pulau resor

Maladewa Buka Kembali Untuk Wisatawan Asia mulai 15 Juli 2021

this formate

MALE, bisniswisata.co.id: Maladewa akan membuka kembali perbatasannya ke negara-negara Asia Selatan mulai 15 Juli. Pada bulan Juni, Kementerian Pariwisata Maladewa mengumumkan bahwa mereka akan mengeluarkan visa turis saat kedatangan untuk pelancong Asia Selatan mulai 15 Juli 2021.

Melansir dari Money Control , Presiden Maladewa, Ibrahim Mohamed Solih, saat mengumumkan keputusan pemerintahnya, menambahkan bahwa situasinya akan ditinjau secara berkala antara 1 hingga 15 Juli.

Negara kepulauan itu sangat bergantung pada pariwisata untuk ekonominya dan sekarang dengan dibukanya kembali perbatasan, hal itu menjadi kelegaan bagi banyak resor dan hotel.

Go First (sebelumnya dikenal sebagai GoAir) akan melanjutkan penerbangan ke Male dari Delhi, Bengaluru, dan Mumbai mulai 15 Juli dan IndiGo akan melanjutkan penerbangan langsung dari Mumbai, Kochi, dan Bengaluru ke Maladewa mulai 15 Juli.

Aturan masuki Maladewa

Tidak ada karantina wajib pada saat kedatangan, wisatawan internasional wajib membawa tes RT-PCR negatif, dengan tes dilakukan dalam waktu 96 jam dari waktu keberangkatan yang dijadwalkan.
wisatawan juga harus mengisi pernyataan kesehatan diri, dengan salinan tes negatif mereka, kapan saja 24 jam sebelum kedatangan mereka.

Resor, Liveaboards, dan hotel yang terletak di pulau tak berpenghuni akan dibuka untuk wisatawan mulai 15 Juli 2021. Sesuai laporan Hindustantimes, wisatawan tidak akan diizinkan mengunjungi pulau berpenghuni dan diharuskan memiliki reservasi hotel yang dikonfirmasi untuk seluruh masa tinggal mereka di satu hotel dengan tiket pulang yang valid.

Efektif 8 Juli 2021, individu yang telah menyelesaikan dua dosis vaksin COVID-19, 2 minggu sebelum tanggal perjalanan, dapat dibebaskan dari karantina perjalanan wajib (di Maladewa) karena tes PCR Negatif (diambil 72 jam sebelum perjalanan ).

Namun, persetujuan harus diperoleh melalui “HAALUBELUN PORTAL” dan harus dipastikan bahwa tidak ada pulau/tempat wisata yang bersangkutan dalam status pemantauan sebelum perjalanan.

Wajib mengisi formulir pernyataan kesehatan di portal imigrasi Maladewa 24 jam sebelum keberangkatan, sesuai laporan pariwisata Maladewa, dari 1 Januari 2021 hingga 30 Juni 2021, total 510.549 wisatawan tiba di Maladewa.

Pasar utama untuk kedatangan turis berasal dari Rusia dengan 124.651 kedatangan, diikuti oleh India dengan 89.675 kedatangan turis. Jerman berada di urutan ketiga dengan 27.838 kedatangan wisatawan. Pasar sumber teratas lainnya termasuk Ukraina, AS, Kazakhstan, Inggris, Rumania, Prancis, dan Republik Ceko.

Pada bulan Mei, Maladewa untuk sementara menangguhkan masuknya wisatawan dari semua negara Asia Selatan mulai 13 Mei 2021. Mereka telah merilis pernyataan yang mengatakan, “Semua kategori pemegang visa yang berasal dari negara-negara Asia Selatan sekarang dibatasi sementara untuk memasuki Maladewa, sampai pemberitahuan selanjutnya.”

Pada 12 Juli, negara kepulauan itu memiliki total 75.071 kasus COVID-19 sementara 72.349 pulih dari penyakit tersebut. Korban meninggal sebanyak 214 orang dan kasus aktif sebanyak 2.496 orang.

profil wajah

PM Selandia Baru Ardern Serukan Pertemuan Darurat APEC Bahas  COVID-19.

this formate

WELLINGTON, bisniswisata.co.id: : Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, kemarin mengumumkan pertemuan virtual para pemimpin APEC minggu ini untuk membahas tanggapan kawasan Asia-Pasifik terhadap pandemi COVID-19 dan dampak ekonominya.

Dilansir dari channelnewsasia.com, KTT nasional (APEC) online pada bulan November, tetapi mengadakan pertemuan “informal” tambahan untuk Jumat ini pada 16 Juli 2021 untuk memeriksa langkah-langkah segera untuk mengatasi krisis.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong akan menghadiri Retret Pemimpin Informal APEC virtual tentang COVID-19, kata kantornya pada hari Senin sebagai tanggapan atas pertanyaan media.

 “Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah para pemimpin APEC mengadakan pertemuan tambahan di tingkat pemimpin dan ini mencerminkan dari keinginan kami untuk bersama keluar dari pandemi COVID-19 dan krisis ekonomi,” kata Ardern dalam sebuah pernyataan.

 “Ekonomi APEC telah mengalami kontraksi terbesar sejak Perang Dunia II selama setahun terakhir, dengan 81 juta pekerjaan hilang – merespons secara kolektif sangat penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi kawasan.”

Pengelompokan APEC menyatukan negara-negara Lingkar Pasifik mulai dari Amerika Serikat hingga Papua Nugini, secara kolektif menyumbang sekitar 60 persen dari produk domestik bruto global.

Sebagai negara tuan rumah untuk tahun 2021, Selandia Baru telah mengisyaratkan niatnya untuk mempercepat perdagangan vaksin dan bahan medis COVID-19 di seluruh kawasan.

