DAERAH ENTREPRENEUR HALAL NEWS

Tim Dosen ITERA Sertifikasi Halal Empat UMKM Kopi di Ulubelu Tanggamus

Dosen ITERA memberikan pendampingan dan menyerahkan sertifikat halal pada petani kopi

BANDAR LAMPUNG, bisniswisata.co.id:  Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Lampung Program Studi Teknologi Industri Pertanian melakukan pendampingan proses produksi kopi serta sertifikasi halal bagi kelompok tani di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung. 

Sebanyak empat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) industri kopi setempat resmi mendapatkan sertifikat halal. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat yang didanai oleh LPPM ITERA Tahun 2022.

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada petani dan pelaku UMKM di Ulubelu, Tanggamus tentang penanganan proses pertanian hingga pengolahan kopi, pengembangan produk kopi dan sertifikasi halal pada produk kopi yang diproduksi.

Ketua kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Eka Nur’azmi Yunira, S.T.P., M.Si., menjelaskan program kerja sama dengan kelompok tani (poktan) dan UMKM di kecamatan Ulubelu telah dilakukan sejak awal tahun 2021. 

“Kami melakukan kegiatan penelitian dan identifikasi masalah yang dihadapi oleh petani kopi di Kecamatan Ulubelu Tanggamus, dan berupaya mencarikan solusi dari setiap kendala yang dihadapi,” Ujar Eka Nurazmi, kemarin, dalam rilisnya.

Tim dosen ITERA sebelumnya melakukan penelitian awal dan masih berlangsung untuk mengidentifikasi rantai pasok kopi dan efisiensi pemasaran komoditas kopi di Kecamatan Ulubelu. 

Hasil identifikasi lapangan ini, terlihat rata-rata satu kelompok tani, memiliki 1 UMKM yang menampung hasil panen kopi dengan kualitas terbaik untuk diolah menjadi kopi bubuk. Akan tetapi, kopi dengan kualitas terbaik ini masih belum memiliki sertifikat halal.

“Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk menambah wawasan para petani kopi bahwa penting sekali penanganan pasca panen, pengembangan produk kopi dan juga sertifikasi halal dalam menjaga kualitas produk yang dihasilkan,” ujar Eka.

Selain itu juga  menambah wawasan para petani kopi bahwa penting sekali penanganan pasca panen, pengembangan produk kopi dan juga sertifikasi halal dalam menjaga kualitas produk yang dihasilkan.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Ketua Halal Center ITERA, Deni Subara, S.Si., M.T., Ph.D. Kegiatan ini sudah berlangsung dari bulan Mei 2022 hingga November 2022. Kegiatan pendampingan sertifikasi halal juga menghasilkan output sertifikat halal untuk UKM Kopi di Kecamatan Ulubelu Kabupaten Tanggamus.

Pada  5 November 2022 kemarin, tim PKM serta Ketua Halal Center ITERA lberkesempatan menyerahkan sertifikat halal yang sudah selesai kepada 4 UMKM Kopi yaitu Kopi Talang Teluk, Kopi Mekar Jaya, Kopi Beloe Klasik dan Desty Coffee.

Deni Subara, S.Si,MT, Ph.D, menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas kopi sejak penanganan pasca panen untuk menjamin kehalalan produk kopi bubuk yang dihasilkan oleh UMKM.

Selain itu, dengan adanya sertifkat halal yang otomatis telah terdaftar dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) akan mendapatkan pemberian keringanan biaya listrik. NIB dan sertifikat halal menandakan bahwa UMKM tersebut telah diakui.

Ketua UMKM Kopi Talang Teluk, Lilik Sudiyanto dan Penggerak Kopi Kecamatan Ulubelu, Kukuh, mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan sebaiknya berlanjut kedepannya dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas kopi di Kecamatan Ulubelu Kabupaten Tanggamus. 

 

 

 

Hilda Ansariah Sabri

Hilda Ansariah Sabri, Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers. Saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat ( 2018-2023)