Chelsea Football Club Hadirkan Kuliner Vegatarian

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Kuliner Vegan atau vegatarian semakin diminati, semakin menjadi pilihan makanan sehat sehingga semakin mendunia. Dunia sepakbola pun meliriknya. Kini, Chelsea Football Club (CFC) menghadirkan outlet makanan bagi vegetarian di Stadion Stamford Bridge, Inggris.

Hal ini menjadikan Chelsea klub Liga Primer Inggris pertama, yang menawarkan fannya makanan berupa sayur-sayuran.
Outlet vegan CFC menyediakan berbagai makanan, seperti pizza, kebab, dan burger. Namun semuanya terbuat dari sayur-sayuran. CFC menjamin rasa makanan itu tetap lezat seperti terbuat dari daging.

Keputusan Chelsea itu merupakan bagian dari kesepakatan katering selama empat tahun dengan Levy UK. Kesepakatan itu membuat Chelsea berkomitmen menyediakan lebih banyak makanan berbahan sayuran. Tujuannya demi ikut menjaga lingkungan bumi.

Chelsea tampak lebih aktif dalam kebijakan lingkungan. The Blues juga menerapkan tempat makan dan minum yang dapat digunakan kembali. Tak ada plastik yang dipakai oleh outlet makanan Chelsea.

“Mengurangi dampak pada lingkungan dan menawarkan fan makanan berbahan sayuran adalah komitmen kami. Peluncuran outlet makanan vegan jadi langkah maju memantapkan komitmen kami,” kata kepala venue dan pengembangan Chelsea, Simon Hunter, dilansir dari laman Sport Management.com, Selasa (28/1/2020).

Simon merasa bangga Chelsea jadi klub yang peduli dengan isu lingkungan. Ia berharap komitmen Chelsea dapat ditiru para fannya. “Peluncuran outlet vegan bagian dari misi kami untuk berinovasi dengan menciptakan sesuatu yang unik buat fan,” ujarnya.

Direktur Operasional Levy UK, Jon Davies mengakui, ada permintaan pada stadion sepak bola untuk mengakomodasi fan yang ingin makanan vegan. Perusahaannya dan Chelsea lalu menjalin kerja sama untuk memenuhi keinginan tersebut. “Levy UK dan Chelsea menunjukkan komitmen kami dalam makanan yang variatif. Kami ingin mengurangi pembuangan makanan dan dampak negatif pada lingkungan,” jelasnya. (*)

Indonesia Ikut Semarakkan Parade Chingay 2020

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Indonesia kembali ikut menyemarakkan Parade Chingay 2020 di Singapura. Parade ini, merupakan pawai besar-besaran Singapura dmerupakan bagian dari acara perayaan Tahun Baru Imlek sekaligus menyambut perayaan Cap Go Meh.

Parade Chingay merupakan parade pertunjukan jalanan memanjang dan float terbesar di Asia, yang berlangsung di Gedung Pit F1 asli, melalui bagian belakang Singapore Flyer, ke NS Square (platform terapung Teluk Marina), dan Sungai Hongbao yang akan berlangsung pada 31 Januari hingga 1 Februari 2020.

Parade yang digelar setiap tahun ini menunjukkan esensi dari kepribadian multikultural Singapura yang unik juga merupakan spektrum budaya Singapura, yang dirayakan oleh orang-orang Cina, Melayu, India dan Eropa, dengan menampikan kendaraan hias yang memukau, naga menari dan atraksi feysen pejalan kaki.

Dengan segala keriuhan dan keriangannya, parade ini sudah berlangsung lebih dari empat dekade sebagai cara untuk mengkompensasi pelarangan petasan, sebuah kebiasaan Tahun Baru Imlek untuk mengusir roh jahat.

Tahun ini, parade melihat sekitar 6.000 pemain dari berbagai negara, termasuk Indonesia yang menampilkan bakat mereka di sebuah showcase yang berpusat pada tema ‘Warna dalam Harmoni’. Sorotan acara ini meliputi pelepasan petasan 200 meter, pertunjukan kembang api yang memukau, lampu laser, dan kembang api, serta pertunjukan tradisional dan kontemporer.

Kedutaan Besar RI di Singapura mengimbau peserta Parade Chingay dari Indonesia hendaknya mewaspadai penularan virus corona. Virus ini telah menimbulkan wabah di sebagian wilayah China dan menyebar ke sejumlah negara termasuk Singapura dan menewaskan 106 orang di China.

