Mengapa Fokus Baru Laos ke Pariwisata Budaya dan Jadikannya Destinasi Wajib Dikunjungi Tahun Ini?

this formate

VIENTIANE, bisniswisata.co.id: Laos mengambil langkah berani untuk memposisikan warisan budayanya yang kaya di garis depan upaya pariwisata berkelanjutan dan pembangunan ekonominya.

Dilansir dari travelandtourworld.com, strategi baru negara ini, yang diumumkan selama pertemuan pemerintah yang diadakan di Vientiane pada 12-13 Januari 2026, menguraikan rencana yang jelas untuk prioritaskan pertumbuhan ekonomi budaya selama lima tahun ke depan.

Tujuannya adalah untuk mengubah aset budaya unik Laos menjadi nilai ekonomi, sambil memastikan perlindungan dan pelestarian situs warisan budayanya untuk generasi mendatang.

Strategi tersebut, sebagaimana dipresentasikan oleh Menteri Informasi, Kebudayaan, dan Pariwisata, Suansavanh Viyaket, selaras dengan Kongres Nasional ke-12 Partai Revolusioner Rakyat Laos dan Rencana Pembangunan Sosial-Ekonomi Nasional ke-10 negara tersebut.

Dengan penekanan kuat pada pariwisata budaya, rencana ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan di sektor pariwisata, sosial, dan ekonomi dengan mengintegrasikan pelestarian budaya dengan pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab.

Situs Warisan Dunia UNESCO Kunci Pariwisata Berkelanjutan

Pilar utama strategi pariwisata Laos adalah peningkatan pengelolaan dan perlindungan situs Warisan Dunia UNESCO. Saat ini, negara ini memiliki tiga situs UNESCO bergengsi, masing-masing menawarkan jendela unik ke masa lalu budaya dan sejarah bangsa yang kaya.

Luang Prabang – Dikenal karena perpaduan luar biasa antara arsitektur tradisional Laos dan warisan kolonial, Luang Prabang adalah kota Warisan Dunia UNESCO yang menarik wisatawan yang ingin menyelami sejarah, budaya, dan kehidupan spiritual Laos.

Dengan kuil-kuilnya, istana kerajaan, dan tepi sungai yang indah, kota ini menawarkan suasana tenang bagi mereka yang menjelajahi akar budaya Laos.

Vat Phou dan Lanskap Budaya Champasak – Terletak di Laos Selatan, Vat Phou adalah kompleks kuil Khmer kuno yang menyoroti peran penting wilayah tersebut dalam peradaban Khmer. Lanskap terkait merupakan situs UNESCO karena pentingnya sejarah, budaya, dan alamnya.

Situs Guci Megalitikum di Xiengkhuang – Dataran Guci – Salah satu lanskap prasejarah paling penting di Asia Tenggara, Dataran Guci adalah rumah bagi ribuan guci batu besar yang tersebar di Dataran Tinggi Xiengkhuang.

Situs ini menawarkan sekilas pandangan misterius ke dalam praktik-praktik kuno dan merupakan tempat penting bagi mereka yang tertarik pada arkeologi dan warisan budaya.

Strategi pemerintah Laos menekankan perlindungan situs-situs warisan ini sambil mendorong pariwisata yang terkendali dan berkelanjutan.

Negara ini akan mengembangkan kerangka kerja tata kelola untuk mengelola kegiatan pariwisata di sekitar situs-situs UNESCO ini dengan lebih baik.

Memastikan bahwa jumlah pengunjung tidak membanjiri situs-situs tersebut dan bahwa pariwisata memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

PATA Kamboja dan Sourceamax Asia Bermitra untuk Tingkatkan Pemasaran Pariwisata dan Dorongan Digital

this formate

PHNOM PENH, bisniswisata.co.id: PATA Cambodia Chapter dan Sourceamax Asia telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk bersama-sama memperkuat upaya pemasaran destinasi dan transformasi digital Kamboja, dengan fokus khusus pada peningkatan visibilitas dan keterlibatan di pasar pariwisata jarak jauh Eropa.

Pada tanggal 6 Februari 2025,penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) berlangsung di kantor Sourceamax Asia, oleh Thourn Sinan, Ketua PATA Cambodia Chapter, dan Bruno Raffet, Presiden Sourceamax Asia.

Menurut siaran persnya, , perjanjian tersebut menetapkan kerangka kerja tingkat tinggi dan non-eksklusif untuk kerja sama, yang akan memungkinkan kedua pihak untuk mengeksplorasi cara-cara untuk mendukung promosi pariwisata Kamboja, jangkauan pasar internasional, dan kemajuan digital yang bertanggung jawab.

Dilansir dari kiripost .com, fokus utama akan diarahkan pada peningkatan visibilitas Kamboja di pasar jarak jauh, terutama Eropa, di mana Sourceamax Asia membawa pengalaman internasional dan jaringan profesional, termasuk kehadiran yang kuat di Prancis.

Sinan mengatakan PATA Cambodia Chapter menghargai kemitraan konstruktif dengan organisasi internasional yang memiliki komitmen yang sama untuk mempromosikan Kamboja secara bertanggung jawab.

MoU ini menyediakan kerangka kerja positif untuk mendukung upaya pemasaran destinasi kami dan untuk mengeksplorasi bagaimana inovasi digital dapat berkontribusi pada pengembangan pariwisata Kamboja secara berkelanjutan.

