FASHION HALAL INTERNATIONAL LIFESTYLE

Fitriani Kuroda: RI Pelopor Produsen Kain Halal Dunia

BANDAR SUNWAY, Selangor, bisniswsata.co.id: Fitriani Kuroda, CEO / Presdir PT Milangkari Persada wajahnya Sumringah. Dia tampak bahagia dan berseri-seri karena malam itu gaun-gaun milik desainer Poppy Dharsono yang sedang dibawakan para model di negri jiran pada malam penghargaan World Islamic Tourism & Trade Awards (WITA) 2025 memakai kain halal yang diproduksinya.

“Betul sekali, World first halal certified yarn & textile, semua koleksinya pakai kain bersertifikat halal satu-satunya di dunia yang di Indonesia kini sudah banyak dipakai untuk kain ihram saat ibadah haji atau umroh agar ibadah umat Muslim kita terjamin karena terbuat dari benang halal. Kain kami juga digunakan oleh para desainer untuk modest fashion,” tambahnya.

Fitriana menuturkan bahwa bisnisnya ini terpicu oleh upaya pemerintah yang telah canangkan Indonesia sebagai Kiblat Fesyen Muslim Dunia. Oleh karena itu dia gencar mempromosikan kain halal secara pabrikan besar di Bandung, jenis ATBM dari Solo maupun Majalaya serta pada para desainer kondang seperti Poppy Dharsono, Uzzy Fauziah, desainer Jogja yang hadir bersamanya di Malaysia.

“Kini, sudah saatnya produk fesyen masuk ke dalam sektor Industry Halal Global. Setiap proses mulai dari serat menjadi benang lalu menjadi kain semua dijamin halal dan kami memakai kata halal sebagai brand menjadi “KainHalal”

Langkah cepat yang diambil oleh PT MilangKori Persada. Pemilik brand KainHalal™ ini telah berhasil mengantongi Ketetapan Halal LPPOM MUI No.: 00170142790322 pada Kategori Barang Gunaan Produk Sandang sejak 9 Maret 2022.

“Alhamdulilah langkah kami tepat dan pada 2025 ini berdasarkan SGIE Report 2924/ 2025, modest fashion Indonesia menduduki peringkat satu di dunia, mengungguli Malaysia, Turki, Itali,” ungkapnya

Laporan Keadaan Ekonomi Islam Global (SGIE) 2024/25 yang diproduksi oleh DinarStandard, sebuah firma riset dan konsultan yang berbasis di AS, menyajikan analisis mendalam tentang ekonomi Islam global bernilai triliunan dolar di tujuh sektor utama: makanan halal, farmasi, kosmetik, modest fashion, perjalanan, media & rekreasi, dan keuangan Islam.

“KainHalal™ merupakan pelopor dan penggerak kain tenun halal di Indonesia. Dengan terciptanya kain tenun halal di Indonesia, wacana Indonesia sebagai pusat mode dapat terwujud. Sejumlah dua miliar penduduk muslim merupakan pasar yang bisa Indonesia garap untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapanya.

Presiden Indonesia Fashion Week 2022, Poppy Dharsono, dalam acara Fashion Show KainHalal™ Designers APPMI di pagelaran akbar Indonesia Fashion Week 2022 sudah mendukung keberadaan Kain Halal dan dalam ajang WITA Agustus lalu meskipun Poppy tak bisa hadir, karya-karyanya bersama koleksi Uzzy mengisi paviliun Indonesia di ajang WITEX yang padat dengan acara konferensi tourism dan Trade Expo.

“Kami memenuhi kebutuhan sertifikasi kain halal karena tiga kebutuhan kita kan sandang, pangan dan papan. Nah kain termasuk kategori produk yang wajib disertifikasi halal,” jelasnya.

Dia mengatakan bahwa masalah sandang itu kini teratasi dengan kehadiran KainHalal yang merupakan kewajiban dari implementasi regulasi Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.

“Dalam konteks barang gunaan, titik paling kritisnya adalah material yang harus suci. Berbeda dengan halal pada makanan, yang menjadi perhatian khusus dalam pemeriksaan audit halal kain adalah kesucian bahan. Sehingga, jika digunakan saat beribadah, maka ibadahnya akan sah,”

Dari 11 kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH), tidak semua perihal material. Sedangkan fasilitas dan kriteria lainnya juga menjadi hal yang tidak boleh luput disiapkan untuk menjamin kehalalan kain di sepanjang masa berlaku sertifikat halalnya.

