3 bulan.

“Pemerintah tak akan mengubah batas minimal jumlah belanja agar turis asing bisa mendapat pengembalian PPN, yakni tetap sebesar Rp5 juta. Tidak berubahnya batas minimal belanja di dalam kebijakan pengembalian PPN, sudah tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Jika pemerintah ingin menurunkan batas minimal belanja, hal itu jelas menabrak Undang-undang berlaku,” papar Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan di Jakarta, Rabu (20/02/2019).

Dijelaskan, dalam pasal 16E Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN), disebutkan nilai PPN minimal yang bisa dikembalikan adalah Rp500 ribu. Jika batas minimal belanja turun menjadi Rp1 juta, PPN yang bisa dikembalikan hanya sebesar Rp100 ribu saja. Artinya, itu di bawah ketentuan yang sudah tercantum di dalam UU.

“Kami menemukan cara agar kebijakan refund PPN ini bisa berjalan melalui PMK. Jadi akan kami perkenankan bagi turis untuk refund PPN dari more than one invoice dengan minimal PPN Rp500 ribu dan bisa diklaim meski mereka punya tanggal belanja yang berbeda. Kalau kemarin, PPN minimal Rp500 ribu ini kan dari satu invoice saja,” paparnya.

Ia menuturkan, perubahan ini juga menjadi alternatif agar turis tetap bisa mendapat pengembalian PPN jika belanjanya di bawah Rp5 juta di dalam satu transaksi. Robert menuturkan ini adalah jalan keluar yang paling optimal yang bisa didapatkan oleh instansinya.

“Jadi sebenarnya secara teknis, turis masih bisa belanja barang di bawah Rp5 juta dan bisa dapat pengembalian PPN. Tapi tentu saja, belanjanya harus berkali-kali dan jika diakumulasikan bisa mencapai Rp5 juta,” katanya.

Sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menilai kebijakan ini harus disertai oleh kemudahan administrasi bagi toko ritel agar bisa menjadi agen jasa pengembalian PPN. Jika ini dipermudah, ritel bahkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bisa menerbitkan FPK bagi turis asing semakin banyak.

Dengan itu, ia yakin turis asing bisa tergugah untuk berbelanja di toko-toko ritel dalam negeri dan tak hanya sekadar belanja di toko duty free saja. “Jadi memang dipermudah saja bagi dunia usaha untuk apply dan ikut serta di dalam jasa PPN refund,” tutur dia. (ENDY)

Jenis burung Indonesia Bertambah Jadi 1.777

this formate

SORONG, bisniswisata.co.id,- JUMLAH jenis burung penetap mau pun migran yang berkunjung ke wilayah Indonesia setiap tahunnya bertambah enam menjadi 1.777 pada 2019.

Biodiversity Conservation Specialist Burung Indonesia Ferry Hasudungan dalam keterangan tertulis diterima bisniswisata.co.id, Selasa, mengatakan dibandingkan pada 2018, terdapat penambahan enam jenis burung karena adanya perubahan taksonomi dan juga catatan baru untuk Indonesia.

Enam jenis burung yang merupakan catatan baru di Indonesia di antaranya salah satu jenis burung perancah Eurasian Oystercatcher (Haematopus ostralegus), poksai kepala-botak (Garrulax calvus), jenis burung sikatan Zappey’s Flycatcher (Cyanoptila cumatilis), sikatan-burik Sulawesi (Muscicapa sodhii), cikrak Rote (Phylloscopus rotiensis), dan kedidi paruh-sendok (Calidris pygmaea). Beberapa di antaranya adalah jenis burung migran yang pertama kali tercatat di Indonesia.

Dari seluruh jenis tersebut, 168 jenis burung dinyatakan terancam punah berdasarkan hasil kajian Burung Indonesia yang dilakukan hingga akhir 2018—sebelumnya berjumlah 163 jenis. Dan dari 168 jenis, 30 jenis dinyatakan berstatus kritis oleh badan konservasi dunia (IUCN), status terakhir sebelumnya dinyatakan punah di alam. Ada 44 jenis yang dinyatakan berstatus genting dan 94 jenis rentan terhadap kepunahan di alam.

Lebih lanjut Ferry Hasudungan menjelaskan dari ribuan jenis burung yang tercatat di Indonesia, 557 jenis di antaranya telah dilindungi oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor P.106 Tahun 2018.

“Namun, sayangnya, dari 14 jenis burung yang status keterancamannya meningkat pada 2018, ada empat jenis yang belum mendapatkan status perlindungan dari pemerintah. Yaitu perenjak Jawa (Prinia familiaris), poksai mantel (Garrulax palliatus), dan cucak rawa (Pycnonotus zeylanicus).  Sedangkan jenis baru cikrak Rote (Phylloscopus rotiensis), status keterancamannya saat ini belum dievaluasi” ujarnya.

