Para penumpang mengantre untuk prosedur check-in di Bandara Internasional Kuala Lumpur (Foto: VNA)
KUALA LUMPUR, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia Tiong King Sing mengumumkan rencana untuk meluncurkan 21 rute penerbangan internasional baru mulai bulan ini hingga pertengahan Januari tahun depan sebagai bagian dari persiapan untuk Visit Malaysia Year 2026 (Tahun Kunjungan Malaysia 2026).
Dilansir dari https://en.vietnamplus.vn/, Tiong mengatakan bahwa layanan baru tersebut terdiri dari 16 penerbangan terjadwal dan lima penerbangan carter yang akan dioperasikan oleh 10 maskapai penerbangan, hubungkan Malaysia dengan destinasi di seluruh ASEAN, Asia Timur, Uzbekistan, dan Sri Lanka.
Dari 16 rute terjadwal, 13 rute akan dimulai dalam bulan Desember, sementara rute sisanya akan dimulai pada bulan Januari. Rute-rute ini akan menambah 81 penerbangan langsung ke Malaysia, dengan kapasitas maksimal hampir 14.000 penumpang per minggu.
Untuk lima penerbangan carter, empat akan dimulai pada bulan Desember, sementara satu akan dimulai bulan depan, katanya. Menurut menteri tersebut, layanan penerbangan baru ini akan melibatkan delapan negara dan 17 destinasi, menghubungkan sembilan bandara Malaysia, yaitu Kuala Lumpur, Subang, Penang, Johor Bahru, Kota Kinabalu, Tawau, Kuching, Ipoh, dan Langkawi.
Asia Timur tetap menjadi fokus utama dari ekspansi rute ini, dengan tujuh penerbangan terjadwal dan tiga penerbangan carter yang menghubungkan Malaysia ke delapan kota di Tiongkok.
Selain itu, penerbangan terjadwal baru akan diluncurkan ke Osaka (Jepang), dan Busan (Republik Korea), sementara Taichung, Taiwan (Tiongkok), akan menerima layanan penerbangan carter.
Di lingkup ASEAN, enam penerbangan terjadwal akan menghubungkan Malaysia dengan Singapura, Jakarta dan Medan di Indonesia, serta Cebu di Filipina.
Sementara itu, Tashkent (Uzbekistan) dan Colombo (Sri Lanka) masing-masing akan menerima satu penerbangan terjadwal










