Komunitas HSRC Jakarta Jelajahi Destinasi Wisata Jateng

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Komunitas Honda Spacy Riders Club (HSRC) Jakarta menghadiri ajang silaturahmi tahunan komunitas pengendara sepeda motor, sekaligus menjelajahi berbagai destinasi wisata di Jawa Tengah (Jateng). Acara tahunan bagi para pengguna sepeda motor merek Honda bertajuk Honda Bikers Day (HBD) 2019, pekan lalu yang mencapai kesuksesan sangat luar biasa.

Selain sukses menggaet jumlah peserta HBD hampir 28.000 register semua komunitas seluruh Indonesia, juga sukses menjelajahi berbagai destinasi wisata Jawa Tengah. “HBD 2019 merupakan perhelatan ke 11 yang digelar setiap tahunnya, dan merupakan penanda bahwa pengguna sepeda motor yang tergabung dalam berbagai komunitas, dipersatukan dengan berbagai keragaman mengusung House of Diversity,” papar perwakilan dari HSRC Jakarta, Abdillah Ibay,  Selasa (10/12/2019).

Dijelaskan, sebagai rangkaian dari pesta bikers HBD tahun ini, seluruh komunitas dan pecinta sepeda motor dari berbagai wilayah di Indonesia telah berkumpul bersama di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Salah satu komunitas yang tidak pernah absen menghadiri HBD setiap tahunnya adalah HSRC JAKARTA.

“Kegiatan bermotor bagi para pengguna sepeda motor merupakan aktivitas menyenangkan bersama produk sepeda motor pilihan mereka, sesuai karakter masing-masing. Euforia tersebut semakin melekat dengan banyaknya aktivitas di HBD yang melengkapi kegembiraan,” lontar Ibay.

Bagi HSRC Jakarta sendiri, lanjut Ibay, kegiatan berkendara kendaraan bermotor atau yang biasa disebut dengan touring ini merupakan aktivitas berwisata yang bisa menjadi inspirasi dan kebanggaan negeri, bahwa biker bersatu, bersilaturahim menumbuhkan nasionalisme dan kontributif kepada masyarakat melalui penampilan seni budaya khususnya Jawa Tengah, apalagi di tahun ini diadakan gerakan donor darah, dan kampanye keselamatan berkendara.

HSRC Jakarta sendiri merupakan komunitas yang bertempat di Wisma Wahana Arta Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang berdiri sejak 11 November 2011 dibawah naungan AHJ dan di ketuai oleh Ayub Djainudin. HSRC Jakarta dianggap telah mumpuni dan terampil dalam berkendara sepeda motor karena telah berbekal kemampuan safety riding atau keselamatan berkendara.

Selama melakukan aktivitas HBD di Ambarawa, Jawa tengah, HSRC Jakarta tak elak melakukan kegiatan berwisata melepas penat setelah melakukan touring atau berkendara jarak jauh dari titik kumpul kopdar mereka di Wisma Wahana Arta Pasar Minggu, Jakarta Selatan ke Ambarawa, Jawa tengah.

“Pariwisata di Ambarawa sendiri tak kalah cantiknya dengan destinasi wisata lain di negeri ini, dimana memiliki panorama yang indah dan dapat menjadi destinasi wisata kebanggaan dari dalam negeri seperti panorama Wonosobo Dieng, Jawa tengah,” tutup Ibay. (end)

Wayang for Student 2019, Komitmen BCA Lestarikan Kesenian Tradisional

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan RI mencatat wayang menjadi salah satu dari delapan elemen budaya yang masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO sejak tahun 2003. Karena itu, wayang pun harus terus dilestarikan karena sarat dengan pendidikan filosofi yang bisa membantu pembentukan karakter anak.

Menyadari pentingnya hal tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali mewujudkan komitmennya dalam menjaga kelestarian kesenian tradisional di Tanah Air, salah satunya melalui gelaran Wayang for Student, yang digelar di Kota Bandung, Jawa Barat, menampilkan pagelaran “Jaya Perbangsa” dan Pementasan Wayang yang melibatkan 140 pelajar dan dinikmati 560 siswa serta guru yang berasal dari tujuh sekolah di Bandung.