“Kamboja memiliki potensi pariwisata dan budaya yang kuat, dan melalui kemitraan ini kami berharap dapat mendukung inisiatif yang meningkatkan visibilitas destinasi dan mendorong keterlibatan yang bermakna dengan pasar internasional, khususnya di Eropa.” kata Raffet menambahkan,

Kemitraan ini terjalin pada saat Kamboja terus memperkuat keterlibatannya dengan pasar pariwisata internasional, dengan fokus yang semakin meningkat pada pertumbuhan berkualitas, diversifikasi pasar, dan kesiapan digital.

Konsumen Resto Agar Patuhi SOP Dilarang Bawa Makanan dari Luar

this formate

Foto: Getty Images/NickyLloyd

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pernah lihat Restoran memasang tulisan “Dilarang membawa makanan dan minuman dari luar”. Itu memang bukan sekadar aturan sepele. Tapi ada alasan bisnis, hukum, hingga operasional di baliknya, kata coach Wuri Fajar, Auditor dan penyelia Halal di LPP-JPH Universitas Ary Ginanjar di Menara 165, Jakarta.

“Restoran melindungi sumber pendapatan utama dari bisnis restoran yang hidup dari penjualan makanan & minuman. Kalau pengunjung membawa makanan sendiri.
Mereka tetap memakai meja, kursi, AC, listrik, toilet, tapi tidak membeli produk restoran,” ungkapnya.

Dari sisi bisnis ini disebut free rider menikmati fasilitas tanpa membeli dan bayangkan jika satu meja dipakai selama 2 jam dan tidak ada transaksi maka restoran rugi opportunity cost. Sementara pemilik atau pengelola restoran harus menjaga model bisnis & fairness karena restoran harus membayar banyak biaya tetap sewa tempat, gaji karyawan, pajak, listrik, air, peralatan dapur, lisensi & sertifikasi jika restoran Halal.

Menurut Wuri, menuju program sertifikasi Halal Secara Nasional yang jatuh pada 17 Oktober 2026, usaha restoran berupaya menjaga perlindungan terhadap izin usaha & sertifikasi. Beberapa restoran memiliki sertifikat halal, sertifikasi hygiene SOP dan  dapur ketat. Oleh karena itu makanan dari luar yang tidak diketahui sumber & prosesnya bisa merusak standar sertifikasi yang mereka miliki.

“Kesimpulan sederhananya, larangan ini bukan karena restoran “pelit”, tetapi karena:
bisnis , keamanan , hukum dan pengalaman pelanggan. Restoran harus mengontrol apa yang dikonsumsi di dalam area mereka agar usaha tetap sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dia mengingatkan kasus menarik yang terjadi pada Manajemen Bakso Afung pada medio akhir Juli 2023 dimana gerainya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali kedatangan selebgram Jovi Adhiguna yang datang ke restoran Bakso A Fung halal tapi saat makan membuat konten makan kerupuk kulit Babi yang langsung banjir hujatan di media sosial.

Manajemen Baso A Fung menyampaikan permohonan maaf usai video itu beredar lalu manajemen menghancurkan seluruh mangkok yang ada dan membuat viral karena mangkok yang dipakai sudah terkontaminasi dengan mangkok lainnya.

Management A Fung sampai menghancurkan peralatan makan itu untuk menjaga sertifikat halal usai video viral influencer Jovi Adighuna tengah memakan bakso campur kerupuk babi di gerainya.

“Soalnya jika dibiarkan akan mengganggu kelangsungan bisnis, keamanan, hukum dan pengalaman pelanggan. Kasus ini menjadi contoh nyata yang bisa menjadi pelajaran bagi pengusaha lainnya,” kata Wuri.

Singapura Pikat Wisatawan Muda dengan Kampanye Baru

this formate

Dewan Pariwisata Singapura (Singapore Tourism Board (STB) memperkirakan kedatangan wisatawan internasional pada tahun 2026 akan mencapai antara 17 juta dan 18 juta.    ( Foto: The Straits Times)

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: STB meluncurkan kampanye yang menargetkan kelompok usia 25-39 tahun di sembilan pasar, menyoroti permata tersembunyi seperti Joo Chiat dan New Bahru.

Pengeluaran pariwisata mencapai rekor $23,9 miliar pada tiga kuartal pertama tahun 2025 dan STB memperkirakan 17-18 juta pengunjung pada tahun 2026.

STB juga menargetkan keluarga dengan anak-anak dan lansia aktif, serta meningkatkan citra Singapura sebagai kota MICE terbaik di dunia.

Wisatawan berusia 25 hingga 39 tahun menjadi fokus kampanye baru yang diluncurkan oleh Dewan Pariwisata Singapura (STB).

Kampanye “Kami tidak menunggu kesenangan” akan diluncurkan di sembilan pasar – Tiongkok, india, India, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Selain objek wisata yang sudah terkenal, kampanye ini juga akan menyoroti permata tersembunyi seperti New Bahru dan Joo Chiat.

CEO STB, Melissa Ow, mengatakan fokus pada kelompok usia ini sangat sesuai dengan demografi pengunjung terbesar Singapura: wisatawan berusia 25 hingga 34 tahun dan 35 hingga 44 tahun.

Bersama-sama, mereka menyumbang lebih dari 40 persen kedatangan internasional di sini pada tahun 2025, atau sekitar tujuh juta dari 16,9 juta pengunjung.

