Majukan Wisata Museum, Dialokasikan Anggaran Rp 129 Miliar

0
25
Museum tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto Sumbar (Foto: http://sawahluntotourism.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah telah mengalokasian dana sebesar Rp129 miliar untuk wisata museum. “Sudah ada dana alokasi khusus (DAK) untuk museum. Dana bisa digunakan untuk program museum serta pelayanan publik,” kata Muhadjir dalam acara Puncak Peringatan Hari Museum Indonesia 2019 di Taman Fatahillah Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu.

Puncak Peringatan Hari Museum Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Museum Enjoy Jakarta yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama dengan Dinas Pariwi-sata dan Kebudayaan DKI Jakarta yang bertema Museum menyatukan keberagaman.

Muhadjir mengatakan museum merupakan simbol peradaban suatu bangsa yang harus di rawat. “Semakin kita peduli, semakin merawat, semakin meningkatkan kapasitas fungsi dari museum berarti bangsa itu juga akan makin tinggi tingkat peradab­annya,” lontar menteri seperti diunduh laman MediaIndonesia, Ahad (13/10/2019).

Kepala Seksi Pengembangan Museum Direktorat Pelestari­an Cagar Budaya dan Permuseuman Kemendikbud Safei mengungkapkan pengunjung yang datang ke peringatan Hari Museum Indonesia 2019 yang diikuti 61 stan museum pada hari pertama hingga terakhir mencapai 20 ribu orang. “Makin ke sini pengunjung semakin banyak. Masyarakat mulai mengunjungi museum karena program atau kegiat-annya semakin menarik,” kata Safei, kemarin.

Pemandu Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Suseno, mengungkapkan antusiasme masyarakat yang berkunjung ke Museum Benteng Vredeburg cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari penjualan tiket per harinya. “Setiap Selasa sampai Kamis rata-rata hampir 700-800 pengun­jung yang datang. Kalau Jumat sampai Minggu, bisa sampai 2.000 sampai 2.500 tiket,” tutur Suseno.

Pengunjung tidak hanya melihat koleksi yang dipamerkan, tapi juga berswafoto dengan latar belakang bangun­an museum yang merupakan peninggalan zaman Belanda. Pihak museum pun melengkapi fasilitas dengan menyediakan tempat khusus untuk swafoto dan charger bagi pengunjung. Koleksi museum selain diorama selalu diganti setiap tahunnya agar pengunjung tidak merasa bosan.

Kondisi museum di daerah tidak seperti di kota. Stan Museum Prabu Siliwangi di acara Hari Museum selalu ramai pengunjung. Faktanya, Museum Prabu Siliwangi yang terletak di Sumedang justru tidak banyak diminati masyarakat di daerah. Pengelola museum Irwan mengharap pemerintah memberi perhatian lebih kepada museum-museum yang berada di daerah.

“Bagi kami, inginnya itu keadilan, jangan berfokus pada museum yang ada di kota-kota besar, tapi museum yang di daerah juga diangkat. Agenda-agenda ke daerah tolong di-tingkatkan,” tutur Irwan.

Kurator Koleksi Museum Benteng Vredeburg Jauhari Chusbiantoro berharap ke depan pemerintah dapat memberikan perhatian lebih bagi museum dengan meningkatkan pelatihan sumber daya manusia (SDM) di museum. “Kalau SDM bagus sesuai dengan kebutuhan museum, pengunjung nantinya juga akan meningkat,” jelas Jauhari. (ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.