One Human Family

this formate

Petugas terlihat mencoba mengevakuasi korban reruntuhan di Tel Aviv, Israel pascaserangan balasan Iran. (Foto: Tasnim News).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Masih ingat ucapan Presiden Prabowo Subianto di sebuah panggung internasional yang mengingatkan seluruh dunia bahwa mau agamanya apa, maka semua umat manusia di dunia itu adalah One Human Family, kita semua keluarga besar, bersaudara bro, manusia ciptaan tuhan !.

Tiba-tiba supir ojol melambatkan deru mesin motornya di tengah kemacetan saat adzan isya di jalan Fatmawati Raya, Jakarta dan dengan suara keras bertanya. “ Bunda nggak ikutan panic buying, nimbun bahan makanan di rumah. Sudah pecah perang dunia ke tiga nih di belahan dunia sono ‘,” ucapnya jelas terdengar.

Kami berdua langsung tergelak, tawanya makin keras saat saya mengatakan mau borong uangnya dari mana? wong uang pensiun juga belum diambil dan belum ada kenaikan apa-apa. Buat apa panik, Gen Z Indonesia malah menanggapi perang Iran VS Amrik dan Israel dengan mengeluarkan meme yang lucu-lucu di aplikasi digital.

Kelebihan supir ojek online ( Ojol) di Indonesia memang tidak tertandingi bahkan banyak yang sarjana sehingga baik supir dan penumpang topik bahasannya bisa nyambung layaknya ibu dan anak yang ngobrol usai buka puasa bersama.

Sepanjang perjalanan ke kawasan dekat rumahnya Sultan Andara, kami berdua juga menyoroti popularitas Indonesia di media sosial global yang sedang naik daun. Terutama fenomena seperti lagu-lagu Nasyid RI yang diputar di mesjid di China, Taiwan dan negara lainnya.

Lagu-lagu daerah seperti Tabolabale sudah lama viral dan mendunia, belum lagi gerakan Jumat Berkah, gotong royong bangun mesjid di mancanegara, gerakan dakwah digital hingga kiprah positif diaspora promosikan budaya RI di luar negeri.

Temanku di Swedia, wartawan senior Nina Mussolini Hanson yang dikenal sebagai bundanya para mahasiswa Indonesia di Swedia punya Organisasi Swedish-Indonesia Bagus, kumpulan diaspora Indonesia dan Swedia. Dia kerap mempromosikan budaya Indonesia secara mandiri dan ikut festival seperti tampilkan sepasang ondel-ondel dalam pawai Landskrona Karnevalen di Swedia maupun di negara tetangga di sana.

Puluhan kali membuat acara menonjolkan pakaian pengantin Minang, lalu mengusung tema Betawi dan daerah-daerah lainnya di Indonesia, namun kiprahnya belum pernah dilirik apalagi dibantu pemerintah via Kemenpar.

Diaspora dan popularitas serta diplomasi seorang presiden Prabowo Subianto bisa membantu meningkatkan panggung global Indonesia. Tapi tak terbantahkan peran media sosial global dari YouTube, TikTok, X, Facebook, Instagramlah yang membuat Indonesia kini lebih sering dibicarakan di media internasional.

Kembali soal himbauan Presiden Prabowo agar warga dunia menjadi One Human Family maka inilah saat yang tepat karena Iran baru saja menghantam Tel Aviv, ibukota Israel dengan sekitar 700 rudal hibrida yang meluluh lantakannya hingga puing-puing berserakan.

Karma yang belum apa-apa ketimbang kota Gaza, Palestina yang bertahun-tahun di kuasai dan nyaris seluruh kotanya diratakan dengan tanah oleh kekejaman Israel. Sekarang TV internasional menayangkan nyungsepnya semua bangunan fisik dan mental warga Israel.

Ingatan saya kembali pada Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia tahun 2024, sebuah kunjungan kenegaraan dan pastoral yang dibuat oleh Paus Fransiskus, dalam kapasitasnya sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia dan kepala negara Vatikan.

Mesranya gestur tubuh ketika tangan imam mesjid Istiqlal Nasaruddin Umar yang kini menjadi Menteri Agama RI dicium oleh Pastur Fransiskus yang duduk di kursi roda sangat mengharukan dan menyejukkan karena membawa pesan global mau agama apapun kita semua keluarga, Rukunlah !

Pemandangan ini sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo di panggung internasional bahwa Indonesia contoh toleransi yang kuat dimana orang Arab, Yahudi, Muslim, Kristen, Budha-Hindu hidup berdampingan dengan damai.

Saat itu media internasional juga meliput khusus Istiqlal sebagai mesjid terbesar di Asia Tenggara bahkan lokasinya berhadapan dengan Gereja Katedral berusia ratusan tahun dan ada terowongan khusus untuk saling mengunjungi.

Kepemimpinan nasional dan soft power
Prabowo Subianto yang dikenal memiliki gaya diplomasi aktif dan percaya diri di forum internasional seharusnya bisa mencegah pecahnya perang dunia ke tiga ini.

Kehadiran Prabowo yang membawa narasi Indonesia sebagai negara Muslim moderat
mempromosikan budaya dan kemanusiaan
maka perhatian dunia terhadap Indonesia kontan meningkat. Namun yang penting diingat pemimpin membuka pintu, tetapi rakyat dan budaya yang mengisi panggungnya.

Faktor demografi dengan generasi Muslim Muda Indonesia yang memiliki karakter
religius tetapi modern, aktif di media sosial
kreatif dalam dakwah digital, terbuka terhadap dunia global juga sudah terbukti tidak bisa dipandang sebelah mata.

Terutama kasus rasisme netizen Korea (Knetz) di dunia maya dengan netizen Indonesia di dukung bangsa Asean lainnya ( Seablings) yang dalam sekejab menghancurkan industri hiburan Korea yang bukan perang senjata tapi perang kata.

Inilah sebabnya banyak konten Islam dari Indonesia sekarang viral di dunia digital.
Fenomena ini sering disebut para peneliti sebagai digital Islam Indonesia. Gerakan sedekah, dakwah damai, budaya gotong royong hingga kegiatan Jumat Berkah yang menular ke AS, Jepang, Eropa.

Dalam refleksi spiritual, saya melihatnya ini sebagai tanda bahwa ketika sebuah bangsa masih menjaga nilai rahmah (kasih sayang), Allah sering mengangkat bangsa itu menjadi contoh bagi yang lain. Bukan karena kekuatan militernya, tetapi karena akhlaknya.
Bukan tidak mungkin ke depan Indonesia berpotensi menjadi pusat peradaban Islam masa depan.

Jika kita benar-benar menyadari bahwa bumi ini hanya satu rumah, maka perbedaan tidak lagi menjadi alasan untuk bermusuhan, tetapi justru alasan untuk saling menjaga. Bagaimana ? setuju ?

 

Hongkong, Destinasi Ramah Muslim, Ramah Keluarga dan Ramah Kantong

this formate

M+ (Doc: HKTB)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Berbagi pengalaman tentang penawaran dan rekomendasi ramah Muslim di Hong Kong, Ayudia Bing Slamet menyoroti atmosfer Hong Kong yang ramah terhadap keluarga. Infrastruktur Hong Kong dia nilai sangat ramah untuk para pejalan kaki, khususnya bagi orang tua yang membawa kereta dorong bayi.

“Buat aku pribadi nih, mau bawa bayi, pakai stroller pun bawa, geret-geret, itu aman banget. Jadi kita nggak ribet. Jangan takut bawa bayi, karena seru banget. Baby friendly malah kalau di Hong Kong,” ungkapnya.

Dia menyarankan agar para orang tua memasukkan atraksi wisata yang menarik untuk menjaga anak-anak tetap terhibur sepanjang perjalanan.

Berjalan kaki keliling kota (city stroll) menjadi salah satu aktivitas favorit Ayudia di Hong Kong mengingat fasilitas transportasi umumnya pun sangat mudah diakses dan jarak dari satu obyek wisata satu dan lainnya juga tidak terlalu jauh.

“Di Hong Kong itu kan kita explore tuh dekat ya satu sama lain. Jadi kalau mau shopping, mau ke mana-mana, mau ke taman, itu dekat banget. ” jelasnya.

