Desy Ratnasari Kembali Terjuni Film Layar Lebar

0
189
Desy Ratnasari (Foto: Repro Google)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Vakum sekian lama didunia panggung hiburan lantaran sibuk kegiatan politik, kini Desy Ratnasari kembali membintangi film layar lebar. Aktris kelahiran Sukabumi, 12 Desember 1973 terlibat dalam proyek film Buya Hamka. Anggota DPR RI berperan sebagai sosok ibunda sang ulama.

“Buya Hamka, yang memiliki nama asli Abdul Malik Karim Amrullah adalah sosok yang istimewa. Beliau selain budayawan juga politikus. yang handal di masanya. Alhamdulillah saya dipercaya bergabung dalam produksi yang luar biasa ini. Dan saya pun mau bergabung,” lontar Desy mengungkap alasannya kembali berakting.

Diakui, tak butuh waktu lama untuk menerima tawaran film Buya Hamka. “Ya, saat ditawari untuk terlibat dalam film ini, tentu saja, iya,” jawab ibu satu anak Nasywa Nathania Hamzah.

Film layar lebar terakhir yang dia bintangi adalah Kun Fayakuun yang dirilis tahun 2008. Lantas, pelantun lagu “Tenda Biru” itu lebih banyak berakting di sinetron, menjadi pembawa acara, atau didapuk sebagai juri sejumlah ajang bakat.

Setelah cukup lama tidak berakting, Desy mengaku menjumpai sejumlah tantangan. Dalam produksi film Buya Hamka, menurut dia tantangan terbesar adalah soal bahasa. Perempuan asli Sunda itu harus berbicara Minang. “Harus menyesuaikan logat, kami dibantu oleh dua pelatih yang melatih dialek dan bahasa,” ungkap pemeran tokoh Nyi Iteung pada film Si Kabayan Mencari Jodoh itu.

Dalam film, Desy berpasangan dengan aktor senior Donny Damara yang memerankan ayah dari Buya Hamka. Donny pun mengaku bangga terlibat dalam produksi film, apalagi bersanding dengan Desy. Sedangkan tokoh Buya Hamka diperankan Vino G Bastian. Istri Buya, Siti Raham, akan diperankan oleh artis peran Laudya Cynthia Bella.

Film Buya Hamka dijadwalkan rilis pada 2020 serta memulai syuting pada awal April 2019. Sinema biopik ini diarahkan sutradara Fajar Bustomi. Film Buya Hamka mengisahkan tentang kisah ulama dan sastrawan kharismatik Buya Hamka yang berasal dari Sumatera Barat.

Semasa hidupnya, Buya dikenal sebagai ulama yang banyak berjasa bagi perkembangan dunia Islam di Indonesia. Buya juga dikenal sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama dan disegenai di mata internasional. (NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.