Ardern mengatakan pertemuan hari Jumat akan membahas isu-isu seperti peluncuran vaksinasi dan bagaimana pemerintah dapat melindungi pekerjaan dan ekonomi.

 “Saya akan mengundang diskusi tentang langkah-langkah segera untuk mencapai tindakan regional yang lebih terkoordinasi untuk membantu pemulihan, serta langkah-langkah yang akan mendukung pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan dalam jangka panjang,” katanya.

 “Para pemimpin APEC akan bekerja sama untuk melewati pandemi karena tidak ada yang aman sampai semua orang aman.” kata Jacinda Ardern.

 

langgar-prokes-tiga-warga-negara-asing-dideportasi-dari-Indonesia

Langgar ProKes: Tiga WNA Dideportasi

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat COVID-19 dalam tatanan kehidupan era baru di Provinsi Bali (3-20 Juli), fungsi pelaksana Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Bali, semalam mendeportasi tiga (3) dari empat (4) warga asing yang melanggar protokol kesehatan.

Pelanggar terciduk Tim Gabungan Operasi Yustisi Pelaksanaan PPKM Darurat di Wilayah Kecamatan Kuta Utara tanggal 8 Juli. Terdapat 17 pelanggaran, yaitu 3 pelanggaran dilakukan oleh warga negara Indonesia (WNI) dan 14 pelanggaran dilakukan warga negara asing (WNA).

Kakanwil KumHAM Bali, Jamaruli Manihuruk menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Satpol PP Pemerintah Propinsi Bali, terhadap 14 orang WNA, 3 (tiga) orang WNA dinyatakan bersalah dan melanggar Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021, poin 7.b hal penggunaan masker dengan benar dan konsisten adalah protokol kesehatan paling minimal yang harus diterapkan setiap orang.

Terhadap 3 orang WNA yang dinyatakan bersalah dan melakukan pelanggaran atas nama Murray Ross warga negara Irlandia, Ayala Aileen warga negara  Amerika Serikat  dan Zulfia Kadarberdieva warga negara Rusia direkomendasikan untuk dideportasi. Pendeportasian WNA atas nama Muraay Ross dan Ayala Aileen dilaksanakan pada hari Senin tanggal 12 Juli 2021, Zulfia Kadarberdieva masih menunggu ketersediaan tiket penerbangan ke negaranya, papar Jamaruli Manihuruk.

Para deportan diterbangkan ke Jakarta melalui rute domestik, pasalnya bandara Soekarno- Hatta Tangerang satu dari empat bandara internasional yang terbuka untuk penerbangan dari dank e luar negeri.

Selain itu, ungkap Jamaruli lebih lanjut WNA asal Rusia atas nama Anzhelika Naumenok yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan dengan kondisi positif COVID-19 serta menolak untuk dilakukan karantina, pada tanggal 08 Juli 2021 telah dilakukan penjemputan oleh Tim Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai disebuah Villa di wilayah Canggu, Kuta Utara dan dilakukan proses karantina.

“Bila proses karantina telah berakhir dan dinyatakan negatif COVID-19, akan dilakukan pendeportasian,”tegasnya.

pemandangan

Skema Sandbox Koh Samui,Thailand Efektif Pada 15 Juli

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Skema Sandbox Koh Samui pada 15 Juli akan tetap berjalan meskipun ada lonjakan kasus di Thailand setelah
membuka kembali pulau Phuket untuk wisatawan yang divaksinasi.

Pembukaan tersebut merupakan langkah awal dalam memperbaiki industri pariwisata Thailand yang babak belur. Namun, Thailand memiliki rencana untuk tetap membuka kembali Koh Samui, Koh Tao, dan Koh Phangan pada 15 Juli dalam skema sandbox kedua.

Dilansir dari Travel Off Path, kasus-kasus telah meroket di Thailand baru-baru ini, membawa pembukaan kembali Thailand ke dalam bahaya. Bangkok telah lockdown, dan kasus COVID-19 berada pada titik tertinggi sepanjang masa. Namun, negara itu berencana untuk membuka kembali lebih banyak pulau dalam upaya untuk menyelamatkan ekonomi.

Syarat Masuk
Banyak orang menyukai Thailand karena sifatnya yang santai, tetapi pembatasan saat ini sama sekali tidak santai. Berikut adalah persyaratan masuk untuk Skema Sandbox Koh Samui mulai tanggal 15 Juli:

• Wisatawan harus menghindari area ramai dalam 14 hari sebelum kedatangan mereka di Thailand (walaupun mereka tidak akan memeriksa ini)
• Wisatawan harus tiba dari daftar negara yang disetujui yang ditetapkan oleh CCSA, dan wisatawan harus berada di negara yang disetujui selama lebih dari 21 hari sebelum terbang ke Thailand.
• Semua wisatawan akan membutuhkan Certificate of Entry (COE)
• Sertifikat tes PCR resmi dengan hasil negatif dalam 72 jam sebelum kedatangan
• Wisatawan akan memerlukan sertifikat asuransi yang menunjukkan biaya perawatan kesehatan dan biaya pengobatan untuk COVD-19, dengan cakupan hingga $100.000
• Jika wisatawan tinggal kurang dari 14 hari, mereka akan memerlukan bukti penerbangan keluar dari Koh Samui
• Wisatawan juga memerlukan bukti vaksinasi dari vaksinasi yang disetujui WHO, dan Anda akan memerlukan vaksinasi terakhir setidaknya 14 hari sebelum tiba di Thailand
• Wisatawan di bawah 18 tahun akan memerlukan tes PCR

Pembatasan saat tiba
Jadi, setelah Anda mendarat, Anda mungkin ingin langsung menikmati pantai-pantai Koh Samui yang indah? Namun, berikut adalah batasan perjalanan pada saat kedatangan:
• Semua wisatawan harus menjalani pemeriksaan kesehatan pada saat kedatangan
• Wisatawan juga perlu mengunduh aplikasi kesehatan di ponsel mereka selama menginap
• Wisatawan kemudian akan menjalani tes PCR (dengan biaya sendiri)
• Pada hari ke 6 atau 7, wisatawan harus mengikuti tes PCR lagi.
• Wisatawan yang menginap selama 10-14 hari perlu mengikuti tes PCR lagi pada hari ke-12 atau ke-14 sehingga  total ada empat tes PCR.