Selain itu, dari sejumlah jenis burung yang dilindungi, ada tiga jenis burung yang belum dimasukkan ke dalam daftar terbaru karena daerah sebarannya yang tidak tercatat di Indonesia atau belum diakui taksonominya oleh BirdLife International. Burung-burung itu antara lain nasar Himalaya (Gyps himalayensis), poksai jambul (Garrulax leucolophus) dan gosong forsten (Megapodius forstenii).

 

Burung Berkicau

Cucak rawa memang burung yang banyak memberikan inspirasi, dari mulai pencipta lagu hingga para pelaku perlombaan burung kicauan. Cucak rawa, menurut Ferry, adalah salah satu jenis yang status keterancamannya naik menjadi kritis dengan jumlah populasi di alam diperkirakan hanya 600-1.700 ekor saja.

Daerah sebarannya mencakup Semenanjung Malaysia, Singapura, Sumatera, Jawa dan Kalimantan, termasuk Brunei Darussalam, Sabah, serta Sarawak.

“Perburuan jenis ini di alam terutama di Indonesia telah membuat hutan-hutan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan kehilangan kicauan merdunya. Permintaan yang tinggi terhadap cucak rawa sebagai burung peliharaan dan lomba burung berkicau menjadi faktor ancaman kepunahan jenis ini” kata Ferry.

Cucak rawa sebenarnya sempat termasuk ke dalam daftar jenis tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20 tahun 2018, namun kemudian dikeluarkan bersama dua jenis burung lainnya yakni anis-bentet kecil (Colluricincla megarhyncha) dan anis-bentet sangihe (Colluricincla sanghirensis) hanya dua bulan setelah peraturan tersebut diterbitkan.

Anis-bentet kecil dan anis-bentet sangihe tidak termasuk ke dalam jenis yang dilombakan dan belum ditangkarkan. Anis-bentet kecil memiliki beberapa anak-jenis dengan sebaran terbatas dan endemis di pulau-pulau kecil di Papua dan Papua Barat.

Sedangkan anis-bentet sangihe merupakan jenis endemis Yang hanya bisa ditemukan di Pegunungan Sahendaruman di Pulau Sangihe dengan populasi 92-255 individu sehingga berstatus kritis.*

 

Cap Go Meh di Singkawang Diusulkan Menjadi UNESCO Heritage

this formate

PONTIANAK, bisniswisata.co.id,- SINGKAWANG , mempunyai potensi yang sangat besar untuk menjadi daerah wisata klas dunia. Salah satu contoh, Festival Cap Go Meh sudah beberapa kali mendapat penghargaan baik dari Kemendikbud mau pun Kemenpar.  Tidak cukup hanya ditingkat nasional, Singkawang harus menjadikan Festival Cap Go Meh ke tingkat dunia, demikian dipaparkan Menteri Pariwisata Arief  Yahya usai melepas parade Tatung dalam Festival Cap Go Meh Tahun 2019 di Singkawang, Selasa.
Menurut Arief Yahya seperti dikutip LKBN Antara,  jika ingin menjadikan Singkawang sebagai destinasi utama pariwisata kelas dunia maka rumusnya 3A. Pertama adalah, atraksi. Selama Singkawang tidak punya atraksi kelas dunia, maka sulit untuk menjadi destinasi utama wisata kelas dunia. Oleh karenanya, Festival Cap Go Meh dengan ciri khas Tatung, dapat  diusulkan sebagai UNESCO Heritage.
“Saya berharap Festival Cap Go Meh Singkawang ini bisa menjadi salah satu yang bisa kita usulkan,” pintanya.
Namun, tegas AY sebelum diusulkan ke UNESCO  ada hal-hal yang perlu disiapkan, antara lain, kementerian pariwisata akan mengirimkan koreografer ke Singkawang untuk mendampingi koreografer setempat. Kedua, penata musik mau pun penata busananya juga harus level nasional.

“Setelah dikurasi  tingkat nasional, barulah bisa diusulkan ke UNESCO,” papar AY.
Setelah atraksi, lanjutnya, adalah akses. Menurut Arief Yahya turis atau wisman, enggan mengunjungi destinasi wisata jika jarak tempuhnya lebih dari 3 jam. Pemerintah Singkawang disarankan membangun bandara kemitraan pemerintah dengan badan usaha (KPBU).
Ketiga, amenitas atau akomodasi. Disarankan kepada Gubernur Kalbar dan Wali Kota Singkawang, untuk merencanakan kawasan ekonomi khusus pariwisata.
“Untuk membuat ini tentu tidak mudah, tapi begitu dapat maka pemerintah akan dukung penuh membangun infrastruktur dan utilitas dasar,” ungkapnya.
Menurutnya, Singkawang boleh mengusulkan itu, minimal luasnya kira-kira 300 hektare. “Dengan begitu dapat menarik investor untuk mau berinvestasi di Singkawang,” jelasnya.