“Para siswa tersebut terpilih karena memiliki bakat dan minat di bidang seni tari, drama, dan musik. Mereka berlatih untuk pagelaran Wayang for Student di masing-masing sekolah. Tiap sekolah mendapatkan judul pementasan yang beragam,” papar Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati dalam keterangan resminya, Selasa (10/12/2019).

Dilanjutkan, Wayang for Student diselenggarakan untuk mengenalkan wayang sedari dini kepada anak-anak di Indonesia sebagai warisan yang telah diakui UNESCO sejak 2003. “Wayang yang merupakan budaya asli Indonesia harus dikenal oleh kaum milenial. Pesan moral yang disampaikan melalui pementasan wayang masih relevan dengan kehidupan kita,” ujar Inge

Karenanya, BCA terus berupaya melalui ragam program yang edukatif dan fun mengenalkan wayang secara mendalam kepada pelajar di beberapa wilayah Tanah Air, salah satunya di Kota Bandung. Acara tersebut diisi dengan kegiatan Workshop Merakit Wayang, Workshop Kaparigelan Dalang, dan Pameran Wayang.

Selain itu, pelajar menampilkan pementasan fragmen, yakni pelajar SMA BPI 2 dan SMP N 1 Cisarua menampilkan fragmen Rebutan Konta, pelajar SMA Negeri 1 dan SMP Al Fallah menampilkan fragmen Jabang Tutuka, pelajar SMA Negeri 7 menampilkan fragmen Brajamusti Gugat, serta pelajar SMK Pelita dan SMP N 1 Lembang menampilkan fragmen Gatotkaca Sabda Guru.

Diakui, Wayang for Student merupakan salah satu sarana yang disediakan oleh BCA melalui program CSR Bakti BCA untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia. “Kemajuan teknologi kini mendominasi sebagian besar anak-anak muda di Indonesia. Namun, hal ini tidak menjadikan alasan untuk kita melupakan budaya otentik Indonesia seperti wayang. Hal ini menjadi latar belakang kami untuk secara konsisten sejak 2014 menggelar acara Wayang for Student,” lontar Inge.

Wayang for Student diselenggarakan untuk mendekatkan wayang ke lingkungan anak-anak muda di Indonesia yang dapat meningkatkan kecerdasan baik intuisi, emosi, perasaan, nalar, dan naluri. Risa Amanda siswa SMP Al Fallah mengatakan,”Kkami senang dapat mengikuti acara pagelaran wayang ini. Terima kasih kepada BCA yang secara terus menerus memperkenalkan wayang kepada anak muda dengan cara yang fun.” sambungnya. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Dipertanyakan, Maksud Wisata Premium Pulau Komodo

this formate

MANGGARAI BARAT, bisniswisata.co.id: Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku belum memahami secara jelas sekaligus mempertanyakan maksud dari pemerintah pusat untuk menjadikan kawasan Pulau Komodo sebagai destinasi wisata super premium.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Augustinus Rinus menuturkan, belum ada skema dan definisi yang jelas untuk menjabarkan destinasi super premium yang dimaksud. “Ini belum ada skema dan definisi yang jelas. Sementara ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menyusun skemanya,” kata Augustinus di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (9/12).

Hingga sekarang ini, lanjut dia, belum ada kesepakatan antara pemerintah daerah dan pusat mengenai kontribusi pendapatan dari Pulau Komodo yang bisa masuk ke kas daerah jika telah menjadi destinasi super premium. Hanya saja, kata dia, bupati Manggarai Barat telah meminta agar pemerintah daerah bisa mendapatkan 50 persen dari total pendapatan Pulau Komodo yang diprediksi bisa mencapai Rp 700 miliar per tahun.

Hal itu agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Manggarai Barat bisa meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat juga bisa ikut membaik. Proyeksi pendapatan itu diperoleh dari rencana harga tiket membership Pulau Komodo yang direncanakan pemerintah pusat sebesar Rp 14 juta per tahun.