Menariknya, setiap belokan jalan menawarkan nuansa kota yang berbeda dan estetis. Kondisi trotoar yang sangat ramah kereta dorong (stroller) membuat liburan bersama anak usia 0 hingga 12 tahun terasa mudah.

Taman Nan Lian adalah salah satu permata tersembunyi di HK. Setiap kali pergi ke Hong Kong, kunjungilah Taman Nan Lian. Taman klasik bergaya Tiongkok ini terletak di dekat Stasiun MTR Diamond Hill dan tepat di seberang Plaza Hollywood.

Sebagai hidden gem banyak yang sangat menyukai Taman Nan Lian, bukan hanya karena lokasinya yang strategis, tetapi juga karena desainnya yang estetis dengan gaya Dinasti Tang.

Pilihan wisatanya pun beragam untuk anak, dari outdoor park hingga museum. Hasilnya? Sang anak, Sekala, sama sekali tidak rewel dan sangat menikmati perjalanan.

Dari semua tempat, Central Market adalah spot paling favorit bagi Ayudia. Tempat ini memiliki nuansa “Hong Kong banget” dengan suasana yang sangat meriah.

“Central Market menurut aku best. Kayak itu salah satu area di mana kita bisa men-capture yang Hong Kong banget,” ceritanya dengan antusias melihat ramainya orang berlalu-lalang serta aneka makanan yang dijajakan.

Hunting kopi

Pengalaman Ngopi di Hong Kong
istri dari Ditto Percussion itu juga membagikan pengalamannya tentang budaya ngopi yang unik di Hong Kong. Dia menyoroti perbedaannya yang mencolok dengan budaya kopi di Indonesia.

Budaya kopi masyarakat Hong Kong sangat kontras dengan kebiasaan di Indonesia. Di Indonesia, kedai kopi menjadi tempat populer untuk bersosialisasi dalam waktu lama, sedangkan di Hong Kong, pengalaman tersebut sangat berbeda.

“Rata-rata tempatnya kecil banget. Di Hong Kong tipenya coffee to-go. Jadi bener-bener kayak lewat, beli, orang tuh pergi. Jarang banget aku ngelihat coffee shop yang penuh orang nongkrong dan bersosialisasi” jelas Ayudia.

Sebagai pecinta kopi dan pemilik usaha kopi, menjelajahi berbagai tempat kopi menjadi hal yang wajib dalam itinerary liburannya. Kebiasaan ini sempat memunculkan kejadian lucu saat Ayudia dan rombongannya yang berjumlah 12 orang mampir ke salah satu kedai kopi kecil di Hong Kong.

“Sementara kan kalau aku doyan nongkrong, namanya orang Indonesia ya. Kalau bisa kita minum seteguk sampai habis, nggak habis juga kita masih nongkrong. Pas kemarin coffee hopping, jadinya gerai itu penuh gara-gara kita,” ceritanya.

Sebagai penikmat kopi, agenda coffee hopping memang tidak pernah dia lewatkan. Kultur kopi di Hong Kong dinilainya sangat seru, didukung dengan rasa kopi yang enak dan tempat-tempat yang estetis. Di Hong Kong, Ayudia mampu mengunjungi hingga tiga kedai kopi hanya dalam waktu satu hari.

Memanfaatkan kesempatan libur, Ayudia mengaku selama di Hongkong minum kopi seperti minum obat alias sehari tiga kali. Dia hunting ke coffee shop pagi, siang, sama sore,” ceritanya antusias.

Soal rasa, Ayudia mengaku kopi di Hong Kong sangat cocok dengan lidah Asia-nya. Menu standar seperti Arabica Latte disajikan dengan rasa yang enjoyable dan tidak terlalu strong.

Pilihannya pun beragam, mulai dari hidden gem di ruko-ruko, kedai modern kekinian yang Instagrammable, hingga kedai kopi lokal klasik yang tak kalah seru untuk dijelajahi.

Di sela-sela istirahat minum kopinya, Ayudia berhasil menyempatkan diri untuk makan siang, menjelajahi museum, berbelanja di pasar, dan mencari masjid saat waktu shalat tiba.

Bagi Ayudia, memastikan pengalaman yang nyaman menjadi prioritas utama selama perjalanannya. Di Hong Kong, ia merasakan kenyamanan, karena makanan halal mudah ditemukan dan ia dapat beribadah tanpa khawatir.

Hongkong Space Museum

Tempat edukatif yang seru

Memikirkan aktivitas buah hati Sekala, bagi Ayudia, mengunjungi museum adalah bagian favorit dari setiap liburannya. Dia bahkan berpendapat, “Nilailah sebuah kota dari museumnya.” Rekomendasi pertamanya adalah M+ di West Kowloon, salah satu museum terbesar di dunia yang berfokus pada budaya visual modern dan kontemporer.

Bangunannya, desainnya, suasananya, semuanya begitu indah dan menginspirasi. Museum ini tidak pernah membosankan karena dipenuhi instalasi interaktif dan pameran musiman. Rasanya modern, artistik, dan sangat hidup. Wajib banget dikunjungi!

Museum M+ merupakan bagian dari kawasan West Kowloon Cultural District (West K), yang juga terdapat Hong Kong Palace Museum. Bagi para pecinta sejarah, tempat ini adalah pilihan terbaik untuk dikunjungi!

Setelah puas menjelajah museum, bersama keluarga dapat berjalan santai di area promenade Art Park untuk menikmati angin sepoi-sepoi dan pemandangan Victoria Harbour yang memukau.

Hong Kong Science Museum,

Rekomendasi lainnya adalah Hong Kong Space Museum dan Hong Kong Science Museum, keduanya wajib dikunjungi bersama anak! Kedua museum ini berlokasi di kawasan Tsim Sha Tsui, Kowloon, Hong Kong. Museum ini menawarkan tiket masuk gratis setiap hari Rabu.

“Kedua museum ini menawarkan lebih dari sekadar seni; mereka menyediakan pengalaman interaktif dan imersif sebagai sarana edukasi untuk anak-anak. Tentu saja Sekala sangat menikmati waktunya di sini!” tambahnya.

Beranjak ke area ruang terbuka dan area taman, Ayudia tak melewatkan kesempatan untuk mengajak putra semata wayangnya, Sekala, berkunjung ke Kowloon Park.

Di sini terdapat Hong Kong Avenue of Comic Stars, yang berlokasi di sepanjang koridor timur Kowloon Park, tempat anak-anak bisa berfoto dengan karakter-karakter komik yang diciptakan para komikus Hong Kong.

Hong Kong Science Museum (Doc: HKTB)

“Hong Kong bukan hanya kota metropolitan, tetapi juga sangat ramah keluarga. Di kota ini, saya bisa mengajak Sekala bermain di taman bermain outdoor dengan pemandangan indah, seperti Quarry Bay Park,” ujarnya.

Quarry Bay Park adalah taman kota yang terletak di kawasan Quarry Bay di Distrik Timur Pulau Hong Kong, dengan luas sekitar 940 m².

Taman ini dirancang bukan hanya sebagai tempat bermain anak-anak, tetapi juga untuk melatih kemampuan motorik kasar dan halus, serta koordinasi tubuh mereka. Fasilitas ini benar-benar menawarkan pengalaman yang seru dan menantang bagi anak-anak.

Hong Kong memiliki berbagai taman bermain bagi anak-anak untuk menyalurkan energi mereka yang tak ada habisnya. Salah satu spot terbaru adalah Go Park Sai Sha, yang menawarkan 3 taman bermain outdoor di area seluas sekitar 40.000 kaki persegi!

Kemudahan mobilitas

Bagi keluarga Indonesia, terutama para orang tua muda, aksesibilitas sering kali menjadi pembeda antara liburan yang “baik” dan liburan yang “luar biasa”. Di Hong Kong, Ayudia menemukan sebuah destinasi yang benar-benar dirancang untuk kemudahan mobilitas.

“Perjalanan ke Hong Kong hanya membutuhkan penerbangan jarak pendek, sistem transportasinya sangat jelas dan efisien, dan Anda bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cukup cepat. Anda dapat menghemat banyak energi, dan jika kita berbicara tentang bepergian dengan anak, hal demikian adalah sangat berarti” tegasnya.