 Sebanyak 1.040 Tatung

Dalam perayaan Cap Go Meh, Menteri Pariwisata Arief Yahya melepas 1.040 Tatung di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (19/2).
Menurut  Ketua Umum Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Hengky Setiawan Festival Cap Go Meh merupakan puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2570.
“Pawai Tatung merupakan kebanggaan kita bersama karena telah menjadi ikon wisata budaya yang hanya bisa ditemukan di Festival Cap Go Meh Singkawang,” jelasnya.
Pada festival Cap Go Meh ini, Singkawang memperoleh  Rekor MURI untuk pembuatan replika sepasang Singa Raksasa setinggi 8,88 meter. Sepasang replika singa raksasa ini dibuat oleh seniman lokal yakni para difabel tuna wicara, ungkap Hengky. *

 

 

Balai Besar TNBTS tegaskan Status Gunung Bromo Normal

this formate

MALANG, bisniswisata.co.id,- BALAI Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menegaskan bahwa status Gunung Api Bromo yang berada di Jawa Timur dengan ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut, saat ini masih berada kondisi normal, yakni pada level II atau waspada, bukan dalam status siaga.
“Kondisi Gunung Bromo, berdasarkan pemantauan di lapangan saat ini dalam situasi dan kondisi kondusif seperti hari-hari biasanya,” tegas John Kenedie, Kepala Balai Besar TNBTS dalam release yang diterima redaksi, Selasa.

Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Gunung Api (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Bromo, di Ngadisari, Kecamatan Sukapura, sampai dengan 18 Februari 2019, tingkat aktivitas Gunung Api Bromo masih berada pada level II atau waspada.
Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Balai Besar TNBTS sehubungan dengan adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa telah terjadi erupsi di Gunung Bromo dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter dari atas puncak, sehingga, statusnya diubah menjadi siaga.
Berdasarkan laporan yang disampaikan Balai Besar TNBTS, kondisi cuaca di sekitar Gunung Api Bromo saat ini cerah berawan, juga mendung disertai hujan, dengan tiupan angin lemah ke arah timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya, dan barat, dengan suhu rata-rata 12-20 derajat celcius.
Secara visual, gunung terlihat jelas, dengan kabut atau asap awan bertekanan lemah hingga sedang. Asap awan tersebut teramati berwarna putih dan cokelat, dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal, dengan tinggi 50-700 meter di atas puncak kawah.
“Berdasarkan data dan kondisi tersebut, maka secara umum kondisi Gunung Api Bromo masih dalam situasi kondusif, dengan beberapa potensi kesiapan yang harus ditingkatkan, yaitu kewaspadaan, dan mematuhi arahan dari pengelola TNBTS dan PVMBG,” ujar John.
Gunung Bromo merupakan gunung berapi aktif yang ada di Jawa Timur, yang mempunyai kawah dengan garis tengah 800 meter dari arah utara ke selatan, dan 600 meter dari timur ke barat. Gunung tersebut berada di empat wilayah yakni Kebupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. *

AirAsia Rencana Buka Resto Cepat Saji di Udara

this formate

LOS ANGELES, bisniswisata.co.id: Kabar menarik datang dari CEO AirAsia Group Tony Fernandes yang hadir dalam acara televisi Amerika Serikat, Larry King Now. Dalam acara ini, Tony membahas beberapa rencana yang akan dilakukan AirAsia dalam beberapa waktu ke depan. Salah satu yang menarik adalah akan dibukanya restoran yang menunya terdiri dari makanan yang disajikan di dalam pesawat AirAsia.

“Jika Anda menyukai makanan (yang disajikan oleh) AirAsia, maka kami memiliki kabar baik. Akhirnya, Anda tidak perlu naik pesawat hanya untuk merasakan nasi lemak milik AirAsia yag terkenal nikmat ini,” ujar Tony seperti dilansir World of Buzz, Senin (18/02/2019).

Restoran ini akan memiliki konsep cepat saji dengan cara penyajian yang sama dengan di pesawat. Berbagai menu dari restoran penerbangan “Santan”, yang telah diluncurkan pada Desember 2017. Seperti nasi lemak, nasi hainan, dan roti jala akan disajikan menggunakan wadah aluminium foil. Menu-menu ini juga akan disajikan dengan cara dipanaskan terlebih dahulu sebelum diantarkan kepada pelanggan.