Dan Jika dalam setahun bisa terjual 50 ribu tiket saja, setidaknya bakal ada pendapatan sekitar Rp 700 miliar. “Kalau permintaan bupati bisa terwujud, PAD bisa naik signifikan. Tahun 2018 lalu, PAD pariwisata kita Rp 34 miliar, naik 30 persen dari tahun 2017,” kata dia.

Menurutnya, seperti dilansir laman Republika, penetapan destinasi super premium kemungkinan akan dilakukan langsung oleh Kemenparekraf sebagai instansi pemerintah pusat. Penetapan itu bisa dalam bentuk Peraturan Presiden maupun produk hukum lainnya.

Kawasan Pulau Komodo ditetapkan menjadi keajaiban dunia layak saja untuk menjadi destinasi eksklusif. Pemerintah daerah mendukung setiap langkah pemerintah pusat yang memang bertujuan untuk memajukan ekonomi daerah dengan pariwisata. Apalagi, kawasan Labuan Bajo juga telah ditetapkan menjadi satu dari lima destinasi super prioritas.

Namun, harus diakui bahwa hingga kini Kabupaten Manggarai Barat masih memiliki kekurangan konektivitas baik dari sisi udara, laut, dan darat. Langkah pemerintah pusat yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun untuk membangun aksesibilitas angkutan udara Bandara Komodo diharapkan bakal membantu.

Selain udara, aksesibilitas darat dan laut juga akan mulai dibenahi pada tahun 2020. Pemerintah daerah, kata Augustinus, menantikan realisasi dari janji pemerintah pusat untuk membantu pembangunan di Manggarai Barat demi mendongkrak potensi pariwisata Pulau Komodo.

Presiden Joko Widodo menyatakan keinginannya untuk menjadikan Labuan Bajo hingga Pulau Komodo menjadi objek wisata premium. Maksud dari tujuan itu agar wisatawan yang datang adalah wisatawan berkualitas yang memiliki tingkat belanja yang tinggi.

Hal itu dinilai relevan dengan status Pulau Komodo yang kini menjadi salah satu keajaiban dunia. Di satu sisi, dengan ditetapkannya menjadi destinasi premium, setidaknya jumlah kunjungan bisa ditekan agar kegiatan konservasi alam bisa berlangsung demi menjaga kelestarian Pulau Komodo. Namun, tentunya dengan tidak mengurangi potensi pendapatan dari kunjungan wisatawan.

Januari 2020, Vietjet Buka Rute Hanoi – Bali

this formate

HANOI, bisniswisata.co.id: Maskapai penerbangan asal Vietnam, Vietjet membuka rute baru dari Hanoi ke Bali dan sebaliknya mulai Januari 2020. “Rute baru ini bertujuan memperluas jaringan penerbangan internasional Vietjet sambil menawarkan kemudahan bagi para wisatawan untuk menjelajah destinasi wisata di wilayah utara hingga selatan Vietnam,” demikian tertulis dalam keterangan resmi Vietjet, Senin (9/12/2019).

Rute Hanoi ke Bali, dan sebaliknya beropersi setiap hari mulai 26 Januari 2020. Penerbangan berangkat dari Hanoi pukul 10.00 dan tiba di Bali pukul 16.25. Adapun penerbangan sebaliknya akan berangkat dari Bali pukul 17.30 dan mendarat di Hanoi pukul 21.55. Semua keterangan waktu disesuaikan dalam waktu setempat.

Sebelumnya, Vietjet telah mengoperasikan penerbangan langsung dari Ho Chi Minh ke Bali, dan sebaliknya pada Mei 2019. Pesawat Vietjet dari Ho Chi Minh berangkat pukul 08.05 dan tiba di Bali pukul 13.05 waktu setempat. Sebaliknya, dari Bali berangkat pukul 14.05 dan sampai di Ho Chi Minh pukul 17.05.