 

 

Menurut Fitriani untuk menyukseskan pengembangan produk bersertifikasi Halal ini pihaknya bekerjasama dengan Perusahaan benang Bemberg™; Asahi Kasei Corp yang satu-satunya pabrik di Dunia memproduksi benang Cupro atau serat selulosa regenerasi berasal dari “Cotton Linter”, yaitu serat pendek dan sangat lembut yang menempel di biji kapas.

“Usaha sertifikasi kain berlabel Halal ini diperkuat dengan kedudukan Pabrik Benang Asahi Kasei Corp. karena hanya mempunyai satu lini produksi di kota Nobeoka, sehingga seluruh pengolahan benangnya dipusatkan hanya di satu pabrik. Dengan demikian lebih mudah untuk dilakukan lacak dan telusur yg menjadi persyaratan ketat MUI,” jelas Fitriani.

Proses pembuatan bahan baku utama berupa benang Lusi dan benang Pakan produk KainHalal™ telah digaransi oleh pabrik benang Asahi Kasei Corp. dengan deklarasi sertifikat bebas dari unsur binatang dan najis serta tidak mengandung unsur dalam daftar bahan bahan kritis MUI.

KainHalal™ terbuat dari serat selulosa regenerasi alami berasal dari SERBIKA (Serat Biji Kapas), yang bersifat sangat halus dan lembut, berkilau seperti sutra namun punya kelebihan sejuk dipakai dan serat ini mudah terurai di dalam tanah sehingga sangat ramah lingkungan.

Sementara, pada proses tenun menjadi kain halal, pihaknya dibantu oleh team IKATSI (Ikatan Ahli Tekstil seluruh Indonesia) untuk meyakinkan masyarakat bahwa dalam proses benang menjadi kain, sama sekali tidak menggunakan bahan yang mengandung unsur hewani serta mempersiapkan kondisi pabrik sesuai dengan 11 kriteria SJH.

Kini setelah ada kain tenun yang mengantongi Sertifikat Halal Indonesia yaitu “KainHalal” maka sambutannya bagi para pelaku usaha maupun masyarakat sangat baik termasuk para perajin Alat tenun bukan mesin ( ATBM) yang merupakan alat untuk melakukan penenunan yang digerakkan oleh manusia.

Tekstil bersertifikat Halal secara nasional pertama di dunia ini rajin mengikuti pameran di dalam dan luar negri. Setiap digelar Indonesia Fashion Week 2022 dia kembali hadir di tahun-tahun berikutnya.

Di Indonesia Fashion Week 2023, produknya menjadi salah satu highlight dengan tema “Supporting Halal Fashion Industry with Kain Halal™ berkolaborasi dengan 9 Fashion Designer untuk launching produk baju modest fashion, mukena, sarung, baju koko dan perlengkapan ibadah.

“Dengan demikian usaha kami ini untuk mendukung harapan pemerintah agar Indonesia nantinya menjadi produsen produk Halal terbesar dunia bukan hanya menjadi konsumen terbesar,” jelasnya.

Sifat Bahan dan Ketertelusuran bahan KainHalal™ menggunakan 100% lusi dan pakan terbuat dari SERBIKA (Serat Biji Kapas) dimana lini produksinya hanya ada satu perusahaan di seluruh dunia,sehingga lebih mudah untuk dilakukan lacak dan telusur.

Fiturnya sangat halus dan lembut di kulit, mengatur dan menyerap kelembapan dengan baik, dapat menyesuaikan suhu tubuh yang memakai sehingga bisa merasa sejuk dimusim panas dan hangat dimusim dingin.

Sifat seratnya menyerap warna sangat kuat sehingga bisa membantu bagi para industri fesyen dan garment untuk menghemat biaya bahan pewarna dan KainHalal tidak hanya untuk sarana pakaian ibadah namun dapat digunakan secara luas untuk Hijab dan busana muslim, terdiri dari Gamis , Mukena , Hijab Sarung bahkan untuk kain kafan membungkus mayat golongan Muslim.

Pihaknya membuka peluang kerjasama sebagai distributor produk KainHalal. Fitriani juga menyasar produk-produk fashion sederhana Indonesia sehingga menjadikan merek Indonesia mampu bersaing dan menjadi merek fashion terkemuka di negara-negara Organisasi Kerjasama Islam ( OKI).

“Salah satu peluang besarnya adalah fakta bahwa jumlah jamaah haji terbesar di Arab Saudi setiap tahunnya berasal dari Indonesia dan yang tak kalah penting adalah kolaborasi dengan brand fashion muslim global,” ucapnya menutup obrolan.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)