Jika tes kembali negatif, wisatawan bebas pergi ke mana saja di pulau yang berada di bawah tujuan percontohan yang ditentukan. Oleh karena itu, beberapa tempat cenderung terlarang. Wisatawan dapat melakukan perjalanan keliling negeri setelah 14 hari di Koh Samui, Koh Tao, dan Koh Phangan.

Situasi COVD-19 Saat Ini Di Thailand

Thailand menderita wabah COVID-19 terburuk sejak pandemi dimulai. Ada 86 kematian COVID, termasuk 9.539 kasus. Akibatnya, Bangkok dikunci, dan pemerintah Thailand berlomba melawan varian Delta Variant.

Negara ini telah memberikan lebih dari 10.777.748 dosis vaksinasi pertama, dengan 3,5 juta vaksinasi penuh. Meskipun demikian, ini jauh dari jumlah vaksinasi yang diperlukan untuk menghentikan penyebaran virus.

Selain itu, Thailand memiliki populasi hampir 70 juta, membuat banyak orang dewasa yang lebih tua rentan terhadap Varian Delta.

Pariwisata Thailand Kedepannya

Thailand memiliki target untuk membuka kembali negara itu dalam waktu 4 bulan. Namun, keadaan COVID-19 saat ini membuat ini terlihat semakin kecil kemungkinannya. Meskipun skema sandbox Phuket telah dimulai dan skema sandbox Koh Samui akan dimulai dalam beberapa hari – negara ini masih jauh dari membuka perbatasan.

Ketika Asia Tenggara – yang menjaga kasus sangat rendah selama tahun 2020 – mulai berjuang dengan varian baru, sepertinya perjalanan masih jauh.

Bahkan jika Anda memutuskan untuk mengunjungi skema sandbox, Anda dihadapkan pada batasan yang tak terhitung jumlahnya, empat tes PCR, dan ketidakpastian total. Bagi banyak orang, itu tidak sepadan dengan kerumitannya.

Meskipun Thailand berusaha menyelamatkan industri perjalanannya yang babak belur, sepertinya perjalanan normal masih jauh.

Menteri Pariwisata Singapura: Travel Bubble Singapura Ditunda Hingga Akhir 2021

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Perjalanan bebas karantina antara Australia dan Singapura telah ditunda hingga akhir tahun, karena kasus COVID-19 di Sydney tumbuh dan peluncuran vaksin terlambat dari jadwal.

Australia telah merencanakan untuk membuat Travel Bubble dengan Singapura dalam beberapa bulan ke depan, tetapi Menteri Pariwisata Dan Tehan mengatakan kepada The Sydney Morning Herald (SMH) bahwa untuk sementara gelembung perjalanan yang menjadi prioritas itu harus ditunda seperti yang dilansir dari Travel Weekly.

Pada bulan Maret, Tehan mengatakan bubble antara kedua negara akan memungkinkan perjalanan bebas karantina bagi wisatawan, pelajar, dan wisatawan bisnis asalkan mereka divaksinasi.

Selain itu, dia mengatakan rencana tersebut dapat membuat Singapura menjadi pusat vaksinasi potensial dan ‘gerbang karantina’ bagi 40.000 warga Australia yang ingin pulang dari luar negeri.

Singapura mencabut pembatasan perbatasan bagi pengunjung dari Australia, Selandia Baru, Brunei dan Vietnam tahun lalu; namun, warga Australia harus mendapatkan pengecualian dari Departemen Dalam Negeri.

Sebelum berangkat dalam perjalanan dua minggu ke Singapura, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat, Tehan mengatakan kepada SMH bahwa gelembung itu akan tertunda oleh “gelombang ketiga virus”.

“Ini adalah sesuatu yang ingin terus kami kembangkan dan akan menjadi bagian dari diskusi, sehingga ketika saatnya tiba kami dapat meminta para ahli medis untuk memeriksanya, Singapura masih tetap menjadi langkah potensial berikutnya dalam hal Travel Bubble masa depan,” katanya.

Menurut dia sangat sulit untuk menetapkan kerangka waktu, tetapi ketika Anda melihat rencana yang telah dibuat Singapura dan Anda meletakkannya di samping rencana yang telah diumumkan oleh Perdana Menteri, harapannya mungkin menjelang akhir tahun itu. Anda bisa melihat Travel Bubble dengan Singapura.” ungkapnya.

Tehan juga mengatakan paspor vaksin kemungkinan akan diperlukan untuk perjalanan ke luar negeri selama “12 bulan atau dua tahun” jika kami dapat membukanya tahun depan.Bisa jadi seperti buku kecil kuning untuk demam kuning,” katanya.

Hampir 40 persen warga Singapura telah divaksinasi penuh terhadap COVID-19, dibandingkan dengan sekitar 9 persen warga Australia.

Pada bulan Juni, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Singapura akan menjadi “negara pertama di luar Selandia Baru” yang akan diajak travel bubble oleh Australia.

Selama kunjungan ke negara itu dalam perjalanannya ke Inggris untuk KTT G7, Morrison mengatakan gelembung akan dimulai dengan prioritas kepada siswa Singapura untuk kembali ke Australia sebagai bagian dari “percontohan latihan”. Namun, dia menambahkan bahwa “waktunya masih jauh

pantai

Jeju Tetapkan Pantai Woljeong-ri, Tempat Berselancar & Pantai ke-12

this formate

JEJU, Korsel, bisniswisata.co.id: Provinsi Jeju, zkorea Selatan akhir bulan lalu mengumumkan bahwa hasil pertemuan dewan pantai telah menetapkan Pantai Woljeong-ri di Gujwa-eup sebagai pantai ke-12 di wilayah Jeju.

