AIRLINES DESTINASI INTERNATIONAL LIFESTYLE

Vietjet Dihormati Sebagai Salah Satu Brand Maskapai Paling Bernilai di ASEAN, Memperkuat Kepemimpinan Industri

MUMBAI, bisniswisata.co.id: Vietjet telah diakui sebagai salah satu brand maskapai penerbangan paling bernilai di Asia Tenggara dan brand maskapai penerbangan teratas Vietnam untuk tahun 2025, oleh Brand Finance, konsultan valuasi brand terkemuka di dunia.

Pengakuan ini menggarisbawahi pengaruh maskapai yang semakin besar dalam menghubungkan pelancong India ke Asia Tenggara dan sekitarnya, sekaligus semakin memperkuat kepemimpinannya dalam industri penerbangan regional.

Dilansir dari https://hospibuz.com/, Vietjet terdaftar di antara enam brand maskapai penerbangan paling bernilai di ASEAN tahun ini, berdiri di samping maskapai besar di kawasan seperti Singapore Airlines, Thai Airways, dan Malaysia Airlines.

Maskapai ini diakui atas pengakuan brand-nya yang luar biasa dan reputasi internasional yang berkembang di peta penerbangan global. Sejak meluncurkan rute India pertamanya pada tahun 2019, maskapai ini telah memperkuat kehadirannya di negara tersebut dengan layanan langsung yang menghubungkan Delhi, Mumbai, Ahmedabad, Hyderabad, Bengaluru, dan Kochi ke kota-kota besar Vietnam, termasuk Hanoi, Kota Ho Chi Minh, dan Da Nang.

Jaringan maskapai ini juga menghubungkan penumpang India selanjutnya ke hotspot pariwisata lain di Vietnam, seperti Phu Quoc, Nha Trang, atau Hue, dan berbagai destinasi di seluruh Asia-Pasifik.

Maskapai ini terus memperluas jaringan penerbangannya, berinvestasi dalam armada modern, dan mendiversifikasi layanannya untuk memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman, ramah, dan fleksibel bagi penumpang.

Untuk sembilan bulan pertama tahun 2025, Vietjet melaporkan pendapatan sebesar VND52.329 triliun (sekitar US$2 miliar), laba kotor sebesar VND6.724 triliun (sekitar US$259 juta), dan laba sebelum pajak sebesar VND1.987 triliun (sekitar US$75,5 juta), naik 28% dari tahun ke tahun.

Nilai perusahaan terus meningkat dengan stabil. Pada 7 November 2025, kapitalisasi pasar maskapai mencapai hampir VND105,3 triliun (sekitar US$4 miliar). Mengoperasikan 130 pesawat di lebih dari 170 rute, Vietjet telah melayani lebih dari 250 juta penumpang di seluruh kawasan Asia-Pasifik hingga saat ini.

Membangun kinerja keuangannya yang kuat, Vietjet berkembang menjadi grup penerbangan global dengan ratusan pesanan pesawat baru, jaringan antarbenua yang berkembang, dan inisiatif keberlanjutan berkelanjutan yang memperkuat komitmennya terhadap model penerbangan yang lebih hijau dan siap masa depan.

“Pertumbuhan nilai brand kami yang konsisten mencerminkan kepercayaan pelanggan, investor, dan mitra internasional terhadap Vietjet,” kata Ho Ngoc Yen Phuong, Wakil Presiden, Chief Financial Officer, dan Anggota Dewan Direksi Vietjet.

“Kami akan terus memberikan pengalaman perjalanan yang beragam, nyaman, dan terjangkau kepada penumpang kami sambil lebih meningkatkan nilai dan posisi Vietnam dalam lanskap penerbangan global.”

Awal tahun ini, Vietjet dinobatkan sebagai Pemenang Utama dalam Kategori Pariwisata di ASEAN Business Awards 2025 dan menerima berbagai penghargaan internasional bergengsi dari Skytrax, AirlineRatings, dan World Travel Awards.

Brand Finance, konsultan valuasi brand dan keuangan terkemuka di dunia, didirikan pada tahun 1996 dan berkantor pusat di London, Inggris Raya, beroperasi di lebih dari 25 negara di seluruh dunia.

Peringkatnya dibangun di atas standar dan metodologi yang diakui secara internasional, menilai brand berdasarkan kinerja bisnis, pengaruh, investasi pemasaran, dan metrik reputasi kunci lainnya untuk mencerminkan skala, daya saing, dan nilai sebenarnya di pasar global.

Evan Maulana