AirAsia akan memasarkan restoran cepat saji ini sebagai “pengalaman makan enak dengan suasana penerbangan”. Meskipun terdengar menarik, Tony tidak memberikan keterangan mengenai kapan persisnya restoran ini akan mulai beroperasi.

Dilanjutkan, AirAsia sedang melakukan revolusi teknologi untuk mengembangkan pengalaman terbang pelanggan bersama AirAsia. Pihaknya sedang mengembangkan teknologi pengenalan wajah dan teknik keamanan yang lebih canggih. AirAsia juga digadang-gadang sedang memperbaiki layanan penerbangan agar pelanggan merasa lebih nyaman. (NDY)

12 Busana Senandung Nusantara Melanggak-lenggok di London

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Desainer Indonesia berkesempatan memperagakan kain tradisional pada gelaran Indonesian Cultural Late di London Book Fair 2019, yang berlangsung di Olympia London pada 12 -14 Maret 2019. Ajang yang dibuat Bekraf menggandeng Komite Buku Nasional ini, untuk mempromosikan Indonesia sebagai Market Focus Country.

Untuk itu, Indonesia menunjuk desainer Didiet Maulana untuk mempresentasikan karya terbarunya. Ditunjuknya Didiet sebagai Creative Director dari IKAT Indonesia karena sukses menggelar Indonesian Cultural Late di London, pada akhir pekan, Jumat (15/02/2019).

Apalagi selama ini, IKAT Indonesia terkenal dengan koleksi fashion yang selalu mengangkat keindahan kain khas Tanah Air. Saat menggelar Indonesian Cultural Late, Didiet Maulana juga menghadirkan 12 koleksi busana perempuan dan pria bertajuk Senandung Nusantara. Sebuah konsep rancangan yang terinspirasi dari keberagaman kekayaan produk kain khas nusantara yang memiliki beragam corak.

Lewat tangan hangat Didiet, kain-kain khas dari Denpasar, Klaten, Kediri, dan Sumba disulap menjadi busana-busana modern. Hadir dengan siluet yang memberikan ruang untuk bergerak, rangkaian koleksi Senandung Nusantara akan sangat nyaman dikenakan saat bepergian. Koleksi ini sangat cocok untuk masyarakat urban yang memiliki kehidupan dinamis.

“Kain-kain yang kami pilih bertujuan untuk menggambarkan keberagaman di Indonesia. Selain itu, kami melihat beberapa daerah asal dari kain-kain ini sedang menjadi destinasi wisata. Hal ini berkaitan dengan presentasi kali ini yang membahas posisi Indonesia sebagai market focus country di London Book Fair 2019, maka dari itu kami tidak hanya memamerkan koleksi, tetapi juga membawa misi untuk pengenalan budaya,” tutur Didiet Maulana seperti dilansir laman KumparanSTYLE, Senin (18/02/2019)

Jika biasanya busana IKAT hadir dalam warna yang soft, maka kali ini koleksinya justru didominasi oleh warna-warna berani seperti merah maroon, coklat, kuning, dan hijau.

Hadir pula beberapa busana dengan tampilan cukup edgy, seperti jaket dan blazer yang dipadukan dengan bralette, flare pants, dan aksesoris choker corsage dari bahan tenun Ikat dan kaos kaki jumputan yang dibuat sendiri. Tampilan kuat ini dilengkapi dengan dalaman rok berbahan tulle untuk memberikan sedikit kesan feminin.

Dalam menampilkan karyanya, IKAT Indonesia berkolaborasi dengan Yudith Kindangen sebagai stylist, serta Asuka Fukuda dan Moe Mukai, makeup artist dan penata rambut dari Jepang. Ketiganya mampu menghasilkan tata busana, riasan, dan gaya rambut yang minimalis dan sharp.

Turut hadir Wiwied Muljana, model senior yang memperagakan beberapa koleksi dari IKAT Indonesia di Indonesian Cultural Late.

Selain memamerkan koleksi fashion, Didiet Maulana juga memperkenalkan bukunya yang berjudul Kisah Kebaya. Sebuah karya tulisan pertama Didiet yang berisi tentang hasil riset Didiet selama enam tahun dalam mempelajari sejarah kebaya dan modifikasinya.

Dalam buku ini juga memuat foto, kumpulan puisi karya Didiet Maulana, dan juga cara tepat memadupadankan kebaya.
Rencananya buku tersebut akan dirilis dalam ajang London Book Fair pada Maret 2019. (NDY)

Komunitas Pecinta Offroad Bantu Promosikan Wisata Garut

this formate

GARUT, bisniswisata.co.id: Komunitas pecinta kendaraan offroad Garut siap membantu pemerintah mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Mereka menggelar berbagai kegiatan offroad yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah dalam rangkaian acara Hari Jadi ke-206 Kabupaten Garut.

