ART & CULTURE NEWS

Vietnam: Tour Jalan Kaki Menuju 'New Normal' Dalam Pariwisata Vietnam

HANOI, bisniswisata.co.id: Kim Tuyet akhirnya dapat membawa putrinya untuk menikmati tour jalan kaki arsitektur Prancis di pusat kota Hanoi.Tour, yang disebut “French Architecture in Downtown Hanoi,” telah diselenggarakan bersama oleh Museum Nasional Sejarah Vietnam dan Hanoitourist, membawa wisatawan ke jalan-jalan paling indah di ibukota.

Dilansir dari The Japan News, mereka berhenti di berbagai situs sejarah dan budaya seperti Gedung Opera, Istana Tonkin dan Sofitel Metropole Hotel untuk belajar tentang sejarah bangunan.

Di Museum Sejarah Nasional, mereka dapat melihat harta karun nasional seperti drum Ngoc Lu yang berasal dari peradaban Dong Son (sekitar 800 SM) dan buku emas serta stempel kerajaan yang berasal dari dinasti Nguyen (1802-1945), rezim feodal terakhir di Viet Nam.

Di museum, pengunjung dapat merasakan aplikasi panduan audio untuk pertama kalinya. Bergabung dengan tour, pengunjung dapat menambah pengalaman dengan aplikasi audio di Museum Sejarah Nasional untuk pertama kalinya. 

“Kami sangat bersemangat untuk bergabung dengan tour bersama orang tua dan anak-anak lain,” kata Tuyet kepada Viet Nam News

“Setelah sekian lama di rumah dan belajar online, kini anak-anak kita bisa saling bertemu dan mengikuti panduan belajar sejarah.Pelajarannya ringan, menyenangkan dan bermanfaat bagi mereka.” ujarnya.

Hoang Thao Ngan, seorang murid kelas lima, mengatakan bahwa dia belajar lebih banyak tentang arsitektur dan sejarah daripada yang pernah dia dapatkan dari sebuah buku. “Saya memiliki lebih banyak pengetahuan untuk menulis sastra yang ditugaskan oleh guru saya,” katanya.

Duong Khanh Toan, warga lain di Distrik Hoan Kiem, ikut tour bersama keluarganya. Dia mengatakan mereka semua menikmati perjalanan santai.

“Saya telah mengunjungi Opera House dan museum berkali-kali, tetapi berkat tour ini saya lebih memahami makna tersembunyi di dalam arsitektur dan benda-benda,” katanya.

“Saya lebih memahami nilai bangunan dan saya lebih mencintai kota ini.” kata Wakil Direktur museum Nguyen Thi Thu Hoan soal tour ini dirancang khusus untuk pengunjung ibukota, yang menghubungkan museum dengan situs di Hanoi yang berbagi nilai sejarah dan arsitektur.

 

Evan Maulana