ASEAN EVENT INTERNATIONAL KOMUNITAS NEWS SOSOK

Sidang Umum Wartawan Asean, Atal S Depari Siap Menjadi Ketua

Atal S Depari, Ketua Umum PWI Pusat 

KUTA, Bali, bisniswisata.co.id: Sidang Umum Wartawan ASEAN atau Confederation of ASEAN Journalist (CAJ) ke-20 mulai berlangsung pagi ini di Hotel Eden, Kuta, Bali.  Sidang Umum yang berlangsung hingga 15 Oktober 2022 ini diikuti oleh 125 peserta dari tujuh negara anggota CAJ.

Anggota CAJ, selain Indonesia, juga Malaysia, Thailand, Vietnam, Laos, Filipina, dan Kamboja. Mereka datang kemarin, 11/10, disambut pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali dengan mengenakan busana adat Bali. Sayang salah satu anggota, Myanmar, berhalangan hadir karena situasi negaranya tidak memungkinkan. 

Agenda penting dalam pertemuan CAJ kali ini, menurut Ketua Umum PWI Atal S Depari adalah  meningkatkan saling pengertian dan kerja sama antarwarga ASEAN demi terwujudnya kesejahteraan, keadilan sosial dan perdamaian. Selain itu memperjuangkan aspirasi dan kepentingan warga ASEAN sehingga terjalin saling pengertian dan penghargaan yang lebih baik oleh masyarakat dunia.

Konfederasi Jurnalis ASEAN (CAJ) adalah salah satu organisasi media regional tertua dan teraktif di Asia Tenggara.  Didirikan sebagai forum kerjasama antara jurnalis ASEAN pada tahun 1975, delapan tahun setelah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) didirikan.

Di Sidang Umum CAJ 2022 sekaligus momentum penting  karena Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI),  Atal S Depari menerima  jabatan sebagai President Confederation of ASEAN Journalist (CAJ) periode 2022 –  2024.

                 Suasana sidang hari ini

Indonesia secara resmi menerima jabatan tersebut dari Thailand, setelah sebelumnya posisi Indonesia adalah Vice President CAJ.“Dalam aturan CAJ, setelah dua tahun menjabat sebagai President CAJ, digantikan oleh  Vice President CAJ saat itu,” jelasnya.

Berbicara saat baru mendarat di Bali, kemarin,  Atal S Depari menjelaskan, Kamboja akan menjadi President CAJ berikutnya menggantikan Indonesia, karena posisi Vice President CAJ periode 2022 –   2024 adalah Kamboja. 

Sejak 1975

Konfederasi Wartawan ASEAN atau CAJ (Confederation Asean Journalist) dibentuk di Jakarta pada 11 Maret 1975 oleh para utusan dari organisasi wartawan negara-negara ASEAN atau Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara. 

Tujuannya, memajukan kehidupan jurnalisme dan meningkatkan kehidupan pers yang bebas dan bertanggung jawab, mempererat hubungan internal para wartawan ASEAN  juga dengan organisasi wartawan di seluruh dunia.

Tujuan lainnyap meningkatkan saling pengertian dan kerja sama antarwarga ASEAN demi terwujudnya kesejahteraan, keadilan sosial dan perdamaian, memperjuangkan aspirasi dan kepentingan warga ASEAN sehingga terjalin saling pengertian dan penghargaan yang lebih baik oleh masyarakat dunia.

“Mereka ingin, melalui media masing-masing di lingkungan ASEAN, mampu menyumbangkan berbagai pemikiran serta gagasan kepada para pendiri perhimpunan bangsa-bangsa ASEAN agar kawasan Asia Tenggara ini bebas dari pengaruh maupun rivalitas Perang Dingin saat itu,” kata Atal S Depari.

Untuk itu melalui kiprah para wartawan serta medianya di wilayah ini perlu dijalin kerja sama, konsultasi serta diwujudkan perdamaian di antara hati dan pikiran warga atau masyarakat Asia Tenggara, tambahnya.

Pada awalnya, CAJ hanya terdiri atas PWI (dikenal juga dengan Indonesian Journalists Association, Indonesia), NUJM (National Union of Journalists, Malaysia), NPC (National Press Club of the Philippines, Filipina), SNUJ (Singapore National Union of Journalists, Singapura), dan CTJ (Confederation of Thai Journalists, Thailand).

Kemudian  VJA (Vietnam Journalists Association, Vietnam) dan LJA (Laos Journalists Association, Laos). Pada Maret 1996, menyusul organisasi wartawan Myanmar dan Kamboja. 

“Dengan diselenggarakannya kegiatan General Assembly CAJ di Bali ini diharapkan dapat ikut mendukung Presiden Joko Widodo sebagai Ketua ASEAN sehingga dapat melakukan desiminasi pemberitaan di kawasan anggota negara ASEAN dan memajukan kehidupan jurnalisme serta meningkatkan kehidupan pers yang bebas dan bertanggung jawab,” harap Atal S Depari didampingi Sekjen PWI Pusat, Mirza Zulhadi.

Workcation

Ahmed Kurnia Soeriawidjaja, Ketua Panitia Pelaksana CAJ, menjelaskan, para delegasi akan diajak  workcation.  “Bekerja   sambil   berlibur.  Setelah   dua   tahun   lebih,   karena   Pandemi Covid-19, perjalanan dan pertemuan dibatasi,” tambah Ahmed Kurnia. 

Setelah   sidang   umum,   delegasi   akan   diajak   berjalan-jalan   melihat   lokasi   wisata   untuk menikmati  pemandangan dan budaya Bali, diselingi makan malam sambil merumuskan program dan proyeksi CAJ 2022 – 2024 di bawah kepemimpinan Indonesia.

“Di  antaranya,  Dirjen IKP  Kominfo   Usman   Kansong   akan   menjadi   host   Sunset   Dinner  di Tanah Lot, Kamis, 13 Oktober 2022,” ungkap Ahmed Kurnia.

Menurut Ahmed, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, sebagai tuan rumah, sengaja memilih Bali sebagai lokasi pelaksanaan Sidang Umum Wartawan ASEAN.  

“Agar menjadi momentum untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Bali sudah pulih pasca pandemi COVID-19,” kata Ahmed Kurnia, yang juga Ketua Bidang Luar Negeri di PWI Pusat.

 

 

 

 

 

Rita Sri Hastuti