Dari akses bebas visa hingga tata kotanya yang ringkas serta sistem transportasi publik yang mulus, Hong Kong terasa sangat mudah untuk dijelajahi. Baik saat naik MTR, berjalan di sepanjang tepi laut, menyusuri kawasan ramai seperti Tsim Sha Tsui, maupun menaiki trem ikonik Ding Ding, setiap perjalanan terasa aman dan menyenangkan.

“Bagi Sekala, ia begitu bersemangat karena semuanya terasa seperti petualangan dengan moda transportasi baru. Dan bagi kami sebagai orang tua, semuanya terasa aman dan mudah untuk dinavigasi,” ungkapnya.

Lebih dari tentang kemudahan mobilitas, Hong Kong yang semakin ramah Muslim, mulai dari pilihan kuliner bersertifikat halal, hotel berakreditasi, hingga masjid yang mudah dijangkau, membuat keluarga muslim dapat menjelajah kota dengan leluasa sambil tetap terhubung dengan kebutuhan dan keyakinan mereka.

Ditambah lagi dengan perpaduan museum, taman, lokasi budaya, serta petualangan kuliner, Hong Kong menjadi apa yang disebut Ayudia sebagai “family sweet spot”: destinasi di mana keluarga Muslim modern dapat berlibur dengan nyaman, penuh percaya diri, dan penuh kebahagiaan.

Setelah Jepang menjadi tempat yang begitu favorit bagi wisatawan Indonesia, sekarang adalah waktu yang paling tepat ke Hong Kong yang kini jauh lebih siap dalam menyambut keluarga Muslim Indonesia daripada sebelumnya. Bagaimana ? berani menerima tantangan ?.

Jelajah Hong Kong Bersama Ayudia Bing Slamet

this formate

Ayudia Bing Slamet bersama keluarga

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ketika konten kreator dan figur pengusaha Indonesia, Ayudia Chaerani , kembali menginjakkan kaki di Hong Kong bersama keluarga dan tim kerjanya, maka kali ini sebagai seorang Muslim traveler, seorang istri, ibu dan pengusaha, dia berupaya mengakomodasi seluruh ‘pasukan’ nya dengan happy.

Maklum Ayudia, cucu pelawak kondang, aktor film dan musisi legendaris Bing Slamet. Bersama suaminya yang dikenal sebagai Ditto Percussion, sedikitnya memiliki lima perusahaan mulai dari cafe, resto hingga jasa arsitektur. Jadi apa sih yang ditemuinya di Hongkong terutama sebagai Muslim traveler ?

Ayudhia menemukan sebuah destinasi yang tidak hanya memenuhi ekspektasinya, tetapi juga melampauinya, baik dalam hal kepraktisan dalam pengalaman perjalanan, maupun pengalaman pribadi lainnya yang mendalam.

Akomodasi Ramah Muslim

Kasur empuk, sprei bersih, kamar luas dan pemandangan kota yang indah menjadi pilihan Ayudia dan beberapa rekomendasi untuk destinasi ramah Muslim dan ramah keluarga di Hong Kong.

Bagi Ayudia, menemukan tempat menginap yang mudah diakses adalah hal yang penting. Namun, aksesibilitas saja tidak cukup—fasilitas yang ramah bagi wisatawan Muslim juga menjadi kebutuhan utama.

Kamar di AKI Hotel Hong Kong – Mgallery    (Doc: HKTB)

Itulah sebabnya ia dan keluarganya memilih menginap di AKI Hong Kong–MGallery. Hotel ini memberikan ketenangan selama liburan mereka di Hong Kong karena menyediakan fasilitas ramah Muslim seperti penanda arah kiblat, sajadah, serta area sarapan yang menyediakan makanan halal.

“Semuanya sangat memudahkan kami, baik keluarga saya dan para anggota tim, hanya perlu berjalan kaki 5 menit untuk mencapai Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre, tempat kami bisa shalat dan menikmati dim sum halal untuk brunch.

“Selain itu, jaraknya hanya sekitar 6 menit berjalan kaki dari stasiun MTR terdekat,” ujarnya. Di Hong Kong memang Semakin banyak hotel ramah Muslim di Hong Kong yang menerima akreditasi dari CrescentRating, sebuah standar global untuk perjalanan wisata ramah Muslim.

AKI Hong Kong–MGallery telah mendapatkan akreditasi 3-CrescentRating, yang berarti hotel tersebut menyediakan layanan penting bagi wisatawan Muslim, seperti pilihan makanan halal yang teridentifikasi dengan jelas atau akses halal terdekat.

Informasi mengenai fasilitas shalat, penunjuk arah kiblat di kamar, serta lingkungan yang secara keseluruhan mempertimbangkan kebutuhan para wisatawan Muslim. Untuk itu dua mesjid besar di Hongkong sudah masuk dalam list apalagi jaraknya tidak jauh dari hotel.

Seperti biasa, sebagai pemilik resto dan kedai kopi, Ayudia juga memprioritaskan pengalaman kuliner bersertifikat Halal di Hong Kong . “Saya yakin, perjalanan ke Hong Kong tidak lengkap tanpa mencoba dim sum, hakau, cheung fan, dan tentu saja semuanya harus halal,” ujarnya pada pembawa acara Indra Herlambang.

Berbicara pada acara Ngabuburit yang diselenggarakan oleh Hongkong Tourism Board ( HKTB), Ayudia dan Raden Anik, konten creator Gen Z berbagi pengalaman mereka tentang penawaran dan rekomendasi ramah Muslim di Hong Kong, Kamis.

Islamic Centre Canteen (Doc: HKTB)

Benar saja, Ayudia menemukannya di Islamic Centre Canteen, yang terletak di lantai 5 Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre. Selain menyajikan dim sum halal, kantin ini juga menawarkan berbagai hidangan Tiongkok autentik yang benar‑benar wajib dicoba!.

Datang ke Islamic Centre Canteen sebaiknya pada pagi hari karena kantin sudah buka jam 10.00. Biasanya dim sum akan habis pada saat jam makan siang. Tempat ini juga merupakan destinasi yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga besar atau teman teman, dan harga makanan disini sangat terjangkau.

Harga dimsum di sini berkisar antara HKD 13 hingga 20 per porsi, dengan isi 3-4 potong per porsi. Selain dimsum, kantin ini juga menawarkan menu lain seperti nasi goreng, mi goreng, dan berbagai hidangan Kanton lainnya yang halal.

Kantin buka setiap hari dari pukul 10:00 hingga 15:00 untuk menu dimsum, dan kembali Buka dari jam 18:00 hingga 21:00 untuk menu makan malam.

Ayudia juga merekomendasikan Wai Kee, sebuah kedai makanan yang sangat terkenal akan menu bebek panggang-nya, yang berlokasi di Bowrington Road Market, yang termasuk dalam kawasan Wan Chai/Causeway Bay di Hong Kong.

“Sementara orang orang merekomendasikan Nasi Bebek Panggang, saya mencoba Mie Bebek Panggang, dan ini sama enaknya”, tambahnya.

Soal Wai Kee, kata Ayudia, adalah restoran yang dimiliki oleh seorang muslim. Setiap makanan disini disiapkan berdasarkan standar halal, dan tempat ini merupakan tempat favorit untuk para pengunjung lokal muslim ataupun wisatawan muslim.

“Sebagai muslim traveler kita kan bukan sekedar jalan-jalan atau sekedar kuliner, tapi kita punya kewajiban melaksanakan ibadah dengan disiplin lima waktu dan tepat waktu. Kalangan industri pariwisata Hongkong sudah memahami hal itu,” ujarnya membuat perjalanannya nyaman dan aman.

Tanda hatinya puas memanfaatkan liburan kali ini adalah terus bersemangat menceritakan pengalamannya dengan mata berbinar meski pengalaman membawa rombongan 12 orang tim kerja sekaligus bersama keluarga kecilnya membuatnya latihan menjadi tour guide.

Liburan Seru dengan Ibadah Tanpa Hambatan

this formate

 Masjid Kowloon (Doc: HKTB)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sebagai seorang Muslimah, liburan seru bersama keluarga dan karyawannya adalah dengan tetap beribadah tanpa hambatan. Mengaku senang karena bisa mengakomodasi tim kerjanya untuk jalan-jalan.

