Di Jeddah, Silaturahmi dan Solidaritas Lewat Sepak Bola

0
20

MADINAH, bisniswisata.co.id: TUGAS Kedutaan dan konsulat Indonesia di luar negeri tidak sekadar menjaga hubungan baik dengan negara dimana seorang Duta Besar, Konsul atau staf kedutaan dan konsulat ditugaskan. Seperti di Jeddah misalnya, KJRI yang wilayah kerjanya membawahi  wilayah barat Arab Saudi, mencakup 7 provinsi: Mekkah, Madinah, Asir, Albaha, Jizan (berbatasan dengan Yaman), Najran (berbatasan dengan Yaman) dan Tabuk (berbatasan dengan Yordania).

KJRI dan jajarannya berkewajiban menjaga  hubungan Indonesia-Arab Saudi di bidang perekonomian, pendidikan, kesenian dan kebudayaan, perlindungan WNI, jamaah umroh dan haji. Khusus perihal  perlindungan WNI, KJRI berkewajiban melakukan sosialisasi tentang aturan hukum di Arab Saudi, edukasi, dan pencegahan terjadinya pelanggaran oleh warga negara Indonesia. KJRI juga melakukan pelayan WNI ke daerah-daerah wilayah kerja KJRI Jeddah. Menangani permasalahan WNI baik pekerja migran, jamaah haji dan umroh yang mengalami musibah (hilang, penipuan, meninggal dunia, sosialisasi).  

Memupuk silaturrahmi dan solidaritas warga negara Indonesia di luar negeri, KJRI bekerjasama dengan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) menggelar kejuaraan sepak bola. Kejuaraan Liga PPMI Cabang Madinah yang berlangsung hampir setahun, berakhir Sabtu, 22 Februari 2020 dengan kemenangan Tim Kesebelasan Tahwil FC.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara, Faisal Abdan Syakuro, kepada Bisniswisata.co.id, gelaran Liga PPMI tahun ini sempat menemui kendala, sehingga tidak berhasil dituntaskan sesuai jadwal. Liga PPMI 2019- 2020 di ikuti 10 tim kesebelasan.

 Silahturahmi

” Tujuan dari pertandingan ini adalah untuk memupuk silaturrahmi,  solidaritas dan sportivitas,” ujar Faisal.

Berlaga di lapangan hijau Gelanggang Olahraga Kampus Universitas Islam Madinah (UIM), Tahwil FC berhasil menyingkirkan Tim Kesebelasan Istiqbal-3 di final dengan skor kemenangan 2-1.

Selain disaksikan oleh pendukung kedua tim, laga final Liga PPMI 2019-2020 ini dihadiri oleh Pelaksana Fungsi Pensosbud-1 KJRI Jeddah, Agus Muktamar, dan perwakilan dari Dekan Kemahasiswaan UIM divisi olahraga, Anas Almisri.

Istiqbal-3 tampak lebih agresif di babak pertama melakukan tekanan terhadap kubu lawan sehingga berbuah gol di menit-menit awal pertandingan. Keadaan tidak berubah hingga jedah turun minum.

Di babak kedua, Tahwil FC mencoba membalikkan keadaan dengan tampil agresif. Alhasil, tak lama babak kedua berselang, pemain Tahwil FC berhasil menyarangkan bola di gawang lawan dan berhasil menyamakan raihan poi menjadi 1-1.

 Kedua kubu terus saling melakukan tekanan di menit-menit menjelang babak kedua berakhir. Situasi kurang menguntungkan dialami oleh Istiqbal-3. Akibat beberapa pelanggaran, salah seorang pemainnya diganjar wasit dengan kartu kuning. Momen ini dimanfaatkan oleh Tahwil dengan meningkatkan serangan ke kubu lawan.

Skor kemenangan berhasil dicuri Tahwil FC melalui tendangan penalti. Tim berkostum kuning ini berhasil mengunci kemenangan 2-1 hingga pluit babak terakhir dibunyikan wasit.

Mewakilan pihak kampus, Anas Almisri mengapresiasi penyelenggaraan Liga PPMI, dia menilai mahasiswa asal Indonesia cukup tertib dan rapih dalam menyelenggarakan acara, termasuk laporan jadwal kegiatan dan penggunaan dananya.

Sementara, Agus Muktamar dalam sambutannya menyampaikan KJRI Jeddah mendukung kejuaraan liga PPMI dan menyarankan agar kegiatan tersebut diagendakan secara rutin dengan format piala bergilir.

Saat ini, Tim Kesebelasan PPMI tengah berlaga di Kejuaraan Liga Dunia yang digelar oleh UIM dan masuk 16 belas besar. Liga ini diikuti oleh tim kesebelasan mahasiswa dari 64 negara yang tengah belajar di kampus tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.