Kepala Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Singapura Ratna Lestari Harjana mengatakan bahwa imbauan sudah disampaikan kepada para peserta Parade Chingay dari Indonesia. Mereka diminta untuk mengenakan masker serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagaimana anjuran Kementerian Kesehatan guna menghindari penularan virus Corona.

“Acara Chingay masih tetap diikuti Indonesia dengan menampilkan atraksi khas yang sesuai dengan budaya bangsa Indonesia, namun kami tetap memonitor secara dekat dengan panitia,” kata Ratna dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi bisniswisata.co.id, Selasa (28/01/2020).

KBRI Singapura terus berkoordinasi dengan panitia acara dalam menjalankan upaya untuk mencegah penularan virus Corona dalam Parade Chingay. Langkah itu diambil mengingat kegiatan ini dihadiri banyak orang dengan berbagai latar belakang. “Mengingat acara ini sangat besar jumlah orangnya,” kata Ratna.

Delegasi dari Indonesia akan berpartisipasi dalam parade yang mencakup pertunjukan jalanan dan pawai kendaraan hias tersebut. Termasuk di antaranya 20 anggota DPD Asosiasi Karnaval Indonesia Kepri. (redaksi@bisniswisata.co.id)

Festival Cap Go Meh Tak Pengaruh Virus Corona

this formate

SINGKAWANG, bisniswisata.co.id: Wabah virus Corona terus menghantui beberapa negara, namun kondisi ini belum memberikan pengaruh pada even Festival Cap Go Meh 2020 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) yang rencananya dihelat pada 8 Februari 2020. Kota dengan julukan Seribu Kelenteng tetap menggelar event itu dan tak pengaruh Virus mematikan.

Agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie meminta warga Kota Singkawang untuk tetap tenang, berpikiran jernih dan jangan terpengaruh Hoaks, meski demikain harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap virus yang bersumber dari Kota Wuhan China.

“Karena sebelum masuk ke Kalimantan Barat para wisatawan dari berbagai negara akan dideteksi oleh tim kesehatan Indonesia. Sehingga wisatawan yang masuk ke Kota Singkawang pada even Festival Cap Go Meh, merupakan orang-orang yang sehat,” kata Walikota Tjhai Chui Mie di Kota Singkawang, Selasa (28/1/2020).

Dan yang terpenting, lanjut dia, masyarakat Kota Singkawang tidak menyebarluaskan hal-hal yang dapat membuat ketakutan masyarakat khususnya via media sosial. Karena hal tersebut dikhawatirkan dapat merugikan masyarakat Kota Singkawang sehingga festival ini berjalan kurang sukses.

Sementara Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Kalbar Nugraha Henray Saputra menyebutkan sejauh ini belum ada informasi bahwa turis atau wisatawan membatalkan kunjungan untuk menyaksikan Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang.

“Virus Corona yang sudah mewabah tentu sedikit banyak menjadi perhatian dan ada kaitan dengan kegiatan Cap Go Meh di Singkawang. Kita tahu biasanya turis dari negara tirai bambu ramai hadir dan juga pulang kampung, hal itu tentu menjadi kekhwatiran turis lainnya. Namun sejauh ini belum ada turis yang membatalkan perjalanan ke sana,” ucap Nugraha di Pontianak.

Meski belum berdampak rencana kunjungan wisatawan ke Cap Go Meh pada 8 Februari 2020, pemerintah daerah Kalbar harus serius mengantisipasi. Sebab, penyebaran virus ini sudah meluas. “Kita khawatir bisa masuk ke Kalbar dari pintu PLBN dan bandara perlu disiapkan scanner suhu tubuh di tiap pintu masuk tersebut. Kemudian perlu disiapkan skenario apabila ada turis asing yang masuk ke Kalbar terjangkit virus corona,” sambungnya seperti dilansir laman Antaranews.

Ditambahkan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar telah mengeluarkan surat edaran untuk dinas kesehatan kabupaten/kota se- Kalbar terkait dengan kesiapan dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit Pneumonia dari negara Tiongkok ke Indonesia. Surat edaran yang ada sebagai tindaklanjuti surat Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes, sebelumnya nomor PM.04.02/111/43/2020 tanggal 5 Januari 2020 .

