DAERAH

Destinasi Wisata Negeri di Atas Awan Citorek Ditutup, Kenapa?

LEBAK BANTEN, bisniswisata.co.id: Destinasi wisata Negeri di Atas Awan Gunung Luhur, di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber Lebak Banten yang ramai dikunjungi wisatawan nusantara setelah viral di media sosial, kini ditutup sementara. Penutupan ini memang sangat mengejutkan, lantaran menjelang liburan panjang akhir tahun, selalu menjadi sasaran utama untuk dikunjungi.

Penutupan sejak Rabu (18/12) hingga belum ditentukan waktunya, dilakukan Polres Lebak. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan karena jalan menuju tempat wisata alam ini, sangat licin akibat hujan juga rawan longsor. Karenanya wisatawan lokal maupun nasional yang rencana merayakan pergantian tahun baru di lokasi tersebut diminta membatalkan.

“Wisatawan dan warga sekitar yang mempunyai rencana berlibur atau pun merayakan malam pergantian tahun baru di Citorek agar membatalkan rencananya. Alasannya karena akses jalan menuju tempat wisata untuk sementara ditutup, tujuannya untuk menjaga keselamatan pengunjung sehingga bahaya longsor susulan perlu diantisipasi,” kata Kasat Lantas Polres Lebak AKP Fikry Ardiansyah di Lebak, Kamis (19/12/2019).

Fikry mengungkapkan hingga Kamis (19/12), kondisi curah hujan masih tinggi dan kejadian longsor disertai banjir beberapa waktu lalu dikhawatirkan akan terjadi lagi dan membahayakan wisatawan dan warga sekitar, jika memaksakan kehendak datang ke Destinasi wisata Negeri di Atas Awan Gunung Luhur,

Saat ini kondisi jalan licin dan masih ada tumpahan material tanah yang longsor ke jalan, hal itu dipastikan akan menyulitkan kendaraan roda dua dan empat yang akan pergi ke objek wisata negeri di atas awan. “Jalannya masih licin dan rawan kecelakaan lalu lintas, selain cuaca musim hujan juga bisa menimbulkan longsor susulan,” tandasnya serius.

Meski ditutup, lanjut dia, namun warga sekitar masih bisa lewat dan masuk ke jalur yang ditutup tersebut. “Kendaraan yang ada di pemukiman itu tidak ada masalah, mereka masih bisa lewat. Nanti kami filter pengunjung yang akan masuk,” ujarnya seperi dilansir laman Merdeka.

Untuk diketahui pasca banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah Citorek beberapa waktu lalu sempat memutus jalur menuju objek wisata Negeri di atas awan yang sempat viral tersebut. Hal itu menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lebak. Dan kini, Polres Lebak mengerahkan pengamanan lalu lintas di Citorek dengan menerjunkan 15 personel yang dibantu dari Polda Banten 10 personel.

Penutupan Destinasi wisata Negeri di Atas Awan Gunung Luhur, juga mendapat dukungan dari Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya. “Hasil rapat Kominda, kami melihat baru terjadi bencana dan khawatir belum stabil, kemudian jajaran polres menyampaikan kondisi situasi terkini. Jadi kami menutup obyek wisata Gunung Luhur untuk sementara sampai batas waktu belum ditentukan. Kami terus memantau kondisi cuaca di wilayah ini,” lontar Bupati Lebak.

Dilanjutkan, pemerintah daerah Lebak merasa khawatir pada saat malam pergantian tahun, pengunjung ke objek wisata yang berada di daerah wewengkon adat Citorek itu membludak. “Khawatir kunjungan membludak, terjadi kecelakaan atau longsor yang tidak kita diinginkan. Karena sekarang ini curah hujan lagi tinggi ya. Mungkin nanti ada penjagaan, tidak dibuka untuk umum,”tuturnya sambil menambahkan belum lama ini kawasan wisata yang menyuguhkan pemandangan hamparan awan indah itu diterjang bencana banjir dan longsor. (*)

Endy Poerwanto