Hutan Gunung Arjuno Terbakar, 47 Wisatawan Pendaki Dievakuasi

0
138
Infrastruktur pembangunan tol dukung kemajuan pariwisata (Foto: Kementrian PURR)

KOTA BATU, bisniswisata.co.id: Kemarau panjang menambah daftar panjang kebakaran hutan, termasuk kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, yang ada di lereng Gunung Arjuna, Ringgit dan Welirang di Kota Batu Jawa Timur (Jatim). Gunung yang memiliki ketinggian 3.333 m diatas permukaan laut kerap mengalami kebakaran saat musim kemarau tiba.

Ahad (28/07/2019), hutan di lereng Gunung Arjuno terbakar. Padahal ada sekitar 47 wisatawan pendaki Gunung Arjuna, diduga tak bisa turun dan terjebak dalam kobaran api dan asap tebal, petugas gabungan Taman Hutan Rakyat R Soerjo bersama relawan dan warga setempat diterjunkan.

“Dari laporan pemangku wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) bahwa terjadi kebakaran hutan dan lahan di Gunung Arjuno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, titik api terdeteksi sejak pukul 09.30 WIB” ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Achmad Choirur Rochim dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Ahad (28/07/2019).

Data di Pos Perijinan Pendakian Gunung Arjuno-Welirang di Desa Sumber Brantas, terdapat 64 wisatawan yang sedang melakukan pendakian. Sebanyak 17 sudah berhasil dievakuasi, sedangkan 47 sisanya masih dalam proses. “Jumlah pendaki yang sudah berhasil dievakuasi turun dan kembali ke rumah masing-masing sebanyak 17 orang dan 47 orang pendaki masih dalam proses evakuasi tim,” jelasnya.

Tim pertama diberangkatkan pukul 11.00 WIB, berkekuatan 14 orang yang terdiri dari warga, dan porter. Mereka berangkat dari jalur Pura Giri Arjuna. Tim Kedua berangkat pukul 12.30 WIB, giliran berkekuatan 15 orang dari jalur Brak Seng. Tim ketiga diberangkatkan dari Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, berkekuatan sembilan orang.

“Dari komunikasi diketahui posisi tim kedua dari personel Tahura R. Soerjo, sudah berada di Lembah Kembar Dua, dan belum mencapai titik api. Sementara dari tim yang lain belum ada informasi posisi masing-masing,” ujarnya.

Ditambahkan, mengingat kondisi cuaca yang tidak bersahabat, yakni musim kemarau dengan cuaca panas di atas rata-rata saat siang dan suhu dingin pada malam hari, diimbau wisatawan pendaki Gunung Arjuna, Ringgit dan Gunung Welirang untuk berhati-hati serta mewaspadai bahaya kebakaran. Salah satunya adalah saat pendaki membuat perapian di camp, diharapkan pendaki memastikan api benar-benar padam saat akan meninggalkan camp.

Selain bencana kebakaran, cuaca dingin di kawasan puncak harus menjadi perhatian bagi para pendaki dengan membawa selimut atau pakaian tebal tambahan. Diketahui untuk saat ini suhu di puncak Gunung Arjuna mencapai 12 derajat celcius. Pengelola berharap pendaki tidak mengabaikan dan dapat mentaati serta mematuhi anjuran petugas demi keselamatan selama pendakian berlangsung. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.