Bagi Ayudia  Chaerani, pengusaha yang juga konten kreator, Hong Kong memberikan rasa aman dan kenyamanan selama perjalanan keluarga kami. Di sini, saya bisa menikmati liburan sekaligus tetap menjalankan sholat,” ujarnya.

Ia sempat berkunjung dan beribadah di Kowloon Mosque & Islamic Centre, masjid terbesar di Hong Kong. Lokasinya sangat mudah ditemukan karena berada di pusat kota.

Saat Ayudia tengah berjalan-jalan di kawasan Tsim Sha Tsui, menyesap kopi, berbelanja, dan menikmati suasana kota, masjid tersebut berada tidak jauh dari tempat dia berada.

Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre (Doc: HKTB)

Sebagai masjid terbesar di Hong Kong, Kowloon Mosque & Islamic Centre mampu menampung hingga 3.500 jamaah dan menjadi salah satu landmark utama di kawasan Tsim Sha Tsui, Hong Kong.
.

Masjid dan Pusat Islam Kowloon juga dikenal sebagai Masjid Kowloon terletak di daerah Tsim Sha Tsui di persimpangan Jalan Nathan dan Jalan Haiphong , di samping Taman Kowloon , masjid ini adalah masjid terbesar di Hong Kong dan menyelenggarakan lima kali salat setiap hari serta mampu menampung hingga 3.500 orang.

Sejarah Singkat Masjid Kowloon
Masjid Kowloon memiliki kisah panjang sejak pertama kali dibangun pada tahun 1896. Awalnya, masjid ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan ibadah komunitas muslim India yang bekerja di bawah pemerintahan kolonial Inggris di Hong Kong.

Awalnya, bangunan masjid berukuran relatif kecil. Namun, seiring bertambahnya jumlah jamaah, masjid ini kemudian diperluas dan direnovasi besar-besaran pada dekade 1980-an.

Dari situlah lahir Masjid Kowloon yang kita kenal sekarang: masjid megah dengan kapasitas besar dan fasilitas lengkap.
Kini, Masjid Kowloon diakui sebagai salah satu dari lima masjid utama di Hong Kong. Kehadirannya menjadi bukti bahwa Islam telah lama menjadi bagian dari perjalanan sejarah kota ini.

Keunikan dan Arsitektur Masjid Kowloon. Selain nilai sejarahnya, Masjid Kowloon juga menarik perhatian karena keunikan arsitekturnya.

Desain khas Islam

Kubah putih yang elegan dan fasad berwarna pucat membuat masjid ini tampak menonjol di antara gedung-gedung modern Tsim Sha Tsui. Sentuhan detail pada pintu, jendela, dan pilar menghadirkan nuansa arsitektur Islam klasik yang kontras namun harmonis dengan suasana kota.

Kapasitas besar

Dengan daya tampung hingga 3.500 jamaah, Masjid Kowloon menjadi salah satu pusat ibadah terbesar di Hong Kong. Pada waktu salat Jumat dan hari raya, ribuan muslim dari berbagai latar belakang berkumpul di sini.
Fasilitas lengkap

Masjid ini dilengkapi dengan ruang salat untuk pria dan wanita, tempat wudhu yang memadai, serta sekolah Islam yang melayani kebutuhan pendidikan komunitas muslim setempat.

Lokasi strategis

Terletak di kawasan Tsim Sha Tsui yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan dan wisata, masjid ini sangat mudah dijangkau. Wisatawan muslim sering menjadikan Masjid Kowloon sebagai titik singgah sebelum atau sesudah menjelajahi kota.

Masjid Kowloon bukan hanya destinasi religi, tetapi juga landmark bersejarah yang memperlihatkan jejak panjang Islam di Hong Kong. Arsitekturnya yang megah, kapasitasnya yang besar, dan perannya sebagai pusat komunitas muslim menjadikannya tempat yang sangat layak untuk dikunjungi

Dia juga mengunjungi Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre. Ayudia bahkan mengakui bahwa hal paling menenangkan selama perjalanan bersama keluarganya di Hong Kong adalah keberadaan beberapa restoran halal yang menyediakan ruang sholat kecil. Bagi keluarganya, hal ini sangat membantu dan memberikan kenyamanan ekstra sepanjang perjalanan mereka.

Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre berdiri dalam sebuah bangunan delapan lantai, dengan fasilitas masjid yang berada di lantai 2, lengkap dengan area wudhu, ruang salat khusus perempuan, serta berbagai fasilitas administrasi dan kegiatan komunitas. Masjid ini dapat menampung lebih dari 1.500 jamaah

Masjid Ammar dan Pusat Islam Osman Ramju Sadick di Wan Chai, Hong Kong, merupakan salah satu pusat kegiatan umat Muslim yang penting di kota ini.
Dibangun pada tahun 1981, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat komunitas dengan berbagai fasilitas seperti ruang kelas,perpustakaan, dan kantor organisasi Islam setempat.

Masjid ini dapat menampung hingga 700 jamaah dan dirancang oleh arsitek Muslim Tionghoa, Ramju Sadick. Salah satu daya tarik utama dari masjid ini adalah Islamic Centre kantin yang terletak di lantai 5.

Kantin ini terkenal sebagai satu-satunya tempat di Hong Kong yang menyajikan dimsum halal, menjadikannya destinasi kuliner wajib bagi wisatawan Muslim. Menu yang ditawarkan beragam, mulai dari siomay ayam, dumpling udang, bakpao kacang merah, hingga ceker ayam kukus.

Semua disajikan dalam wadah bambu tradisional, memberikan pengalaman kuliner khas Kanton yang autentik namun tetap sesuai dengan prinsip halal. Tertarik ? yuk merapat di libur Labaran kali ini.

Hong Kong Ala Gen Z: Panduan Travel Hemat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Bagi content creator Indonesia, Raden Anik, memilih destinasi liburan sekarang bukan lagi sekadar “checklist” tempat wisata. Tapi yang dicari adalah “vibe” visual, pengalaman yang berkesan, akses yang gampang, dan seberapa mulus perjalanan itu bisa berubah jadi kenangan sekaligus jadi konten yang meaningful.

Menurut dia, Hong Kong memenuhi semua itu dan dalam perjalanan terbarunya, Anik mengeksplor Hong Kong dari banyak sisi: mulai dari ikon skyline dan theme park, sampai desa nelayan yang slow living.

“ Hong Kong bukan cuma soal pemandangan cantik ala kartu pos. Kota ini benar-benar memberi apa yang bagi Gen Z ssperti saya cari variasi, pengalaman yang compact, visual yang kuat, dan kenyamanan yang praktis.” kata Raden Anik.

Meski skyline sinematik dan jalanan neon-nya terlihat “premium” dan mahal, Anik justru merasakan bahwa Hong Kong itu fleksibel banget. Mau kamu tipe traveler yang hemat budget atau yang pengen “splurge” untuk bucket list, ini cara cerdas menikmati Hong Kong ala Gen Z.

Spot Instagramable yang Bisa Dikunjungi (Gratis!) :

Dengan durasi liburan rata-rata 4-5 hari, Anik menyarankan untuk fokus ke hal yang paling “Hong Kong banget”: cityscape-nya. Hal yang membedakan Hong Kong dari kota-kota metropolitan lain di Asia adalah estetikanya yang langsung ketara.

Taksi merah, gedung-gedung tinggi yang bertumpuk, signage neon bergaya retro, dan skyline yang dramatis menciptakan atmosfer yang banyak orang sebut cinematic.

 

Menikmati vibes Hong Kong dan spot Instagramable (Doc: HKTB)

Buat dia yang mengutamakan visual storytelling, menariknya adalah: visual keren itu nggak hanya ada di atraksi besar. Sudut jalan, gang kecil, jalur tram, sampai pemandangan harbour dengan sendirinya jadi latar foto yang fotogenik.

“Bahkan momen santai pun bisa langsung jadi “ready-to-post” karena etiap sudut tuh Instagramable. Bahkan sebelum sampai spot wisata, gang dan jalannya punya vibe vintage-retro yang bikin kamu merasa kayak ‘main character’ di film.” kata Anik.