“Kami fokus untuk memperdalam daya tarik kami di pasar ini dan mengubah lebih banyak wisatawan ini untuk memilih Singapura sebagai tujuan pilihan mereka,” katanya kepada The Straits Times.

Selain objek wisata yang sudah terkenal, kampanye “We don’t wait for fun” juga akan menyoroti permata tersembunyi seperti Joo Chiat.

Audiens di luar negeri dapat melihat aset kreatif di berbagai platform serta konten dari para pemimpin opini dan kreator konten terkemuka.

Kampanye ini akan menampilkan kemitraan hiburan, melanjutkan kolaborasi sebelumnya dengan bintang pop global Lady Gaga dan penyanyi-penari Tiongkok Xin Liu.

STB juga bekerja sama dengan platform utama seperti Skyscanner, Grab, dan Spotify untuk menjangkau para pelancong muda di tempat mereka paling aktif dan terlibat.

Benjamin Cassim, dosen senior untuk gaya hidup dan pengalaman konsumen di Sekolah Bisnis Politeknik Temasek, mengatakan para pelancong ini kemungkinan akan pertahankan kapasitas finansial dan fisik untuk bepergian selama 20 hingga 30 tahun ke depan.

“Hal ini menjadikan tepat dan strategis untuk menarik perhatian mereka sekarang, dan untuk membangun ekuitas merek dan loyalitas yang positif dengan menyusun keterlibatan yang bermakna dan berorientasi pada pengalaman selama dekade ini,” katanya.

Profesor Madya Lau Kong Cheen, yang memimpin program pemasaran di Universitas Ilmu Sosial Singapura, mengatakan segmen usia ini didorong oleh kebaruan pengalaman.“Hal ini membuat pengalaman budaya, kuliner, dan sejarah menjadi menarik bagi mereka,” katanya.

Inilah mengapa distrik seperti Joo Chiat, dengan pesona lokal dan uniknya, sangat cocok dengan faktor-faktor yang menarik segmen ini. Dorongan STB ini muncul di tengah kinerja pariwisata yang kuat.

Pada 3 Februari, STB menyatakan pengeluaran pariwisata mencapai rekor $23,9 miliar pada tiga kuartal pertama tahun 2025, dan sektor ini berada di jalur yang tepat untuk melampaui perkiraan STB untuk setahun penuh sebesar $29 miliar hingga $30,5 miliar.

Kedatangan wisatawan internasional meningkat menjadi 16,9 juta pada tahun 2025, dengan Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Australia, dan India sebagai pasar sumber utama.

STB memperkirakan kedatangan wisatawan internasional pada tahun 2026 akan mencapai antara 17 juta dan 18 juta, dan pengeluaran pariwisata antara $31 miliar dan $32,5 miliar.

Beberapa perkembangan diharapkan dapat membantu Singapura mempertahankan pangsa pasar. Ini termasuk pelabuhan utama pertama Disney Cruise Line di Asia, fase kedua Rainforest Wild di Cagar Alam Mandai dan STB juga turut serta dalam kurasi pengalaman lintas merek internasional dan atraksi lokal.

Misalnya, Museum Peradaban Asia dan jaringan teh Tiongkok Chagee telah membuka Garden of Senses: A Tea Reverie, sebuah pameran teh yang imersif yang menggabungkan sejarah dan budaya.

Tiongkok dan pasar utama

Untuk pasar utama Tiongkok, STB akan berkolaborasi dengan mitra, termasuk Sentosa Development Corporation, Bandara Changi, dan Cagar Alam Mandai, untuk menjalankan kampanye bersama dengan agen perjalanan online seperti Fliggy dan Tuniu untuk mendorong pemesanan perjalanan.

STB telah bermitra dengan maskapai penerbangan yang berbasis di Tiongkok untuk memperluas jangkauannya ke kota-kota tingkat dua di Tiongkok. Terdapat koneksi penerbangan baru ke tempat-tempat seperti Lhasa, Quanzhou, dan Zhangjiajie.

DOT Cari Lebih Banyak Turis dari AS, Korea Selatan, Kanada, Tiongkok, dan Timur Tengah

this formate

Turis Tiongkok turun dari pesawat setibanya di Kalibo, Aklan dalam foto 18 April 2023 ini. Departemen Pariwisata Filipina akan mengintensifkan promosi di Tiongkok dimana turis dari negara itu bisa berkunjung selama 14 hari tanpa visa. (Foto DOT)

MANILA, bisniswisata.co.id: Departemen Pariwisata (DOT) akan mengalokasikan lebih banyak anggaran promosi untuk beberapa pasar utama dan berkembang pada tahun 2026, termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, Kanada, Tiongkok, India, dan Timur Tengah.

Berbicara kepada wartawan pada hari Selasa, Menteri Pariwisata Christina Frasco mengatakan bahwa Departemen Pariwisata (DOT) bermaksud untuk sepenuhnya memulihkan pasar Korea Selatan, yang turun menjadi 1,34 juta tahun lalu dari 1,45 juta pada tahun 2024.

DOT, katanya, juga akan memanfaatkan AS, sebagai salah satu pasar “paling andal” negara itu untuk meningkatkan jumlah kedatangan pada tahun 2026.

Dengan Kanada, DOT optimis bahwa koneksi baru melalui Air Canada akan membawa lebih banyak wisatawan Kanada ke negara tersebut.

“Jadi secara umum, Amerika sangat, sangat menjanjikan bagi kami,” katanya.