Dilansir dari Jeju Weekly, pantai ini mendapatkan popularitas online dari mulut ke mulut untuk pemandangan eksotis dengan laut berwarna zamrud dan kafe di sepanjang pantai. Baru-baru ini telah menarik perhatian sebagai hotspot selancar.

Awal tahun ini, pusat wisata bahari desa nelayan berlantai dua yang dilengkapi dengan toilet, ruang ganti, kamar mandi, toko khusus lokal, dan ruang situasi umum selesai dibangun di Pantai Woljeong-ri.

Dengan peresmian pantai kali ini, petugas keamanan dan pemadam kebakaran akan dikerahkan beserta fasilitas yang nyaman sehingga pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman.

Menurut analisis Organisasi Pariwisata Korea menggunakan data KT tentang pola pergerakan wisatawan domestik selama dua tahun terakhir, Pantai Woljeong-ri menduduki peringkat salah satu pantai wisata domestik teratas bersama dengan Haeundae di Busan dan Pantai Anmok di Gangneung, Gangwon.

Saat ini, Kota Jeju memiliki delapan pantai resmi, termasuk Hyeopjae, Geumneung, Gwakji, Ihoteu, Samyang, Hamdeok, dan Gimnyeong. Ada empat lokasi di Kota Seogwipo: Sinyangseopji, Pyoseon, Jungmun Saekdal, dan Pantai Pasir Hwasungeum.

liburan

Tips Perjalanan Mudah Untuk Jaga Kesehatan Saat Liburan

this formate

CYPRUS, bisniswisata.co.id: Ketika Anda sedang bertualang, prioritas Anda adalah memiliki waktu dalam hidup. Tapi, sayangnya, saat bepergian, kita seringkali mengabaikan kesehatan. Selain itu, tidak mungkin mempertahankan jadwal yang ketat saat bepergian.

Jadi jika Anda ingin bersenang-senang dalam liburan tanpa mengorbankan kesehatan, Anda berada di tempat yang tepat. Pada artikel ini, Anda akan mengetahui tentang trik perjalanan termudah untuk menjaga kesehatan saat liburan.

10 tips mudah teratas untuk tetap sehat saat liburan
Dilansir dari Traveldailynews.com, berikut daftar tips kesehatan terbaik yang dapat Anda gunakan saat liburan. Ikuti terus, dan saya yakin ada sesuatu yang akan Anda temukan sendiri di sini.

Tips #1: Buah dan sayuran
Kunci untuk tetap sehat adalah nutrisi yang baik. Dan tidak ada sumber yang lebih baik dari itu selain buah-buahan dan sayuran. Baik itu saat berada di Maladewa atau jalanan Turki, Anda bisa mendapatkannya di pasar mana pun, dan juga mudah dibawa-bawa.

Tetapi kami memahami bahwa menjaga pola makan yang sehat adalah bagian tersulit dari bepergian. Jadi siapa yang bisa menolak kari India yang lezat dan makan salad? Setengah dari pengalaman adalah makanannya.

Karena itu, jadikan buah dan sayuran sebagai bagian dari diet Anda saat liburan, dan Anda akan baik-baik saja.

Tips #2: Filter air portabel
Apa hal terpenting yang Anda perlukan saat bepergian? paspor Anda? Uang tunai? Nah, jawaban yang benar untuk itu adalah air minum yang bersih. Anda tidak akan mendapatkan apa-apa jika Anda akhirnya mengalami dehidrasi atau terkena Typhoid.

Menemukan air bersih bisa menjadi masalah jika Anda sedang berkemah. Bahkan air di pesawat diketahui memiliki bakteri di dalamnya. Jadi Anda hanya tinggal memilih menghabiskan uang untuk air minum kemasan di bandara.

Mari menjadi nyata di sini. Keuangan biasanya ketat setiap kali Anda bepergian. Jadi hal terakhir yang Anda butuhkan adalah menghabiskan sumber daya Anda yang terbatas untuk pengeluaran yang tidak perlu.

Kami menyarankan Anda menggunakan botol air yang difilter dengan jelas. Mereka akan menghilangkan sebagian besar kontaminan, dan sangat tahan lama.

Filter air portabel tidak terbatas pada botol. Ada juga jenis filter lain, tetapi filter botol air adalah pilihan terbaik Anda saat bepergian.

Tips #3: Melembabkan
Perawatan kulit pada dasarnya diabaikan saat bepergian. Cara terbaik untuk menjaga kesehatan kulit  adalah dengan menggunakan pelembab dan pembersih.

Prioritas Anda adalah bepergian dengan ringan, dan kami memahami Anda tidak dapat membawa sebotol pelembab dalam perjalanan. Tetapi sebagian besar produk favorit Anda datang dalam kemasan ukuran perjalanan.

Meski begitu, Anda bisa membuat paket  untuk membawa pelembab. Misalnya, stoples saus mini ringan dan hanya memakan sedikit ruang.

Tips #4: Habiskan hari-hari Anda di bawah sinar matahari
Pada hari-hari biasa, duduk berdesakan di kantor mencoba menyelesaikan pekerjaan. Ditambah lagi, dengan adanya pandemi ini, waktu istirahat kita pun dihabiskan di dalam ruangan. Hal ini membuat timbul malas dan kurang energi.

Hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk tubuh  saat liburan adalah keluar di bawah sinar matahari. Dapatkan vitamin D yang Anda butuhkan, dan Anda akan merasa segar dan energik.