Untuk langkah pencegahan seperti untuk dinas kesehatan provinsi dan kabupaten atau kota untuk melakukan pengamatan terhadap peningkatan kasus Pneumonia yang terjadi di wilayahnya. Kemudian menginstruksikan kepada Puskesmas atau rumah sakit agar petugas kesehatan memantau lebih ketat dan melakukan isolasi pasien dengan gejala Pneumonia dan ada riwayat perjalanan dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum munculnya gejala. (*)

Lama Vakum, Sriwijaya Air Kembali Terbangi Langit Makassar

this formate

MAKASSAR, bisniswisata.co.id: Maskapai penerbangan Sriwijaya Air mulai awal Februari 2020, kembali mengoperasikan beberapa rute penerbangan dari dan ke Makassar, Sulawesi Selatan. Rute ke Makassar, lama vakum karena kurangnya tingkat keterisian penumpang.

“Jadi dibukanya lagi rute dari/ke Makassar dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan. Rute penerbangan yang dibuka adalah rute yang menghubungkan Makassar dengan Balikpapan, Denpasar, Luwuk, dan Surabaya,” papar Vice President Corporate Secretary Sriwijaya Air Adi Willi Hanhari Haloho di Makassar, Selasa (28/01/2020).

Rute penerbangan yang dimaksud, lanjut dia, yaitu rute Makassar – Denpasar PP, Makassar – Balikpapan PP, Makassar – Luwuk PP dan Makassar – Surabaya PP.

Rute Makassar – Denpasar PP akan hadir setiap hari, dengan jadwal penerbangan dari Makassar pada pukul 19.00 WITA dan dari Denpasar pada pukul 21.35 WITA. Sedang untuk rute penerbangan Makassar – Balikpapan melayani pelanggan pada hari Senin, Jumat dan Minggu dengan jadwal penerbangan dari Makassar pukul 14.25 WITA dan penerbangan dari Balikpapan pukul 16.25 WITA.

Sementara rute Makassar – Luwuk akan tersedia setiap hari dengan jadwal penerbangan dari Makassar pada pukul 09.30 WITA dan penerbangan dari Luwuk dilayani pada pukul 11.30 WITA, ungkapnya seperti diunduh laman Antaranews.

Kemudian, rute Makassar – Surabaya terbang dua kali setiap harinya, dengan jadwal penerbangan dari Makassar pukul 13.35 dan 19.10 WITA. Terakhir, untuk penerbangan dari Surabaya tersedia pukul 06.00 dan 20.35 WIB. (*)

Virus Corona, Indonesia Keluarkan Travel Advisory ke China

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengeluarkan imbauan perjalanan atau Travel Advisory bagi masyarakat Indonesia yang berniat bepergian ke Tiongkok, terkait penyebaran virus corona atau 2019-nCoV.

“Bagi WNI yang berada di dalam negeri agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke China serta bijak dalam menyaring dan menyikapi informasi yang beredar terkait wabah virus 2019-nCoV,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, dalam keterangan resminya, Selasa (28/01/2020).

Terkait penyebaran wabah virus corona di negeri tirai bambu itu, Faizasyah menyebut Kemenlu belum mencatat adanya larangan perjalanan atau travel ban untuk ke Tiongkok.

“Sifatnya lebih ke saran pada warga yang ingin atau telah merencanakan untuk pergi ke China agar meningkatkan kehati-hatian dan tentunya hindari wilayah-wilayah yang berdasarkan info terbuka sudah jelas-jelas terpapar atau berpotensi terpapar virus corona,” jelas Faizasyah.

Disarankan, agar WNI yang memiliki rencana bepergian, termasuk ke Tiongkok, untuk dapat mengakses informasi lokasi tujuan melalui aplikasi SafeTravel yang dibuat oleh Kementerian Luar Negeri. “Melalui aplikasi ini dapat dilihat sejauh mana Kemenlu rekomendasikan bagi mereka yang ingin bepergian,” terangnya.

Dilanjutkan, informasi dalam aplikasi tersebut disusun berdasarkan kriteria yang jelas dan informasi yang terbuka sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Dalam aplikasi tersebut, Provinsi Hubei di Tiongkok, yakni provinsi di mana Kota Wuhan berada, dikatakan berwarna merah, artinya masyarakat Indonesia tidak dapat berkunjung karena ancaman kesehatan.

Sementara area lain di Tiongkok berwarna kuning, yang berarti sebaiknya tidak dikunjungi. Berdasarkan informasi dari Komisi Kesehatan Nasional China pada Minggu (26/1) siang, total jumlah pasien terinfeksi virus corona mencapai 2.762 orang, sementara total jumlah pasien terduga infeksi atau suspected mencapai 5.794 orang.