Apa yang dilakukannya dan mungkin tidak banyak dilakukan oleh orang lain adalah “Bengong” (chilling) di Victoria Harbour dan Ini rekomendasi Anik untuk pengalaman yang murah tapi “value”-nya tinggi.

“Aku suka banget stay dekat harbour cuma buat lihat aktivitas di sekitarnya, cruise lewat, helikopter, dan perubahan cahaya dari pagi sampai malam. Ini spot terbaik buat people-watching, baca buku dan bengong yang ‘ mahal’ yaitu berkontemplasi,” ungkapnya serius.

Mau punya-punya foto-foto cantik mulailah dengan hunting foto (Street photography hack). “Kamu nggak perlu tiket masuk untuk dapat foto keren. Tempat seperti Fringe Club (bangunan heritage bata merah yang super cantik), dan Central Mid-Levels Escalator sepanjang lebih dari 800 meter, jadi cara unik untuk eksplor toko, kafe, dan street scene sambil “istirahat kaki” dari kontur kota yang menanjak.”

Sementara itu, vibe seaside yang kekinian di Kennedy Town dan Sai Wan juga jadi backdrop kelas dunia, tanpa biaya. Di tepi laut ada Avenue of Stars yang terinspirasi dari Hollywood Walk of Fame.

Promenade tepi laut ini punya handprints dan patung yang menghormati figur terkenal seperti Bruce Lee dan Jackie Chan. Dengan latar Victoria Harbour, tempat ini pas banget untuk foto dengan skyline Hong Kong.

Pengalaman lain dari kegiatan berfoto ria ini adalah berfoto aesthetic di lift. Raden Anik mampir ke Hopewell Centre di area Wan Chai. dan langsung naik ke lantai 17 dan menemukan restoran The Grand Buffet.

Siapkan kamera saat lift melesat ke lantai 56 hanya dalam 15–20 detik. “Ini hidden gem banget. Datang pas hari kerja biar nggak antre panjang, dan kalau lagi sepi kamu bisa naik beberapa kali buat dapat konten lebih keren,” kata Anik.

Destinasi “Wajib” yang Worth the Hype dan Muslim-friendly lainnya ada beberapa atraksi ikonik yang layak masuk itinerary apalagi yang juga menyediakan fasilitas Muslim-friendly.

Jangan lupa berkunjung ke Hongkong Disneyland: Selama kunjungannya, Anik menyebut “Frozen Ever After” dan “Grizzly Mountain Runaway Mine Cars” sebagai wahana favoritnya, dua pengalaman yang termasuk highlight di taman ini.

Kembang api dari show malam hari juga tetap jadi momen andalan, dengan produksi besar yang seru untuk semua usia. “Visual di World of Frozen itu emosional, dan fireworks ‘Momentous’ bikin inner child kamu terharu bahagia,” ujarnya.

Disneyland juga menyediakan fasilitas Muslim-friendly, termasuk Quiet Room sebagai area khusus untuk beribadah, serta pilihan kuliner halal-certified satu-satunya di seluruh Disney Park seperti restoran Wayfinders’ Table, sehingga memudahkan wisatawan Muslim.

 

Ngong Ping 360 (Doc: HKTB)

Nama obyek wisata lainnya Ngong Ping 360 yang menawarkan pemandangan Lantau Island yang panoramik lewat perjalanan cable car yang indah dari Tung Chung menuju Ngong Ping Village.

“Aku jatuh cinta lihat pemandangan Hong Kong dari atas saat naik cable car. Dan yes, Crystal+ Cable Car itu definitely worth it buat dicoba!” katanya dan yang paling penting, Ngong Ping Village punya fasilitas Muslim-friendly.

“Ada ruang shalat terpisah untuk pria dan wanita, lengkap dengan sajadah, mukena, tasbih, Al-Qur’an, dan penanda arah kiblat yang jelas. Tempat wudhu nya juga bersih, nyaman dan bikin aku sebagai Muslim merasa aman dan nyaman saat jalan-jalan di Hong Kong.”

Pengalaman naik Victoria Peak Tram juga tidak pernah membosankan. Datang pertama kali atau sudah beberapa kali, Peak Tram membawa pengunjung naik melalui jalur menanjak menuju Victoria Peak.

Perjalanan historis ini, ditambah panorama kota yang memukau, terasa nostalgik sekaligus wajib untuk first timer. Untuk view terbaik, disarankan duduk di sisi kanan saat tram naik.

Nah setibanya di atas, ada Sky Terrace 428 yang berada di Victoria Peak, Sky Terrace 428 menawarkan salah satu pemandangan skyline Hong Kong paling ikonik.

                      Peak Tram (Doc: HKTB)

Belanja dan kuliner

Aktivitas lainnya selama di Hongkong adalah menyusuri Fa Yuen Street, yang lebih dikenal sebagai Sneakers Street, adalah surganya sneaker enthusiasts dan pencinta sportswear.

Kanan-kiri jalan dipenuhi toko yang menjual berbagai pilihan sneakers, dari brand mainstream sampai limited edition yang kadang sulit ditemukan di tempat lain. Travel Gen Z memang sering “multi-layered”. Anik menyebut Sneakers Street sebagai “goldmine”.

“Koleksinya lebih lengkap dan sering lebih cepat rilis dibanding di Indonesia.”” katanya. Identitas Hong Kong juga makin kuat karena pop culture global, kota ini sering muncul di film-film internasional. Rasa familiar itu bikin pengalaman jalan-jalan terasa lebih immersive, seperti berada di tempat yang sudah “melekat” di kultur global.

Kuliner Halal juga mudah di dapat dengsn harga terjangkau. Restoran halal-certified tersebar di berbagai distrik. Beberapa favorit Anik antara lain: Islamic Centre Canteen di dalam Masjid Ammar yang menyajikan dim sum halal khas Hong Kong dan menu Kanton klasik.

Ada juga Ebeneezer’s Kebabs and Pizzeria: Brand yang cukup familiar di komunitas Muslim, menyajikan comfort food seperti kebab halal, pizza, dan lainnya. “Jangan kaget sama porsinya yang besar, dijamin kenyang!” tambahnya.

Menjelajahi Sisi yang Lebih Tenang: Tai O
Di balik gedung pencakar langit dan lampu neonnya, Hong Kong juga menawarkan pengalaman yang lebih tenang. Anik juga mengunjungi Desa Nelayan Tai O, sebuah desa nelayan yang tenang di Pulau Lantau, menawarkan ritme yang kontras.

Rumah panggung tradisional, jalan-jalan bersejarah, nelayan lokal, kios-kios kecil yang dikelola keluarga, dan tour pengamatan lumba-lumba sesekali menciptakan suasana yang lebih lambat dan berorientasi pada komunitas.

Desa nelayan Tai O (Doc: HKTB)

Bagi para wisatawan yang mencari keseimbangan antara kehidupan kota yang penuh energi dan momen reflektif, Tai O menawarkan sudut pandang alternatif untuk menikmati Hong Kong.

Hanya 20 menit naik bus dari Ngong Ping, Tai O menawarkan sisi kehidupan yang lebih lambat di Hong Kong.” “Kamu bisa melihat lumba-lumba pink (jika beruntung!) dan merasakan suasana hangat dan ramah yang melelehkan hati,” katanya.

Dalam satu perjalanan, para wisatawan dapat menggabungkan taman hiburan, pemandangan kota, budaya kafe, belanja, heritage village, dan tempat makan ramah Muslim, semua dalam jarak tempuh yang singkat.

Bagi Raden Anik, pengalaman ini membuktikan bahwa Hong Kong adalah destinasi impian bagi Generasi Z—penuh dengan pemandangan menakjubkan, minim stres, dan penuh dengan tips cerdas yang membuat setiap rupiah bernilai lebih.

Kepercayaan Meningkat, HKTB Perkuat Fasilitas Bagi Muslim Travelers

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Hong Kong terus memperkuat fasilitas yang ramah bagi wisatawan Muslim. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pilihan makanan halal, fasilitas tempat ibadah, hingga berbagai layanan wisata yang lebih inklusif.

“Kepercayaan wisatawan dari Indonesia dan Asia Tenggara memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik di Hong Kong. Hal ini mendorong kami untuk terus memperkenalkan budaya yang kaya serta pengalaman wisata yang semakin beragam,” kata Liew Chian Jia, Direktur Regional Asia Tenggara Hong Kong Tourism Board.