Selain membuka rute baru ke Bali, Vietjet juga menawarkan rute baru dari Rute Da Lat ke Seoul (Incheon) mulai dari 15 Januari 2020; Can Tho ke Seoul (Incheon) mulai 16 Januari 2020. Ada pula rute baru dari Can Tho ke Taipei mulai 10 Januari 2020.

Dirut & 3 Direksi Dipecat, Kebobrokan Manajemen Garuda Dibongkar

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemecatan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara bersama 3 Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar, berbuntut panjang. Kebobrokan Manajemen Garuda Dibongkar Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI).

Sedikitnya 68 para awak kabin mendatangi kantor Menteri BUMN Erick Thohir di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Senin (9/12). Mereka datang menyampaikan keluh kesah atas tata kelola perusahaan penerbangan plat merah di bawah pimpinan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra

“Kami sengaja datang untuk menyampikan kondisi awak kabin yang ada di Garuda Indonesia, secara general dan perusahaan. Terus terang, awak kabin sudah cukup lega atas keputusan Menteri Erick yang memberhentikan Ari Askhara pada pekan lalu,” ujar Sekjen IKAGI Jacqueline Tuwanakotta kepada wartawan.

Namun, lanjut dia, kementerian perlu tahu berbagai keluh kesah para awak kabin secara langsung dan menyeluruh. “Sebelumnya kami merasa takut ada yang terancam, contoh dulu lakukan kesalahan sedikit, langsung dipindahkan ke Papua. Kemudian, kesalahan yang harusnya masuk pembinaan, tiba-tiba di-grounded, tidak boleh terbang, itu banyak dan sering terjadi menimpa kami,” lontarnya serius.

Dilanjutkan, perilaku ini berbeda dengan komitmen dan janji yang disampaikan Ari Askhara ketika memulai menjadi bos Garuda. Dulu, Ari Askhara kerap menjanjikan akan membuat relasi yang baik antara manajemen dengan awak kabin. Kenyataannya komitmen itu lips service, diputar balik dari apa yang pernah diutarakan. “Ari justru mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang dianggap merugikan awak kabin,” ungkap Jacqueline.

Salah satu kebijakan berkaitan dengan pengurangan jam istirahat melalui perubahan kebijakan jam terbang awak kabin pada penerbangan luar negeri. Memang ada beberapa jenis penerbangan yang seharusnya memberikan waktu menginap bagi awak kabin karena jam terbang yang cukup lama. Namun kebijakan itu diubah, sehingga awak harus menjalankan tugas secara pulang pergi (PP).

“Contohnya schedule Sydney-Jakarta-Sydney, itu seharusnya tiga hari, tapi jadi PP. Itu beri dampak yang kurang bagus kepada awak kabin, sekarang sudah ada delapan orang yang di-opname, ya karena kecapeaan, stress, tekenan kerajaan yang tak logika,” tuturnya.

Jacqueline menyampaikan sejumlah keluhan yang dialami karyawan Garuda Indonesia kepada Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dengan harapan diteruskan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk ditindaklanjuti.

Diakui, saat ini operasional maskapai Garuda Indonesia tetap berjalan normal. “Kalau operasional penerbangan tidak ada terganggu, kami percaya kepada karyawan lain, apalagi Garuda dibantu Gapura, jadi khususnya untuk publik, masyarakat, penumpang penerbangan tidak perlu khawatir,” sambungnya.

Anggota IKAGI Hersanti turut membagi keluh kesah. Awak kabin yang sudah 30 tahun mengabdi kepada perusahaan pelat merah itu mengeluhkan pendapatan yang kian menurun. “Banyak diskriminasi yang dilakukan, senior seperti kami pendapatannya berubah, di bawah standar, junior malah lebih dari kami,” ungkapnya pada kesempatan yang sama.

Anggota IKAGI lainnya, Adel, mengatakan kebijakan yang ingin dikeluhkannya adalah soal mutasi. Ia merupakan salah satu dari 250 awak kabin yang dimutasi perusahaan. “Ini tanpa prosedur dan sebab yang jelas. Saya berusaha memperjelas, tapi lama dan tidak ada kepastian dari perusahaan sampai saat ini di bawah Ari Askhara,” ucap Adel yang dimutasi dari base Jakarta ke Makassar.

