BANGKOK, bisniswisata.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT), bersama dengan mitra strategis, menegaskan kesiapan penuh Phuket untuk menjadi tuan rumah Konferensi Pariwisata Berkelanjutan Global (GSTC) 2026 dari 21 hingga 24 April 2026.
Hal ini menandai langkah yang jelas dalam memperkuat posisi Thailand sebagai tujuan pariwisata berkelanjutan terkemuka dan pusat tepercaya untuk konferensi internasional, sambil memberikan nilai jangka panjang bagi komunitas lokal.
“Menyempanggarakan GSTC 2026 menandai tonggak penting untuk meningkatkan standar, memperkuat pertukaran pengetahuan, dan menegaskan kembali komitmen Thailand terhadap pariwisata yang bertanggung jawab yang menguntungkan masyarakat dan lingkungan.” kata Thapanee Kiatphaibool, Gubernur TAT.
Menurut dia, ini mencerminkan misi TAT untuk memposisikan Kerajaan sebagai tujuan wisata berkelanjutan kelas dunia dengan menciptakan nilai yang langgeng.
Melalui kolaborasi lintas sektor, standar internasional, dan manajemen pariwisata yang bertanggung jawab, kami memajukan ekosistem di mana pertumbuhan dan keberlanjutan berjalan beriringan.
Bergabung dengan Thapanee dalam mempresentasikan kesiapan Thailand adalah Teeraphong Chuaychoo, Wakil Gubernur Provinsi Phuket, dan Randy Durband, Chief Executive Officer Dewan Pariwisata Berkelanjutan Global (GSTC), mencerminkan kolaborasi erat antara TAT, GSTC, Provinsi Phuket, Biro Konvensi dan Pameran Thailand (TCEB), dan Yayasan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan (STDF).
“Atas nama Provinsi Phuket, merupakan suatu kehormatan untuk menjadi tuan rumah GSTC 2026, mencerminkan kesiapan Phuket sebagai tujuan konferensi internasional,” kata Teeraphong.
Persiapan komprehensif telah dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan standar pengelolaan lingkungan yang tinggi, sambil menjaga kesejahteraan masyarakat setempat. Kami yakin konferensi ini akan memberikan nilai yang langgeng untuk Phuket dan Thailand, tambahnya.
Dalam persiapan, Provinsi Phuket telah menerapkan rencana operasional terkoordinasi yang melibatkan polisi turis, administrasi provinsi, dan otoritas kesehatan masyarakat, yang mencakup manajemen tempat, keselamatan pengunjung, dan layanan pendukung.
Upaya berkelanjutan dalam pengelolaan limbah, pemeliharaan ruang publik, dan pengelolaan perkotaan yang berkelanjutan semakin memperkuat posisi Phuket sebagai tujuan yang berkualitas.
“Kami senang berkumpul di Phuket untuk GSTC2026, di sebuah tujuan yang memegang tempat yang menonjol di peta pariwisata global,” kata Randy Durband.
Phuket menyediakan latar belakang penting untuk menyatukan para pemimpin pariwisata dan pemangku kepentingan dari seluruh dunia untuk berbagi pengetahuan dan memajukan praktik yang lebih berkelanjutan di seluruh sektor, ungkapnya.
GSTC 2026 akan diadakan di Royal Phuket City Hotel, Courtyard by Marriott Phuket Town, dan Kata Thani Beach Resort and Spa. Di bawah tema Perhotelan Berkelanjutan, Kota dan Komunitas Tangguh, dan Kapasitas Angkut dan Manajemen Distribusi Pengunjung.
Konferensi ini diharapkan dapat menyambut sekitar 600 delegasi dari lebih dari 30 negara, termasuk pembuat kebijakan, organisasi internasional, pemimpin pariwisata, akademisi, dan pakar keberlanjutan.
Program ini akan membahas pengurangan karbon, pengelolaan destinasi berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati, pembangunan ekonomi berbasis masyarakat, dan penggunaan teknologi untuk mendukung pariwisata hijau.
Acara ini akan mengikuti prinsip-prinsip manajemen acara yang bertanggung jawab, menggabungkan praktik tanpa limbah, mengurangi penggunaan kertas melalui solusi digital, bahan ramah lingkungan, dan inisiatif yang menciptakan nilai bagi komunitas lokal sesuai dengan standar keberlanjutan internasional.
Hosting GSTC 2026 diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi Phuket dan Thailand, menghasilkan sirkulasi ekonomi dari delegasi internasional, memperkuat kapasitas di antara operator pariwisata Thailand, dan memperluas kemitraan internasional yang mendukung pembangunan lokal yang seimbang dan berkelanjutan.
Konferensi ini semakin memperkuat strategi pariwisata berbasis nilai Thailand, meningkatkan ketahanan tujuan, meningkatkan standar industri, dan memposisikan negara sebagai pemimpin global dalam pariwisata berkelanjutan.