Kamis, 5 Maret 2026, Hong Kong Tourism Board mengadakan acara “Hong Kong Tourism Board Ngabuburit & Buka Puasa Bersama 2026 bersama para operator perjalanan dan kalangan pers di Hotel Double Tree by Hilton.

Dia mengatakan kunjungan wisatawan Indonesia ke Hong Kong mencapai 382.000 orang sepanjang tahun lalu.
Hong Kong mendapat pengakuan sebagai destinasi wisata yang semakin ramah bagi wisatawan Muslim.

Pengakuan tersebut tercermin dari peningkatan posisi Hong Kong dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) dan sejumlah penghargaan pariwisata halal internasional.

Pada Halal in Travel Awards 2025, Hong Kong meraih penghargaan Most Promising Muslim-friendly Destination of the Year. Berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, Hong Kong juga menempati peringkat:

#1 dalam kategori Muslim-friendly Accessible Travel untuk destinasi non-OIC (Non-Organisation of Islamic Cooperation)
#2 dalam kategori Safety for Muslim Women Travelers untuk destinasi non-OIC
#3 secara keseluruhan sebagai Muslim-friendly Destination di antara destinasi non-OIC.

Hingga Maret 2026, terdapat 59 hotel di Hong Kong yang telah memperoleh akreditasi ramah Muslim dari CrescentRating, serta 195 restoran halal dan Muslim-owned yang diakreditasi oleh Incorporated Trustees of the IslamicCommunity Fund of Hong Kong.

Untuk mendukung perencanaan perjalanan wisatawan Muslim, HKTB juga telah menghadirkan Jelajah Hong Kong Muslim Guide dalam Bahasa Indonesia yang memuat informasi lengkap mengenai restoran halal, fasilitas ibadah, hingga aktivitas wisata ramah Muslim di Hong Kong.

Ayudia, Liew Chian Jia, Raden Anik dan Indra Herlambang usai presentasi acara Ngabuburit

Raden Anik dan Ayudia Chaerani berbagi pengalaman mereka tentang penawaran dan rekomendasi ramah Muslim di Hong Kong dari perspektif keluarga dan Gen Z dalam sharing session yang dibawakan oleh Indra Herlambang pada acara itu.

Menurut Liew Chian Jia, Direktur Regional Asia Tenggara Hong Kong Tourism Board, pelaku pariwisata di Hong Kong mulai meningkatkan layanan ramah bagi wisatawan Muslim. Beberapa hotel dan pusat konvensi juga menyediakan fasilitas yang mendukung kebutuhan wisatawan Muslim.

Salah satunya datang dari hotel Kowloon Shangri-La yang menghadirkan kembali buffet makan malam Ramadhan.Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner yang nyaman bagi wisatawan Muslim selama bulan Ramadhan.

Liew juga berharap berbagai upaya meningkatkan layanan dapat semakin menarik minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Hong Kong.
Hong Kong Tourism Board juga menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan dari Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

“Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan berbagai mitra untuk mempromosikan Hong Kong sebagai destinasi liburan yang menyenangkan bagi wisatawan Muslim dari Indonesia dan Asia Tenggara,” tuturnya.

Seberapa Jauh Dampak Konflik Iran dengan Kegiatan MICE di kawasan Dubai ?

this formate

      Expo City Dubai pusat konvensi di Dubai

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Konflik Iran tahun 2026 telah berdampak parah pada industri MICE (Pertemuan, Insentif, Konferensi, dan Pameran) di UEA, menyebabkan pembatalan penerbangan besar-besaran, penutupan wilayah udara, dan mengguncang persepsi kawasan tersebut sebagai pusat yang aman dan netral.

Dampak langsungnya termasuk pembatalan acara, penurunan kepercayaan peserta, dan kenaikan biaya asuransi, yang mengganggu pemulihan sektor pasca-pandemi dan menantang reputasinya sebagai kawasan yang stabil.

Krisis Wilayah Udara & Konektivitas: Penutupan koridor udara utama dan pembatalan lebih dari 700 penerbangan di seluruh Teluk, termasuk gangguan besar di Bandara Internasional Dubai (DXB), telah menghentikan perjalanan bagi delegasi dan peserta pameran internasional.

Pergeseran Keamanan & Persepsi: Serangan drone dan tindakan balasan regional telah merusak citra UEA sebagai “tempat aman” bagi bisnis global, memaksa perencana perusahaan internasional untuk melakukan penilaian ulang risiko.

Gangguan Acara: Acara MICE, konferensi, dan pameran besar menghadapi pembatalan atau penundaan segera karena masalah keamanan dan pembatasan perjalanan.

Peningkatan Biaya: Premi asuransi risiko perang meningkat tajam, dan biaya logistik untuk material meningkat karena gangguan pengiriman.

Kontingensi Operasional: Para pelaku industri terpaksa mengadopsi protokol manajemen krisis yang ketat, dengan fokus pada klausul FORCE MAJEURE dan strategi “tunggu dan amati”.

Terlepas dari gangguan langsung yang parah, dampak jangka panjangnya akan bergantung pada durasi konflik, dengan reputasi UEA, khususnya Dubai, yang dikenal tangguh akan diuji secara signifikan.

Turki bergabung dengan Mesir, Arab Saudi, UEA, Qatar, Bahrain, dan negara-negara lain yang menghadapi penurunan hampir dua puluh persen dalam jumlah kedatangan wisatawan dan kerugian pendapatan pariwisata lebih dari tiga puluh miliar dolar akibat ancaman Iran terhadap Timur Tengah.

Dari berbagai sumber, berikut ringkasan dampak utama pada industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) di Uni Emirat Arab (UEA) karena ketidakstabilan tegional & pembatalan, penundaan acara.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk konflik antara AS-Israel dan Iran, telah menyebabkan penundaan atau pembatalan sejumlah acara besar di UEA, termasuk konferensi di Dubai.

Hal ini mengganggu kalender MICE yang padat dan memaksa penyelenggara mengatur ulang jadwal atau membatalkan event secara keseluruhan.

Berikut update status pembatalan/penundaan dan jumlah peserta untuk acara MICE besar di Uni Emirat Arab (UEA) 2026 — khusus fokus pada Affiliate World Global, Megacampus Summit, dan highlight peserta potensial pada beberapa acara lain:

* Affiliate World Global: Dubai Edition 2026 Ditunda (Postponed), jadwalnya di Dubai World Trade Centre — 4 Maret 2026
Event ini ditunda ke Spring 2027 karena keselamatan, force majeure, dan pembatasan perjalanan akibat ketegangan geopolitik. Penyebab: penutupan udara UEA dan travel disruption besar yang membuat peserta tidak dapat datang.

*micebook. – powered by micebook.
Jumlah peserta yang direncanakan: lebih dari 7.000 profesional afiliasi & e-commerce global terdaftar sebelum penundaan. Status: Ditunda (bukannya dibatalkan total) — acara akan digelar di musim semi 2027.

* Megacampus Summit 2026 — Ditunda & Rescheduled. Awalnya direncanakan 6–7 Maret 2026 — Coca-Cola Arena, Dubai
Event ini juga ditunda sampai September 2026 sebagai respons atas perkembangan keselamatan dan kekhawatiran global.
Pilihan penjadwalan ulang dilakukan agar peserta internasional dapat berpartisipasi tanpa hambatan.

*Northstar Meetings Group. Estimasi Peserta sebelum penundaan: Diproyeksikan sekitar 7.000 peserta global, termasuk wakil dari 102 negara (termasuk banyak startup, pebisnis, influencer, media).

Status: Ditunda — acaranya dijadwalkan ulang pada September 2026 (tanggal spesifik tergantung konfirmasi penyelenggara).
Northstar Meetings Group a.l M&I Expo Abu Dhabi 2026 — Direncanakan Tetap Berlangsung 14–16 April 2026 — ADNEC Centre, Abu Dhabi. Event ini belum dibatalkan atau ditunda hingga kini.

Peserta yang diperkirakan: acara ini ditargetkan untuk sekitar 1.000 pengambil keputusan MICE global, termasuk buyers & suppliers utama industri, dengan format pre-scheduled 1-on-1 meetings dan jaringan bisnis intensif.