Tips #5: Bawalah pembersih tangan
Jika kita belum cukup menekankannya, dengarkan ini. Kuman dan penyakit merupakan tantangan besar bagi para backpacker. Ada lebih banyak penyakit menular daripada yang dapat Anda lacak dan yang terbesar saat ini adalah COVID-19.

Cara terbaik untuk memastikan keselamatan Anda adalah dengan membawa pembersih atau tisu anti bakteri.

Tips #6: Jalan-jalan atau lari
Cara terbaik untuk menjelajahi dan pergi jalan-jalan adalah dengan berjalan kaki. Tentu saja, Anda dapat menyewa mobil atau mencoba transportasi lokal.

Tetapi Anda akan merasakan esensi sebenarnya dari suatu tempat dengan berjalan di jalanannya. Plus, Anda akan tetap aktif dengan cara ini. Jadi itu bagus untuk kesehatan Anda dan perjalanan Anda.

Tips # 7: Jaga agar diri Anda tetap kering dan hangat
Menjadi dingin dan basah sama-sama tidak nyaman dan mungkin akan menyebabkan Anda masuk angin. Pernahkah Anda mendengar tentang hipotermia? Ini tidak menyenangkan.

Kami menyarankan Anda membawa payung, jas hujan, jaket hangat, dan kantong tidur saat bepergian – terutama ke tempat-tempat hujan.

Tips #8: Tidurlah
Istirahat yang baik akan berjalan jauh. Anda tidak akan menikmati pengalaman Anda jika Anda lelah. Plus, hanya ada begitu banyak yang bisa diambil tubuh Anda.

Tidur adalah cara tubuh Anda menyembuhkan. Jadi pastikan cukup istirahat agar tetap sehat dan energik dalam perjalanan Anda.

Tips #9: Tidak ada elektronik
Inti dari liburan adalah untuk mengeluarkan tenaga dan keluar dari rutinitas. Duduk di dalam ruangan menonton TV atau menggunakan ponsel Anda adalah kebalikan dari itu. Biarkan elektronik Anda pergi untuk sementara waktu.

Tips #10: Temui orang baru
Manusia adalah makhluk sosial dan mendambakan kebersamaan satu sama lain. Anda akan terkejut melihat betapa terapeutik bertemu orang baru dan berbagi pengalaman.

Ambil kesempatan ini untuk bertemu orang-orang dari budaya yang berbeda dan membentuk koneksi baru. Kami harap Anda memiliki liburan yang menyenangkan!

Selamat berlibur! Dengan itu, Anda tidak boleh berkompromi dengan kesehatan Anda di mana pun berada. Satu-satunya cara Anda akan menikmati liburan adalah jika Anda sehat.

Jadi perhatikan tips dan trik yang telah kami sebutkan di atas dan Anda akan tetap sehat seperti kuda.

 

 

lobby hotel

Pro-aktif Hidupkan Ekosistem BUMN jadikan HIN Tetap Eksis di Masa Pandemi Global

this formate

CANGGU, bisniswisata.co.id: Ibarat menjadi nakhoda kapal di Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) yang memiliki core business perhotelan dan hospitality, hal pertama yang dituntut pada Iswandi Said adalah menstabilkan dulu jalannya kapal di tengah ganasnya ombak di lautan.

” November 2015 saya ingat betul di panggil Menteri BUMN ibu Rini Soemarmo dan diserahkan untuk memimpin Hotel Indonesia Natour      ( HIN) dengan pesan benahin tanpa harus minta uang,” kata Iswandi Said, Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour ( HIN) yang mendapat amanah di perusahaan yang merugi.

Saat itu Menteri Badan Usaha Milik Negara dalam Kabinet Kerja periode 2014–2019 Presiden Joko Widodo itu menekankan minta duit tidak boleh, tapi minta dukungan boleh. ” Maka opsi kedua itu yang langsung saya tangkap,” kata Iswandi mengawali kiprahnya mengurus 14 unit hotel.

HIN memiliki 14 unit hotel dan resort di Bali, Jawa, dan Sumatera yakni Inaya Putri Bali sekarang bernama Merusaka , Grand Inna Kuta, Grand Inna Padang, Grand Inna Bali Beach, Grand Inna Malioboro, Grand Inna Tunjungan.

Properti hotel lainnya adalah  Grand Inna Samudra Beach, Grand Inna Medan, Inna Bali Beach Garden, Inna Bali Beach Resort, Inna Tretes Hotel & Resort, Inna Parapat Hotel & Resort, Inna Sindhu Beach Hotel & Resort, dan Inna Bali Heritage Hotel.

Iswandi dihadapkan pada masalah jumlah karyawan yang mencapai 2400 orang dimana sikap melayani  (service oriented) sudah mengendur, tidak lagi kekinian sehingga perlu banyak pelatihan agar mampu bersaing dengan hotel-hotel baru yang jauh lebih bagus dan mewah.

” Keunggulan hotel milik pemerintah adalah pioner dengan lokasi utama di berbagai daerah. Berjaya di era Tahun 1970 -1980 an tapi sebagian besar sudah harus renovasi besar-besaran,” kata pria kelahiran Padang Sumbar, 30 Maret 1962 ini.

Untunglah di era Menteri BUMN Erick Tohir saat ini dia mengelompokkan BUMN sesuai dengan fokus masing-masing kegiatan usahanya. Hal itu dilakukan Erick lantaran banyaknya BUMN yang overlaping ke berbagai sektor usaha. Untuk itu, dia pun menyusun klasterisasi BUMN.

Sesuai yang telah ditetapkan  Kementrian BUMN, saat ini HIN fokus menjadi “Holding Hotel BUMN”, dimana bersama hotel milik BUMN lain (terdapat 22 hotel) yang akan dikembangkan menjadi “National Hotel Chain” .

Jaringan hotel nasional berstandar internasional ini mengedepankan layanan dengan kepribadian khas Indonesia sehingga akan mampu bersaing dengan jaringan hotel lain baik di dalam maupun di luar negeri.

