JAKARTA, bisniswisata.co.id: Hong Kong terus memperkuat fasilitas yang ramah bagi wisatawan Muslim. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pilihan makanan halal, fasilitas tempat ibadah, hingga berbagai layanan wisata yang lebih inklusif.
“Kepercayaan wisatawan dari Indonesia dan Asia Tenggara memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik di Hong Kong. Hal ini mendorong kami untuk terus memperkenalkan budaya yang kaya serta pengalaman wisata yang semakin beragam,” kata Liew Chian Jia, Direktur Regional Asia Tenggara Hong Kong Tourism Board.
Kamis, 5 Maret 2026, Hong Kong Tourism Board mengadakan acara “Hong Kong Tourism Board Ngabuburit & Buka Puasa Bersama 2026 bersama para operator perjalanan dan kalangan pers di Hotel Double Tree by Hilton.
Dia mengatakan kunjungan wisatawan Indonesia ke Hong Kong mencapai 382.000 orang sepanjang tahun lalu.
Hong Kong mendapat pengakuan sebagai destinasi wisata yang semakin ramah bagi wisatawan Muslim.
Pengakuan tersebut tercermin dari peningkatan posisi Hong Kong dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) dan sejumlah penghargaan pariwisata halal internasional.
Pada Halal in Travel Awards 2025, Hong Kong meraih penghargaan Most Promising Muslim-friendly Destination of the Year. Berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, Hong Kong juga menempati peringkat:
#1 dalam kategori Muslim-friendly Accessible Travel untuk destinasi non-OIC (Non-Organisation of Islamic Cooperation)
#2 dalam kategori Safety for Muslim Women Travelers untuk destinasi non-OIC
#3 secara keseluruhan sebagai Muslim-friendly Destination di antara destinasi non-OIC.
Hingga Maret 2026, terdapat 59 hotel di Hong Kong yang telah memperoleh akreditasi ramah Muslim dari CrescentRating, serta 195 restoran halal dan Muslim-owned yang diakreditasi oleh Incorporated Trustees of the IslamicCommunity Fund of Hong Kong.
Untuk mendukung perencanaan perjalanan wisatawan Muslim, HKTB juga telah menghadirkan Jelajah Hong Kong Muslim Guide dalam Bahasa Indonesia yang memuat informasi lengkap mengenai restoran halal, fasilitas ibadah, hingga aktivitas wisata ramah Muslim di Hong Kong.

Ayudia, Liew Chian Jia, Raden Anik dan Indra Herlambang usai presentasi acara Ngabuburit
Raden Anik dan Ayudia Chaerani berbagi pengalaman mereka tentang penawaran dan rekomendasi ramah Muslim di Hong Kong dari perspektif keluarga dan Gen Z dalam sharing session yang dibawakan oleh Indra Herlambang pada acara itu.
Menurut Liew Chian Jia, Direktur Regional Asia Tenggara Hong Kong Tourism Board, pelaku pariwisata di Hong Kong mulai meningkatkan layanan ramah bagi wisatawan Muslim. Beberapa hotel dan pusat konvensi juga menyediakan fasilitas yang mendukung kebutuhan wisatawan Muslim.
Salah satunya datang dari hotel Kowloon Shangri-La yang menghadirkan kembali buffet makan malam Ramadhan.Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner yang nyaman bagi wisatawan Muslim selama bulan Ramadhan.
Liew juga berharap berbagai upaya meningkatkan layanan dapat semakin menarik minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Hong Kong.
Hong Kong Tourism Board juga menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan dari Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
“Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan berbagai mitra untuk mempromosikan Hong Kong sebagai destinasi liburan yang menyenangkan bagi wisatawan Muslim dari Indonesia dan Asia Tenggara,” tuturnya.