*Middle East Event Show (MEES) 2026, direncanakan 9–11 Juni 2026 — Dubai World Trade Centre.Belum ada pembatalan atau penundaan resmi saat ini. MEES merupakan event MICE & event industry showcase, biasanya menarik ribuan peserta profesional dari berbagai sektor penyelenggaraan acara.

*WifiTalents, acara serupa pada Dubai World Trade Centre di tahun sebelumnya sering menarik ribuan pengunjung, sedangkan event besar MICE di tempat yang sama dapat mencapai puluhan ribu peserta total per event (berdasarkan statistik umum DWTC).

*UAE News 4U Direncanakan tetap berlangsung; potensi gangguan masih ada tergantung travel advisories.

*IBTM @ Arabian Travel Market (ATM) 2026 direncanakan 4–7 Mei 2026 — Dubai
Zona khusus MICE networking dalam ATM.
Belum ada pembatalan, tetapi kehadiran peserta internasional bisa terdampak oleh faktor perjalanan global.

Arabian Travel Market biasanya menarik puluhan ribu pengunjung dari seluruh dunia, dan IBTM sebagai bagian dari ATM diharapkan menarik ribuan profesional MICE buyer-seller meetings juga.

Bagaimana Cara Capai Standar Tinggi Dalam Perjalanan Insentif Besar-besaran

this formate

Supertree Grove di Gardens by the Bay diterangi secara eksklusif untuk para delegasi Nu Skin Korea Success Trip 2024, yang terpesona oleh pertunjukan musik dan cahaya yang unik. (Foto Singapore Tourism Board)

Mengapa perjalanan insentif standar tidak lagi efektif – dan bagaimana Singapura mewujudkan janji prestise, tujuan, dan kinerja

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Asia-Pasifik merupakan kekuatan yang berkembang pesat bagi perusahaan penjualan langsung global, dengan industri kesehatan dan perawatan pribadi yang memanfaatkan momentum pasar yang sedang berkembang, demografi yang lebih muda, dan kesadaran kesehatan yang meningkat.

Pada tahun 2024, kawasan ini menyumbang 40,3% dari penjualan langsung global, menurut Federasi Asosiasi Penjualan Langsung Dunia. Dengan ekspansi tersebut, muncul jaringan bisnis yang berkembang yang mengandalkan penghargaan yang bermakna dan bergengsi untuk mendorong loyalitas dan kinerja, sekaligus memperkuat nilai-nilai merek.

Dilansir dari meetings-conventions-asia.com
saat ini, karena para perencana menghadapi tantangan yang semakin besar untuk memberikan prestise tanpa berlebihan – di mana setiap pengembalian atas premi sangat penting – memilih destinasi insentif yang tepat telah menjadi keharusan strategis.

Prestise memang menjual, tetapi lebih dari itu

Kesuksesan dan penemuan yang bermakna terjalin dalam Nu Skin Korea Success Trip 2024. (Fotot: Singapore Tourism Board)

Prestise tetap menjadi pusat psikologi insentif, dengan Studi Performer Terbaik 2025 dari Incentive Research Foundation ungkapkan “nilai yang dirasakan tinggi” sebagai prioritas utama bagi para pelaku elit, 63% di antaranya menunjukkan bahwa itu adalah atribut penghargaan yang penting.

Selain itu, nilai program prestise semakin terkait dengan apa yang diwakilinya, bukan hanya penampilannya. Sebagai pusat regional untuk perusahaan penjualan langsung multinasional seperti Amway, Herbalife, Nu Skin, USANA, dan Young Living.

Singapura secara alami berada dalam kerangka aspiratif ini di mana reputasi, akses, dan kepemimpinan pengetahuan memperkuat pengalaman bermain dan penemuan yang bermanfaat.

Tidak mengherankan jika perusahaan – perusahaan terkemuka, termasuk perusahaan penjualan langsung, memilih Singapura untuk program insentif mereka, termasuk Nu Skin Korea Success Trip 2024, Sun Pharma Star Club Awards 2025, Amway Japan Leadership Seminar 2025.

Begitu pula untuk delegasi mendatang yang berjumlah 25.000 orang, yang akan menjadi acara pertemuan & perjalanan insentif terbesar di Singapura hingga saat ini.

Tingkatkan pengalaman Anda

Malam DJ pribadi di Southside Sentosa yang diadakan selama Sun Pharma Star Club Awards 2025, acara pertemuan dan insentif terbesar dari India hingga saat ini, yang membawa 6.100 delegasi ke Singapura. ( Foto: Singapore Tourism Board)

Menunjukkan bagaimana seharusnya acara ini diselenggarakan, kelompok Sun Pharma Star Club Awards 2025 yang berjumlah 6.100 orang disuguhi program yang tak terlupakan dengan latar belakang yang unik, di mana acara penghargaan yang mewah berlanjut ke pesta DJ hingga larut malam di lokasi luar ruangan Southside Sentosa.

Ini lengkap dengan atraksi bertema alam termasuk Bird Paradise, Singapore Zoo, dan Gardens by the Bay. Dengan acara pertemuan dan insentif terbesar dari India yang berlangsung dalam enam gelombang.

Para delegasi ditempatkan dengan nyaman di delapan hotel termasuk Swissôtel The Stamford Singapore, Orchard Hotel Singapore, Grand Copthorne Waterfront Singapore, JW Marriott Hotel Singapore South Beach, dan Sheraton Towers Singapore.

Seminar Kepemimpinan Amway Jepang, yang membawa 1.450 delegasi ke Singapura, juga memberikan penghargaan kepada para peserta berprestasi tinggi dengan hiburan tingkat lanjut.

Para delegasi dimanjakan dengan fasilitas VIP berupa penyewaan Universal Studios Singapore secara pribadi, diikuti dengan akses eksklusif ke Pantai Palawan di Sentosa yang menampilkan taman air terapung pertama di Singapura, Hydrodash, mini golf, dan tempat piknik.

Sementara itu, para delegasi yang menghadiri Nu Skin Korea Success Trip 2024 dimanjakan dengan resepsi makan malam yang menawan di Flower Field Hall, Gardens by the Bay, diikuti dengan akses eksklusif ke konservatori Flower Dome.

Hal yang membuat malam itu benar-benar tak terlupakan adalah pertunjukan cahaya dan suara pribadi yang memukau di Supertree Grove.

Para delegasi Seminar Kepemimpinan Amway Jepang 2025 menjalin keakraban di atas rintangan tiup di air di HydroDash di Pantai Palawan, Sentosa. ( Foto: Amway Jepang)

Kesejahteraan yang dilakukan secara alami di Singapura yang biofilik

Baik kesejahteraan merupakan pesan inti dari merek penjualan langsung atau pendorong budaya, tidak ada tempat yang lebih baik untuk merasakan alam dan kesejahteraan yang lebih tinggi daripada Singapura.

Sebagai model lama untuk desain perkotaan berkelanjutan, kota ini juga menduduki peringkat kedua di Asia-Pasifik dalam Indeks Keberlanjutan Destinasi Global 2025.

Lanskap atraksi Singapura yang terus berkembang melestarikan warisan uniknya, dengan produk-produk baru yang terus mengedepankan desain regeneratif, konservasi, dan pengelolaan kolaboratif dalam lingkungan perkotaan. Ini termasuk:

• Singapore Oceanarium: Melampaui sekadar akuarium. Bayangkan penyelaman kelompok yang membanggakan di perairan akuarium, atau jenis pengalaman imersi lainnya di mana stasiun multisensorik dan permainan membantu para delegasi menjelajahi pesisir dan mengungkap biaya sebenarnya dari polusi plastik.

• Cagar Alam Mandai: Baik itu pertemuan satwa liar di balik layar, pendakian kelompok, atau makan malam di gua, pengalaman di Rainforest Wild Asia penuh dengan peluang untuk belajar tentang keanekaragaman hayati dan konservasi.

Ditambah lagi, suite rumah pohon yang unik di Mandai Rainforest Resort by Banyan Tree memperkuat pengalaman keberlanjutan melalui desain, koridor keanekaragaman hayati, dan kemewahan berdampak rendah.

