DAERAH KOMUNITAS

Siapkan Kepri, Cegat Omicron dari Luar Negeri

BATAM, bisniswisata.co.id:PEMERINTAH Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mendorong Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk meningkatkan antisipasi potensi lonjakan kasus COVID-19. Potensi ikutan  dari para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) baik warga negara asing mau pun Indonesia yang masuk melalui Batam, baik dari jalur laut maupun udara pada momentum Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Ini perlu kita antisipasi. Terlebih ada varian Omicron dari luar negeri,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan, dalam Rapat Koordinasi Penanganan Kedatangan PMI Menjelang Tahun Baru 2022 bersama Pemerintah Provinsi Kepri di Batam.

Data per Rabu (29/12), kasus varian Omicron di Indonesia menjadi 68 — tambahan 21 kasus –, yang  ditemukan dari 16 WNI dan 5 WNA yang tiba dari Turki, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Saran dan rekomendasi Satgas COVID-19  kepada Pemerintah Provinsi Kepri agar segera mengaktifkan asrama haji untuk tempat karantina PPLN guna mencegahan terjadinya penumpukan di lokasi karantina lain.

BOR 96,34 Persen

Pemerintah Provinsi Kepri telah menyediakan empat lokasi karantina PPLN milik pemerintah meliputi Rusun BP Batam dengan ketersediaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 96,34 persen, Rusun Pemko Batam dengan BOR mencapai 100 persen, Rusun Putra Jaya dengan BOR mencapai 100 persen dan Shelter P4TKI juga mencapai 100 persen.

Adapun tempat karantina yang disediakan bersama Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) meliputi Hotel Swissbell, Hotel Asialink, Hotel Pasific, Hotel Aston Inn Gideon dan Hotel Travelodge dengan total keseluruhan BOR mencapai 32 persen.

Disamping itu, Fajar juga meminta agar Pemprov Kepri dapat berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia agar memastikan bahwa para Pekerja Migran Indonesia (PMI) sudah dites COVID-19 sebelum kembali ke Tanah Air. Bagi PMI yang terdeteksi COVID-19 agar tidak diizinkan kembali ke Tanah Air hingga hasil tes menunjukkan sembuh atau negatif COVID-19.

SGTG

Berdasarkan data per 10 November hingga 28 Desember 2021, sebanyak 3.383 WNI terkonfirmasi positif COVID-19 melalui tes ulang PCR dua kali dan tes cepat antigen. Dari 3.383 orang, sebanyak 684 terdeteksi positif menurut hasil swab PCR pertama, 2.391 swab PCRL ke dua dan 63 lainnya terdeteksi positif dari tes cepat antigen. Ada 3 WNA yang terdeteksi positif COVID-19 menurt hasil tes PCR pertama dan 3 lainnya di tes PCR ke dua.

Mayjen TNI Fajar juga merekomendasikan agar Pemprov Kepri selalu memastikan PPLN dites keluar-masuk tanpa terkecuali menggunakan tes PCR dengan reagen SGTG (S-gene Target Failure). Perlu dilakukan untuk mendeteksi ada dan tidaknya vairan Omicron.

Rekomendasi terakhir yang disampaikan Deputi Fajar adalah agar Pemprov Kepri memastikan seluruh PPLN melakukan karantina baik di fasilitas yang disediakan pemerintah mau pun hotel sesuai Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 26 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional.

Naik

Sementara Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito,  menambahkan, data per Desember 2021 ditemukan 353 orang positif COVID-19. Menurut Wiku, jumlah tersebut naik dua kali lipat dibanding bulan November.

“Angka ini naik dua kali lipat lebih dari 168 kasus pada November. Sebagian besar positif saat tes ke dua. Ini menunjukkan karantina 10 hari lebih efektif untuk melakukan penyaringan, sehingga penularan lebih luas bisa dicegah,” kata Wiku.

Dari kasus penularan COVID-19 PPLN melalui Batam, hasil whole genome squencing (WGS) belum ditemukan satu pun varian Omicron.

Menurut Wiku, prioritas mitigasi transmisi jalur laut Batam saat ini adalah memperketat penjagaan perbatasan mengingat banyak pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia yang ternyata positif COVID-19.

“Selain itu penambahan tempat tidur karantina juga menjadi prioritas pemerintah saat ini demi mengantisipasi peningkatan kedatangan diperiode Natal dan Tahun Baru,” tandas Wiku.*

Dwi Yani

Representatif Bali- Nusra Jln G Talang I, No 31B, Buana Indah Padangsambian, Denpasar, Bali Tlp. +628100426003/WA +628123948305 *Omnia tempus habent.*