Jumlah pasien meninggal dunia akibat virus corona di China mencapai 80 orang dan wilayah yang terjangkit mencapai 29 provinsi/kota dari 31 provinsi/kota. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Kuliner Khas Imlek Kaya Makna & Filosopi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perayaan Imlek tak lepas dari hadirnya sajian berbagai kuliner tradisional yang khas. Setiap tahunnya, kuliner Imlek menjadi salah satu yang wajib dihidangkan di perayaan tahun baru China.

Selain khas, hidangan kuliner Imlek juga memiliki filosofi dan kaya akan makna. Karenanya Perayaan Imlek dirayakan keturunan Cina yang tersebar di penujuru dunia.

Dan persiapan hidangan kuliner Imlek, dimulai sebelum malam tahun baru hingga 15 hari berikutnya, rumah-rumah dihiasi dengan berbagai dekorasi berwarna merah dan emas untuk mendatangkan keberuntungan, rejeki dan menolak mara bahaya. Apa saja kuliner Imlek yang dihimpun Bisniswisata.co.id, dari berbagai sumber, antara lain:

Teh
Tradisi minum teh sudah dilakukan oleh bangsa Cina sejak ribuan tahun yang lalu. Menjelang Imlek, tiap pagi teh tawar tanpa gula harus disajikan oleh orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua. Penyajian te merupakan tanda penghormatan kepada orang tua dan leluhur.

Yee Sang
Hidangan ini merupakan makanan pembuka saat jamuan makan malam Tahun Baru Cina. Yee Sang terbuat dari serutan beberapa jenis sayuran seperti beberapa jenis lobak, rebung, jahe, ketimun, wortel dan jeruk bali. Selain itu diberikan saus serta potongan daging dan ikan mentah sebagai pelengkap. Hidangan khas Imlek ini merupakan lambang berlimpahnya rejeki, kemakmuran, dan kekuatan. Untuk menikmati Yee Sang, tiap orang yang ada di meja makan harus bergotong royong mengaduk Yee Sang dengan sumpit. Tidak perlu takut jika Yee Sang tumpah dari piring saji, karena ini berarti rejeki yang datang akan tumpah ruah.

Mie Panjang umur

Mie merupakan simbol untuk panjang umur bagi yang merayakan Imlek. Untuk memakannya pun ada aturannya sendiri, yaitu mie tidak boleh terputus saat diambil dengan menggunakan sumpit. Jika mie terputus, maka dianggap rejeki dan umur akan cepat habis. Sumpit digunakan untuk melambangkan pribadi penuh kesabaran dan tidak serakah maupun iri hati. Lalu, mie yang diambil harus dimasukkan ke mulut dengan cara diseruput.

Ikan Bandeng
Ikan bandeng yang dikukus secara utuh mempunyai arti rejeki yang tersisa atau keberuntungan, karena ikan dalam bahasa Mandarin mempunyai bunyi yang mirip dengan kata kehidupan. Sementara, warna ikan bandeng yang mengkilap melambangkan keberuntungan. Cara menghidangkannya pun punya aturan sendiri, ikan harus disajikan sebagai hidangan terakhir, lalu bagian kepala harus menghadap orang tua atau tamu. Selain itu, ikan tidak boleh dihabiskan, terutama bagian kepala dan ekornya. Ini melambangkan rejeki yang berlimpah di awal dan akhir tahun. Ikan juga mulai dimakan dari bagian dekat kepala hingga ke bagian dekat ekor. Selain bandeng, ikan lele juga dapat dihidangkan karena dianggap melambangkan rejeki yang berlebih.

Kue Keranjang
Meski namanya adalah Kue Keranjang (Nian Gao), tapi tekstur kue ini yang kenyal dan legit lebih mirip dengan dodol. Kue keranjang juga dijadikan sajian bagi Dewa Dapur. Kue Keranjang disajikan untuk mengundang kemakmuran dari tahun ke tahun. Kue keranjang bisa awet hingga beberapa bulan. Menikmatinya pun bisa dengan berbagai cara, baik dimakan begitu saja, dikukus terlebih dahulu agar lunak, digoreng dengan tepung atau digoreng dengan telur. Bagi warga Tionghoa, terdapat makna serta filosofi di balik kue keranjang. Tekstur yang lembut dan kenyal menggambarkan keuletan dan kegigihan. Lalu kue ini juga tahan lama, yang maknanya penting dalam hubungan kekeluargaan. Makna kekeluargaan juga ditunjukkan melalui bentuk kue yang bulat, yang menggambarkan keterikatan tanpa batas.

