DPD Dorong Buka Penerbangan Perintis di Pelosok Nusantara

0
241
Rapat dengar pendapat DPD RIyang dihadiri oleh Direksi Garuda Indonesia, Citilink, Lion Grup, dan Xpress Air hari Rabu (5/9), (FOTO: DPD)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI mendukung sekaligus mendorong adanya penerbangan perintis ke daerah pelosok nusantara yang selama ini belum terjangkau akses jalur udara. Mengingat, saat ini banyak kota-kota kecil di Indonesia belum tersentuh oleh rute penerbangan. Padahal daerah ini memiliki potensi pariwisata yang bagus, ekonomi, bisnis, investasi juga banyaknya permintaan untuk dibukanya jalur penerbangan dari masyarakat.

“Padahal dengan dibukanya jalur penerbangan ke daerah pelosok nusantara, dapat membantu pembangunan daerah, meningkatkan pendapatan pemerintah daerah juga masyarakat. Akses angkutan semakin lebih cepat dan daerah itu akan semakin maju dan berkembang, terutama dapat mempromosikan pariwisata,” papar Ketua Komite II DPD RI, Aji Muhammad Mirza Wardana dalam keterangan tertulis, Kamis (06/09/2018).

Sebelumnya DPD RI menggelar RDP dihadiri Garuda Indonesia, Citilink, Lion Grup, dan Xpress Air di gedung DPD Senayan Jakarta, Rabu (5/9/2018. “Banyak di daerah yang memiliki bandara tetapi belum memiliki frekuensi penerbangan yang mencukupi kebutuhan masyarakat. Hanya beberapa maskapai yang membuka jalur penerbangan,” sambungnya.

Dngan dibukanya jalur penerbangan ke daerah pelosok, lanjut Aji, perekonomian daerah tersebut dapat meningkat, dan mampu menyejahterakan masyarakat. Jalur penerbangan ke pelosok dinilai sesuai dengan program pemerintah yang ingin membangun daerah-daerah secara menyeluruh.

“Apakah ada target maskapai turut berperan serta membangun jaringan hubungan antar daerah ini, melingkupi kebutuhan masyarakat. Karena kita memahami Garuda Indonesia, Citilink merupakan badan usaha milik negara. Kira-kira kedepannya bagaimana program dari masing-masing maskapai dalam menjawab pertanyaan masyarakat daerah,” kata dia.

Senator dari Provinsi Maluku, Anna Latuconsina, berharap agar maskapai penerbangan di Indonesia dapat membuat rute penerbangan ke pulau-pulau di Maluku. Menurutnya beberapa daerah di Maluku memiliki potensi pariwisata yang sangat menarik wisatawan domestik maupun luar negeri.

“Kalau berbicara Provinsi Maluku, ini provinsi kepulauan yang memiliki pulau 1.340 pulau. Kendala terbesar kami adalah perhubungan. Apakah ada kemungkinan untuk bisa membuka jalur Ambon ke Namlea. Dan kami berharap ada maskapai yang melirik Ambon-Saumlaki-Darwin, sehingga pariwisata di Maluku dapat naik. Maluku tenggara banyak sekali objek wisata yang sangat menarik,” ucapnya.

Managing Director Lion Group, Daniel Putut Kuncoro Adi menganggap bahwa pembukaan jalur penerbangan ke daerah perintis sangatlah visible. Menurut dia, pasar di daerah-daerah untuk dibuka jalur penerbangan juga sangat potensial. Meskipun begitu, dirinya mengatakan bahwa pembukaan penerbangan perintis harus mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan No. 39 Tahun 2018.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Niaga Domestik PT. Garuda Indonesia, Nina Sulistyowati, mengatakan terdapat beberapa syarat di suatu daerah untuk dilalui jalur penerbangan. Mulai dari adanya bandara yang layak, tingkat kebutuhan penerbangan, dan juga adanya izin dari pemerintah, dalam hal ini harus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.