Mengunjungi Kota Tertua di Dunia Dengan Dua Versi Makam Nabi Musa AS.

0
296

Tell es-Sultan, situs kuno kota tertua yang masih tersisa, yang konon sudah dihuni sejak milenium ke 10 SM.( Foto-foto: Nur Hidayat).

Pada 7-19 Febuari 2019, Wartawan Senior  Nur Hidayat melakukan perjalanan wisata bersama keluarga besarnya mengikuti  tour wisata religi ke Mesir, Palestina, Israel, Jordan, Oman. Berikut tulisan ke dua belas

JERUSALEM, Israel, bisniswisata.co.id:
Jericho menyandang sebutan kota tertua di dunia, karena umurnya lebih dari 10.000 tahun. Tidak begitu mudah membayangkan seperti apa dulu ketika kota kecil itu dibangun, ditempati dan eksis. Apa sisa-sisa bangunan dan infrastrukturnya masih ada dan terawat.? Kini Jericho dihuni sekitar 25.000 orang, jaraknya 25 km dari Jerusalem.

Menjelang bus memasuki kota, di satu tempat tertulis wilayah yang sedang kita lewati itu 0 m, sama dengan permukaan laut. Jalanan menurun terus, menuju Jericho yang posisinya berada sekitar 400 m di bawah laut, menjadi kota terendah di dunia.

Sebagai kota strategis, sejak zaman dulu Jericho jadi ajang rebutan penguasa berbagai negara. Akibatnya, kota itu porak poranda, gedung dan bangunan lainnya hancur. Para arkeolog hanya menemukan puing-puing lebih dari 20 tempat hunian dan desa kecil.

Begitu bus kami berhenti di tempat parkir toko dan rumah makan, karyawan mereka langsung  menawari kurma dan buah tin gratis. Mereka lalu menggiring rombongan yang penurut dan bersikap nrimo, memasuki toko. Itu kesalahan pertama yang saya rasakan.

Waktu habis untuk mendengar “ceramah” penjaga toko tentang kurma mejool, produk unggulan kota itu. Selebihnya orang-orang sibuk berbelanja macam-macam yang menjadi ciri turis Indonesia saat berada di luar negri karena memikirkan oole-oleh untuk keluarga dan kerabat.

Belanjaannya termasuk kopor kulit besar seharga 70 dollar AS, kurma 1/2 kg 10 dollar, ikat pinggang kulit 8 dollar, pernak pernik produk lainnya. Akhirnya waktu pun tersita untuk belanja juga untuk makan siang di restoran.

Saya dan beberapa orang ke luar toko. Jeprat jepret berbagai lokasi di dekat situ. Di satu lembah menghijau, dilatarbelakangi pegunungan, tampak sebagian pemandangan kota Jericho. Di pegunungan itu,  Iblis menggoda Nabi Isa AS yang sedang puasa 40 hari. Makanya dinamakan Mount of Temptation.

Tell es-Sultan, situs kuno kota tertua yang masih tersisa, terletak sekitar 2 km dari Jericho. Tempat tersebut sudah dihuni sejak milenium ke 10 Sebelum Masehi. Rombongan tidak pergi ke situ, padahal situs itu daya tarik utama turis berkunjung ke Jericho.

Cable car menuju petilasan Nabi Isa AS di Mount of Temptatio dengan pemandangan bagian kota Jericho di kaki gunung yang tenang, hijau dan penghasil buah, terutama kurma mejool.

Ini kesalahan kedua yang dilakukan tour operator dan kesalahan ketiga, kami tidak naik cable car ke gunung untuk melihat petilasan Nabi Isa AS digoda Iblis. Lalu, coba Anda pikir, apa gunanya kita jauh-jauh datang ke Jericho.?

Kami lalu berziarah ke makam Nabi Musa AS, 11 km selatan Jericho. Makam beliau terletak di salah satu ruangan Masjid Musa, yang dibangun di salah satu bukit di kawasan itu. Beliau wafat karena sakit sewaktu memimpin kaumnya memasuki Palestina.

Nabi Musa dan kaum Bani Israel hidup terlunta-lunta di padang pasir Tih selama 40 tahun lantaran pengikutnya tidak berani dan tidak mau memasuki Palestina. Mereka membangkang. Firman Allah SWT, “(Jika demikian) maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka, selama empat puluh tahun mereka akan berputar-putar kebingungan  di bumi. Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang fasik itu.” (QS al-Maidah: 26).

Makam Nabi Musa panjangnya lk 3 m, lebar 1,5 m. Dibungkus kain bertuliskan kalimat tauhid. Makam yang sudah berumur ribuan tahun itu terawat baik, begitu pula masjidnya. Tidak banyak orang yang berziarah ke situ saat rombongan kami datang.

Menurut umat Kristen, makam Nabi Musa (Moses) justru berada di Gunung Nebo, 817 m, 40 km dari Amman, Jordania. Lokasi tersebut tertulis dalam kitab Taurat. Dari gunung itu kita dapat melihat Laut Mati, Hebron, Ramallah, Jericho.

Saya dan Ida, bersama seorang teman suami istri, pergi ke Gunung Nebo, April 2018. Di kompleks makam tersebut terdapat biara dan gereja, yang didirikan pada 393 M. Di halamannya berdiri patung ular melilit salib, karya seniman Italia, Geovanni Fantoni. Patung itu merupakan simbol mukjizat tongkat Nabi Musa AS yang berubah jadi ular.

Seusai ziarah di makam Nabi Musa yang di dekat Jericho, rombongan dijadwalkan pergi ke Betlehem, kota tempat Nabi Isa AS dilahirkan, iming-iming yang menarik minat orang untuk ikut tur ini. Juga rencana ke Masjid Umar bin Khattab RA.

Kunjungan ke kedua lokasi bersejarah tersebut dibatalkan dengan alasan yang tidak mudah untuk dicerna dan diterima.Lagi-lagi tour operator ingkar janji jadi berhati-hatilah jika mengikuti paket wisata yang menggiurkan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.