Pangsit

Pangsit yang direbus atau digoreng disajikan untuk melambangkan kekayaan. Pangsit biasanya dibuat seperti bentuk bongkahan emas dan merupakan salah satu makanan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Pangsit dimakan dengan kubis dan lobak, karena dipercaya dapat membuat kulit sehat.

Tray of happiness

Makanan manis lainnya yang identik di perayaan Tahun Baru Imlek adalah satu set manisan dalam wadah berbentuk segi delapan yang dijuluki “tray of happiness”, yang memiliki banyak makna. Delapan dalam budaya China adalah angka keberuntungan. Set manisan ini terdiri dari aneka buah yang rupanya juga memiliki makna dan filosofi. Manisan buah yang ada di “tray of happiness” yaitu manisan melon – melambangkan kesehatan dan perkembangan hidup. Lalu jeruk kumquat yang melambangkan kemakmuran. Kelapa kering atau kelapa segar, melambangkan persatuan dan persahabatan. Manisan kelengkeng, melambangkan banyak anak. Lalu biji teratai, melambangkan kesuburan. Juga buah leci, melambangkan ikatan keluarga yang kuat. Kacang tanah, melambangkan doa agar panjang umur. Dan terakhir semangka merah yang melambangkan kebahagiaan dan kejujuran.

Jeruk Mandarin

Dalam Bahasa China, jeruk disebut dengan “chi zhe”, yang apabila diartikan secara harafiah adalah rezeki (chi) dan buah (zhe), atau buah pembawa rezeki. Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, warna oranye cerah ini dianggap sebagai lambang emas atau rezeki berupa uang. Makna lainnya, jeruk punya rasa asam dan ada yang manis, seperti kehidupan manusia yang tidak selamanya manis. Dan kalau pun merasakan asam kehidupan, masih ada kenangan manis yang bisa didapat. (*)

Tragis, Keuangan Air India Berdarah-darah

this formate

NEW DELHI, bisniswisata.co.id: Air India yang berdiri tahun 1932, merupakan maskapai tertua. Maskapai BUMN India ini, sempat merajai langit. Sayangnya lebih dari satu dekade, keuangan perusahaan berdarah-darah.

Perusahaan juga kehilangan pangsa pasarnya karena gagal bersaing dengan maskapai penerbangan berbiaya rendah. November 2019, Menteri Penerbangan Hardeep Singh Puri menegaskan bahwa Air India harus ditutup jika tidak diprivatisasi.

BUMN minyak India pun telah menghentikan pasokan bahan bakar ke Air India, setelah pembayarannya mengalami perlambatan. Air India disebut semakin tak berdaya sejak kemerosotan Jet Airways pada tahun lalu.

Kini lebih tragis lagi, Pemerintah India bakal menjual seluruh sahamnya di Air India. Maskapai penerbangan India tersebut diketahui mengalami permasalahan keuangan, terlilit utang US$8 miliar, kesulitan membayar gaji karyawan, dan tidak cukup uang untuk membeli bahan bakar.

Walhasil, Pemerintah India memutuskan menghentikan operasional Air India sampai investor atau pembeli ditemukan. Air India sendiri telah ditawarkan sejak 2018 lalu, namun gagal mendapatkan mitra strategis.

Mengutip AFP, Senin (27/1), Kementerian Penerbangan India mengungkap dokumen yang berisi ajakan untuk investor mengantongi 100 persen saham Air India. Dokumen tersebut menetapkan batas waktu penawaran hingga 17 Maret 2020. “Calon pembeli harus mengasumsikan utang sekitar US$3,26 miliar,” tulis dokumen itu.

Tahun 2018, Pemerintah India terpaksa membatalkan rencana menjual 76 persen saham Air India, karena gagal menarik satu pun investor. Padahal, sebelumnya Tata Group India, Singapore Airlines (SIA), dan IndiGo sempat menyatakan minat mereka. Namun, belakangan, ketiga perusahaan raksasa itu mengurungkan minat mereka. (*)

Virus Corona, Kunjungan Turis China ke Macau Anjlok

this formate

MACAU, bisniswisata.co.id: Wabah virus corona dari Wuhan China, turut mengancam prospek bisnis pariwisata serta operator kasino di Macau, Hong Kong. Jumlah pengunjung turis dari China daratan ke pusat perjudian terbesar Asia anjlok 80% pada Minggu (26/1/2020), hari ketiga libur Tahun Baru Imlek, dibandingkan periode yang sama selama liburan Tahun Baru Imlek pada 2019.

