LIFESTYLE NEWS

Akhir Pekan, Jalan Malioboro Dipadati Wisatawan Luar Kota 

Wisatawan dari berbagai daerah padati Jalan Malioboro pada akhir pekan untuk berwisata sambil kuliner , Sabtu (05/03)

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Dimasa libur akhir pekan kawasan sepanjang jalan Malioboro Yogyakarta, kembali dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Selain menikmati suasana pedestrian, wisatawan juga menyempatkan diri mampir di Teras Malioboro untuk berbelanja hingga kuliner.

Wisatawan asal Bandung Dewi dan Siska misalnya, mengaku mengunjungi jalan Malioboro untuk menikmati liburan akhir pekan. Mereka juga menyempatkan diri berbelanja di Teras Malioboro.

Akrivitas sekaligus mencoba kuliner khas Yogyakarta. Tak masalah dari Bandung sengaja ke Yogya untuk menikmati suasana Malioboro. “Sekaligus saya menikmati jajanan pasar dan kuliner khas Yogya,” ungkap Dewi

Kawasan Jalan Malioboro sejak Sabtu siang terus dipadati wisatawan baik dengan kendaraan roda empat maupun dua. Selain dipadati kendaraan luar kota, aktivitas wisatawan juga menikmati transportasi tradisional andong maupun becak yang semakin meramaikan suasana akhir pekan di Malioboro.

Suasana kawasan Malioboro, Jogyakarta

Sementara wisatawan asal Surabaya,  Rehan dan Yogi menyampaikan dirinya ke Yogyakarta selama dua hari. Selain di Jalan Malioboro mereka akan menyempatkan diri ke Tugu Pal Putih yang menjadi ikon simbol garis imajiner Yogyakarta.

“Selain ke Malioboro ini,mau ke Tugu Pal Putih. Disini kita belanja baju baju khas.. dan aksesoris Malioboro,” ungkap Rehan, pengunjung lainnya.

Tak hanya jalan-jalan di sepanjang jalan Malioboro, Tempat tongkrongan cafe – cafe pun padat di kunjungi wisatawan seperti di Loko cafe dan Sellie cafe, karena pencinta penikmat kopi pingin nikmati suasana Malioboro sambil ngopi dan bisa nikmati kulinernya. 

Masa libur akhir pekan, memang menjadi masa paling padat di kawasan Jalan Malioboro. Sebagian wisatawan merupakan rombongan keluarga maupun millenial.  Para wisatawan datang dari berbagai kota seperti Jakarta, Surabaya, Bogor,Bandung, Semarang, Purwokerto hingga luar Jawa.

Sejumlah titik kepadatan juga terasa di kawasan Titik Nol, Benteng Vredeburg, Pasar Sore Malioboro, Pasar Beringharjo hingga Teras Malioboro 1 dan 2.dan di depan Musium Serangan Umum 1 Maret banyak wisatawan yang berfoto ria.

Kawasan ini sudah menjadi tempat tujuan utama untuk nongkrong bagi para wisatawan yang berkujung di Malioboro dan Kota Yogyakarta dan  itu ngangenin ini untuk di kunjungi, kata Dewi sebelum berpisah.

 

Satrio Purnomo