Selain itu, ia mengatakan ingin pula menyampaikan kepada Kementerian BUMN agar terus mengusut kasus-kasus yang ada di perusahaan negara itu. Begitu pula dengan para direksi yang masih ada di manajemen Garuda Indonesia saat ini. “Kita juga perlu hapus orang di bawah BoD yang punya strategi dan ide praktek yang ilegal, yang sama di manajemen sekarang,” katanya.

Seperti diberitakan Bisniswisata.co.id sebelumnya, Ari Askhara sebagai sudah lebih dulu dicopot dari posisinya sebagai Dirut Garuda Indonesia, melakukan penyeleundupan Moge Harley Davidson serta dua sepeda mewah. Modusnya cukup unik memasukan barang seludunpan milik sang Dirut ke dalam pesawat. terkait dengan Harley Gate, juga tiga direksi penerbangan plat merah ikut dicopot karena turut membantu kelancaran penyelundupan.

Ketiga direktur yang diduga terlibat, di antaranya adalah Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar. Kasus Harley Gate ini rencananya akan dibawa ke jalur hukum, agar kasus penyelundupan seperti ini tidak terulang lagi. (end)

Riset: Solo Traveling Semakin Marak

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Masih banyak persepsi bahwa liburan harus dilakukan bersama-sama. Namun, era sekarang justru konsep solo traveling semakin marak. Berdasarkan riset Klook dan YouGov kepada 2,200 responden Indonesia, disebutkan 79% pernah berlibur sendiri atau sedang mempertimbangkannya.

Terkait demografis umur, 85% dari responden Generasi Z dan 80% dari responden Generasi Y mengatakan sudah pernah berlibur sendiri atau tertarik untuk merencanakan perjalanan solo. Gagasan perjalanan solo lebih menarik untuk orang Indonesia yang lebih muda ketimbang yang lebih tua, dimana hanya 67% dari Generasi X dan 56% dari Baby Boomer tertarik untuk melakukan perjalanan solo.

Walaupun ketertarikan akan liburan solo berbeda di setiap generasi, data dari Klook menunjukkan bahwa “ketakutan akan rasa kesepian” yang menahan kebanyakan dari mereka untuk berlibur solo, dengan hampir 60% dari responden mengindikasikan faktor yang sama.

Ketika berbicara tentang motivasi untuk liburan solo, 62% dari responden Indonesia mengatakan bahwa mereka ingin melepaskan diri dari rutinitas normal atau istirahat dari pekerjaan. Dari data tersebut, 69% responden wanita lebih banyak memilih untuk berlibur solo dengan alasan istirahat dari rutinitas normal.

Berdasarkan perbedaan generasi, 74% dari Generasi X mengindikasikan ingin melepaskan diri dari rutinitas normal mereka. Menariknya, ketika ditanya tentang tren liburan solo dan menghadiahi diri sendiri, mayoritas dari Baby Boomer mengatakan mereka melihat liburan sebagai salah satu cara untuk memberikan hadiah untuk diri sendiri, yang menunjukkan bahwa para pensiunan Indonesia melihat liburan sebagai cara untuk menghabiskan waktu pensiun mereka.

“Sangat menarik melihat keinginan kuat dari berbagai demografi untuk berlibur solo. Menariknya, kami telah mengobservasi adanya perbedaan yang mengejutkan, dimana para wisatawan mencari waktu yang lebih banyak untuk diri sendiri, namun khawatir akan merasa kesepian, yang menghasilkan hubungan love & hate dengan liburan solo,” papar Direktur Pemasaran Regional, Klook Asia Tenggara, Marcos Yong dalam keterangan resminya, Senin (09/12/2019).

Dilanjitkan, banyak orang mengatakan tertarik untuk berlibur solo, namun secara bersamaan, mereka juga memiliki keraguan tentang perasaan merasa kesepian. Faktanya, setengah dari partisipan survei Indonesia yang ingin liburan solo mengatakan ‘ketakutan akan kesepian’ menjadi tantangan terbesar.