Kantor pariwisata Macau melaporkan jumlah kedatangan turis merosot 66% selama tiga hari pertama libur Imlek, seperti dilansir Bloomberg, Senin, (27/1/2020).

Kondisi tersebut jelas menjadi pukulan besar bagi perekonomian yang bergantung pada industri perjudian. Makau diketahui menjadi satu-satunya wilayah China di mana perjudian dilegalkan.

Kecil kemungkinan prospeknya akan membaik karena China membatasi perjalanan bagi warganya, termasuk larangan tur ke luar negeri, di tengah meningkatnya angka kematian dan yang terinfeksi akibat virus corona baru ini.

Komisi Kesehatan Nasional China mengonfirmasikan lebih dari 2.700 orang yang terinfeksi dan sedikitnya 80 korban jiwa di China daratan.

Sejauh ini, terdapat enam kasus penularan di Makau. Otoritas Makau sendiri telah memperpanjang masa liburan sekolah sampai 10 Februari guna membantu menghentikan penularan penyakit virus tersebut.

Mengutip pernyataan pemimpin Macau Ho Iat Seng pada Kamis (23/1/2020), Radio Television Hong Kong melaporkan bahwa tidak tertutup kemungkinan untuk menutup semua kasino di kota itu karena wabah virus Corona ini.

Menyusul pernyataannya itu, saham Wynn Resorts Ltd. jatuh 11% dalam perdagangan di Amerika Serikat (AS) pekan lalu. Adapun saham Wynn Macau Ltd. merosot 13% di Hong Kong dan saham Sands China Ltd. turun lebih dari 8%. (*)

Hapus “Cencellation Fee”, Jadual Ulang Kintamani Festival

this formate

BALI, bisniswisata.co.id; DPD Asita Bali, berharap mitra hotelier, restaurant, pengelola transportasi wisata, atraksi wisata tidak memberlakukan sanksi cancelletion fee untuk pembatalan kunjungan sejumlah group, FIT wisatawan asal RRT karena status kesehatan Flu Wuhan, Corona. “Bukan refund, tetapi diendapkan untuk tamu selanjutnya. Kasus Corona ini belum dapat diprediksi kapan berakhir dan kunjungan kembali stabil,” jelas Ketua DPD Asita Bali, Ketut Ardna menjawab Bisniswisata.co.id.

PHRI Denpasar belum mendapat informasi pasti tanggapan anggota terkait permintaan DPD Asita Bali. “Tapi sebaiknya jangan impose penalty, termasuk force majeure, tak terduga dan tidak ada yang mengharapkan kasus ini muncul.  Sama dengan kasus gempa, tsunami, gunung meletus dan lainnya yang  menyebabkan pembatalan kunjungan.  Sebaiknya kita fokus untuk antisipasi, “ tegas Ketua BPD PHRI Denpasar, IB Sidharta Putra.

Selain meminta anggotanya tidak memberlakukan penalty, BPD PHRI Badung juga meminta reschedule pelaksanaan Festifal Kintamani. “Empati kita sesama mahluk ciptaan Tuhan. Jika dipaksakan tetap dilaksanakan, khawatir menjadi negative marketing,” papar Rai Suryawijaya.

Seperti diketahuiDisparda Bali bekerjasama dengan Bali Tourism Board, menjadualkan event Bali Kintamani Festival pada bulan Februari. Festival dengan target pasar wisatawan asal RRT, mengangkat keberadaan legenda kerjaan Balingkang di Kintamani, Bangli.

Naik Daun

Menurut Ketua BPD PHRI Badung yang juga Ketua BPPD Badung ini, kasus flu Wuhan ini berdampak pada kunjungan wisatawan asal RRT ke Bali mau pun dalam pergerakan pasar wisata dunia. Diakuinya, pasar wisatawan asal RRT pasar yang bertumbuh dan sedang menjadi focus garapan semua negara tujuan wisata. Salah satu contoh adalah negara Brunei Darussalam.

