Maskapai Pakistan Haramkan Awak Kabin Bertubuh Tambun

0
95
PIA - Pakistan International Airlines Boeing 777-300ER; AP-BHV@LHR;13.05.2013/708eh via Aero Icarus Flickr (CC-SA 2.0)

ISLAMABAD, bisniswisata.co.id: Manajemen Pakistan International Airlines memerintahkan para awak kabin yang bertubuh tambun atau gendut agar menurunkan berat badannya dalam enam bulan pertama 2019. Jika tidak, mereka berisiko kehilangan pekerjaan.

Laporan itu awalnya muncul di media Pakistan ARY News, pada 2 Januari yang menerbitkan sebuah memo. Dalam memo tersebut manajemen maskapai memutuskan bahwa para karyawan kaib yang kelebihan berat badan secara bertahap harus menguranginya hingga 30lbs (13,6 kg) dalam beberapa bulan mendatang.

“Jika ada kru yang ditemukan di atas 30 pound dari berat yang diinginkan setelah 31 Januari 2019, akan di-ground-kan dan dirujuk ke Aircrew Medical Center untuk evaluasi dan perawatan medis sampai berat berkurang hingga standar yang diinginkan/BMI,” bunyi memo tersebut.

“Pemeriksaan bobot semua awak kabin akan dilakukan di masing-masing stasiun pangkalan mereka dan data komprehensif akan dipertahankan untuk diperiksa manajemen,” lanjut memo tersebut.

Mengutip USA Today, Senin (7/1/2019), memo itu dikirim kepada 1.800 anggota awak pesawat oleh manajer umum layanan penerbangan, Aamir Bashi. Perwakilan perusahaan penerbangan belum bersedia membalas permintaan media untuk memberikan komentar. Namun, juru bicara Pakistan International Airlines (PIA) Mashhood Tajwar, yang dikutip Fox News, mengonfirmasi bahwa memo itu valid.

Dia menggambarkan instruksi itu sebagai “masalah rutin”. Pasalnya, sekitar 100 anggota awak kabin moyoritas over weight sehingga wajib mengurangi berat badan hingga 1 Juli. “Tidak ada yang ingin memiliki kru yang lusuh di pesawat,” kata Tajwar.

Dilanjutkan, operator sebelumnya telah menerima keluhan tentang pramugari gemuk. Dalam memo itu ditekankan bahwa pramugari PIA harus ramping, pintar dan bugar. (EP)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.