Kekhawatiran ini tersebar merata di semua generasi. Sebagai tambahan, 44% mengatakan bahwa keamanan menjadi kekhawatiran terbesar mereka dan 39% mengatakan mereka telah melakukan perencanaan dan pemesanan perjalanan untuk mereka sendiri, sambungnya. (redaksibisniswisata @gmail.com)

2020, Hyatt Kembangkan Lebih dari 20 Portofolio Mewah

this formate

CHICAGO. bisniswisata.co.id: Hyatt Hotels Corporation mengumumkan langkah mereka untuk menambah portofolio mewah di tahun depan. Sebanyak 20 hotel dan resor mewah baru Hyatt secara global diprediksi rampung pada akhir 2020. Termasuk, tambahan properti baru di bawah Park Hyatt, Andaz, Alila, Grand Hyatt, Miraval, dan The Unbound Collection.

“Dengan akselerasi pertumbuhan bisnis kami di segmen mewah, kami akan memiliki kesempatan yang besar untuk memberikan pengalaman high-end yang berbeda kepada para travelers secara global,” ungkap Mark Vondrasek, Chief Commercial Officer Hyatt, Mark Vondrasek dalam keterangan resminya, Senin (09/12/2019).

Sebagai bagian dari ekspansi global ini, merek The Unbound Collection by Hyatt melihat pertumbuhan terkuat hingga saat ini berada di Eropa. Mengambil positioning sebagai pemain hotel dan properti yang memberikan sentuhan bersejarah, merek ini telah menyiapkan beberapa hotel atau properti di bawah mereka dengan berbagai pengalaman unik yang siap dirilis tahun depan.

Great Scotland Yard misalnya, yang berlokasi di bekas markas polisi metropolitan London dan siap dibuka pada 9 Desember. Ada pula Hôtel du Palais Biarritz yang merupakan bangunan megah bekas kediaman kekaisaran Napoleon III dan akan ditargetkan dibuka kembali pada Juni 2020.

“Di seluruh Eropa, Afrika, Timur Tengah, serta Asia Barat Daya, properti mewah mencapai lebih dari sepertiga (35%) dari portofolio kami. Terutama Eropa dengan arsitektur yang unik dan bersejarah. Untuk itu, kami menghadirkan The Unbound Collection by Hyatt, kami yakin penawaran baru kami akan melayani para pelancong kelas atas yang mencari masa menginap yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Peter Fulton, Group President EAME SWA, Hyatt.

Sementara, merek Park Hyatt merupakan kontributor utama pertumbuhan portofolio mewah Hyatt. Lima hotel Park Hyatt diharapkan di buka pada 2020 di Doha, Qatar; Jakarta, Indonesia; Niseko Jepang; Suzhou, Tiongkok; dan Auckland, Selandia Baru.

Tidak hanya itu, Hyatt juga mengumumkan langkah mereka untuk mengekspansi merek Alila dengan membuka tiga resor mewah di Swiss, Malaysia, dan Oman. Selain itu, enam properti gaya hidup mewah bermerek Andaz akan dibuka di Dubai, UAE; Praha, Republik Ceko; Bali, Indonesia; Shenzhen dan Xiamen di Cina, dan Palm Springs, California.

Merek Grand Hyatt sendiri mencoba memperkuat diri dengan berekspansi ke Hefei dan Semenanjung Shenzhou di Cina, Kuwait, Gurgaon di India, Jeju di Korea Selatan, dan Nashville, Tennessee, bersama dengan hotel Grand Hyatt pertama di Al Khobar Arab Saudi.

Libur Akhir Tahun, Target Kunjungan Ragunan 100 Ribu Wisatawan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menjelang libur Natal dan tahun baru, Taman Margasatwa Ragunan Jakarta Selatan memprediksi kebanjiran wisatawan lokal hingga nasional sebanyak 50.000 hingga 100 ribu. Target ini dianggap realistis mengingat selama masa libur Lebaran 2019 mencapai 50.000-70.000 wisatawan setiap hari.