Frasco menambahkan, DOT akan mengintensifkan promosi di Tiongkok karena negara tersebut memulai tahun ini dengan kebijakan visa yang lebih mudah bagi warga Tiongkok, yang memungkinkan mereka masuk ke Filipina setidaknya selama 14 hari tanpa visa.

“Tiongkok sangat menantang, setidaknya demikian. Jadi, khusus untuk Tiongkok, kami bekerja sama dengan kantor kami di Beijing dan Shanghai ditambah sektor swasta,” katanya.

“Kami akan menjalankan kampanye yang sangat spesifik dan terarah di kota-kota tertentu, bahkan saat kami bekerja sama dengan maskapai penerbangan untuk memulihkan penerbangan seperti sebelum pandemi.”

Frasco menyampaikan bahwa hingga Selasa, penerbangan ke Filipina dari Tiongkok baru pulih 50 persen sejak pandemi.

“Tentu saja, kebijakan bebas visa akan sangat membantu kami,” katanya.

Untuk Timur Tengah, Frasco mengatakan Filipina melihat “pertumbuhan yang menjanjikan” dari pasar Uni Emirat Arab, yang jumlah wisatawan yang datang ke negara itu telah meningkat selama setahun terakhir.

Maskapai penerbangan nasional UEA, Emirates, katanya, juga meminta peningkatan slot penerbangan dari UEA ke Manila serta mempertahankan atau memperluas penerbangan mereka ke Cebu dan Clark.

“Tentu saja, Qatar juga merupakan mitra kami. Jadi, kami berharap dapat menunjukkan kehadiran kami di sana. Dan tentu saja, Timur Tengah secara umum,” tambah Frasco.

Filipina mencatat 6,4 juta pengunjung asing dan warga Filipina yang kembali dari luar negeri pada tahun 2025, menghasilkan perkiraan pendapatan pariwisata sebesar PHP694 miliar.

Dari jumlah tersebut, Korea Selatan tetap menjadi pasar utama, diikuti oleh AS dengan 1,32 juta pengunjung, Jepang dengan 469.521, Australia dengan 359.646, dan Kanada dengan 333.136.

China berada di peringkat keenam dengan 237.101 pengunjung, sementara India berada di peringkat ke-11 dengan 104.994 pengunjung dari Januari hingga Desember 2025. (PNA

TAT meningkatkan pariwisata selam melalui kemitraan PADI di bawah kampanye ‘Healing is the New Luxury’

this formate

Kemitraan strategis ini mengangkat Thailand sebagai pusat selam kelas dunia yang memadukan pengalaman kesehatan premium, pengelolaan kelautan, dan pariwisata berkualitas.

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) memperkuat status Thailand sebagai destinasi selam kelas dunia melalui kemitraan strategis baru yang berani dengan PADI (Asosiasi Instruktur Selam Profesional)

Kerjasama ini menyelaraskan selam kelas dunia dengan kesehatan, tanggung jawab, dan nilai jangka panjang di bawah kampanye global ‘Healing is the New Luxury’.

Aliansi ini, yang akan disorot melalui inisiatif konten dan media global, memposisikan selam sebagai ekspresi inti dari agenda pariwisata Thailand yang berorientasi pada kualitas.

Aliansi juga mengintegrasikan petualangan, restorasi, dan konservasi laut untuk meningkatkan daya tarik negara di antara pasar jarak jauh dan bernilai tinggi, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir dan ekosistem laut.

Santi Sawangcharoen, Direktur Eksekutif TAT untuk Wilayah Amerika, Timur Tengah, dan Afrika, mengatakan Thailand mempertajam fokusnya pada pengalaman yang memberikan kedalaman, kesejahteraan, dan nilai jangka panjang.

Kolaborasi dengan PADI ini memposisikan menyelam sebagai pengalaman premium yang berfokus pada kesehatan dan selaras dengan Penyembuhan adalah Kemewahan Baru’.

Hal ini sekaligus memperkuat praktik pariwisata yang bertanggung jawab dan meningkatkan daya tarik Thailand di pasar internasional utama, khususnya Amerika Serikat, ujarnya.

Selama hampir 50 tahun, Thailand telah membentuk kancah menyelam global, mengeluarkan lebih dari 2,5 juta sertifikasi PADI hanya dalam 25 tahun terakhir, didukung oleh jaringan operator selam, instruktur, dan praktisi konservasi yang mapan.

Pada tahun 2025, Thailand menduduki peringkat sebagai negara terbesar kedua di dunia untuk sertifikasi PADI dan termasuk di antara produsen instruktur selam bersertifikat terkemuka di dunia.

Negara ini memiliki sembilan PADI Eco Center, yang diakreditasi melalui Yayasan Reef-World Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hal ini membantu meluncurkan Kursus Konservasi Hiu & Pari Global.

PADI dan Sensus Global (dipimpin oleh Fast Manta Krabi) dan baru-baru ini mengakreditasi tiga Fasilitas Layanan Adaptif untuk akses oleh individu dengan berbagai kemampuan.

Kristin Valette Wirth, Pejabat Merek dan Keanggotaan Global PADI, mengatakan, dampak Thailand pada komunitas penyelam global sangat luar biasa.

“Kemitraan ini mencerminkan prestise yang dibangun di sini selama beberapa dekade dan semangat bersama kami untuk terus mengangkat Thailand sebagai salah satu destinasi penyelaman paling bermakna, di mana orang dapat mencari petualangan sambil membantu melindungi lautan.”