Sebagai tindak lanjut pembentukan “Holding Hotel BUMN”; bertempat di hotel Merusaka, Nusa Dua, Bali; Jumat (11/6) dilaksanakan penandatanganan “Conditional Sales & Purchase Agreement” (CSPA) – Transaksi Holding Hotel BUMN, dan “Sales & Purchase Agreement” – Transaksi Jual Beli Saham Hotel Indonesia Group (HIG) – yang menjadi tahapan dan tonggak baru.

Transaksi ini merupakan proses inbreng 11 hotel milik PT Hotel Indonesia Natour, 9 hotel PT Pegadaian dan 1 hotel PT Aerowisata kepada PT Wika Realty. Termasuk pula transaksi pembelian saham PT Patra Jasa yang ada di PT Hotel Indonesia Group oleh PT Wika Realty.

“Kedepannya,  PT Hotel Indonesia Group memiliki pemegang saham baru yaitu PT Hotel Indonesia Natour sebesar 51% dan  PT Wika Realty sebesar 49%,”, kata mantan Managing Director PT Abacus Distribution System Indonesia ini.

Tujuannya untuk memfokuskan pengembangan hotel pada dua aspek, ownership dan operatorship. Ownership dipercayakan kepada  PT Wika Realty, sementara Operatorship akan dijalankan oleh PT Hotel Indonesia Natour melalui anak perusahaannya, PT Hotel Indonesia Group.

profil wajah
Iswandi Said, anak pedagang grosir di Pasar Raya Padang yang kini memimpin ownerflagship Hotel Indonesia Group. ( Foto: FB Iswandi Said)

Service Oriented & Cares

Sejak awal, keputusannya untuk banyak memberikan training pada karyawan agar berorientasi pada pelayanan ( service oriented) sudah tepat karena memperbaiki mentalitas karyawan memang yang utama agar mereka berusaha untuk mengetahui dan memenuhi kebutuhan pelanggan ( tamu hotel).

Pihaknya berupaya menciptakan produk dan layanan “excellent” yang memberikan “superior customer value” dan membuat standard operational procedure ( SOP) kekinian mengacu pada customer oriented serta menanamkan nilai-nilai compassionate, agile, reliable, elegant, dan sincere (CARES),” ungkapnya.

Menjadi sosok penyayang, gesit, dapat diandalkan, anggun, dan tulus dalam bekerja ( CARES) coba diterapkan di semua divisi. Bagaimana penerapannya pada karyawan back office, di bagian ujung tombak ( front liner) hingga ke bagian dapur bahkan mulai dari Satpam di bagian depan.

” Uniknya waktu training saya campurkan karyawan dari berbagai divisi dalam satu kelas training sehingga akhirnya  lahir champion-champion. Dari para juara itulah dia dilatih menjadi seorang TOT ( trainer of trainee) sehingga tidak perlu mengundang trainer dari luar karena lahir dari lingkungan mereka sendiri,” kata Iswandi Said.

Karyawan banyak berhubungan dengan tamu dan pelanggan melalui berbagai “touch points”, sehingga setiap hal yang dilakukan karyawan akan berpengaruh terhadap “brand” dan kualitas pelayanan HIN secara keseluruhan.

“Kalau ditotal ada 48 touch points dan untuk menanamkan values yang baru memang tidak mudah dan membuat saya harus keliling hotel yang ada bahkan week-end juga harus di hotel ” ungkap pria yang berpengalaman di bidang sales, marketing, human capital, travel distribution system selama 35 tahun.

Terlebih di masa pandemi global, hotel terus buka meski karyawannya bergilir masuk. Pertama 100 orang dari 400 an lebih yang masuk kerja dan selebihnya di rumah. Terakhir sebelum PPKM okupansi kamar hotel di Merusaka Bali sudah 70% karena ada kebijakan Work from Bali.

Menurut Iswandi, di era Normal Baru ini dia juga banyak melakukan perjalanan dinas lewat darat. Jadi tidak selalu menggunakan pesawat terbang tapi juga perjalanan darat, Jakarta, Jogja, Surabaya hingga ke Bali sekali jalan.

Semua aktivitas dinikmatinya termasuk ketika memasuki pandemi global tahun lalu, karyawan di berbagai unit HIN mampu membaca peluang-peluang untuk menambah penghasilan. 

Saat bulan puasa misalnya, hotel aktif berjualan di outlet restoran seperti takjil dan menu berbuka puasa secara online yang disiapkan karyawan HIN di berbagai daerah seperti di Inna Padang, Yogyakarta dan kota lainnya.

Saat awal dibuka Wisma Atlet untuk mereka yang terpapar COVID, maka pihaknya menyiapkan nasi kotak untuk semua pasien dan petugas medis di bawah komando Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID -19.

Usai Ramadhan, sikap pro-aktif juga dilakukan dengan menyediakan nasi kotak untuk konsumsi bank-bank pemerintah yang sebagian karyawannya harus bekerja dari kantor. Karena sikap pro-aktif buka outside catering, satu unit hotel HIN di daerah bisa melayani 500 box per  hari.

Bagi Iswandi, perubahan sikap yang dimiliki karyawan dari orang yang bersikap pasif menjadi pro-aktif membuatnya bertambah semangat. Termasuk ketika Menteri BUMN Erick Tohir membawa nilai-nilai core values/budaya kerja BUMN, “AKHLAK”.

Core values ini mengandung nilai-nilai : amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif. Pihaknya langsung mengintegrasikan AKHLAK maupun CARES lewat serial webinar yang wajib diikuti oleh seluruh karyawan dan pimpinan dan masih akan berjalan webinarnya hingga akhir tahun.