Menurut Ketua Kumpulan Jeep Adventure Garut (Kujang) Mustari, kegiatan offroad akan memberikan kontribusi positif dalam membangun Kabupaten Garut, khususnya mengembangkan potensi wisata di Garut. Kujang akan menyelenggarakan kegiatan Offroad menjelajahi alam di Kabupaten Garut pada 15 sampai 17 Maret 2019.

Komunitas offroader Garut tidak hanya memenuhi hasrat hobi, tetapi memiliki misi jelas membantu pemerintah dalam mempromosikan dan mendongkrak potensi objek wisata di Garut. “Dengan diselenggarakannya Event Cikuray Adeventure Kujang di HJG 206 ini kami yakin bisa mendongkrak destinasi wisata di Garut,” kata Mustari seperti dilansir Beritabuana.co, Senin (18/02/2019).

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyatakan pemerintah daerah mendukung kegiatan olahraga tersebut sekaligus upaya mengangkat potensi wisata yang ada di Kabupaten Garut.

Panitia yang tergabung dalam Kujang karena telah ikut memeriahkan Hari Jadi Garut sehingga memberikan kesan yang menarik. “Diharapkan Kujang mampu memberikan kontribusi positif dalam mengangkat potensi ekowisata di Kabupaten Garut,” katanya.

Menurut dia, komunitas offroad di Garut memiliki peran strategis dan mampu menyinergikan berbagai sektor termasuk mendorong sektor pariwisata, dan membantu tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kabupaten Garut, kata dia, selain memiliki keindahan wisata, juga terdapat titik rawan bencana alam seperti longsor maupun pergerakan tanah. “Garut ini memiliki daerah rawan bencana, maka Kujang bisa diperbantukan untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir atau longor,” katanya. (NDY)

2020, India Targetkan Industri Wisata Medis Rp 127 Triliun

this formate

NEW DELHI, bisniswisata.co.id: Ada banyak alasan orang pergi ke India. Seperti budaya, makanan, dan cuaca. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, faktor lain yang menarik pengunjung adalah perawatan kesehatan atau wisata medis. Kementerian Pariwisata India memprediksi industri pariwisata medis tumbuh 200 persen pada 2020 atau mencapai Rp 127 triliun.

Dikutip laman CNN, Senin (18/02/2019) India kini berusaha membuat orang lebih mudah datang karena alasan medis. India menggembar-gemborkan fasilitas canggih, dokter terampil, perawatan murah, dan praktik tradisional, seperti yoga dan ayurveda. “India dapat memberikan perawatan medis dan kesehatan dengan standar internasional dengan biaya rendah,” kata Menteri Pariwisata India KJ Alphon.

Dilanjutkan, India juga unggul dalam fasilitas medis canggih, profesional perawatan kesehatan terkenal, fasilitas perawatan berkualitas, dan terapi kesehatan tradisional. Pada 2015, India mendapat peringkat sebagai tujuan wisata medis paling populer ketiga ketika industri itu bernilai Rp 42,3 Triliun.

Jumlah wisatawan asing yang datang ke negara itu dengan visa medis mencapai hampir 234 ribu tahun itu. Pada 2017, jumlah kedatangan lebih dari dua kali lipat menjadi 495.056.

Aturan visa juga telah diubah untuk mendorong lebih banyak orang datang. “Visa e-turis telah diperluas untuk mencakup kunjungan medis juga. Visa petugas medis telah diperkenalkan untuk memudahkan proses perjalanan wisatawan medis. Durasi maksimum tinggal di India di bawah visa e-medis enam bulan,” kata Alphons.

“Namun, penting untuk berhati-hati dalam hal prediksi,” kata seorang profesor kebijakan dan sistem kesehatan, Johanna Hanefeld di London School of Hygiene dan Tropical Medicine.

Salah satu tantangannya adalah angka-angka yang dikutip berdasarkan pada sektor swasta. Ini adalah individu perorangan yang membayar penyedia swasta. Setiap tipe angka cenderung relatif spekulatif.

“Gelombang prediksi awal adalah analisis dan penelitian bisnis dan didasarkan pada pemikiran orang-orang pergi pada biaya dan kualitas saja, dan pada dasarnya menjadi dunia dengan batas yang menghilang, ini adalah area pertumbuhan,” kata Hanefeld.

Dalam lima tahun terakhir, prediksi ini telah diturunkan karena kesehatan adalah masalah yang sulit dan orang membuat keputusan berdasarkan sejumlah alasan seperti budaya, kedekatan atau persepsi perawatan. Menurutnya, ini bukan keputusan rasional yang semata-mata didasarkan pada ekonomi.

Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan menggambarkan wisatawan medis sebagai mereka yang bepergian melintasi perbatasan internasional dengan maksud menerima beberapa bentuk perawatan medis. Ini mencakup berbagai layanan medis tetapi paling sering mencakup perawatan gigi, bedah kosmetik, bedah elektif, dan perawatan kesuburan. Orang mengunjungi India untuk berbagai kebutuhan perawatan kesehatan, termasuk perawatan kanker, transplantasi, dan operasi jantung.

Secara global, menurut kelompok advokasi perjalanan medis untuk konsumen Patient Beyond Border, sekitar 14-16 juta pasien bepergian ke luar negara asal mereka untuk mencari pengobatan pada 2017. Pasar pariwisata medis global diperkirakan sekitar Rp 64 triliun hingga Rp 1 kuadriliun.

Tujuan utama lainnya termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, Turki, dan Amerika Serikat. Ada tantangan untuk industri global dan konsumen juga, terutama kualitas dan kontinuitas perawatan.

“Tidak ada jaminan kualitas antarnegara,” kata Hanefeld. Jadi menurutnya, jika ada yang tidak beres, tidak ada cara untuk pemulihan hukum, apakah ada malapraktik atau komplikasi serius mengikuti prosedur.

Namun, bagi banyak orang, penghematan biaya dapat menjadi daya tarik utama. Penghematan mulai dari 40 persen hingga 90 persen, tergantung pada negara.

Di Taiwan, Thailand, Meksiko dan Turki pasien dapat menghemat 40-65 persen pada prosedur dan perawatan. Pada ujung yang lebih tinggi adalah negara-negara seperti Singapura dan Korea Selatan di mana pasien dapat menghemat 25-45 persen pada prosedur.

Di India, penghematan dapat dimulai dari 65 persen dan naik hingga 90 persen dengan pasien yang menerima perawatan berkualitas. “Para dokter India memiliki reputasi untuk pelatihan medis berkualitas tinggi. Banyak dari mereka adalah orang-orang India yang kembali setelah belajar di luar negeri,” kata Hanefeld.

Bagi penyedia perawatan kesehatan swasta India, pariwisata medis adalah bisnis yang menguntungkan. Pada 2018, Max Healthcare, salah satu rumah sakit swasta, merawat hingga 50 ribu pasien asing dengan mayoritas melakukan perjalanan dari Timur Tengah, Asia Tengah, dan Afrika.

“Pasien sering datang untuk perawatan khusus yang membutuhkan peralatan atau keahlian khusus,” kata Sonika Raina, perwakilan untuk Max Healthcare.

Raina menjelaskan, itu termasuk operasi jantung kelas atas, bedah jantung anak, perawatan kanker, bedah saraf, bedah tulang belakang, transplantasi, bedah bariatrik, bedah ortopedi terkait trauma, dan bayi tabung. Hampir 10 persen dari keseluruhan pendapatan berasal dari pasien asing.

Banyak pasien di India berasal dari negara tetangga dan negara berkembang lainnya. “Ada juga pasar diaspora besar, seperti orang-orang Inggris, tetapi lahir dari orang tua India,” kata Hanefeld.

Praktik kesehatan tradisional India seperti ayurveda, yoga, unani, siddha dan homeopati sekarang juga dipromosikan untuk meningkatkan jumlah wisatawan medis. Ayurveda adalah sistem pengobatan Hindu kuno yang didasarkan pada gagasan keseimbangan dalam tubuh. Ini menggunakan pengobatan herbal dan pernapasan yoga.

Siddha dan unani serupa dalam pendekatan holistik untuk menemukan harmoni antara pikiran dan tubuh. Asal-usul siddha terletak di negara bagian selatan Tamil Nadu, sedangkan Unani dari zaman Yunani kuno.

Semua ini berada di bawah Kementerian Ayush, sebuah lembaga pemerintah yang dibentuk pada 2014 untuk meningkatkan akses dan kesadaran akan metode tradisional. Industri Ayush India diperkirakan bernilai sekitar Rp 34 triliun pada 2014 hingga 2015. (NDY)

Pekerjaan ini Cocok bagi yang Hobi Traveling

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Siapa tidak suka jalan-jalan atau travelling? Ketika mendengar tawaran traveling gratis, pasti semangatnya menggebu-gebu. Batin pun meloncat kegirangan sampai sulit untuk dikendalikan. Namun, hobi travelling ini seringkali terbentur masalah dana.

