Perwakilan dari Badan Pariwisata Malaysia dan Green Empire Holding LLC setelah upacara penandatanganan Nota Kesepahaman.
PUTRAJAYA, M’sia, bisniswisata.co.id:
Badan Pariwisata Malaysia meresmikan kemitraan strategis dengan Green Empire Holding LLC. Tujuannya untuk memposisikan Malaysia sebagai destinasi wisata pilihan bagi wisatawan Mongolia sekaligus mendorong momentum menuju Visit Malaysia 2026 (VM2026).
Efektif mulai Januari 2026, kemitraan ini akan memperkenalkan inisiatif ‘Welcome Malaysia’ yang ditargetkan dan dirancang untuk meningkatkan kedatangan wisatawan dari Mongolia melalui kampanye promosi modern yang digerakkan secara digital.
Inisiatif ini akan menampilkan beragam penawaran pariwisata Malaysia, termasuk atraksi perkotaan, ekowisata, warisan budaya, dan pengalaman perjalanan mewah.
Direktur Jenderal Pariwisata Malaysia, Mohd Amirul Rizal Bin Abdul Rahim menyoroti signifikansi strategis kolaborasi ini.
‘Aliansi kami dengan Green Empire Holding merupakan langkah proaktif untuk mendiversifikasi pasar pengunjung internasional Malaysia dengan memanfaatkan segmen yang berpotensi tinggi.” ujarnya.
Kemitraan ini mencerminkan komitmen kami terhadap pemasaran pariwisata yang inovatif dan kolaborasi publik-swasta yang kuat saat kami menyelenggarakan Visit Malaysia 2026 dan meningkatkan kehadiran merek global Malaysia, tambahnya.
Byambasuren Ayushjav, Chief Executive Officer Green Empire Holding LLC, menggemakan sentimen tersebut, dengan menyatakan: ‘Kemitraan ini melampaui promosi pariwisata konvensional. Kami berkomitmen untuk menciptakan kisah-kisah otentik yang menginspirasi wisatawan Mongolia untuk menemukan keunikan Malaysia.’
Tujuannya adalah membangun jembatan abadi yang menghubungkan masyarakat kita melalui pengalaman budaya dan wisata yang bermakna.
Melalui kampanye VM2026, Malaysia bertujuan untuk menarik 43 juta pengunjung internasional pada tahun 2026, sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi negara.
Momentum sektor yang kuat tercermin dalam kedatangan pengunjung internasional dari Januari hingga November 2025, yang mencapai 38,3 juta.
Dipandu oleh lagu temanya, Surreal Experiences, kampanye VM2026 menjanjikan program sepanjang tahun yang semarak berupa festival, pertunjukan budaya, pameran, perayaan komunitas, dan pengalaman khas Malaysia yang dirancang untuk memikat wisatawan dari seluruh dunia.
Dengan memanfaatkan potensi besar Malaysia sebagai destinasi wisata kelas dunia, VM2026 diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah kedatangan wisatawan sekaligus menciptakan lapangan kerja, meningkatkan citra global negara, dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.
Kampanye ini juga akan memperdalam apresiasi budaya dan merangsang pertumbuhan di berbagai sektor di luar pariwisata, termasuk perhotelan, transportasi, ritel, dan industri gastronomi.
Berdasarkan Nota Kesepahaman, kedua pihak akan berkolaborasi dalam promosi destinasi di Mongolia, kampanye pemasaran bersama, dan pertukaran data pariwisata. Lebih lanjut, perjanjian ini mencakup fasilitasi bisnis antar pelaku industri dan dukungan bersama untuk acara-acara terkait pariwisata.
Upaya terkoordinasi ini dimaksudkan untuk memperkuat ikatan budaya dan memposisikan Malaysia sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan Mongolia.
Aliansi strategis ini berfokus pada area-area kunci untuk membangun koneksi budaya yang langgeng dan memposisikan Malaysia sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan Mongolia melalui penceritaan autentik dan strategi promosi yang inovatif.
Tentang Green Empire Holding LLC
Green Empire Holding LLC adalah konglomerat layanan kesehatan dan pariwisata yang berbasis di Mongolia. Pada tahun 2025, Green Empire memulai rute pariwisata khusus pertama dari Mongolia ke Malaysia.
Perusahaan ini berhasil memfasilitasi kedatangan lebih dari 300 wisatawan Mongolia melalui program pariwisata jangka panjang yang terkurasi. Untuk musim 2026, Green Empire akan mengembangkan lebih lanjut inisiatif ini melalui operasi penerbangan charter tambahan, tergantung pada kondisi pasar dan kerja sama bersama dengan pemangku kepentingan terkait.









