Pasangan Sri Darmastuti Sahlin dan Bengt Sahlin berwisata ke Jakriborg, kemarin, berikut cerita perjalanannya.
MALMÖ, Swedia bisniswisata.co.id: Hari sudah siang ketika kami tiba di Jakriborg kompleks perumahan di Hjärup, Kotamadya Staffanstorp, antara Malmö dan Lund di Skåne (Scania), Swedia selatan.
Tujuan liburan Natal kali ini dari desa Ukna yang sejak Desember 2024 menjadi tempat tinggal kami pasca pensiun, adalah kota Malmö. Tepat sehari sebelum Natal tahun 2025 ini sebenarnya janji bertemu dengan Nina Mussolini Hansson, sama -sama diaspora dari Indonesia yang tinggal di Malmö, namun batal karena Nina Hansson sedang sakit.
Akhirnya bersama pak suami, Bengt Sahlin kami mengarahkan kendaraan ke Jakriborg untuk sightseeing sedikit keluar kota Malmö yang rumah – rumahnya menjadi daya tarik wisata karena warna warni.
Sayang ketika teman kuliah 45 tahun lalu, Widha Chaidir datang ke Swedia dari Aussi kami tidak sempat membawanya kesini sewaktu jalan-jalan ke Malmö beberapa tahun lalu.
Kota Malmö tidak jauh jaraknya jika ingin berkunjung ke Kopenhagen, ibukota Denmark, menyebrang melalui jembatan Öresund. Jembatan ini adalah jembatan kabel pancang gabungan kereta api dan jalan raya yang melintasi selat Öresund antara Denmark dan Swedia.
Ini adalah jembatan terpanjang kedua di Eropa yang menggabungkan jalan raya dan kereta api dalam satu struktur terdiri dari rute internasional Eropa E20 dan Jalur Öresund. Jembatan ini membentang hampir 8 kilometer (5 mil) dari pantai Swedia ke pulau buatan Peberholm di tengah selat.
Penghubung Öresund dilengkapi dengan Terowongan sepanjang 4 kilometer (2,5 mil) dari Peberholm ke pulau Amager di Denmark.
Jakriborg sendiri adalah kawasan perumahan yang unik di Hjärup, Kotamadya Staffanstorp, antara Malmö dan Lund di Skåne (Scania), Swedia selatan yang benar-benar unik dan bagus untuk spot foto-foto termasuk selfie tentunya.
Memasuki Jakriborg memang membuat kita jadi bertanya-tanya apakah masih berada di negara yang sama! Soalnya kota bergaya abad pertengahan dengan jalanan berbatu ini seluruhnya dibangun pada tahun 1990-an dan 2000-an dan lebih mirip kota di Denmark, atau Jerman daripada perumahan di desa Swedia.
Meskipun Jakriborg mungkin sedikit seperti kota mati, tempat ini jelas merupakan surga bagi fotografer dan sempurna untuk perjalanan sehari dari Malmö atau Lund.
Rumah dengan atap pelana yang biasa disebut gable roof ini simple, nyaris sama dengan banyak jendela-jendela di sekeliling bangunan baik bagian atas dan bawah.
Dari bagian luar yang membedakannya gaya pintu, jendela serta pot-pot bunga serta warna warni dinding sekeliling rumah maupun dinding utama tempat pintu masuk yang menjadi daya tarik tersendiri.
Pembangunan Jakriborg dimulai pada tahun 1999 dan jaringan jalannya terinspirasi oleh kota-kota abad pertengahan di Denmark, Jerman, dan Belanda.
Rumah-rumah di Jakriborg dibangun dengan gaya Hanseatik dan hadir dalam berbagai warna, atap curam, dan kawasan perumahan ini bahkan memiliki alun-alun yang nyaman di tengahnya.
Rumah-rumah di Jakriborg sebagian besar disewakan dan pada tahun 2007 mereka telah menyelesaikan dan menyewakan sekitar 400 apartemen.
Jakriborg juga memiliki ‘tembok kota’ sendiri, tetapi tembok ini tidak dirancang untuk melindungi penduduk desa dari musuh, melainkan berfungsi sebagai penghalang suara untuk jalur kereta api yang berada di sebelah desa.