” Temanya Uplifting corporate brand personalities yang mengulas keterkaitan budaya kerja “AKHLAK” dengan corporate culture and brand service personalities HIN, yaitu “CARES“.

fasilitas hotel
Berbagai fasilitas Merusaka Hitel & resort, Nusa Dua, Bali. ( Foto: Merusaka)

Pro-aktif dan bundling

Tantangan yang diterimanya dari awal agar HIN tidak merugi sudah dibuktikannya dengan kinerja HIN. Kini di era pandemi bentuk dukungan yang diharapkan dari ratusan perusahan BUMN adalah bersama menghidupi ekosistem dari usaha di lingkungan BUMN itu sendiri.

Program Work from Bali misalnya meski belum genap dilaksanakan selama bulan Juni 2021 sebelum adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM) Jawa -Bali 3-20 Juli 2021, namun terbukti bisa menjadi pertolongan pertama pada kondisi perekonomian Bali yang minus 9,3% selama semester pertama lalu.

HIN pro-aktif melakukan sales call di lingkungan BUMN untuk menawarkan paket bundling kerja dari Bali. Garuda Indonesia yang menyediakan transportasi udara, HIN sediakan akomodasi paket enam malam 7 hari termasuk 2 hari diberikan kendaraan pribadi.

Marcom HIN aktif mendatangi Corporate Secretary perusahaan di lingkungan BUMN maupun swasta lainnya untuk mengetahui kebutuhan dari para direksi serta meeting-meeting yang akan diselenggarakan baik sifatnya internal maupun eksternal. 

“Alhamdulilah selain paket bundling, banyak permintaan lain yang kami bisa penuhi misalnya kebutuhan ruang meeting dan rental kendaraan yang meningkat,” kata peraih The Best CEO Strategic Networking pada 2018 lalu.

Mantan VP Garuda Indonesia di Eropa dan Timur Tengah ini optimistis dengan pemantauannya atas reservation system yang sudah mendekati normal meski kini terhambat aturan PPKM untuk menyetop penyebaran virus.

Dalam hal pembukaan border dia sepenuhnya percaya pada kebijakan pemerintah kapan waktu yang tepat karena pandemi global kali ini dengan masuknya varian baru yang lebih ganas juga harus memperhatikan prosedur CHSE, penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

” Kami aktif mengikuti kegiatan Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia ( PHRI) bersama Ketumnya Haryadi Sukamdani. Hotel-hotel kami semua sudah memiliki sertifikasi CHSE dan siap menerima tamu asing,”ungkapnya.

Bungsu dari tujuh bersaudara yang belajar fokus dan kedisiplinan dari ayahnya sendiri, HM Said, pedagang grosir di Pasar Raya Padang ini berharap pandemi global ini segera berakhir di muka bumi.

” Allah SWT memberikan ujian juga ada batasnya. Bersabar, terus berdoa dan berkarya,” pesan alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1985 yang banyak menghabiskan waktunya dengan hidup di mancanegara ini.

 

 

Re-Imagine-Urban-Tourism-Keberlanjutan-inovasi-Inklusinya

“Re-Imagine Urban Tourism” Keberlanjutan Inovasi dan Inklusif

this formate

PORTO, PORTUGAL, bisniswisata.co.id: Saat beberapa negara sedang memacu kecepatan dalam pengembangan kepariwisataan perdesaan, Walikota dari beberapa kota tujuan wisata utama dunia bertemu di Porto, Portugal untuk membahas pariwisata perkotaan pasca-pandemi.

Pertemuan Forum Walikota tentang Pariwisata dan Masa Depan Kota, diselenggarakan Badan Pariwisata Dunia –UNWTO–, bekerjasama dengan Pemerintah Portugal, Turismo de Portugal dan Kota Porto, menyoroti peluang memulai kembali pariwisata perkotaan dengan fokus pada keberlanjutan, inovasi, dan inklusif.

Dibentuk pada April 2019, Forum Walikota menyediakan platform unik bagi kota dan stake holder  untuk berbagi kebijakan pariwisata dan contoh best practice nya. Forum internasional bekerja untuk memajukan peran pariwisata dalam agenda perkotaan dan memanfaatkan potensi sektor pariwisata untuk memberikan peluang ekonomi dan mempromosikan hubungan budaya.

Pertemuan Porto membuka kesempatan semua pihak terkait dalam mengkaji ulang hal pariwisata perkotaan yang secara potensial telah terbukti bermanfaat baik bagi penduduk mau pun wisatawan.

Membawa Harapan bagi Kota

Kembalinya turis ke kota-kota di seluruh dunia akan membawa lebih dari sekedar pekerjaan dan pemulihan ekonomi. Pariwisata perkotaan menjadi salah satu bagian terdampak dan diprediksi menjadi yang terakhir untuk pulih.

“Kembalinya wisatawan ke kota-kota di seluruh dunia akan membawa lebih dari sekedar pekerjaan dan pemulihan ekonomi. Pergerakan tersebut membawa harapan, kepercayaan diri, dan membantu menghidupkan kembali apa yang membuat kehidupan perkotaan begitu menarik, mulai dari budaya hingga kewirausahaan kuliner dan ide-ide baru,” kata Sekretaris Jenderal UNWTO Zurab Pololikashvili.

Dalam konteks ini, Sekretaris Jenderal juga memuji Rencana Dukungan Nasional Portugal – Strategi+Keberlanjutan — untuk pemulihan pariwisata yang baru-baru ini diluncurkan.

Pedro Siza Vieira, Menteri Negara, Ekonomi, dan Transisi Digital Portugal mengatakan: “Sudah waktunya untuk merenungkan betapa pentingnya pengelolaan arus wisatawan di kota-kota kita. Teknologi digital dan investasi berkelanjutan dalam atraksi- atraksi wisata, memungkinkan kami memberikan pengalaman lebih baik bagi jutaan orang yang ingin melanjutkan perjalanan dan yang akan datang mengunjungi kota-kota kami di masa depan.”

