ASEAN DESTINASI INTERNATIONAL NEWS

Laos Siap Mencatat Pertumbuhan Pariwisata yang Berkelanjutan dengan Target Ambisius 2026-2030

VIENTIANE, bisniswisata.co.id: Dalam peningkatan yang jarang terjadi pada sektor pariwisata, negara Laos mencatat hampir 4,6 juta pengunjung pada tahun 2025, melampaui target tahunan sebesar 4,3 juta wisatawan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Ini memberikan peningkatan substansial sebesar 11% dari jumlah saat ini, sehingga menandai peningkatan yang signifikan dalam pemulihan negara dari dampak pandemi global yang memengaruhi sektor pariwisata. Ini juga berarti peningkatan bagi destinasi yang sebelumnya menghadapi kesulitan besar di sektor pariwisata.

Masuknya pengunjung ini merupakan bagian dari kebangkitan yang lebih besar dalam industri pariwisata Laos sejak berakhirnya pandemi, dengan negara tersebut secara hati-hati memposisikan diri sebagai destinasi sumber bagi semua pengunjung, baik lokal maupun asing.

Kinerja pada tahun 2025 ini melanjutkan tren positif pada tahun 2024, dengan negara tersebut mencatat lebih dari 4,1 juta pengunjung, satu juta lebih banyak pengunjung dibandingkan tahun 2023.

Thailand, Vietnam, dan China Memimpin dalam Jumlah Pengunjung

Jumlah wisatawan terbesar ke Laos pada tahun 2025 berasal dari negara-negara tetangga, termasuk Thailand, Vietnam, dan China. Kemudahan akses antara negara-negara ini dan Laos, dikombinasikan dengan kondisi perjalanan yang menguntungkan, telah menjadikan negara ini tujuan populer untuk perjalanan singkat.

Pengalaman budaya, dan ekowisata. Wisatawan Thailand, khususnya, telah berbondong-bondong ke Laos, memanfaatkan kedekatan dan pilihan perjalanan yang terjangkau.

Keragaman wisatawan yang datang dari negara-negara tetangga, serta dari luar negeri, mencerminkan daya tarik Laos yang semakin meningkat.

Bukan hanya karena keindahan alamnya tetapi juga karena warisan budayanya yang kaya. Wisatawan dari wilayah ini tertarik pada penawaran unik Laos, seperti Situs Warisan Dunia UNESCO, pemandangan yang menakjubkan, kuil-kuil kuno, dan budaya lokal yang dinamis.

Laos Masuk Peringkat Destinasi Pariwisata dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia

Laos telah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu destinasi pariwisata dengan pertumbuhan tercepat di dunia, menempati peringkat ke-13 secara global menurut Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).

Pengakuan bergengsi ini menyoroti sektor pariwisata negara yang berkembang, didorong oleh peningkatan signifikan dalam infrastruktur, upaya pemasaran, dan pengembangan atraksi baru.

Upaya negara untuk memodernisasi penawaran pariwisatanya, seperti resor ramah lingkungan, pengalaman imersi budaya, dan kegiatan wisata petualangan, telah berkontribusi pada peningkatan visibilitas globalnya.

Pengakuan dari UNWTO ini menambah reputasi Laos sebagai bintang yang sedang naik daun di industri pariwisata Asia Tenggara, menarik tidak hanya pengunjung regional tetapi juga wisatawan internasional yang mencari pengalaman perjalanan yang terjangkau namun memperkaya.

Laos sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Paling Terjangkau

Selain pertumbuhan pesat jumlah wisatawan, Laos juga mendapat pujian karena keterjangkauannya, menjadikannya salah satu destinasi utama bagi wisatawan yang hemat.

Majalah Indie Traveller baru-baru ini memasukkan Laos dalam daftar “26 Tempat Murah Menakjubkan yang Harus Anda Kunjungi pada Tahun 2026.

Negara ini menawarkan nilai luar biasa bagi wisatawan, dengan biaya harian rata-rata sekitar US$25, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang ingin menjelajahi Asia Tenggara tanpa menguras kantong.

Bagi wisatawan dengan anggaran terbatas, Laos menawarkan berbagai pengalaman dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan destinasi wisata populer lainnya di kawasan ini.

Baik itu menjelajahi kota Luang Prabang yang indah, mengikuti pelayaran sungai di sepanjang Sungai Mekong, atau mendaki melalui hutan lebat, pengunjung dapat menikmati pengalaman berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.

Nilai yang ditawarkan ini telah secara signifikan meningkatkan daya tarik Laos bagi para backpacker, wisatawan muda, dan keluarga.

