Saat Jumpa pers untuk Thailand Tourism Congress (TTC) 2022
PHUKET, bisniswisata.co.id: Tokoh pariwisata Phuket kembali mengkampanyekan bahwa Phuket siap menjadi tuan rumah acara besar seperti Thailand Tourism Congress (TTC) 2022 and Thailand Travel Mart Plus 2022 (TTM+ 2022) bulan Juni mendatang
Di antara mereka yang hadir pada acara jumpa pers pers yang diadakan di Andamanda Pwater Park yang baru dibuka di Kathu adalah grup liptapanlop, Gubernur Phuket Narong Woonciew, Wakil Gubernur Phuket Pichet Panapong dan Bummikitti Ruktaengamm Presiden Asosiasi Turis Phuket.
Dilansir dari www. Thephuketnews.com,TTC 2022 akan diadakan di Beyond Resort Kata pada 6-8 Juni, sedangkan TTM+ akan diadakan di Angsana Laguna Phuket pada 8-10 Juni, jelas V/Gov Pichet.
Acara ini akan dihadiri lebih dari 400 tamu, termasuk perwakilan dari lembaga pemerintah lokal dan asing serta bisnis terkait pariwisata, bergabung dalam acara tersebut, katanya.
Sementara itu, acara TTM+ diperkirakan akan dihadiri lebih dari 700 orang dari bisnis dan instansi terkait pariwisata, tambahnya.
Turut hadir Thanet Petsuwan, Deputi Gubernur Pemasaran Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) untuk Asia dan Pasifik Selatan. Dia mengatakan bahwa pemerintah berencana untuk membuka kembali negara itu sepenuhnya untuk turis asing tahun ini, untuk merangsang ekonomi dan mengurangi pengangguran, terutama di sektor pariwisata dan perhotelan.
Untuk memastikan pembukaan kembali sukses, TAT akan mempromosikan Thailand di pasar luar negeri dengan tema pemasaran “Visit Thailand 2022: Amazing New Chapters”, katanya.
Tema tersebut akan menginspirasi wisatawan lokal dan internasional untuk menjelajahi Thailand lebih jauh, kata Thanet.
Rawat Areerob, Presiden Organisasi Administrasi Provinsi Phuket (PPAO), mencatat bahwa acara TTM+ akan memberikan peluang bisnis lokal untuk berkembang dengan mengembangkan hubungan dengan mitra internasional.
Acara ini akan menampilkan sesi pencocokan bisnis, makan malam berjejaring, dan pameran media, tambahnya.
TTM+ adalah acara tahunan yang diselenggarakan bersama oleh TAT, otoritas provinsi Phuket dan operator bisnis swasta sejak tahun 2001. Acara tersebut dibatalkan pada tahun 2020 dan 2021 karena pandemi COVID-19, kata Rewat
Bhummikitti mengatakan acara TTC juga akan memainkan peran kunci dalam mempromosi-kan perbaikan dan keberlanjutan dalam industri pariwisata
“Kedua acara tersebut dianggap perlu dan penting untuk menciptakan strategi Pariwisata Thailand,” katanya.
Industri pariwisata Thailand telah berkembang menjadi fokus pada tujuan wisata kualitatif. Keberlanjutan dan keseimbangan pertumbuhan baik dari segi kuantitas dan kualitas wisatawan adalah pelajaran dari COVID-19 yang telah memainkan peran penting dalam membuat kita di industri pariwisata Thailand untuk berhenti dan berpikir, dan memikirkan kembali, untuk menjaga pergi, kata Bhummmikitti.
Dia mengundang para pelaku bisnis dan eksekutif asosiasi pariwisata di seluruh negeri untuk datang ke Phuket guna menghadiri forum tersebut serta membahas cara-cara menarik lebih banyak pengunjung sambil meminimalkan dampak pariwisata massal, terutama terhadap lingkungan.
Pattanachai Singhavara, Director of the Southern Regional Office of the Thailand Convention and Exhibition Bueau (TCEB), mengatakan bahwa Phuket sangat siap untuk menjadi tujuan pertemuan, seminar dan perjalanan sebagai bagian dari skema penghargaan.
“Kami siap dari segi infrastruktur transportasi, hotel, venue MICE serta potensi dan kesiapan Personil Tikus di Area,” kata Pattanachai.
“Bergabunglah dengan kami dalam mendorong kami untuk menawarkan diri kami menjadi tuan rumah acara khusus, Expo Khusus dunia, di Phuket. Dengan nama event Expo 2028 – Phuket, Thailand, tim Thailand telah mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah event tersebut,” ujarnya.
Thailand bersaing dengan empat negara lain untuk menjadi tuan rumah World Specialized Expo: Amerika Serikat, Argentina, Serbia, dan Spanyol.
Proposal lengkap akan diserahkan ke Bureau International des Expositions di Paris, Prancis, pada bulan depan, kata Pattanachai.










