ASEAN DESTINASI INTERNATIONAL

Filipina Jaring 6,5 Juta Wisman dan Devisa PHP 694 Miliar

Wisatawan menikmati Pulau Boracay.Filipina mencatat 6,5 juta pengunjung asing dan warga Filipina yang kembali dari luar negeri pada tahun 2025, dengan devisa pariwisata sebesar PHP694 miliar. (Foto arsip PNA oleh PGLena)

MANILA, bisniswisata.co.id: Filipina mencatat 6,4 juta pengunjung asing dan warga Filipina yang kembali dari luar negeri pada tahun 2025, menghasilkan perkiraan penerimaan pariwisata sebesar PHP694 miliar, kata Departemen Pariwisata (DOT) hari ini.

Mengutip data Biro Imigrasi, DOT mengatakan 5.940.975 adalah pengunjung asing, termasuk penumpang kapal pesiar dan kategori yang tidak sepenuhnya tercatat dalam eTravel.

Sebanyak 543.085 lainnya adalah warga Filipina yang kembali dari luar negeri, sehingga total kedatangan wisatawan asing mencapai 6.484.060.

Departemen Pariwisata (DOT) menyatakan bahwa pengeluaran wisatawan internasional diperkirakan mencapai PHP694 miliar.

Meskipun jumlah kedatangan masih di bawah level pra-pandemi pada tahun 2019, DOT menyatakan bahwa hasil tersebut dicapai meskipun menghadapi tantangan global dan domestik, termasuk peringatan perjalanan dari pasar utama dan kendala fiskal.

Badan tersebut mengatakan bahwa kinerja pariwisata tidak boleh hanya diukur dari jumlah kedatangan saja, dengan menyebutkan kuatnya perjalanan domestik, penciptaan nilai, dan penciptaan lapangan kerja.

Dipandu oleh Rencana Pembangunan Pariwisata Nasional 2023–2028, DOT menyatakan bahwa mereka tetap fokus pada peningkatan konektivitas, keselamatan, keterampilan tenaga kerja, dan standar layanan.

Tonggak Sejarah

Meskipun pemulihan berjalan lambat, DOT menyatakan bahwa pariwisata mencapai tonggak sejarah penting pada tahun 2025, termasuk kedatangan Michelin Guide di Filipina dan penyelenggaraan Terra Madre Asia dan Pasifik pertama.

Badan tersebut juga melaporkan peningkatan investasi dalam konektivitas dan infrastruktur pariwisata.

Pada tahun 2025, 19 rute penerbangan langsung internasional baru diluncurkan, menghubungkan Manila, Cebu, Clark, Iloilo, dan Kalibo ke kota-kota besar di Asia, Oseania, Amerika Utara, dan Eropa Timur.

Negara ini juga mencatat 136 kunjungan kapal pesiar, membawa 56.040 penumpang dan 15.071 awak kapal.

DOT menyatakan telah menyelenggarakan SALAAM 2025 Expo, pameran perdagangan perjalanan Muslim yang menghasilkan penjualan sekitar PHP1,8 juta, menyoroti pertumbuhan pariwisata halal dan ramah Muslim.

Pada tanggal 15 Desember 2025, DOT menyatakan bahwa Penginapan Ramah Muslim secara resmi diakui di seluruh negeri.

Sekretaris DOT Christina Garcia Frasco mengatakan kinerja sektor ini mencerminkan upaya gabungan dari para pekerja pariwisata, pemerintah daerah, perusahaan swasta, dan masyarakat.

Ia mengatakan ketahanan dan komitmen mereka membantu pariwisata terus menciptakan lapangan kerja, mata pencaharian, dan peluang bagi warga Filipina.

“Segala pencapaian yang telah kita raih tahun ini hanya dimungkinkan berkat kerja keras para pekerja dan pemangku kepentingan pariwisata kita,” kata Frasco.

“Meskipun menghadapi tantangan di luar kendali kita, mereka tetap tangguh, inovatif, dan berkomitmen untuk melayani, memastikan bahwa pariwisata terus menciptakan lapangan kerja, mata pencaharian, dan peluang bagi jutaan warga Filipina,” tambahnya. (PNA)

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)