Tips Wisata Bahari Tanpa Merusak Kulit

0
41
Berwisata di Pantai (Foto: Hotels.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Musim libur Natal dan Tahun Baru sebentar lagi. Berbagai destinasi wisata jadi sasaran kunjungan, termasuk wisata bahari dengan mengunjungi pantai, berjemur, berlari, berenang, diving, snorkling, fishing serta aktifitas lainnya. Namun, jangan lupa untuk menjaga kulit tetap sehat. Tanpa disadari, musim liburan bisa menjadi badai hebat untuk kesehatan kulit Anda.

Banyak faktor yang memengaruhi kesehatan kulit. Kualitas tidur yang buruk hingga tingkat stres yang tinggi bersama-sama membuat kulit jadi tak sehat. Faktor-faktor yang mengganggu kesehatan kulit ini akan semakin kentara terasa saat momen libur panjang.

Untuk mengatasinya, barangkali Anda perlu mengenali beberapa kesalahan yang kerap dilakukan saat momen libur panjang dan berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Berikut melansir Huffington Post, Sabtu (14/12/2014):

#. Kurang tidur
Libur panjang dikenal sebagai momen di mana seseorang banyak kehilangan waktu tidur. Beberapa faktor turut memengaruhinya. Konsumsi alkohol dalam sebuah pesta hingga perasaan stres saat berlibur membuat Anda melek lebih lama di malam hari. Tidur dengan waktu yang cukup adalah kunci kulit tetap sehat. “Kurang tidur membuat kulit terlihat lelah,” ujar ahli dermatologi, Sandra Lee. Kurang tidur juga akan membuat kantung mata terlihat dengan jelas. Tak hanya itu, kulit juga akan terlihat lebih pucat. Tidur lah dalam waktu cukup. Orang dewasa direkomendasikan untuk tidur selama delapan jam setiap harinya.

#. Konsumsi makanan yang salah
Jangan salah. Bukan cuma makanan berminyak yang bisa membuat kulit jadi tak sehat. Konsumsi makanan yang mengandung gula berlebih juga membuat kesehatan kulit kian menurun. Pada musim liburan, umumnya berbagai toples di rumah akan dipenuhi oleh kue-kue kering favorit dengan kandungan gula yang tinggi. Belum lagi jika kue kering dibeli dari toko dan dikemas dengan lemak trans yang berdampak negatif untuk kesehatan kulit. Salah satu resep kulit sehat adalah konsumsi bukan makanan olahan. Menghindari kelebihan junk food dan makanan olahan lain selama musim liburan dapat membantu menjaga kulit tetap sehat.

#. Tak konsisten pada perawatan kulit

Musim liburan kerap membuat seseorang lupa pada ‘kewajiban-kewajiban’ yang harus dilakoninya. Salah satunya adalah perawatan kulit rutin. “Sangat mudah untuk terjebak pada euforia liburan dan melewatkan rutinitas normal,” ujar ahli dermatologi, Amanda Doyle.

#. Tidak mengelola stres
Tak dapat disangkal, liburan adalah waktu yang penuh dengan tekanan. Stres dapat memperburuk kondisi kulit seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini menurunkan kemampuan tubuh melawan peradangan yang berujung pada menurunnya kesehatan kulit. Untuk mencegah stres, waktu tidur memainkan peranan besar. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen untuk kulit yang mengandung ekstrak tomat alami yang mencakup nutrisi seperti likopen. Senyawa ini juga telah terbukti melindungi kulit dari efek merusak paparan sinar matahari.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.