Apartemen di sini terdiri dari dua atau tiga lantai. Hjärup dibangun di atas lahan desa Uppåkra, yang telah ada selama lebih dari seribu tahun sebagai pendahulu Lund hingga kota tersebut dipindahkan pada tahun 990 ke lokasi baru yang lebih aman beberapa mil jauhnya, di mana Uppåkra kembali menjadi kota kecil.

Sri Darmastuti berpose di Jakriborg ( Foto: dok.)

Jakriborg digabungkan dan dihubungkan dengan Hjärup oleh jalur kereta api Malmö-Lund di jalur Kopenhagen-Stockholm
Dikutip dari wikipedia disebutkan area ini dibangun oleh perusahaan real estate Jakri AB dan terus berkembang sejak saat itu. Jakri AB didirikan oleh dua bersaudara, Jan Berggren dan Krister Berggren.
Proyek Jan Berggren diwujudkan melalui kolaborasi dengan dua arsitek Robin Manger Architect SAR/MSA dan Marcus Axelsson Architect SAR/MSA. Proyek Jakriborg menunjukkan kemiripan dengan gerakan Urbanisme Baru kontemporer.
Sering dibandingkan dengan proyek Poundbury di Inggris yang dibangun oleh Pangeran Charles. Ini juga merupakan contoh terkenal dari arsitektur tradisional dan arsitektur klasik Baru.
Bisa dibilang gaya bangunannya terinspirasi oleh arsitektur kota pra-industri yang ditemukan di wilayah pesisir Baltik selatan dan Laut Utara antara Flanders dan Tallinn, yang mana Kota Hansa kuno Lübeck adalah contoh yang paling terkenal.
Populasi awalnya Jakriborg dimulai dengan kurang dari 300 keluarga dan pada tahun 2005 telah memiliki lebih dari 500 keluarga. Namun, sebagian besar lahan di sekitarnya dibeli pada tahun 2002 oleh Jakri AB yang memiliki ruang tambahan untuk memperluas distrik kota lebih dari sepuluh kali lipat ukuran dan kapasitasnya saat ini.
Memang dari awal pengembang tidak bermaksud untuk mengembangkannya secara cepat karena mereka percaya pertumbuhan harus terjadi secara alami melalui peningkatan organik masyarakat. Oleh karena itu, jumlah unit apartemen yang dibangun setiap tahunnya tetap sengaja dibatasi.
Saya mengunjungi Jakriborg baru pertamakali ini tapi Anda bisa mengunjungi Jakriborg kapan saja sepanjang tahun dan mendapatkan foto-foto kota yang bagus dari lapangan yang menghadap ke kota.
Di musim semi, pemandangannya sangat indah ketika ada hamparan bunga kuning di depan rumah-rumah. Di musim panas, biasanya ada banyak rombongan turis yang datang untuk berkeliling kota, dan Jakriborg juga menyelenggarakan pasar Natal yang sangat nyaman dan populer di kalangan penduduk maupun turis yang tahun ini berlangsung 20-21 Desember 2025.
Jadi saat kami tiba kemarin tidak bertemu dengan pasar Natal. Namun teman menyarankan bila ingin melihat desa dengan lebih banyak orang, sebaiknya berkunjung di musim panas atau saat Natal.
Pengelola desa nampaknya belum promosikan Jakriborg dengan optimal sebagai tujuan wisata karena itu hal terbaik yang bisa dilakukan di sini adalah slow travel.
Mengambil foto rumah-rumah dan jalan-jalan yang nyaman seperti labirin. Anda juga bisa membawa bekal piknik dan menghabiskan hari di lapangan terdekat. Jakri (sebutan penduduk setempat) memiliki restoran pizza, toko kelontong, salon rambut, tukang pijat, toko bunga yang bisa untuk pelatihan merangkai bunga juga dan toko HiFi, yang sebenarnya cukup terkenal di Skandinavia.
Jika berkunjung di musim panas dan ingin berenang, hanya perlu beberapa menit dengan mobil atau sepeda ke Lomma di mana pengunjung akan menemukan pantai berpasir, dermaga, dan toko-toko. Nah berminat meramaikan Jakriborg yang terlanjur dijuluki kota Hantu karena sepi ?