“Natal tetap ramai, jumlah pengunjung di atas 50.000 orang. Puncaknya, biasanya di saat tahun baru tanggal 1, yakni di atas 100.000 pengunjung,” papar Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembangan Masyarakat Taman Margasatwa Ragunan Ketut Widarsana saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Dilanjutkan, untuk menyambut wisatawan tutup tahun, pihaknya tengah mempersiapkan bebrapa hal seperti penambahan petugas kebersihan, petugas keamanan dan lain – lain.

“Persiapan berkaca seperti tahun kemarin. Kalau petugas normal dihari biasa paling 30an orang untuk hari-hari biasa, tapi kalau untuk peak season tahun baru Natal tambah bisa sampai ratusan jumlahnya,” kata dia.

Namun, sejauh ini pihak Ragunan belum menentukan tema untuk menyambut hari libur Natal dan tahun baru. “Ini baru mau persiapan rapat internal nanti siang, jadi keputusan belum final,” kata dia.

Tidak hanya itu, Ketut memastikan bahwa pihaknya tidak akan menggelar pentas khusus yang melibatkan binatang di Taman Margasatwa Ragunan. Pasalnya, Taman Margasatwa Ragunan tidak memperkenankan binatangnya dipentaskan di depan umum.

“Kami tidak diijinkan untuk itu (pentas binatang), jarang kalau kita sebagai lembaga konservasi. Paling ya melihat satwa saja. Kalaupun ada tambahan atraksi atau hiburan paling feeding time,” terang dia.

Ragunan merupakan kebun binatang yang terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, berdiri sejak 1864 memiliki luas sekitar 147 hektare dengan koleksi satwa sebanyak 2.100 ekor satwa. “Selain satwa kita juga punya koleksi tanaman, juga ada pohon-pohon jumlahnya mencapai 50 ribuan,” katanya. Ragunan juga dilengkapi sejumlah wahana seperti Taman Satwa Anak-Anak, pusat primata termasuk di dalamnya terdapat Gorila.

Menurut Ketut, jika libur biasa jumlah kunjungan tertinggi bisa mencapai 20 ribu orang, tapi jika musim libur seperti tahun baru jumlah pengunjung Ragunan bisa mencapai 100 ribu orang dalam satu hari. “Biasanya puncak kunjungan itu tanggal 1 Januari, pengunjung bisa mencapai 100 ribu orang,” kata Ketut.

Malaysia Fokus Kembangkan Pariwisata Ramah Muslim

this formate

PUTRAJAYA, bisniswisata. co.id: Melonjaknya kunjungan wisatawan muslim dunia, benar-benar diantisipasi Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia, Datuk Mohamaddin Ketapi, dengan secara aktif, serius bahkan fokus mengembangkan konsep pariwisata ramah Muslim. Dengan konsep ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan Muslim ke negara tersebut.

Datuk Mohamaddin Ketapi juga menyebut pariwisata halal dan ramah Muslim memiliki potensi yang besar. Konsep ini ke depannya dapat menjadi game changer di industri pariwisata dunia. “Konsep ini akan menghasilkan pendapatan yang menguntungkan dan menciptakan peluang kerja serta bisnis bagi penduduk setempat,” ucap Datuk Mohamaddin Ketapi dikutip di Bernama, Senin (9/12/2019).

Dilanjutkan, pariwisata halal global dan ramah Muslim diperkirakan bernilai lebih dari 220 miliar dolar AS atau setara Rp 3.000 triliun pada 2020. Hal ini disampaikan saat peluncuran acara Karnaval Ramah Muslim Internasional (IMFC) 2019. Acara berlangsung selama lima hari (6-10/12) dihadiri lebih dari 1.000 pejabat pemerintah dan pelaku industri. Kegiatan diselenggarakan bersama antara pemerintah federal Malaysia dan negara bagian.

Meski Malaysia masih meraih peringkat teratas dalam Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index selama sembilan tahun berturut-turut sebagai tujuan wisata halal utama dunia, Mohamaddin menyebut Malaysia masih perlu menggandakan upaya yang dilakukan. Promosi sektor pariwisata ramah muslim harus terus digencarkan.

