Pelayaran Islamik 51.0, Perjalanan Unik Sekaligus Tadabur Alam

this formate

Indonesia Halal Lifestyle Center ( IHLC) mengikuti pelayaran Islami Cruise dari 4 -7 Desember 2024. Berikut laporan Bobby Naedi

 

PORTKLANG, bisniswisata co.id: IslamiCruise®, sebelumnya dikenal sebagai Kembara U.K.E atau Pelayaran U.K.E, program pelayaran bertema Islami pertama di dunia yang diluncurkan pada Agustus 2014.

Program ini menawarkan pengalaman perjalanan unik yang menggabungkan pengayaan spiritual dengan kenyamanan pelayaran mewah, dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim yang mencari liburan sesuai syariah. 

Sejarah dan Latar Belakang

Didirikan oleh Intratama Travel Consultant & Tours Sdn Bhd, IslamiCruise® memulai perjalanan perdananya pada Agustus 2014 dengan Pelayaran Islamik 1.0, menarik 792 peserta.

Penumpang datang dari berbagai negara seperti Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Thailand. Sejak itu, program ini telah menyelenggarakan lebih dari 50 seri pelayaran, melayani lebih dari 9.000 pelanggan di seluruh dunia.

Fasilitas dan Layanan;

•Akomodasi: Menawarkan berbagai jenis kabin, mulai dari kabin dalam hingga suite mewah dengan balkon, yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan anggaran penumpang.

•Katering Halal: Semua makanan dan minuman yang disajikan di atas kapal memenuhi standar halal, memastikan kepatuhan terhadap hukum diet Islam.

•Aktivitas Onboard: Penumpang memiliki akses ke berbagai fasilitas kapal seperti kolam renang, pusat kebugaran, dan tempat hiburan. Selain itu, IslamiCruise® menyelenggarakan kegiatan eksklusif seperti Forum Musik, Konser Terapung, Qiyamulail, ceramah Islam, dan sesi bersama ulama terkemuka.

•Paket Sailor IslamiCruise®: Setiap tamu menerima paket khusus yang berisi sajadah, tasbih, kompas kiblat, dan name tag.

Rute dan Destinasi

IslamiCruise® menawarkan berbagai rute pelayaran, termasuk perjalanan ke Halong Bay di Vietnam dan rencana perjalanan ke Jeddah, Arab Saudi, yang memungkinkan penumpang untuk melaksanakan Umrah atau tour ke Timur Tengah.

Komitmen terhadap Nilai-Nilai Islam

Dengan mengintegrasikan praktik dan nilai-nilai Islam ke dalam setiap aspek perjalanan, IslamiCruise® memastikan bahwa penumpang dapat menikmati liburan mewah sambil tetap memenuhi kewajiban keagamaan mereka.

Halal tourism ini merupakan inisiatif ini mencerminkan dedikasi IslamiCruise® dalam menyediakan pengalaman perjalanan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

Melalui pendekatan inovatif ini, IslamiCruise® telah menetapkan standar baru dalam industri pariwisata halal ( halal tourusm), menawarkan pengalaman yang memperkaya spiritualitas dan kenyamanan bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Le Grande Bali, Hotel di Tengah Hamparan Rumput yang Andalkan Sport Tourism.

this formate

ULUWATU, bisniswisata.co.id: Pangling tepatnya saya benar-benar tidak mengenal lagi tampilan mewah dari hotel di tengah hamparan rumput dan taman-tamannya yang asri saat memasuki hotel yang pernah saya kunjungi sekitar tahun 2009 lalu.

Hotel Le Grande, Pecatu, Bali benar-benar menjadi hotel tempat tamu-tamunya memanjakan diri dengan kegiatan sport di sekelilingnya. Setelah dari lobby lalu menuruni tangga, saya bertemu dengan beragam komunitas bule yang tengah asyik bersantap di restoran, nyemil-nyemil makanan ringan atau minum-minum sambil ngobrol.

Sambil duduk di restoran, mata sejauh memandang melihat hamparan lapangan golf yang luas di seberang kolam renang berbatas pagar tanaman.

Sementara aktivitas tamu-tamu yang menikmati kolam bercengkrama dengan pasangan maupun anggota keluarganya juga memberikan pemandangan yang menyenangkan serasa memiliki ikatan rasa (bonding) dengan mereka.

