Tuntas, Revitalisasi Kebun Raya Baturraden Telan Rp 44,7 Miliar

0
197
Fasilitas baru di tengah kebun raya Baturaden (Foto: Kementrian PURR)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Revitalisasi kebun raya Baturaden di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah sudah selesai. Kini, wisatawan bisa menikmati suasana berbeda di kebun raya ini. Revitalisasi yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merangkul Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini menelan anggaran Rp44,7 Miliar.

“Disamping konservasi tumbuhan dan keindahan untuk kemajuan pariwisata, kehadiran kebun raya juga bermanfaat bagi konservasi air, tanah, dan udara. Kini suasana kebun raya Baturaden sudah berbeda dan wisatawan bisa menikmatinya,” papar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resminya yang diterima Bisniswisata.co.id, Senin (08/04/2019).

Ppengembangan kebun raya dilakukan melalui Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH). “UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mengamanatkan perlunya pemenuhan RTH (Ruang Terbuka Hijau) di kawasan perkotaan sebesar 30 persen dari luas kawasan perkotaan. Pengembangan kebun raya di bawah koordinasi LIPI, sementara Kementerian PUPR memberikan dukungan infrastruktur,” jelasnya.

Tugas yang dilakukan Kementerian PUPR, lanjut dia, membuat masterplan atau rencana induk, desain serta pelaksaan konstruksi berbagai sarana prasarana pendukung kebun raya. LIPI membuat konsep kebun raya sesuai peruntukan masing-masing. “Kebun raya juga diharapkan bisa menjadi daerah tampungan air dan menahan air di daratan selama mungkin saat musim hujan,” terang Menteri Basuki.

Kebun Raya Baturraden seluas 142 hektare ini berada di Desa Kemutung Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, berbatasan dengan Lokawisata Baturraden dan Bumi Perkemahan Baturraden. Kebun raya ini mengoleksi tumbuhan Pegunungan Jawa, dengan keunggulan lokal antara lain Kantong semar, Pinang, Anggrek Vanda, Rhododendrum, Pohon Mandalaka, dan Polygala.

Penataan dilakukan secara bertahap sejak 2015 berupa penyusunan Detail Engineering Design(DED), pekerjaan struktur gedung pengelola, lawn, dan flower bed. Tahun 2016 dibangun rumah kaca, lanjutan gedung pengelola dan taman tematik. Sedangkan pada 2017 dilanjutkan pembangunan jalan inspeksi dan jalan lingkungan dan tahun 2018 yakni signage, kafe, pujasera dan mushola.

Selain Kebun Raya Baturraden, juga melakukan penataan pada 11 kebun raya lainnya, yakni Kebun Raya Bogor, Cibinong, Cibodas, Purwodadi, Eka Karya Bali, Liwa Lampung Barat, Balikpapan, Kuningan, Banua, Jompie Parepare, dan Kendari.

Dari 11 kebun raya tersebut, yang pelaksanaannya dilakukan oleh Kementerian PUPR yakni Kebun Raya Bogor, Cibinong, dan Eka Karya Bali. Sementara 8 kebun raya lainnya dilakukan oleh Satuan Kerja Provinsi yakni Kebun Raya Batam, Liwa Lampung Barat, Itera Lampung Selatan, Cibodas, Banua (Kalsel), Kendari (Sultra), Sulut dan Jagatnatha (Jembrana Bali). (redaksi@bisniswisata.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.