ASEAN DESTINASI EVENT INTERNATIONAL NEWS

DOT Bahas Kerjasama MICE antara RI-Filipina dan Tingkatkan Konektivitas Udara

Sekretaris DOT Christina Frasco dan mitranya, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 pekan lalu.     ( Foto: Humas Kemenparekraf) 

JOGJAKARTA, bisniswisata.co.id: Departemen Pariwisata Filipina (DOT) telah mengusulkan peningkatan kerjasama bidang MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions) antara Filipina -RI yang menjadi salah satu bahasan dari pertemuan bilateral Sekretaris DOT Christina Frasco dan mitranya, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 yang diselenggarakan di Jogjakarta pekan lalu.

Frasco mencatat bahwa ini adalah titik kuat Indonesia dengan menawarkan kerjasama untuk memajukan produk pariwisata Filipina.

“Produknya termasuk ziarah, pelayaran, Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua (ESL), dan Pariwisata Halal. Pentingnya memperkuat kerjasamanya di bawah BIMP-EAGA dalam aspek menghubungkan Filipina Selatan (Mindanao) dengan Indonesia Utara melalui konektivitas melalui udara dan laut.” 

Dia juga membahas peningkatan konektivitas antara Filipina dan Indonesia dengan menambah lebih banyak penerbangan langsung di luar gerbang utama negara itu, Manila.

“Kami ingin memperdalam hubungan antar negara mengingat sebagai anggota ASEAN, kami memiliki potensi besar dalam hal kawasan sebagai penawaran wisata terpadu bagi negara-negara di belahan dunia lain,” kata Frasco .

Menurut dia, saat ini penerbangan langsung dari Indonesia hanya menuju Manila tetapi ada banyak tujuan lain yang dapat menghadirkan peluang pariwisata yang sangat besar, termasuk Cebu, Davao, serta bagian lain Filipina,’ tambah Frasco.

Menparejraf Sandiaga Uno, pada bagiannya, kemudian menyampaikan niatnya untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) tentang Kerjasama Pariwisata dengan Filipina untuk kerjasama dan promosi bagi kedua negara dalam pengembangan pariwisata regional.

Uno menambahkan bahwa di bawah Ekonomi Kreatif, fokus Indonesia adalah memperkuat UMKM sebagai bagian tak terpisahkan dari rantai nilai pariwisata. Indonesia juga menyampaikan keinginannya untuk berkolaborasi dalam hal promosi country tourism, movie tourism, dan human capital development.

Dalam pertemuannya, Frasco juga memuji Indonesia atas penyelenggaraan ASEAN Forum 2023 yang luar biasa, pertemuan pariwisata terbesar para pemimpin industri dan profesional dari negara- negara Asia Tenggara, sementara Indonesia juga memuji upaya rehabilitasi dan keberlanjutan negara yang dilakukan di Pulau Boracay yang terkenal di dunia. Indonesia juga ingin belajar dari Filipina tentang praktik terbaik tentang keberlanjutan.

Sementara itu, DOT juga mendapatkan empat penghargaan dalam acara ASEAN Tourism Awarding yang juga merupakan bagian dari ATF 2023. Negara ini mendapat penghargaan dalam empat kategori – homestay Asean, toilet umum Asean, layanan spa Asean, dan pariwisata berbasis komunitas Asean.

Penghargaan model toilet umum diberikan kepada Cordillera Convention Hall, William Tan Enterprises (Caltex Irawan), DEU 818 Corporation (Restoran High Ridge) dan Shell OGI di Northwalk 2, Kantor Lingkungan dan Manajemen Kota.

Asosiasi Pelindung Lingkungan Palaui (PEPA) menerima kutipan pariwisata berbasis komunitas Asean sementara klinik Apricus Therapuetic di Hilton Clark dan Quan Spa di Clark Marriott Hilton sebagai penerima layanan Asean Spa.

Lima homestay di Filipina yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah Inandako’s Bed and Breakfast, Gina’s Homes, Sid Homestay, HideAway House, dan Maryhilz Homestay.

 

Evan Maulana