Memang, travelling membutuhkan biaya yang tak sedikit, tergantung juga tujuan liburannya. Apalagi kalau destinasi perjalanannya ke luar negeri, pasti membutuhkan anggaran ekstra. Bahkan traveling di dalam negeri pun harus mengeluarkan kocek banyak seperti ke Raja Ampat, Taman Nasional Komodo, Tana Toraja, dan obyek wisata lain yang jauh dari tempat tinggal.

Apalagi harga tiket pesawat sekarang mencekik, sehingga traveling pun jadi terganjal. Namun bagi yang ingin mimpi traveling menjadi kenyataan, ada beberapa pekerjaan yang pas bagi pecinta travelling, sehingga dapat menekan uang transportasi, akomodasi dan dana lainnya bisa ditekan.

Ini pekerjaan yang bisa melancarkan hobi traveling, seperti dikutip laman Cermati.com, Senin (18/02/2019):

#. Jadi Tour Guide

Kesempatan menjadi tour guide atau pemandu wisata terbuka lebar bagi semua orang, khususnya bagi mereka yang pintar bahasa asing. Untuk itulah, Anda perlu belajar menguasai bahasa asing, khususnya Inggris karena bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang hampir digunakan di seluruh negara di dunia. Kesempatan menjadi tour guide juga akan terbuka lebar jika Anda termasuk orang yang ramah dan komunikatif. Cara untuk menjadi tour guide tidaklah sulit. Anda dapat mendaftarkan diri pada biro tour and travel yang ada di tempat tinggal. Jika Anda memenuhi kriteria yang diinginkan, keinginan travelling juga akan tercapai. Anda juga memperoleh gaji yang lumayan dari pekerjaan ini.

#. Guru Bahasa Asing
Di era seperti sekarang ini, di mana hampir semua orang berinteraksi satu sama lain meski berbeda negara, bangsa, dan bahasa. Nah, kesempatan ini bisa diambil dengan memperdalam kemampuan bahasa asing tertentu sesuai keinginan dan minat. Ketika Anda menguasai bahasa asing tersebut, Anda bisa memanfaatkannya dengan menjadi seorang guru bahasa asing. Dan jangan salah, orang asing pun juga banyak yang tertarik ingin mempelajari bahasa Indonesia, lho. Di Australia misalnya, beberapa sekolah sudah memasukkan bahasa Indonesia sebagai pelajaran wajib di sekolah.

#. Travel Blogger
Di era modern seperti sekarang, travel blogger sudah tidak asing lagi di telinga. Banyak orang yang mulai menekuni pekerjaan ini. Selain bisa jalan-jalan gratis, mereka juga bisa menghasilkan uang dari perjalanan mereka. Bagaimana caranya? Caranya cukup mudah. Beberapa perusahaan atau agen travel rela membayar mereka demi mendapatkan informasi tentang keindahan di beberapa negara di dunia.
Biasanya travel blogger akan mencatat destinasi perjalanannya dengan lengkap. Mulai dari transportasi, hotel, makanan, restoran, dan tempat apa saja yang dikunjungi selama travelling. Nantinya informasi ini akan dituangkan ke dalam bentuk artikel. Dari artikel inilah nantinya perusahaan atau agen travel juga mendapat keuntungan karena bisnis menjadi lebih dikenal banyak orang. Simbiosis mutualisme, bukan?

#. Fotografer
Anda yang hobi jepret sana-sini juga bisa travelling gratis asalkan hasil jepretan Anda memuaskan. Saat ini, ada banyak fashion blogger yang membutuhkan jasa untuk mengambil gambarnya kemanapun ia pergi. Untuk biaya perjalanan Anda, bisa sepenuhnya dibiayai oleh fashion blogger atau ditanggung bersama. Anda yang mahir di bidang fotografi sudah patut mencoba peluang ini demi travelling murah.

#. Influencer

Sesuai dengan namanya, influencer adalah seseorang yang memiliki pengaruh dalam bidang fesyen atau kecantikan. Sehingga orang tersebut dipercaya untuk memperkenalkan produk-produk tertentu. Banyak influencer yang saat ini bermunculan, mulai dari kalangan orang biasa hingga artis sekalipun. Pekerjaan ini sebenarnya pekerjaan aktualisasi diri yang dibayar. Misalnya, Anda memiliki gaya dan selera fesyen yang bagus. Gaya berbusana Anda setiap hari akan diperhatikan, sehingga banyak merek pakaian yang akan hire Anda untuk mempromosikan produknya. Berkelana dari satu kota bahkan negara pun menjadi mungkin, apalagi jika brand tersebut diproduksi di luar wilayah kediaman Anda.