“ Sport tourism memang menonjol di property kami ini. Mau main golf tinggal berjalan selemparan batu, mau seharian berada di kolam atau santai di pinggir kolam menikmati wisata kesunyian juga bisa,” ungkap Alwi Alatas, COO atau Chief Operating Officer Le Grande Hotel sambil berjalan mengitari taman-taman seputar hotel.

Wisata kesunyian yang diucapkannya membuat saya terkekeh-kekeh, boleh juga tuh istilahnya dan Alwi menanggapinya dengan serius karena banyak tamu yang datang benar-benar tidak keluar hotel untuk berwisata kecuali duduk di seputar kolam renang.

Sekedar leyeh-leyeh di kabana depan kolam renang, baca buku atau menikmati makan siang, afternoon tea bahkan bisa dinner floating di kolam renang.

Alwi kerap menyapa rombongan tamu-tamunya yang menenteng tas golf untuk masuk kamar dan kamipun kemudian menikmati keseruan dua pasang tamu yang sedang bermain tenis di teduhi matahari jam lima sore.

Alwi Alatas  ( tengah, duduk) bersama tim bisniswisata.co.id

Mau main tennis tinggal ke lapangannya yang hanya beberapa meter dari kolam dan lokasinya juga bersebelahan dengan lapangan golf. Mereka yang berlatih bukan hanya tamu yang menginap di hotel itu tetapi juga dari hotel lain.

Kalau disebut Golf Resort tampaknya pas diberikan kepada Le Grande dengan fasilitas hotel bintang 5 di kawasan Pecatu Indah Resort, Bali. Namun sapaan itu diberikan bukan hanya karena letaknya yang tepat berada di tengah-tengah lapangan golf, tapi karena konsep sustainable tourism yang ramah alam.

Meski antara hotel dan pengelola lapangan golf berasal dari dua perusahaan berbeda, namun dari awal enggagement New Kuta Golf yang kini di pimpin oleh Darma Mangkuluhur, anak Tommy Soeharto dan Tata dengan Le Grande, hotel mandiri milik pengusaha nasional tampak sangat berjodoh dan saling melengkapi.

“ Sebagai golf resort, tentu Le Grande Hotel dibangun untuk para pecinta golf dan keluarganya. Di area itu mereka dapat bermain golf di lapangan golf 18 hole sepuasnya. Lelah memasukkan bola golf dari satu lubang ke lubang lain.

Dulu, mereka bisa pulang untuk berendam di kolam jacuzzi di taman di dalam unit.Tapi sekarang kolam Jaguzzi sudah kami tutup, kamar-kamar lebih banyak menghadap lapangan golf atau kolam renang,” kata Alwi.

Pasca COVID-19, kamar-kamar memang di tata ulang, 70 kamar pertama harus dilakukan renovasi besar-besaran dan banyak mengalami perbaikan. Setelah itu seiring masuknya kembali wisatawan asing dengan tidak ada lagi pembatasan akibat pandemi itu, kamar-kanar lain dari 200 an kamar juga diperbaiki.

“ Kita harapkan situasi ekonomi bisa stabil karena furniture kamar juga tahun 2025 seluruhnya akan diganti,” kata Alwi yang mensyukuri selama Covid hotelnya tidak pernah benar-benar tutup total sehingga para karyawan terselamatkan dari PHK.

Management Le Grande adalah perusahaan lokal dan memulai bisnisnya di negara-negara di Eropa Timur. Salah satu properti yang dikelolanya, berada di Republic of Uzbekistan.

Kini, hamparan rumput hijau padang golf yang luas menyatu dengan pepohonan dan tanam-tanaman yang tumbuh di situ. Beberapa unsur Bali seperti wantilan gazebo yang dijadikan kabana dengan desain yang lebih modern dan sederhana terlihat di beberapa sudut kolam renang.

Demikian juga dengan water feature dari batu yang mengeluarkan suara gemericik. Le Grande yang dibangun di atas tanah seluas 2,6 hektar yang dimiliki penuh oleh PT. Graha Albros. Bentuk tanahnya sendiri hampir seperti gitar, kecil di depan besar di belakang.