• Gardens by the Bay: Di dalam keajaiban dunia ini, pengalaman yang ditawarkan beragam, mulai dari tur pribadi ke konservatori alam dalam ruangan yang inovatif, hingga pemandangan spektakuler dari ketinggian di OCBC Skyway, atau bahkan pesta luar ruangan besar-besaran di The Meadow, ruang acara taman luar ruangan yang dapat menampung hingga 30.000 tamu.

Jelajahi dunia bawah laut dengan pengalaman menyelam kelompok di akuarium yang tak terlupakan. Kredit: Oceanarium, Resorts World Sentosa

Perencanaan yang mudah untuk semua

Mengingat ekosistem MICE Singapura yang komprehensif namun kompak, yang terdiri dari pemasok terpercaya yang mencakup berbagai DMC, hotel, atraksi, dan tempat acara, perencanaan perjalanan menjadi mudah terlepas dari ukuran kelompok.

Kota ini menawarkan berbagai pilihan akomodasi dan tempat makan yang tak tertandingi untuk kelompok besar di kawasan Marina Bay atau Orchard yang mudah diakses, dengan pilihan makanan India, halal, vegan, atau makanan khusus di berbagai tempat acara, hotel, dan atraksi.

Kemudahan perencanaan paling baik diilustrasikan melalui pengalaman nyata. Simak kisah perjalanan sukses Nu Skin Korea di Singapura:

Selain itu, pertimbangan keberlanjutan dapat diintegrasikan dengan mudah, didukung oleh ekosistem di mana lebih dari 73% stok kamar hotel, enam tempat acara MICE yang dibangun khusus, dan lebih dari 80% anggota Asosiasi Penyelenggara & Pemasok Konvensi & Pameran Singapura (Singapore Association of Convention & Exhibition Organisers & Suppliers) telah bersertifikasi keberlanjutan.

1.Manfaatkan Insentif Anda Sebaik-baiknya1.Singapura menonjol sebagai destinasi yang meningkatkan setiap aspek pengalaman. Baik tujuannya untuk memberi penghargaan kepada para pencapai terbaik dengan pengalaman yang menginspirasi, atau untuk memastikan pelaksanaan rencana perjalanan yang lancar dengan ROI tinggi dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan.

Kota ini adalah tempat di mana dana insentif dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk melipatgandakan hasil bagi para perencana, pemimpin, dan para penampil terbaik.

Yunani Pimpin Destinasi Wisata Terbaik Eropa 2026 dengan Dua Destinasi Pantai Unggulan

this formate

ATHENA, bisniswisata.co.id: Peringkat pariwisata Eropa 2026 telah menyoroti Yunani sebagai negara yang menonjol, dengan dua permata pantainya, Ano Koufonissi dan Avlemonas, meraih posisi luar biasa di antara dua puluh destinasi teratas di benua itu.

Yunani bergabung dengan negara-negara pariwisata terkemuka seperti Italia, Prancis, Spanyol, Turki, Siprus, dan Slovenia dalam daftar bergengsi ini, memperkuat dominasinya dalam lanskap pariwisata Eropa yang terus berkembang.

Ano Koufonissi, yang terletak di Cyclades, terkenal dengan perairan biru kehijauan yang jernih, pantai-pantai yang masih alami, dan pesona pulau yang santai yang menarik wisatawan yang mencari ketenangan dan keaslian.

Avlemonas, sebuah desa pesisir yang indah di pulau Kythira, memikat pengunjung dengan arsitektur bercat putih, teluk-teluk yang indah, dan tradisi lokal yang kaya.

Kedua destinasi tersebut mencerminkan meningkatnya permintaan akan pengalaman budaya yang mendalam dan pariwisata berkelanjutan di luar tempat-tempat wisata utama yang ramai.

Pengakuan ganda Yunani dalam peringkat 2026 menggarisbawahi fokus strategisnya dalam mempromosikan destinasi yang kurang dikenal sambil melestarikan warisan dan keindahan alam.

Dengan menggabungkan keanggunan pesisir dengan budaya Yunani yang otentik dan inisiatif perjalanan yang bertanggung jawab, negara ini terus memperkuat daya tarik pariwisatanya.

Seiring dengan semakin banyaknya wisatawan yang memprioritaskan perjalanan yang bermakna dan eksplorasi berkelanjutan, Ano Koufonissi dan Avlemonas menjadi contoh komitmen Yunani untuk membentuk masa depan pariwisata Mediterania.

Sukses M7 2026, Pemerintah Perkuat Ekosistem Gim Nasional dan Diplomasi Event Internasional.

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah sekaligus _runner-up_ M7 World Championship Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) 2026 menjadi pelecut semangat untuk memperkuat posisi sebagai pusat esports dunia.

Pemerintah pun berkomitmen mendukung pertumbuhan industri gim ini sebagai salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.

“Kami tidak hanya melihat dari sisi perkembangan industri ini secara umum, tetapi agar bagaimana produk dan ekosistem ini dapat dikembangkan secara lebih strategis dan berkelanjutan.” ujar Wamen Ekraf Irene Umar ketika menerima jajaran pegiat esports dari Moonton Games di Autograph Tower, Jakarta pada Rabu, 4 Maret 2026.

Selain itu, terdapat segmen penting dalam hubungan antarpemerintah (_government relations_), dengan kehadiran sejumlah ofisial dari luar negeri yang turut menghadiri acara. Ke depan, koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri juga akan diperkuat untuk mendukung diplomasi event internasional, ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ekraf Irene menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak semata melihat pertumbuhan industri dari sisi popularitas dan skala pasar, melainkan bagaimana produk serta ekosistemnya dapat dibangun secara strategis dan berkelanjutan.

Terlebih, perkembangan industri esports di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat positif.
Selain didukung oleh jumlah populasi muda yang besar dan penetrasi internet yang tinggi, ekosistemnya juga kian matang.

Mulai dari pengembang gim, penyelenggara turnamen, tim profesional, kreator konten, hingga pelaku usaha pendukung seperti event organizer dan penyedia teknologi.
Rantai nilai ini membuka peluang ekonomi yang luas dan berkontribusi pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Dampak ekonomi dari penyelenggaraan M7 di Solo menjadi contoh konkret. Dalam kurun waktu satu bulan, ajang tersebut mencatat nilai investasi hampir US$4 juta.

Dari sisi ketenagakerjaan, sekitar 2.200 orang terlibat, mencakup tenaga keamanan hingga seluruh tim operasional acara.

Angka ini menunjukkan bahwa event esports berskala global mampu menciptakan lapangan kerja secara langsung maupun tidak langsung dalam waktu relatif singkat.

Partisipasi internasional juga memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan devisa. M7 diikuti oleh 22 tim dari berbagai negara dengan kehadiran 35 ofisial mancanegara.

Penjualan tiket kepada penggemar luar negeri tercatat melampaui US$15.000 dolar dalam periode penjualan, mencerminkan tingginya minat global terhadap event di Indonesia.

Setiap tim rata-rata membawa sekitar 30 orang, termasuk pemain, pelatih, manajemen, dan kru pendukung, yang secara langsung meningkatkan angka kunjungan wisatawan mancanegara.

“Peran kami di kementerian bukanlah untuk mengambil alih bisnis, melainkan menjadi fasilitator yang mempertemukan para pihak agar kolaborasi berjalan efektif dan saling menguntungkan “ ujar Irene.

Kami memiliki industri gim dan kreator lokal yang perlu terus didorong. Ekosistem pengembang gim di Indonesia terdiri dari berbagai kelompok dengan karakteristik berbeda, dan semuanya memiliki potensi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, tegasnya.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan event internasional seperti M7 memperlihatkan bahwa industri gim dan ekonomi kreatif memberikan kontribusi nyata terhadap investasi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pariwisata, serta penguatan posisi Indonesia di panggung global.

Ke depan, sinergi lintas kementerian, pelaku industri, dan mitra internasional yang berbasis pada data dan perencanaan strategis akan menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi besar subsektor gim sebagai pilar baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Hadir dalam pertemuan tersebut Cherry selaku Vice President MOONTON Games, Dylan Chia sebagai Head of SEA Esports MOONTON Games, Rose sebagai Head of ID Publishing team MOONTON Games, dan Martinus Manurung sebagai Head of Esports BD Indonesia MOONTON Games.