#. Kru Kapal Pesiar

Siapa bilang menjadi kru kapal pesiar itu berat? Jika Anda menikmati pekerjaan ini, tidak ada yang namanya berat. Malahan Anda akan senang karena kapal pesiar akan membawa Anda keliling dunia. Ada beberapa pekerjaan yang dibutuhkan di kapal pesiar, seperti pembersih hotel, bartender, pelayan restoran, dan teknisi. Bagi Anda yang tertarik, Anda bisa menikmati slaah satu pekerjaan tersebut. Akan tetapi, Anda perlu mendaftar menjadi kru kapal pesiar dulu untuk mewujudkan keinginan ini. Anda juga akan melewati beberapa tahap seleksi yang pastinya mudah jika Anda menguasai bidang tersebut.

Jadi Jalan-jalan atau travelling keliling dunia bukan lagi menjadi hal yang mustahil jika Anda mengetahui caranya. Bagi Anda ingin travelling sekaligus mendapatkan pundi-pundi rupiah, enam pekerjaan di atas patut Anda coba. Tekuni hobi dan pandailah memafaatkan peluang. Semoga berhasil! (NDY)

Kemenpar Pastikan Materi Promosi “Salah Gambar” di Bandara Soetta Tidak Resmi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memastikan materi promosi luar ruang “salah gambar” yang sempat viral di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta bukan merupakan gambar dan materi resmi dari Kementerian Pariwisata RI.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Guntur Sakti di Jakarta, Salam siaran persnya, Minggu (17/2/2019) menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura II dan memastikan bahwa materi promosi tersebut bukan resmi dari Kemenpar.

Guntur memastikan ada kekeliruan vendor dalam memasang gambar tersebut dan materi promosi tersebut sudah diturunkan pada Sabtu, (16/2/2019) tepatnya pukul 13:39 WIB oleh pihak Angkasa Pura II.

Guntur juga telah melakukan klarifikasi melalui akun Twitter @Kemenpar_RI bahwa untuk gambar dan materi promosi tersebut bukanlah materi promosi resmi dari Kementerian Pariwisata. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dan mendapatkan penjelasan yang cepat dan akurat dari PT Angkasa Pura II.

“Itu bukan pekerjaan Kemenpar. Kami sudah mendapatkan penjelasan yang cepat dan akurat dari humas AP II dan Terminal 2, bahwa pekerjaan tersebut murni pekerjaan salah satu vendor yang sedang mengerjakan proyek lift di bandara,” ujar Guntur Sakti.

Ia juga mengatakan, bahkan Kemenpar maupun AP II tidak dimintai persetujuaan tentang gambar Phi Phi Island yang bertuliskan Raja Ampat tersebut.

“Vendor itu berinisiatif mencari di internet sendiri, lalu mendesain dan mengambil logo sendiri. Tanpa approval atau persetujuan baik AP II maupun Kemenpar. Mereka juga tidak meminta foto resmi ke Kemenpar. Kami punya stok foto dan video yang banyak sekali, dan untuk promosi Pariwisata free kok, tidak perlu bayar,” ujarnya.

Guntur mengatakan, awalnya pihak vendor hanya ingin menutup proyek lift di Terminal 2 Bandara Soetta dengan foto, agar tidak mengganggu kenyamanan wisatawan. Lokasi pemasangannya pun bukan titik promosi. Hanya untuk menutupi lift yang sedang direnovasi.

“Karena memang bukan kita yang membuat, bukan pekerjaan promosi, bukan permintaan Kemenpar. Secara eksternal, kami sudah koordinasi dengan AP II. Ternyata, MMT yang bergambar bukan Raja Ampat dengan logo yang juga salah itu, masih logo lama, hanya untuk menutup pekerjaan lift. Agar tertata rapi sehingga ditutup dengan multipleks putih dan diberi digital printing (MMT) itu. Saya ingin mendudukkan masalah yang sebenarnya ya, biar tidak simpang siur,” kata Guntur.

Kemenpar sendiri, kata Guntur, memiliki tim yang tugasnya menjaga, melaporkan, dan mengoreksi jika ada unsur penting dalam branding Wonderful Indonesia terganggu.

“Kita menjaga itu, agar ‘country branding’ kita terus naik. Sekarang peringkat 47, menuju 30 besar dunia,” katanya.

Pihak Angkasa Pura II sudah mengklarifikasi hal tersebut melalui media sosial twitter. Respon cepat berupa penurunan materi promosi yang saat itu juga sudah dilakukan. Dalam unggahan di akun twitter @contactap2, pihak AP II langsung menerjunkan unit teknis untuk menurunkan banner yang sempat heboh itu.

“Saat ini kami sedang melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan unit dan instansi terkait. Tindak lanjut akan kami sampaikan pada kesempatan pertama. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih,” cuit akun twitter @contactap2.