JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perusahaan penerbangan Maskapai berbiaya rendah yang merupakan bagian dari Singapore Airlines yaitu Scoot Airlines memberikan kejutan dengan kampanye Sambal si Petualang.
Chief Commercial Officer at Scoot, Calvin Chan mengatakan Scoot memiliki semangat untuk menghubungkan perjalanan masyarakat dan budaya serta menembus batasan.
Oleh karena itu mengangkat sambal—ikon kuliner yang tak terpisahkan dari keseharian masyarakat Indonesia—maka lahirlah kampanye ini dengan pendekatan kreatif yang dekat dengan budaya lokal.
“kampanye ini sebagai bentuk apresiasi Scoot terhadap kekayaan budaya kuliner Indonesia. Kami ingin pelanggan dari Indonesia tetap bisa merasakan sentuhan rumah ke mana pun mereka bepergian,” kata Calvin Chan.
Perjalanan adalah tentang spontanitas dan momen berkesan, dan kami senang dapat bekerja sama dengan Liunic untuk menghadirkan elemen akrab tersebut dalam bentuk yang menyenangkan, ungkapnya di Jakarta, Kamis lalu.
Bagi sebagian besar orang Indonesia, tidak ada makan yang benar-benar lengkap tanpa sambal. Kebiasaan inilah yang menjadi inspirasi Scoot dalam menciptakan kampanye “Sambal si Petualang”, mengajak pelanggannya membawa “rasa rumah” ke mana pun mereka terbang.
Kampanye ini digarap bersama ilustrator dan seniman visual asal Jakarta, Martcellia Liunic, berwajah imut berusia 30 tahunan yang dikenal dengan karakter warna-warni, playful, dan bergaya handmade.
Kolaborasi ini menghasilkan rangkaian aksesori perjalanan edisi terbatas yang bukan hanya lucu dan fungsional, tapi juga memungkinkan pelanggan membawa sambal kemasan saat bepergian.
Tiga aksesori perjalanan pun dihadirkan: Captain Sambal, Travelling Chili, dan Carry-on Buddy. Seluruhnya memuat ilustrasi khas Liunic dan dilengkapi kompartemen resleting sehingga sambal kemasan dapat dibawa dengan rapi serta aman.
“Sebagai orang Indonesia dan pecinta sambal, ini kolaborasi yang sangat personal. Kami menjadikan sesuatu yang sehari-hari menjadi aksesori yang fun dan tetap fungsional,” ujar Liunic saat makan siang bersama.
Menurut dia, proses kreatif plus transformasi dari gambar menjadi suvenir cukup satu setengah bulan.. Setelah itu dari akhie Desember lalu kantornya penuh dengan box berisi tiga aksesori perjalanan itu.
Aksesori edisi terbatas ini dikemas dalam konsep blind box, menambah elemen kejutan bagi para pelanggan. Blind box dapat ditukarkan dengan menunjukkan boarding pass Scoot di bandara Jakarta, Surabaya, Medan dan Yogyakarta. Mulai Mei hingga Juli 2026, kata Calvin.
Aksesori perjalanan edisi terbatas ini akan dikemas dalam konsep blind box dan dapat ditukarkan oleh pelanggan Scoot di beberapa bandara di Indonesia, seperti di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Juanda Surabaya, dan Yogyakarta International Airports (YIA).
Pelanggan penerbangan maskapai Scoot yang berangkat dari bandara – bandara tersebut dapat menukarkan blind box dengan menunjukkan boarding pass di lokasi yang telah ditentukan pada periode berikut:
*Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta: 14 Mei 2026 – 10 Juni 2026.
*Bandara Internasional Juanda, Surabaya: 18 Juni 2026 – 24 Juni 2026.
*Bandara Internasional Yogyakarta: 18 Juni 2026 – 24 Juni 2026.
*Bandara Internasional Kualanamu, Medan: 25 Juni 2026 – 8 Juli 2026.
Selain itu, Scoot juga memberangkatkan sejumlah travel content creator Indonesia ke berbagai destinasi untuk memperkenalkan kampanye ini sekaligus memperluas awareness di kalangan pelancong muda.
Dengan memanfaatkan ikon budaya populer seperti sambal dan menggandeng talenta kreatif lokal, Scoot menghadirkan pengalaman yang lebih personal, relevan, dan dekat dengan identitas masyarakat Indonesia.
Kampanye ini bukan hanya tentang aksesori, tetapi juga tentang menghadirkan sepotong “rumah” di setiap perjalanan. Calvin Chan mengaku puas dengan respons undangan media dan kalangan komunitas backpakers yang memuji pilihan sambal dalam dompet aksesori perjalanan yang dinilai pilihan tepat produk sambal berkualitas yaitu brand Belibis.
Melayani rute ke Indonesia sejak 2009, Scoot berencana membuka rute penerbangan langsung dari Sinagpura ke Pontianak pada Juni 2026 nanti. Sebelumnya, Scoot juga baru membuka penerbangan langsung ke Belitung.
“Pontianak terletak di Kalimantan. Ini akan menjadi opsi lain setelah sebelumnya Scoot sudah ada di Balikpapan dan (pembukaan rute baru) dapat membuka destinasi yang lebih beragam bagi para pelancong,” kata Calvin Chan, Chief Commercial Officer Scoot.
Pembukaan rute ke Pontianak membuat rute penerbangan Scoot ke Indonesia akan bertambah menjadi 17. Rute sebelumnya Scoot sudah ada di Jakarta, Denpasar, Labuan Bajo, Lombok, Kertajati, Makassar, Manado, Medan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.
Pontianak merupakan kota di Kalimantan Barat yang terletak tepat di garis khatulistiwa dan merupakan rumah bagi Tugu Khatulistiwa. Kota tepi sungai yang kaya budaya ini terletak di sepanjang sungai terpanjang di Indonesia, Sungai Kapuas, dan dikenal sebagai surga kuliner.
Di tahap pertama pembukaan ke Pontianak, Scoot akan mengoperasikan penerbangan tiga kali seminggu. Jumlah ini berpotensi bertambah jika okupansi naik signifikan.
Bahkan sebelumnya Scoot sudah mengumumkan akan menambah jumlah penerbangan pada musim liburan sekolah ke sejumlah destinasi wisata unggulan pada April kemarin dan Juni nanti. Beberapa tujuan yang ditambah adalah Jakarta, Bali, Lombok, Manado dan Labuan Bajo.










