Masjid Al Israa Pai, Kamboja ( Foto: Unsplash.com/ Hatice Baran )
PHNOM PENH, bisniswisata.co.id: Pai lebih dikenal dengan suasana hippie-nya yang santai, daripada destinasi wisata ramah Muslim. Namun semua itu akan berubah setelah Direktur Kementerian Olahraga dan Pariwisata Chiang Mai baru-baru ini mengunjungi Pai bersama tim media untuk secara resmi mendeklarasikan Pai sebagai rute wisata Muslim.
Dilansir dari www.chiangmaicitylife.com, mengutip ‘soft power’ Pai, direktur tersebut pertama-tama mengajak media ke Jembatan Peringatan Ta Pai untuk melihat objek wisata berusia hampir seabad yang dibangun selama Perang Dunia Kedua, sebelum berhenti untuk berfoto di sepanjang tepi Sungai Pai.
Rombongan kemudian mengunjungi Desa Santhichol, sebuah desa di pegunungan Yunnan, tepat di luar kota Pai, dengan sudut pandang spektakuler yang menawarkan pemandangan Pai yang memukau.
Rombongan kemudian mengunjungi Masjid Al Israa, sebuah tempat ibadah yang dapat menampung hingga 300 orang, yang terbuka untuk berbagai acara keagamaan sebelum menikmati makan siang Pai khao soy.
Perjalanan media ini dirancang untuk menyoroti bagaimana wisata ramah Muslim ke Pai dapat terwujud, dengan menampilkan makanan halal dan atraksi lainnya.










