Bandara Semarang Baru Senilai Rp 2,2 T Beroperasi

0
887
Ilustrasi, harga tiket pesawat turun

SEMARANG, bisniswisata.co.id: Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, mulai beroperasi secara fungsional, pekan ini diawali dengan penerbangan perdana pada 6 Juni 2018. Pada 5 Juni 2018, management Bandara melakukan boyongan pindah dari terminal lama.

Proyek pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang menelan dana investasi Rp2,2 triliun. Saat ini progressnya mencapai 95%, sehingga sudah bisa dioperasikan secara fungsional di masa arus mudik Lebaran 2018. Upaya percepatan pembangunan bersama pihak terkait. Karena, pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani, merupakan salah satu proyek strategis nasional.

“Memang belum 100 persen selesai. Akan tetapi, lebih baik dari terminal lama, dan mudah-mudahan upaya yang dilakukan dengan pengoperasian terminal baru ini bisa berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi dalam keterangannya, Selasa (29/05/2018).

Juga dilakukan running test untuk mengetahui seluruh sarana prasarana di Terminal Baru Bandara Semarang, layak dioperasikan atau tidak. “Usai Lebaran, bandara tetap akan digunakan sambil dilengkapi fasilitas-fasilitas bandara baru yang belum selesai, area-area komersial yang ada di bandara, dan area parkir agar seusai dengan kapasitas sebanyak 2.000 kendaraan,” katanya.

Setelah selesai dibangun, terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang akan mampu menampung sebanyak 7.000.000 penumpang per tahun, sedangkan kapasitas terminal lama hanya 800.000 penumpang per tahun.

Kepala Satuan Kerja Proyek Pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Toni Alam menambahkan bahwa pihaknya berupaya memenuhi rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan dari tim verifikasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

“Rekomendasi yang diterima dari berbagai aspek, sepertu dari sisi operasional, yakni marka-marka jalan yang harus dilengkapi, penyelesaian flow-nya seperti apa,” ujarnya.

Terkait dengan mundurnya pengoperasian secara fungsional terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dari 2 Juni 2018 menjadi 6 Juni 2018, Toni berpendapat bahwa hal itu agar persiapannya lebih matang.

Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani, memiliki luas 58.652 meter-persegi. Atau hampir sembilan kali lebih besar ketimbang terminal eksisting yang hanya 6.708 meter-persegi.

Luasan apron baru mencapai 72.522 meter persegi yang dapat menampung 13 pesawat narrow body, atau konfigurasi 10 pesawat narrow body dan dua pesawat wide body kargo. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.