Sebagai tuan rumah Forum, Walikota Porto Rui Moreira mengatakan: “Kota-kota harus tahu bagaimana mengubah diri mereka sendiri, mengubah yang lama menjadi baru, merehabilitasi dan mempromosikan warisan mereka baik material, immaterial. Dan secara bersamaan menciptakan kutub minat baru untuk melayani, menyambut penduduk serta pengunjung.”

Forum dihadiri walikota dan wakil walikota dari Athena, Beograd, Braga, Bruges, Brussel, Budapest, Dubrovnik, Florence, Madrid, Moskow, Podgorica, Praha, Samarkand, Sao Vicente, Skiathos, Tirana dan Venesia.

Ikut bergabung secara aktif dalam pembahasan di forum tersebut antara lain para pemimpin dari UN Habitat, Komite Kawasan Eropa dan Unión Ciudades Capitales Iberoamericanas (UCCI), serta perwakilan dari pemangku kepentingan sektor swasta utama, termasuk Grup Expedia, Asosiasi Internasional Jalur Kapal Pesiar (CLIA) dan Airbnb.

Deklarasi Porto tentang Masa Depan Kota

Para peserta mengadopsi Deklarasi Porto tentang Pariwisata dan Masa Depan Kota, yang menegaskan kembali komitmen kota untuk menumbuhkan pariwisata secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Termasuk menempatkan pariwisata dalam agenda pemulihan perkotaan, dengan kebijakan yang selaras dengan Agenda Baru Perkotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Deklarasi tersebut juga menyatakan bahwa kota-kota penandatangan berkewajiban  mempromosikan kerja sama multi-pemangku kepentingan untuk mendorong inovasi dan menggunakan digitalisasi dan big-data dalam upaya meningkatkan pengalaman wisata dan dampak positif sektor ini terhadap penduduk setempat. Lebih lanjut, Deklarasi tersebut mengakui pentingnya kota membangun jembatan dengan daerah pedesaan sehingga manfaat pariwisata dimanfaatkan lebih luas.*

Serunya Block For NGANTRI : Ngobrol dengan Mas Mentri Parekraf

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id:Menparekraf Sandiaga melakukan live Instagram bersama Marshel Widianto dalam acara Block For NGANTRI (Ngobrol dengan Mas Menteri), Minggu (11/7/2021), mengajak pelaku usaha ekonomi kreatif berani berinovasi dengan membuat konten kreatif pada platform digital untuk memasarkan produknya

“Jadi pelaku ekonomi kreatif ini bukan hanya memasarkan produknya melalui _online_ saja, tapi mereka harus meningkatkan keterampilan mereka untuk menciptakan konten-konten kreatif di platform digital yang mereka gunakan,” ujarnya.

Kemenparekraf, ujarnya, telah menyusun sejumlah strategi, mulai dari bantuan permodalan hingga pelatihan keterampilan, khususnya digitalisasi UMKM yang meliputi penjualan online hingga pembuatan konten kreatif.

Sebab, konten kreatif diyakini dapat menjadi sarana promosi strategis untuk meningkatkan sekaligus memasarkan berbagai produk ekonomi kreatif.

“Konten kreatif ini penting sekali untuk menarik masyarakat agar membeli produk UMKM, maka dari itu kita punya program pelatihan pembuatan konten-konten kreatif,” katanya.

Pandemi COVID-19 turut berandil besar dalam perkembangan ekonomi kreatif nasional, khusus e-commerce. Meskipun, kondisi pandemi itu juga memicu krisis ekonomi bangsa. Berdasarkan data Focus Economy Outlook 2020, ekonomi kreatif justru menyumbang sebesar Rp1.100 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2020.

Data tersebut menjadi bukti sektor ekonomi kreatif mampu bertahan di tengah pandemi COVID-19. Oleh karenanya, ia mengajak pelaku usaha ekonomi kreatif terus berinovasi memanfaatkan platform digital di tengah pandemi COVID-19.

wajah
Pelawak tunggal Marchel bersama Menparekraf Sandiaga Uno

“Ekonomi kreatif menyumbang Rp1100 triliun lebih ke PDB kita. Sektor ekraf bagi Indonesia sudah menempati nomor tiga di dunia setelah Amerika Serikat dengan Hollywood, Korea Selatan dengan K-POP. Maka penting sekali untuk terus menggenjot produk ekraf kita,” ujarnya.

Sementara itu, pelawak tunggal yang juga aktor dan pembawa acara Marshel Widianto mengatakan, untuk berani membuat konten kreatif maka seseorang harus memperbanyak referensi.

“Supaya dapat selalu memunculkan ide yang tepat untuk dituangkan dalam mengolah konten untuk memasarkan produknya.Luangkan waktu untuk belajar dari mana saja, pelajari, amati, dan tuangkan ke produk kita,” ujar Marshel.

Marshel Widianto , umur 25 tahun) adalah finalis Stand Up Comedy Acadrmy Musim 3 yang diadakan oleh stasiun televisi Indosiar. Materi lawakan kadang ditampilkan untuk menceritakan masa lalunya tentu dengan kocak.

Marshel adalah anak sulung dari empat bersaudara, ia tinggal di  Tanjung Priok, Jakarta Utara dan sebelum menjadi seorang komika, dia pernah merasakan menjadi penonton bayaran beberapa acara televisi.

Untuk sampai ke acara tersebut, Marshel harus mengamen untuk menghindari ongkos kendaraan umum. Pada masa sulitnya, ia tinggal di rumah petakan dan hanya mampu makan satu mie instan dan dibagi-bagi dengan ketiga adiknya.

Selain menjadi penonton bayaran, Marshel juga pernah bekerja menjadi debt colector dan kurir minyak angin palsu. Masa-masa pahit kehidupannya kerap ia jadikan materi komedinya itu