Kemitraan dengan PADI menekankan pada pariwisata yang berorientasi pada tujuan. Pengalaman menyelam diposisikan sebagai jalan menuju pemulihan dan kesejahteraan pribadi, sekaligus berkontribusi langsung pada perlindungan laut, keanekaragaman hayati, dan ketahanan masyarakat.

Hal ini akan diwujudkan melalui program konten dan media global, yang merupakan bagian dari aktivasi internasionalnya dan dirancang untuk meningkatkan visibilitas dan memperdalam penceritaan seputar pengalaman bawah laut Thailand.

Para kreator ternama dunia – pembuat film Pierson Ogelsby, fotografer Thailand pemenang penghargaan dan Duta PADI Pier Nirandara, ditambah Duta PADI Jolene Tong dari Malaysia dan Sunny Jin dari Tiongkok akan menjelajahi Ko Tao bersama Black Turtle Diving.

Ini untuk menyoroti salah satu destinasi menyelam paling ikonik di Thailand dan pusat pelatihan penyelam serta advokasi kelautan global yang telah lama berdiri.

Secara bersamaan, TAT dan PADI akan menyelenggarakan pengalaman mendalam bagi sekelompok jurnalis internasional pemenang penghargaan yang menyoroti bagaimana menyelam di Thailand mendukung perjalanan yang berfokus pada kesehatan.

Program ini akan memberikan akses pertama ke program menyelam tiga hari Fast Manta Krabi yang berfokus pada tujuan tertentu, di mana para peserta secara aktif berkontribusi pada perlindungan terumbu karang, pembersihan sampah laut, dan inisiatif penelitian hiu dan pari.

Program media ini juga akan menghubungkan menyelam dengan proposisi kesehatan Thailand yang lebih luas melalui kunjungan terpilih di resor-resor pantai terkemuka di Krabi.

Termasuk di antaranya Varana Krabi Hotel, The Ritz-Carlton Phulay Bay, dan Banyan Tree Krabi, yang memajukan kesehatan berbasis air, koneksi budaya, dan pengalaman berbasis komunitas di sepanjang garis pantai Andaman.

Thomas Knedlik, Wakil Presiden PADI Asia Pasifik, mengatakan, “Thailand tidak hanya menawarkan pengalaman menyelam yang luar biasa, tetapi juga telah lama menjadi salah satu destinasi pelatihan menyelam terpenting PADI.

“Kedalaman pengalaman, profesionalisme, dan semangat dalam komunitas penyelam Thailand menjadikan kemitraan ini sebagai perayaan atas apa yang telah dicapai dan komitmen untuk masa depan.” kata Thomas.

Melalui kolaborasi ini, TAT memperkuat kepemimpinan Thailand dalam pariwisata menyelam yang bertanggung jawab sambil mendukung nilai ekonomi berkelanjutan.

Vegitu juga dengan pengelolaan lingkungan, dan pengalaman perjalanan yang bermakna selaras dengan strategi pariwisata jangka panjang negara tersebut

Nobar Film Dokumenter Roehana Koeddoes, Wamen Ekraf Tekankan Peran Jurnalis Perempuan dalam Perjuangan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menyampaikan, Kementerian Ekraf senantiasa mendukung jurnalisme yang sehat dengan menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.

Tak hanya itu, Wamen Ekraf Irene juga mengingatkan penting melanjutkan perjuangan wartawati pertama di Indonesia, Roehana Koeddoes dalam memajukan perempuan Indonesia melalui pendidikan dan keterampilan.

Jurnalisme yang berintegritas, kata dia, menjadi bagian dari kebenaran informasi, penjaga akurasi, serta pilar utama demokrasi. Hal itu diungkapkan Irene saat hadir dalam pembukaan acara diskusi dan nonton bareng film dokumenter “Roehana Koeddoes” jelang Hari Pwrs Nasional, didampingi Kepala Biro Komunikasi Kementerian Ekraf Kiagoos Irvan Faisal.

“Etika jurnalisme sangatlah penting. Siapapun bisa menjadi penjaga integritas dari jurnalisme hingga memastikan informasi publik yang tersampaikan begitu tepat dan akurat kebenarannya.”

Harapannya, kita bisa menyampaikan berita yang sesuai atau whatever information that’s out there that’s based on heart, tegas Wamen Ekraf Irene dalam sambutannya di IDN HQ The Plaza Auditorium, Jakarta, Jumat (6/2).

Jurnalisme berintegritas menjadi tugas yang mulia, mengingat media atau pers selalu mencari kebenaran, mengungkap realita, dan menyampaikan fakta.

Warisan pemikiran ini tercermin dari sosok Roehana Koeddoes yang menjadikan pers sebagai sarana pencerahan dan perubahan sosial hingga sosoknya ditetapkan sebagai pahlawan nasional sejak 2019.

Agak sulit mengukur berapa jumlah jurnalis saat ini. Tapi, kurang lebih ada sekitar 25 persen jurnalis perempuan yang mengisi ruang-ruang informasi. Justru di era digitalisasi, peran jurnalis perempuan menjadi lebih penting dengan memberi sentuhan tulisan-tulisan yang memiliki unsur empati.

“Mari kita letakkan lagi upaya-upaya dari semangat yang dipelopori Roehana Koeddoes,” ungkap Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Wamen Ekraf Irene juga menekankan, kebenaran informasi selalu ada bila berlandaskan hati dengan niat yang baik untuk memajukan sesama manusia. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Presiden Prabowo Subianto As a fellow human beings. Let’s make it a better world!’

