Website Wisata Patung Kota Bandung Diluncurkan

0
196
Ramai-ramai Gunakan internet jelang liburan

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Sekelompok mahasiswa Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2015 meluncurkan website wisata patung kota di Bandung. Mereka mengumpulkan data sebaran patung kota dan menambahkan informasi riwayat patungnya. Sedikitnya ada 125 lokasi sebaran patung itu yang kebanyakan di pusat kota.

Seorang anggota tim, Kidung Kinanti mengatakan, mereka mengumpulkan data patung-patung di ruang publik Kota Bandung selama tiga tahun terakhir. “Jumlahnya bertambah signifikan dibandingkan periode 2000-2010,” katanya di Galeri Soemardja ITB, Selasa (11/12/2018).

Pada 2016 misalnya, jumlah patung kota bertambah lebih dari 20 buah. Pertumbuhan paling banyak tersebar di pusat kota seperti kawasan Jalan Dago dan sekitarnya. Adapun data yang dikumpulkan adalah patung yang berdiri sejak 1920-an hingga sekarang.

Menurut Kidung, pasca peluncuran hari Selasa itu, isi website masih ditambah dan performanya disempurnakan. “Target kami awal 2019 sudah bisa diakses secara penuh oleh pengguna,” ujar mahasiswi Seni Grafis ITB itu.

Website itu bernama Bandung Public Art Archive. Mereka berharap publik bisa lebih mengenal patung-patung di ruang publik Kota Bandung ketika berwisata maupun berfoto. “Ketika lihat patung tertentu bisa langsung lihat website kami di handphone,” ujarnya.

Dosen Seni Rupa ITB Andryanto Rikrik Kusmara seperti dilansir laman Tempo.co mengatakan, pertumbuhan patung kota yang pesat terjadi ketika Ridwan Kamil menjadi Walikota Bandung. Namun begitu ada catatan khusus pada beberapa patung yang menimbulkan kontroversi publik.

Contohnya patung macan putih yang bertebaran di beberapa titik Kota Bandung, sempat dipersoalkan wujudnya karena tidak mirip, seperti anjing laut atau beruang. Beberapa lainnya bahkan meniru bentuk patung di mancanegara. “Misalnya patung tangan di Jalan Riau itu persis dengan yang di India,” ujarnya.

Bandung juga memiliki Nuart Sculpture Park merupakan aleri seni patung dan lukisan karya sang maestro I Nyoman Nuarta. Karya seniman kelahiran Tabanan, Bali ini sangat mendunia karena karya-karyanya yang artisitik dan fenomenal. Karya seni yang dipajang di gelari ini mengandung makna filosofi kuat.

Di museum berdiri di atas lahan tiga hektare, dapat melihat karya seni patung tak hanya di dalam ruangan (Nuart Buliding) namun juga halaman luar (Sculpture Park) berupa taman. Di museum ini, disuguhi beraneka ragam karya seni patung yang tampak indah dan mengandung filosofi. Di lantai utama galeri, ada patung miniatur Garuda Wisnu Kencana.

Juga terdapat pula patung dengan nama Waiting, patung kuda dengan wajah wanita di punggungnya, patung Man Cosmos, patung Nightmare, Fire Horse dan sebagainya. Di halaman luar, Sculpture Park banyak sekali karya seni patung sang maestro, mulai dari patung pohon dari logam hingga orang utan yang terancam punah. (EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.