Tips Berwisata Sepeda di Pedesaan Candi Borobudur

0
126
Wisata sepeda di pedesaan candi Borobudur (Foto: Traveloka)

MAGELANG, bisniswisata.co.id: Benar-benar menyenangkan jika menikmati suasana pedesaan di pagi hari dengan berwisata sepeda. Segar dan sejuknya udara pagi yang belum tercemar oleh banyaknya asap kendaraan menjadi satu hal yang langka, khususnya di perkotaan.

Khusus bagi mereka yang berwisata ke Candi Borobudur, aktivitas bersepeda keliling perdesaan bisa dilakukan dengan mudah. Tersedia tempat sewa sepeda, yakni Wisata Sepeda Borobudur dengan tarif hanya Rp 15.000 atau 1 dollar Amerika Serikat sekali pinjam.

Jika ingin bersepeda keliling perdesaan sekitar Candi Borobudur, berikut 4 tipsnya seperti dilansir Kompas.com, Selasa (26/03/2019):

#. Lakukan di Pagi atau Sore Hari

Bersepeda di pedesaan paling pas dilakukan pada pagi hari. Udara di perdesaan sekitar Borobudur yang masih begitu sejuk dan sehar sangat bisa dirasakan di pagi hari. Tak ketinggalan, kicauan burung di sawah turut menyertai aktivitas bersepeda. Selain itu, aktivitas masyarakat pedesaan di pagi hari seperti bertani dan berkebun juga bisa disaksikan. Hendaknya bersikap ramah pula kepada mereka jika berpapasan dijalan, seperti menyapa. Jika melewatkan waktu pagi, sore hari pun juga merupakan waktu yang pas untuk bersepeda. Cuaca yang tidak begitu panas menjadikan aktivitas bersepeda semakin menyenangkan dan tidak terlalu melelahkan.

#. Bersepeda ketika Cuaca Cerah

Bersepeda keliling desa tentu lebih menyenangkan ketika cuaca cerah. Khususnya jika gemar berfoto, maka aktivitas berfoto sambil bersepeda lebih leluasa dilakukan saat hari cerah. Jika hujan, maka perangkat kamera rawan rusak kalau terkena air. Namun jika tetap ingin bersepeda ketika hujan, hal itu tetap bisa dilakukan. Kalau tidak ingin berbasah-basah, jas hujan baju-celana bisa dipakai saat bersepeda. Penyewa bisa bersepeda tanpa mantel jika ingin hujan-hujan.

#. Sewa Pemandu

Ada banyak tempat di sekitar Candi Borobudur yang bisa dikunjungi dengan bersepeda seperti Candi Mendut dan Candi Pawon. Selain itu, potensi desa setempat seperti kerajinan batik juga bisa turut dikunjungi. Agar perjalanan juga melewati tempat-tempat yang bagus, ada baiknya menggunakan jasa pemandu. Selain itu, kegiatan bersepada lebih baik dilakukan bersama teman atau keluarga agar semakin seru.
Biaya sewa pemandu juga tidaklah mahal, hanya Rp 100.000 untuk satu pemandu dengan maksimal peserta 20 orang. Namun lebih baik jika menggunakan dua pemandu kalau rombongan bersepeda mencapai jumlah itu agar dia tidak terlalu kerepotan.

#. Jaga Kebersihan dan Berhat-hati

Penyewa bisa mampir ke warung jika haus atau lapar. Mereka juga bisa membawa bekal sendiri. Namun satu hal yang harus dilakukan adalah tetap menjaga kebersihan dengan cara membuang sampah pada tempatnya. Terlebih jika rute bersepeda ada di tengah perdesaan, maka membuang sampah tentunya merupakan perbuatan yang tidak terpuji karena mengotori lingkungan tempat tinggal warga. Selain itu, pesepeda juga hendaknya berhati-hati karena rute yang dilalui nantinya tetaplah jalan umum sehingga masih dilalui kendaraan. Bahkan jalan di depan tempat sewa sepeda adalah jalan utama menuju Candi Borobudur. (NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.