Wusarawan asing belajar menenun kain
Kementerian Pariwisata dan Lingkungan Hidup Timor Keste telah meluncurkan situs web resmi pariwisata yang telah diperbarui, timorleste.tl — sebuah gerbang digital yang tersedia dalam delapan bahasa, dilengkapi dengan peta interaktif setiap kotamadya dan asisten perjalanan berbasis AI yang beroperasi 24 jam.
DILI, Timor-Leste , bisniswisata.co.id: Kementerian Pariwisata dan Lingkungan Hidup secara resmi meluncurkan situs web pariwisata yang telah diperbarui, timorleste.tl di hadapan para pemangku kepentingan pariwisata di Dili Convention Centre.
Situs web ini menghadirkan gerbang digital modern bagi wisatawan mancanegara maupun domestik yang ingin menjelajahi keindahan alam, budaya, masyarakat, dan pengalaman wisata di Timor-Leste.
Menggantikan situs web sebelumnya yang diluncurkan pada tahun 2016, platform baru ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan modern dan mencerminkan profil Timor-Leste yang kian berkembang sebagai destinasi wisata baru di Asia Tenggara.
Situs web ini yang diluncurkan 12 Agustus lalu menampilkan informasi mengenai setiap kotamadya melalui peta interaktif, sehingga memudahkan pengunjung dalam menemukan objek wisata, akomodasi, tempat makan, dan berbagai aktivitas di seluruh penjuru negeri.
Tersedia dalam delapan bahasa — Inggris, Tetum, Portugis, Bahasa Indonesia, Mandarin, Prancis, Korea, dan Jepang — situs web yang telah dioptimalkan untuk perangkat seluler ini dirancang untuk melayani pengguna lokal maupun pasar wisatawan mancanegara utama Timor-Leste.
Situs ini juga dilengkapi dengan asisten obrolan berbasis AI yang beroperasi 24 jam untuk membantu menjawab pertanyaan pengunjung dan memfasilitasi perencanaan perjalanan.
“Situs web yang telah diperbarui ini lebih dari sekadar platform informasi pariwisata — ini adalah pintu gerbang Timor-Leste menuju dunia,” ujar Antonio Da Silva, Direktur Jenderal Pariwisata.
Menuryt dia situs ini mengundang wisata-wan untuk menjelajahi perairan yang kaya keanekaragaman hayati, pegunungan, taman nasional, budaya yang hidup, kopi organik, kain tenun tais, serta keramahan penduduk sekaligus mendukung para pelaku usaha dan masyarakat lokal untuk terhubung dengan pasar-pasar baru.
Kementerian akan terus mengembangkan dan memperbarui platform ini dengan konten, acara, informasi perjalanan, serta berbagai peluang baru bagi para pelaku usaha pariwisata.
Pengunjung, mitra industri perjalanan, dan pelaku usaha lokal diimbau untuk menjela-jahi situs web baru ini serta berpartisipasi dalam program pendaftaran operator gratis.










