Dikeluhkan Wisatawan, Infrastruktur Raja Ampat Dibangun

0
129
Presiden Joko Widodo melihat pemandangan indah kawasan wisata Pulau Piaynemo Raja Ampat (Foto: ANTARA FOTO/HO/Setpres-Agus Suparto).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wisatawan yang berwisata di Pulau Piaynemo Raja Ampat, Papua Barat kerap mengeluh lantaran sarana pendukung kurang memadai. Padahal potensi kunjungan wisatawan mengalami grafik kenaikan, namun sayangnya Infrastruktur sangat parah.

Keluhan wisatawan langsung ditanggapi serius oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dengan membangun infrastruktur untuk mendukung kemajuan pariwisata Raja Ampat

“Pembangunan infrastruktur setiap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui rencana induk pembangunan infrastruktur yang disusun Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran persnya, Senin (1/7/2019).

Dijelaskan, tahun 2018, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya melakukan penataan kawasan wisata Bukit Piaynemo. Infrastruktur yang dibangun adalah anak tangga menuju puncak bukit, kios suvenir, gardu pandang, tempat istirahat serta tambatan perahu apung dan perahu kayu.

Dengan dibangunnya anak tangga, untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Sebanyak 320 anak tangga terbuat dari kayu dibangun menuju puncak bukit sehingga untuk mencapai puncak bukit maka waktu tempuhnya 20 menit.

Uniknya, sambungnya, pembangunan anak tangga ini didesain sedemikian rupa tanpa menebang pohon di sekitar sehingga pepohonan tetap bisa tumbuh dengan baik. Selain untuk memperkuat keindahan alam setempat, penataan ini diupayakan tidak membuat elemen artifisial yang mencolok supaya keasrian alam tetap terjaga.

Hal ini sejalan dengan konsep wisata berbasis lingkungan yang dikembangkan di Kabupaten Raja Ampat. Penataan Kawasan Wisata Bukit Piaynemo merupakan bagian dari kelompok kegiatan Kawasan Strategis Nasional (KSN) dengan waktu pelaksanaan 19 Januari-5 November 2018 yang dilakukan dengan dana APBN sebesar Rp 19,9 miliar.

Pulau Piaynemo, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal dengan keindahan gugusan pulau karang dan air lautnya yang jernih. Dari ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Waisai, perjalanan ke Piaynemo dapat ditempuh dalam dua jam perjalanan dengan speedboat atau lima jam dari Pelabuhan Sorong.

Untuk bisa melihat indahnya pemandangan gugusan pulau karst, para pengunjung harus naik ke atas bukit dengan ketinggian 30-40 meter. Jalan menuju bukit cukup terjal sehingga wisatawan perlu menggunakan sepatu dan berhati-hati. Penataan ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan para pelancong yang datang serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bukit Piaynemo. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.