Pengguna Pesawat Medan-Jakarta Disarankan Via Malaysia

0
85
Harga tiket pesawat masih mencekik

MEDAN, bisniswisata.co.id: Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sumatera Utara, Willy TM Sihombing mengatakan masyarakat bisa mendapatkan harga tiket lebih murah, jika mengambil opsi penerbangan rute luar negeri. Jadi solusinya jika ingin mendapatkan harga tiket yang lebih murah, opsi melalui rute luar negeri bisa diambil.

Dicontohkan, rute Medan – Jakarta, dengan Lion Air tanpa bagasi minimal Rp 1,6 juta. Dengan bagasi 20 kg, bisa mencapai Rp 2,6 juta. Dengan Batik Air dan bagasi 20 kg, harga tiket mencapai Rp 2 juta. Sementara itu Garuda, minimal Rp 2,4 juta.

“Sedangkan via luar negeri, minimal 1,1 juta. Misalnya, opsi Medan – Malaysia – Jakarta. Dia starting dari harga Rp 1,1 juta. Cuman ya, orang harus punya paspor,” kata Willy

Kenapa opsi rute luar negeri lebih murah? “Itu kemungkinan karena jarga tiket masuk kategori sub classes,” lontarnya seperti dilansir laman Kompas.com.

Dalam hal ini, ada peraturan batas bawah dan batas atas. Dia menduga, harga tiket murah karena pihak maskapai menggunakan tarif batas bawah. “Sama halnya dulu, Lion Air kan starting Rp 600 ribu-Rp 700 ribu. Sekarang kan tidak. Sekarang dibukanya batas atas atau 3 klas di atas batas atas, begitu,” katanya.

Dijelaskannya, harga tiket Rp 1,6 juta dari Medan – Jakarta tidak dikatakan mahal karena sudah musim menjelang libur panjang. “Karena campur lebaran, libur sekolah, panjang, kalaupun akan turun bisa jadi di bulan Juli,” katanya.

Tiket pesawat Medan – Jakarta saat di kisaran Rp 1,6 juta juga dikatakan normal oleh Willy. Dikatakan normal karena mendekati masa libur panjang, yakni lebaran, libur anak sekolah. Namun, akan lebih murah jika penerbangan mengambil rute luar negeri.

Walaupun begitu, jumlah penerbangan pihak maskapai berkurang akibat kenaikan harga tiket. Untuk saat ini penerbangan memang tidak banyak. Lion air, misalnya. Dari sebelumnya 20 penerbangan, sekarang hanya 4.

Menurutnya, jika Kuala Namu merugi adalah wajar penerbangan menurun. Lion Group, kata dia, saat ini jumlah penerbangannya dibawah 15 penerbangan sehari. “Dulu sampai 20 penerbangan untuk Lion Air, dan penerbangan untuk Batik Air. Tapi sekarang Batik bisa 10-an,” katanya. (NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.