Negara yang awalnya tidak menjadi kepariwisataan sebagai kekuatan ekonomi tahun 2020 justru melanching program Tahun Kunjungan Wisata Brunei- RRT 2020 dalam ajang ASEAN Tourism Faorum 2020 yang di gelar di Bridex, Convention Centre, Jerudong, Brunei 12 s.d 16 Januari. Dan berharap kerjasama tersebut dapat meningkatkan arus kunjungan wisman asal RRT naik 21 persen dibanding tahun 2019. Menurut Menteri Pariwisata Brunei Darussallam, Cina, sebagai salah satu pasar sumber utama wisatawan ke Brunei, telah mencatat 43.000 kedatangan wisatawan pada Juli 2019. Pada tahun 2018, Brunei mengalami peningkatan 21,1 persen dengan 65.563 kedatangan wisatawan dari Tiongkok dibandingkan dengan 2017 dengan kedatangan wisatawan Tiongkok 54.125 orang. Untuk Brunei 70 persen wisman RRT adalah repeater.

Bali diperkirakan kehilangan 30 persen kunjungan wisatawan asal RRT jika kasus ini bisa ditangani tidak lebih dari tiga bulan. Selain mengantisipasi paparan virus Corona, stake holder kepariwisataan di Bali menurut Rai Surya selayakannya mengelola pasar- pasar wisatawan dari zona lain yang masih stabil. Kunjungan wisman asal RRT pada periode Januari – Nopember 2019 tercatat   Tiongkok 1.104.824 orang atau 19,25 persen dari totol kunjungan wisman ke Bali angka tersebut -13,76 persen dibanding kunjungan periode sama tahun 2018 sebanyak 1.281.061 orang..  “Target wisman RRT sekitar 2 juta tahun ini,” imbuh Rai.

Berkaitan dengan kasus virus Corona, Pemprov Bali mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 556/488/III/Dispar, tentang Himbauan Kejadian Penyakit Virus Corona dengan empat point himbauan bahwa sebagai bentuk empati untuk menunda pelaksanaan Bali Kintamani Festival yang sedianya dilaksanakan 8 Februari 2020, meminta stake holder akomodasi tidak mengenakan biaya pembatalan kedatangan bagi travel agent atau wisman, dan down payment yang telah dibayarkan tidak hangus. Serta menghimbau rumah sakit di provinsi Bali berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan sebelum mengeluarkan statement.*

Serak Gulo, Tradisi Unik Little India Jadi Daya Tarik Wisata

this formate

KOTA PADANG, bisniswisata.co.id: Tanggal 1 Jumadil Akhir dalam penanggalan kalender Hijriah merupakan hari dinanti warga keturunan India di Kota Padang, Sumatera Barat yang diberi nama Serak Gulo atau tebar gula pasir. Acara tahunan ini, selalu dinanti sekitar 8.000 warga keturunan India yang mendiami Kota Padang.

Tiga tahun terakhir prosesi ini kian meriah, karena masuk dalam kalender wisata kota Padang sebagai salah satu even budaya, apalagi mendapat dukungan dana dari APBD kota. Sehingga gula yang disebar semakin banyak.

Selepas azan Ashar, Sabtu 25 Januari 2020, suasana depan Masjid Muhammadan di Jalan Batipuh Panjang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang mulai ramai dipadati warga hendak berburu gula.

Kawasan yang dominan dihuni warga Muslim keturunan India menjadi lokasi kegiatan Serak Gulo. Sekitar 4 ton gula pasir disiapkan panitia untuk dibagikan kepada warga. Gula dibungkus dalam kain perca berwarna-warni dengan berat mulai 100 gram.

Kegiatan diawali pembacaan doa, dilanjutkan pemasangan bendera berbentuk segi tiga berwarna hijau dan putih pada seutas tali sepanjang 20 meter yang direntangkan di atap Masjid Muhammadan.

Belasan pemuda dewasa mulai mengangkat berkarung-karung gula ke atas atap masjid, yang dalam setiap karung telah tersedia gula pasir yang dibungkus dengan kain perca berwarna-warni.

Agar tidak menumpuk panitia juga menyediakan empat titik lainnya dari konstruksi besi setinggi dua meter di sepanjang Batipuh Panjang sehingga ada total lima titik pelemparan gula untuk diperebutkan warga.

Usai berdoa bersama, gula dilemparkan ke bawah untuk diperebutkan ratusan warga yang menunggu dengan kedua tangan direntangkan ke atas guna menangkap gula yang dilempar dari atas atap masjid.

Tua, muda hingga anak-anak berbaur penuh keceriaan dan kegembiraan menangkap gula. Tak jarang rambut pun akhirnya penuh taburan gula karena ada bungkusnya yang pecah. Suasana meriah sore itu punya kesan mendalam bagi setiap yang hadir.