Laos Menetapkan Target Pariwisata Ambisius untuk 2026-2030

Berbekal kesuksesan tahun 2025, Laos telah menetapkan target pariwisata yang lebih ambisius untuk tahun-tahun mendatang. Untuk periode 2026 hingga 2030, pemerintah bertujuan untuk menarik lebih dari 43 juta pengunjung ke negara tersebut, dengan fokus yang seimbang pada pariwisata domestik dan internasional.

Target tersebut dibagi antara 21 juta wisatawan domestik dan 22 juta pengunjung internasional, yang menunjukkan fokus berkelanjutan untuk meningkatkan daya tarik negara tersebut bagi wisatawan asing sekaligus mendorong pariwisata lokal.

Untuk mencapai tujuan ini, Laos perlu melanjutkan upayanya untuk meningkatkan infrastruktur pariwisatanya, memperluas jangkauan pemasarannya, dan menciptakan pengalaman wisata baru yang akan memikat pengunjung dari seluruh dunia.

Ini termasuk mempromosikan perpaduan unik keindahan alam Laos, sejarah yang kaya, dan budaya lokal yang dinamis, serta memperluas penawaran ekowisata dan wisata petualangannya.

Proyeksi Pendapatan Pariwisata dan Dampak Ekonomi

Sektor pariwisata Laos siap memainkan peran yang semakin penting dalam perekonomian negara. Strategi pariwisata pemerintah yang ambisius bertujuan untuk menghasilkan setidaknya US$13 miliar pendapatan pada tahun 2030, yang akan secara signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Laos secara keseluruhan.

Pariwisata diharapkan menjadi salah satu penggerak utama pembangunan negara, menciptakan lapangan kerja, mendukung bisnis lokal, dan merangsang investasi dalam infrastruktur.

Seiring Laos terus memposisikan dirinya sebagai destinasi yang terjangkau namun kaya pengalaman, dampak ekonomi sektor pariwisata akan dirasakan di seluruh negeri.

Pertumbuhan sektor ini tidak hanya akan menguntungkan industri pariwisata itu sendiri tetapi juga bidang lain seperti perhotelan, ritel, transportasi, dan usaha budaya lokal.

Fokus pemerintah pada praktik pariwisata berkelanjutan akan memastikan bahwa pertumbuhan ini seimbang dengan upaya konservasi lingkungan, membantu melestarikan lanskap alam Laos untuk generasi wisatawan mendatang.

Inisiatif Pengembangan Pariwisata untuk Mendukung Pertumbuhan

Pemerintah Laos telah mulai berinvestasi dalam inisiatif pengembangan pariwisata utama yang akan membantu mencapai target ambisius ini.

Peningkatan infrastruktur transportasi, termasuk perbaikan jalan, bandara, dan sistem transportasi umum, sangat penting untuk memfasilitasi akses yang lebih mudah ke destinasi wisata di seluruh negeri.

Selain itu, pemerintah berupaya kembangkan atraksi dan pengalaman baru yang melayani beragam wisatawan, dari pencari petualangan hingga penggemar budaya.

Selain peningkatan infrastruktur, Laos berfokus pada upaya pemasaran dan promosi yang bertujuan untuk meningkatkan profil negara di panggung pariwisata internasional.

Ini termasuk kolaborasi dengan agen perjalanan internasional, partisipasi dalam pameran pariwisata global, dan pengembangan kampanye pemasaran digital yang dirancang untuk menjangkau wisatawan di seluruh dunia.

Masa Depan Cerah Pariwisata Laos

Dengan lebih dari 4,6 juta wisatawan pada tahun 2025, negara ini telah melampaui target pariwisatanya. Hal ini menggambarkan keberhasilan pemulihan dari pandemi dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sebagai salah satu destinasi wisata termurah di Asia Tenggara, Laos menawarkan nilai yang sangat baik. Oleh karena itu, negara ini menjadi tujuan wisata populer di kawasan ini dan negara-negara lain.

Sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di seluruh Thailand dan memiliki target masa depan yang menantang, Laos termasuk di antara destinasi yang paling diminati.

Dengan investasi berkelanjutan dalam infrastruktur, pemasaran, dan praktik pariwisata yang bertanggung jawab, Laos siap mencapai target pariwisatanya untuk periode 2026-2030.

Dengan meningkatnya popularitas negara ini, Laos pasti akan muncul sebagai kekuatan utama di sektor pariwisata di kawasan Asia Tenggara

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)