“Sektor ini tumbuh pesat setiap tahun dengan lebih dari 165 juta Muslim di seluruh dunia diperkirakan akan melakukan pemesan perjalanan dan mengunjungi negara pilihan mereka tahun depan,” ujarnya.

Mohamaddin mengatakan negara-negara yang bukan anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) seperti Inggris, Korea Selatan dan Jepang, sekarang bersemangat mengembangkan layanan dan fasilitas mereka untuk menjadi lebih ramah Muslim. Termasuk di dalamnya menyediakan restoran halal untuk menarik lebih banyak wisatawan Muslim.

Dia mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan layanan dan produk untuk memperkuat upaya menyediakan pariwisata ramah Muslim. Kementerian Pariwisata dan pelaku usaha akan terus menyoroti sektor pariwisata halal dan ramah Muslim sebagai salah satu inti dari rencana strategis Visit Malaysia Year 2020.

Menteri BUMN: Dampak Harley Gate, Layanan Garuda Jangan Merosot

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan dicopotnya eks-dirut, Ari Askhara yang tersandung kasus dugaan penyelundupan Harley Davidson (Harley Gate), jangan sampai layanan Garuda Indonesia menurun, mesorot sehingga merugikan konsumen. Karena itu, pihaknya menghubungi Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Fuad Rizal untuk memastikan operasional dan layanan Garuda Indonesia berjalan normal

“Kemarin Minggu saya telpon Plt Dirut Garuda untuk benar-benar menyiapkan operasional apalagi ini menuju hari libur. Jangan sampai nanti servisnya gara-gara isu ini jadi menurun,” kata Menteri Erick saat Pentas #Prestasi TanpaKorupsi, yang digelar di SMK Negeri 57, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Dilanjutkan, Pasca pengungkapan kasus Harley Gate dalam badan pesawat Garuda Indonesia, hingga kini masih memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk memulihkan citra perusahaan penerbangan pelat merah ini. Perbaikan BUMN bukan hanya dilakukan dengan pencopotan direksi bermasalah, tetapi juga dengan mengembalikan citra yang semula sudah baik. “Jangan mikir cuma memberhentikan, namun juga bagaimana secara korporasi kembali baik,” lontarnya.

Di tempat terpisah, Serikat Pekerja Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) menegaskan operasional maskapai Garuda Indonesia tetap berjalan normal. “Kalau operasional penerbangan tidak ada terganggu, kami percaya kepada karyawan lain, apalagi Garuda dibantu Gapura, jadi khususnya untuk publik, masyarakat, penumpang penerbangan tidak perlu khawatir,” ujar Jacqueline di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12).

Jacqueline juga menyampaikan kebijakan yang dilakukan Ari Askhara selama menjabat Dirut Garuda Indonesia banyak dikeluhkan karyawan. Salah satunya mengenai jam terbang pramugari tanpa istirahat yang dinilai memberatkan.

Dicontohkan penerbangan Sydney-Jakarta-Sydney yang seharusnya tiga hari menjadi pulang-pergi. “Itu beri dampak tidak bagus kepada awak kabin, sekarang sudah ada delapan orang yang diopname,” ucapnya.

Jacqueline menyampaikan sejumlah keluhan yang dialami karyawan Garuda Indonesia kepada Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dengan harapan diteruskan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk ditindaklanjuti.

Seperti diketahui, Ari Askhara sebagai sudah lebih dulu dicopot dari posisinya sebagai Dirut Garuda Indonesia, melakukan penyeleundupan Moge Harley Davidson serta dua sepeda mewah. Modusnya cukup unik memasukan barang seludunpan milik sang Dirut ke dalam pesawat. terkait dengan Harley Gate, juga tiga direksi penerbangan plat merah ikut dicopot karena turut membantu kelancaran penyelundupan.

Ketiga direktur yang diduga terlibat, di antaranya adalah Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar. Kasus Harley Gate ini rencananya akan dibawa ke jalur hukum, agar kasus penyelundupan seperti ini tidak terulang lagi. (end)