Suasana kian semarak karena Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Wali Kota Padang Mahyeldi turut serta naik ke atap masjid dan melempar gula kepada warga yang telah ramai di bawah. Akhirnya dalam waktu 20 menit empat ton gula pasir yang dibungkus dengan kain perca berwarna warni ludes diperebutkan ribuan warga.

Ketua Himpunan Keluarga Muhammadan Padang Ali Khan Abu Bakar menjelaskan Serak Gulo adalah tradisi turun temurun yang dilaksanakan dalam rangka mengenang salah seorang ulama di India yang bernama Souhul Hamid. “Dia salah seorang penyebar agama Islam dan suka membagikan gula, Serak Gulo merupakan simbol manisnya ilmu yang diberikan,” ujarnya.

Tradisi Serak Gulo merupakan salah satu kebudayaan masyarakat India Muslim yang dibawa ke kota Padang dan di dunia hanya dilakukan pada dua tempat yaitu di Padang dan India. Serak Gulo pertama kali dilaksanakan di India tepatnya di Tamil Nadu Cenai.

Menurutnya, menyambung silaturahmi dan meningkatkan kepedulian untuk saling berbagi merupakan filosofi dari kegiatan ini. “Bahkan tak jarang ada yang bertemu jodoh di sini,” katanya seperti dilansir CNN Travel, Senin (27/01/2020)

Ditanya kapan dimulai tradisi ini ia tidak tahu persis karena saat kecil sudah mengikutinya dan kakeknya saat kecil juga telah menjalankannya. Tradisi ini boleh diikuti siapa saja tidak terbatas warga keturunan India saja, semua masyarakat boleh ikut, ucap dia.

Untuk gula sendiri dikumpulkan secara sukarela lewat sumbangan dari warga keturunan India hingga warga Padang lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana Refri Hamdani Ali menyampaikan festival ini telah mematahkan pandangan yang menyebut Kota Padang tidak toleran. Festival Serak Gulo menjadi saksi bahwa warga keturunan India dan dengan warga sekitar bisa hidup berdampingan dengan baik, kata dia.

Karena memiliki daya tarik yang cukup kuat acara ini juga ramai diikuti para fotografer, pegiat media sosial, blogger hingga youtuber yang ingin mengabadikan momen menarik tersebut.

Rahmi salah seorang warga keturunan India yang hadir mengatakan salah satu tujuan hadir pada acara ini agar memperoleh keberkahan dari gula yang diperoleh. “Supaya tercapai apa yang menjadi cita-cita tahun ini, sehat selalu, dan segera mendapatkan pekerjaan,” kata Rahmi yang memperoleh enam kantong gula itu merasa bangga tradisi yang berasal dari tanah leluhurnya masih bertahan hingga saat ini.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan kegiatan Serak Gulo merupakan salah satu even kalender pariwisata kota Padang yang rutin digelar setiap tahun. Dari 35 acara pariwisata pada 2020, Festival Serak Gula merupakan kegiatan pertama pada tahun ini, ujarnya.

Ia mengatakan Padang merupakan kota multi etnis dan pemerintah kota mengayomi semua suku yang ada. “Saya juga menyarankan agar Jalan Batipuh Panjang diganti dengan Jalan Little India dan meminta Camat Padang Selatan segera mewujudkannya,”.

Dilanjutkan, akulturasi masyarakat India dengan warga Minang sudah sangat baik buktinya banyak warga India yang mahir berbahasa Minang dan acara serak gulo juga dihadiri beragam suku yang ada di Padang. “Juga mwadah membangun kebersamaan dan memperdekat pertautan hubungan masyarakat keturunan India yang ada di Padang dengan warga setempat,” ujar dia.

Wali Kota juga menyampaikan pihaknya telah mengkonkretkan sejumlah rencana kerja sama dengan India khususnya pada bidang pariwisata, perdagangan, pendidikan dan teknologi informasi.

“Kami telah mengajukan proposal untuk Kota Chennai terkait beberapa poin kerja sama diantaranya di bidang pariwisata karena Padang dan Chennai memiliki kemiripan budaya,” kata Mahyeldi.

Menurut dia saat ini sudah ada kerja sama dalam bentuk kota kembar antara Padang dengan Chennai, yang berada di Provinsi Tamil Nadu, India. Kerja sama sister city Padang-Chennai ini sudah digagas pada November 2018. Dan kita sudah berkunjung ke sana, dan pihaknya sudah berkirim surat ke Pemerintah Kota Chennai dan juga ditembuskan kepada Gubernur Tamil Nadu, katanya. (*)