Di sini, kita mengenang apa yang sudah dilakukan Roehana Koeddoes sejak tahun 1911. Beliau berjuang dengan hati untuk memajukan nasib perempuan-perempuan yang ada disekelilingnya dan ini menjadi intensi yang sangat mulia.

Apapun karya yang dihasilkan tentu dari hati yang tulus dan menjadi inspirasi dari generasi selanjutnya menuju Indonesia Emas 2045, tambah Wamen Ekraf Irene.

Roehana Koeddoes dikenal memiliki Yayasan Amal Setia yang dibentuk pada 11 Februari 1991 di Koto Gadang untuk pemberdayaan perempuan dan mendirikan koran perempuan pertama, Sunting Melayu.

Selain baca-tulis, Ia mendidik perempuan dengan keterampilan menjahit, menyulam, merenda, dan bertenun demi memperjuangkan emansipasi dan kemandirian ekonomi kaum hawa pada masanya.

“Warisan terbesar dari Roehana Koeddos adalah keyakinan bahwa pena dan pikiran seorang perempuan dari manapun bisa menggerakkan perubahan. Sekarang pena dan pikiran itu ada di tangan kita, tinggal bagaimana kita bisa menggunakannya,” tutup Ketua Yayasan Amal Setia, Trini Tambu.

Jelang Hari Pers Nasional 2026, IDN Times menggagas acara diskusi dan nonton bareng (nobar) film dokumenter “Roehana Koeddoes” dengan kolaborasi bersama Yayasan Amal Setia dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI).

Pada kesempatan ini, turut hadir Ketua Dewan Pers Indonesia periode 2025-2028, Komaruddin Hidayat; Chief Operating Officer (COO) IDN, William Utomo; Pemimpin Redaksi IDN Times, Uni Lubis; Head of Operations Hatta Foundation, Halida Hatta.

 

Indonesia Bangkitkan Gaya Hidup Halal Global Lewat London Muslim Shopping Festival 2026

this formate

Sapta Nirwandar, Ketua IHLC ( kiri) bersama penyelenggara di depan booth Indonesia di Muslim Travel Show ( MTS), London.

LONDON, bisniswisata.co.id:  Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain penting dalam industri halal global melalui partisipasi pada London Muslim Shopping Festival (LMSF) dan Muslim Travel Show (MTS) yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026 di ExCeL London.

Dalam ajang internasional ini, Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) tampil sebagai official partner penyelenggaraan , sekaligus mendukung kehadiran Indonesia pada London Muslim Shopping Festival yang merupakan salah satu festival pra-Ramadan terbesar di Eropa.

Paviliun Indonesia menampilkan beragam produk halal unggulan nasional, dengan keikutsertaan Paragon (Wardah) serta lima jenama lokal yang telah menembus pasar internasional, yaitu Rubysh, Big Boy, Kalisha, MYMD, dan Taza. Kehadiran jenama-jenama tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif Indonesia, sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi kreatif dan industri halal Indonesia di pasar global.

Partisipasi Indonesia dalam LMSF dan MTS 2026 ini menjadi simbol kebangkitan produk halal Indonesia , sekaligus menegaskan bahwa produk-produk nasional memiliki kualitas, inovasi, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Produk yang ditampilkan mencakup sektor kecantikan halal, fesyen muslim, hingga produk gaya hidup halal yang merepresentasikan kreativitas dan identitas Indonesia.                                                Booth Indonesia di LMSF

Selain berpartisipasi dalam London Muslim Shopping Festival, IHLC juga membuka stand resmi pada ajang Muslim Travel Show (MTS) 2026 . Melalui stand ini, IHLC secara aktif mempromosikan pariwisata halal Indonesia, termasuk pengenalan tujuh destinasi pariwisata prioritas Indonesia yang memiliki kesiapan dan potensi besar dalam melayani pasar wisatawan Muslim global.

Promosi tersebut mencakup kesiapan ekosistem halal, layanan ramah Muslim, serta keunggulan destinasi sebagai bagian dari penguatan positioning Indonesia sebagai destinasi wisata halal unggulan dunia.

Kehadiran Indonesia pada dua ajang internasional ini juga mencerminkan sinergi strategis antara IHLC dan Kementerian Ekonomi Kreatif Indonesia , dalam mendorong perluasan akses pasar internasional bagi pelaku industri kreatif halal Tanah Air.

Kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada transaksi jangka pendek, tetapi juga pada pembangunan branding nasional, jejaring bisnis global, serta keberlanjutan ekspor produk halal Indonesia.

Antusiasme pengunjung terhadap kehadiran Indonesia sangat tinggi. Pada hari pertama pelaksanaan, 7 Februari 2026 , tercatat lebih dari 10.000 pengunjung memadati area pameran .

Tingginya jumlah pengunjung ini menunjukkan besarnya pasar global terhadap produk halal, serta dapat membuka peluang kerja sama dan ekspansi pasar yang lebih luas ke kawasan Eropa dan sekitarnya.

Menurut Waleed Jahangir, CEO of Algebra Consulting selaku penyelenggara London Muslim Shopping Festival , partisipasi Indonesia menjadi salah satu sorotan utama dalam penyelenggaraan tahun ini.

“Indonesia tampil sangat kuat dengan kombinasi produk halal, ekonomi kreatif, dan promosi pariwisata halal. Respons pengunjung terhadap paviliun Indonesia sangat positif dan mencerminkan besarnya potensi Indonesia di pasar Muslim global,” ujarnya.

Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center, Sapta Nirwandar, menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia pada ajang ini merupakan momentum penting.

“Partisipasi Indonesia di London Muslim Shopping Festival dan Muslim Travel Show 2026 membuktikan bahwa produk dan destinasi halal Indonesia telah siap bersaing di pasar global.” ujarnya.

Melalui sinergi antara IHLC, pemerintah, dan para pelaku industri, kami optimistis Indonesia dapat terus memperkuat perannya dalam ekosistem halal dunia, tambahnya.

Ke depan, IHLC bersama para mitra akan terus mendorong partisipasi aktif Indonesia dalam berbagai forum internasional, sebagai bagian dari upaya menjadikan Indonesia pusat pengembangan gaya hidup halal, pariwisata halal, dan ekonomi kreatif yang berdaya saing global.

M-ATM Plus Three: Diversifikasi, Multi Destinasi dan Wisata Tematik

this formate

ATF-2026 CebuPADA pertemuan ke-25 Menteri Pariwisata ASEAN, Tiongkok, Jepang, dan Republik Korea (The 25th Meeting of ASEAN, China, Japan and Republic of Korea Tourism Ministers /25th M-ATM Plus Three), di Cebu Filipina. Anggota M-ATM Plus Three, menerima capaian program ASEAN Plus Three (APT) Tourism Cooperation Work Plan 2021–2025 (Rencana Kerja Sama Pariwisata ASEAN Plus Three 2021–2025) dan mengakui kontribusinya dalam meningkatkan kualitas layanan, memajukan pengembangan sumber daya manusia, memperkuat standar pariwisata, dan mempromosikan ASEAN sebagai destinasi pariwisata berkualitas, berkelanjutan.

Capaian tersebut menjadi dasar diskusi konstruktif pada 48th Meeting of the ASEAN Plus Three National Tourism Organisations (Pertemuan ke-48 Organisasi Pariwisata Nasional /NTO, ASEAN Plus Three, untuk penyusunan APT 2026-2030.

Pertemuan ke 25- M-ATM Plus Three, mencatat bahwa kawasan ASEAN Plus Three menunjukkan momentum pemulihan positif. Angka sementara menunjukkan sekitar 226 juta kedatangan wisatawan internasional pada tahun 2025, yang mencerminkan pemulihan berkelanjutan, didukung peningkatan konektivitas, keragaman penawaran wisata dan penguatan kegiatan promosi. Serta optimism pertumbuhan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

Diversifikasi dan Tematik

Pertemuan ke 25- M-ATM Plus Three menyepakati prioritas pariwisata ASEAN untuk tahun 2026–2030 berpusat pada memajukan pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, tangguh, dan berkualitas; meningkatkan perjalanan dan kelancaran konektivitas; memperkuat pengembangan sumber daya manusia; mempercepat transformasi digital dan inovasi produk; memperdalam kolaborasi dalam pemasaran dan promosi bersama untuk memposisikan Asia Tenggara dan kawasan ASEAN Plus Three sebagai satu destinasi berkualitas tinggi.

M-ATM Plus Three ke 25 mengadopsi Rencana Kerja Kerja Sama Pariwisata APT 2026–2030, yang menggarisbawahi kerja sama untuk meningkatkan ketahanan pariwisata; memperluas pembangunan kapasitas dan berbagi pengetahuan; mempromosikan inovasi digital; memajukan pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas; meningkatkan upaya pemasaran dan promosi bersama untuk memperkuat visibilitas,  daya saing ASEAN Plus Three sebagai kawasan pariwisata terpadu.

Sepakat mendiversifikasi sumber pasar dan mendukung perjalanan multi-destinasi. Mendorong koordinasi yang lebih besar dalam mempromosikan rute pariwisata tematik, pariwisata kapal pesiar, pariwisata berbasis alam dan budaya, serta program pertukaran pemuda, dengan digitalisasi dan strategi berbasis data untuk menjangkau audiens global secara lebih efektif.

Menteri Pariwisata se ASEAN pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kemitraan dan dukungan berkelanjutan dari Tiongkok, Jepang, dan Republik Korea dalam melaksanakan program pembangunan kapasitas, pertukaran profesional, upaya promosi bersama, dan proyek pengembangan pariwisata yang telah membantu memperkuat ketahanan industri dan konektivitas antar masyarakat di seluruh kawasan.

M-ATM Plus Three ke 25, mendorong kolaborasi berkelanjutan dengan pusat dan lembaga terkait, —Pusat ASEAN-China (ACC), Pusat ASEAN-Jepang (AJC), dan Pusat ASEAN-Korea (AKC)—, untuk mendukung implementasi Rencana Kerja APT 2026-2030. Inisiatif tersebut diharapkan membantu membekali para profesional pariwisata dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk tetap kompetitif dan mampu beradaptasi dengan tren yang muncul.

Monitoring dan evaluasi program aksi di masing- masing negara anggota ASEAN (11 negara) akan dilaksanakan pada M-ATM Plus Three ke-26 di Singapura pada tahun 2027, sebagai tuan rumah ATF-2027 dan Keketuaan ASEAN.

