ASEAN DESTINASI INTERNATIONAL NEWS

Prototipe Krabi Jadi Pusat Perhatian pada Global Meaningful Travel Summit 2025 di Thailand

Sedikitnya 40 eksekutif perjalanan, operator tour, maskapai penerbangan, dan media dari Amerika Serikat datang mengikuti Krabi Protype Summit ( Foto: TAT)

BANGKOK, bisniswisata.co.id: – Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) telah sukses menyelenggarakan Global Meaningful Travel Summit 2025 di Krabi dan Bangkok, menandai pertama kalinya acara tersebut diselenggarakan di Asia Tenggara.

Dilansir dari tatnews.org,diselenggarakan bersama Tourism Cares, sebuah lembaga nirlaba terkemuka yang berdedikasi untuk memajukan keberlanjutan dalam industri pariwisata, KTT ini mengangkat Krabi Prototype ke panggung utama saat Thailand menyambut lebih.

Sedikitnya 40 eksekutif perjalanan, operator tour, maskapai penerbangan, dan media dari Amerika Serikat dan sekitarnya datang untuk mengeksplorasi pendekatannya terhadap perjalanan berkelanjutan dan bermakna.

KTT ini menyoroti kemunculan Krabi di bawah Krabi Prototype, model unggulan TAT untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dikenal di seluruh dunia karena Maya Bay, Kepulauan Phi Phi, dan Pantai Railay, serta sumber air panas dan lanskap batu kapurnya, Krabi memajukan komitmen jangka panjang untuk melindungi lingkungan alami dan cara hidup masyarakatnya.

Provinsi ini ditetapkan dalam Zona Pengembangan Andaman di bawah klaster produk pariwisata strategis Thailand, yang menggarisbawahi potensi kuatnya sebagai destinasi berkelanjutan.

Hal ini semakin diperkuat pada tahun 2023 ketika Pemandian Air Panas Khlong Thom mendapatkan pengakuan dalam daftar 100 Kisah Teratas Destinasi Hijau untuk lingkungan dan iklim, sebuah penghargaan global yang menunjukkan kesiapan Krabi untuk menjadi model bagi perjalanan yang bertanggung jawab.

Thapanee Kiatphaibool, Gubernur TAT, mengatakan Krabi mewakili keseimbangan yang ingin di capai di seluruh Thailand, di mana keindahan alam dan budaya lokal dilestarikan sementara masyarakat mendapatkan manfaat dari pariwisata.

Menjadi tuan rumah Global Meaningful Travel Summit di sini menunjukkan kepada dunia bahwa pariwisata berkelanjutan bukan sekadar visi, tetapi kenyataan yang dapat dialami saat ini.

“Melalui Krabi Prototype, kami menunjukkan bahwa perjalanan berkelanjutan itu memungkinkan, praktis, dan bermanfaat bagi semua orang.” kata Thapanee Kiatphaibool

Selama pertemuan puncak tersebut, para delegasi terlibat dalam tur imersif dengan komunitas lokal termasuk Laem Sak dan Ban Nai Nang, di mana inisiatif akar rumput seperti pengelolaan limbah, kerajinan tradisional, dan pariwisata yang dipimpin masyarakat memamerkan model-model praktis keberlanjutan.

Di luar program resmi, Krabi menawarkan banyak pengalaman yang sadar lingkungan di bawah Prototipe Krabi, mulai dari tur bakau di Ban Thung Yee Peng hingga kegiatan konservasi laut di sekitar Ko Ngai.

Bersama-sama, ini mencerminkan bagaimana provinsi ini mendefinisikan ulang dampak pariwisata dengan merangkul perjalanan rendah karbon, akomodasi bersertifikat ramah lingkungan, dan praktik regeneratif.

Inisiatif Prototipe Krabi, yang dikembangkan dalam kemitraan dengan para pemangku kepentingan lokal, memposisikan provinsi ini sebagai percontohan terkemuka di Thailand untuk pariwisata yang bertanggung jawab.

TAT mempercepat operator menuju standar keberlanjutan nasional, termasuk STGs STAR, Penghargaan Pariwisata Thailand, dan CF–Hotels, sambil memajukan tolok ukur internasional seperti pengakuan Destinasi Hijau untuk Taman Nasional Mu Ko Lanta.

Hingga saat ini, Krabi memiliki 16 operator pemenang penghargaan di bawah Thailand Tourism Awards, 119 bisnis bersertifikat STAR, dan 65 CF–Hotel yang secara aktif mengurangi jejak karbon melalui energi bersih, tenaga surya, pengurangan plastik, dan sumber lokal.

Krabi juga merupakan contoh kekuatan ekonomi ganda Thailand. Selain daya tarik pariwisatanya sebagai destinasi impian, provinsi ini merupakan produsen minyak sawit terbesar kedua di negara ini dan rumah bagi karet, durian Musang King, dan kopi robusta, yang mencerminkan integrasi pertanian dan pariwisata.

Pemandangan sinematiknya terus menarik produksi global, yang terbaru adalah Jurassic World: Rebirth, yang semakin meningkatkan visibilitas internasional.

KTT tersebut memperkuat bagaimana Prototipe Krabi berkontribusi pada agenda keberlanjutan Thailand yang lebih luas. Selama dua tahun terakhir, TAT dan Tourism Cares telah memperluas Peta Perjalanan Bermakna Thailand untuk mencakup lebih dari 45 organisasi yang telah diverifikasi, banyak di antaranya dikunjungi selama KTT tersebut.

Di antara mereka, sebelas operator Krabi juga telah bergabung dengan jaringan global Tourism Cares yang terdiri dari lebih dari 160 mitra pariwisata berkelanjutan, memperluas jangkauan provinsi tersebut ke pasar internasional.

Dengan menghubungkan pencapaian Krabi dengan jaringan internasional, Thailand memperkuat posisinya di pasar-pasar utama seperti Amerika Serikat, di mana permintaan akan perjalanan yang bermakna terus meningkat.

Thapanee menyimpulkan Global Meaningful Travel Summit di Krabi lebih dari sekadar pertemuan—ini adalah sebuah tonggak sejarah. Dengan menghadirkan Prototipe Krabi ke panggung utama, acara ini telah memberikan gambaran sekilas kepada dunia tentang masa depan Thailand, di mana pariwisata melindungi sumber daya kita, memperkuat komunitas kita, dan memberikan nilai yang bermakna bagi para wisatawan.

Krabi adalah prototipe kami, dan tujuan kami adalah untuk memperluas model ini di seluruh negeri agar Thailand tetap menjadi yang terdepan dalam pariwisata berkelanjutan, tambahnya.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)