Pertemuan M-ATM Plus Three ke-25, serangkaian penyelenggaraan ASEAN Tourism Forum di Cebu, Filipina –26-31 Januari–, dipimpin Sekretaris Pariwisata Filipina, Christina Garcia Frasco dan Wakil Menteri. Selain anggota M-ATM Plus Three, juga dihadiri  Parlemen Bidang Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata, Jepang. ***

Jalan-jalan ke Perth, Nikmati Liburan Keluarga ke Australia Barat

this formate

PERTH, bisniswisata.co.id: Liburan keluarga bukan hal yang sederhana. Selain memilih destinasi yang menarik, orang tua juga perlu memastikan ada aktivitas yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk anak-anak, tanpa mengorbankan waktu santai bagi orang dewasa.

Idealnya, satu perjalanan bisa menghadirkan kesempatan dan tempat untuk bermain, belajar, beristirahat, sekaligus menciptakan momen kebersamaan yang akan selalu diingat.

Australia Barat menawarkan semua itu dalam satu tujuan perjalanan. Wilayah ini memadukan alam terbuka yang luas, atraksi yang edukatif, hingga kawasan kota yang ramah keluarga.

Semuanya kunjungan dapat dilakukan dengan santai agar seluruh keluarga puas menikmatinya. Dari taman kota hijau di pusat kota Perth hingga pulau ikonik dengan satwa endemik, berikut tujuh pengalaman yang membuat liburan keluarga di Australia Barat menjadi tak terlupakan.

Piknik dan bermain di Kings Park dan Botanic Garden.

Berada tepat di jantung kota Perth, Kings Park dan Botanic Garden adalah tempat ideal untuk memulai liburan keluarga.

Taman kota yang luas ini punya banyak ruang terbuka untuk piknik, jalur jalan kaki yang nyaman, serta pemandangan Swan River dan kota Perth yang menakjubkan dari ketinggian.

Tempat ini juga merupakan lokasi Western Australian Botanic Garden yang menampilkan koleksi spektakuler lebih dari 3.000 spesies flora asli negara bagian ini, sebuah pemandangan yang tidak ada duanya di dunia.

Anak-anak bisa bebas berlari dan bermain, sementara orang tua bersantai menikmati suasana hijau yang segar dan membawa ketenangan. Kombinasi keduanya tak pernah gagal menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh keluarga.

Eksplorasi alam di Rio Tinto Naturescape

Masih di kawasan Kings Park, Rio Tinto Naturescape jadi surga bermain untuk anak-anak yang suka bereksplorasi. Di sini, mereka bisa memanjat, bermain air, dan menjelajah area alami yang dirancang aman tapi tetap terasa seperti petualangan.

Karena tak memiliki wahana seperti di taman bermain, tempat ini justru memberi ruang bagi anak untuk lebih kreatif dalam bermain dan bereksplorasi.

Jelajahi Budaya dan Sejarah di WA Museum Boola Bardip

Kalau ingin aktivitas dalam ruang yang tetap seru, WA Museum Boola Bardip adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Terletak di Perth Cultural Centre, museum modern dan interaktif ini menghidupkan kembali sejarah, budaya, dan lingkungan alam Australia Barat.

Di sini, anak-anak dapat belajar melalui pengalaman yang menarik dan imersif, menjadikannya tempat di mana edukasi menjadi satu dengan keajaiban, serta memberikan pengalaman berkesan bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Jalan Sore dan Jajan di Elizabeth Quay

Elizabeth Quay adalah tempat yang pas untuk menikmati suasana kota menjelang berakhirnya hari.

Kawasan tepi air ini punya area bermain anak dan area bermain air khusus, jalur pejalan kaki yang luas, serta banyak pilihan tempat makan.

Datanglah menjelang sore untuk berjalan santai sambil menikmati pemandangan kota, lalu singgah di salah satu restoran untuk jajan dan menyaksikan keindahan matahari terbenam.

Menyusuri Swan River

 

Swan River menawarkan banyak pilihan aktivitas, baik menyusuri sungai ataupun tepian sungai.

Jika lebih memilih beraktivitas di tepi, wisatawan dapat bersepeda atau berjalan kaki di lintasan berputar sepanjang 10 km yang melewati Elizabeth Quay, Barrack Street Jetty, dan South Perth.

Namun jika ingin beraktivitas di air, bisa ikut berlayar menyusuri sungai, atau melakukan olahraga air seperti kayak dan paddleboard. Apapun pilihannya, suasana yang menyenangkan membuat waktu bersama keluarga jadi lebih berkualitas.

Melihat Quokka di Rottnest Island

Liburan keluarga ke Australia Barat rasanya belum lengkap tanpa mengunjungi Rottnest Island, yang terletak sekitar 33 km dari pusat kota Perth.

Pulau ini terkenal dengan hewan kecil quokka yang ramah dan fotogenik. Selain itu, pantai berpasir putih, air laut yang jernih, serta jalur sepeda yang aman menjadikan pulau ini destinasi favorit untuk liburan sehari penuh bersama anak-anak.

Untuk menuju Rottnest Island, wisatawan dapat menumpang feri dari pusat kota Perth dengan durasi perjalanan 1—1,5 jam, atau 30—45 menit dari Fremantle.

Dengan pilihan aktivitas yang beragam, dari alam terbuka, pusat sains yang edukatif, hingga kota pesisir yang ramah keluarga, Australia Barat menjadi destinasi yang mudah dinikmati oleh semua generasi.

Liburan di sini bukan hanya mengunjungi dan melihat tempat baru, tetapi juga tentang menghabiskan waktu bersama dan menciptakan kenangan yang akan terus diceritakan kembali di rumah.