          Gerbang lobby yang eyes catching

Hotel terdiri dari empat bangunan utama memiliki 190 kamar, 2 Presidential Suite, diantaranya ada 12 kamar suite dengan dua tempat tidur, masing-masing seluas 146 meter persegi.

Ada 46 suite dengan satu tempat tidur dengan luas 122 meter persegi, 10 kamar deluxe akses langsung ke kolam renang dan 44 kamar dengan pemandangan kolam semua kamar deluxe luasnya 46 per meter persegi. Untuk kamar deluxe ada 76 kamar yang memiliki balkon.

“ Ciri khas Le Grande kamarnya luas-luas dan di tower kamar deluxe ada kolam sendiri yang dibuka jam 7 pagi hingga jam 6 sore dan juga ada kolam anak-anak,” ungkap Alwi Alatas.

Fasilitas lainnya adalah Grande Cafe Restaurant yang buka dari jam 7.00 pagi hingga jam 11 malam, pool bar mukai jam 10 pagi sampai jam 11 malam, Gym juga begitu mulai jam 7 pagi hingga jam 11 malam dan Spa beroperasi dari jam 10 pagi hingga jam 5 sore.

Hotel yang semula dikonsep sebagai kondominium tropis modern ini terletak tepat di tengah lapangan golf yang luas, New Kuta Golf Course sehingga hampir semua unit Le Grande dilengkapi dengan storage, tempat tamu atau pemilik meletakkan stick golf.

Hal Ini memudahkan mereka, para pecinta olahraga golf saat akan datang berwisata ke Bali. Mereka tak perlu membawa-bawa perlengkapan golf yang berat dari rumah atau negara asal.

Kedekatan managemen dengan negara-negara di Eropa Timur, Timur Tengah, Australia, Spanyol, Amerika Serikat serta tetangga Malaysia berdampak baik pada occupancy dan rate hotel Le Grande. Week-end selain wisatawan lokal, tamu-tamu yang datang menginap kebanyakan berasal dari negara seperti Rusia, Arab, India, Amerika Serikat dan Australia.

             Hotel di tengah lapangan golf

Hotel kelas atas yang merupakan bagian dari Pecatu Indah Resort ini berjarak 8 menit berjalan kaki dari Klub Golf New Kuta, 2 km dari Pantai Dreamland, dan 11 km dari Pura Uluwatu di atas tebing. Selain olahraga di darat, hotel ini juga dicintai para surfer berkelas apalagi akses ke berbagai tempat hiburan lainnya dekat.

Ada Savaya Bali Day Club. Savaya terletak di antara surga hutan belantara dan tebing batu kapur yang menjulang tinggi di atas keajaiban alam yang menakjubkan 100 meter di atas Samudra Hindia.

Klub Pantai El Kabron, tempat bersantap di tepi laut dengan hidangan laut segar, tiram, lobster, koktail, sangria, paella & steak denganpemandangan matahari terbenam terbaik di dunia

Klub Pantai TT atau Tropical Temptation Beach Club, tempat keanggunan bertemu kegembiraan. Jelajahi pantai yang disinari matahari, air sebening kristal, suasana semarak yang akan memikat indra Anda dan ditambah arsitektur yang estetis.

Pura Luhur Uluwatu juga masih di kawasan ini yang merupakan salah satu tempat terbaik di pulau ini untuk menikmati matahari terbenam, dengan pemandangan langsung menghadap Samudra Hindia yang indah dan pertunjukan tari Kecak setiap hari.

Arsitektur Bali, gerbang yang dirancang secara tradisional, dan patung-patung kuno menambah daya tarik Pura Uluwatu. Hanya 30 menit berkendara dari hotel.

Pantai Dreamland, merupakan salah satu kumpulan pantai tersembunyi di Bali, hamparan pasir putih yang tersembunyi di balik tebing kapur yang berjejer di sepanjang garis pantai terjal Semenanjung Bukit selatan. Lokasinya hanya 5 menit berkendara dari hotel. Tersedia layanan antar-jemput gratis terjadwal.

Untuk lokasi pantai juga ada Pantai Padang Padang yang menjadi salah satu tempat selancar paling terkenal di Bali, terletak di pantai barat laut Semenanjung Bukit di pulau ini.

Pantai ini memiliki suasana yang eksotis
hamparan pasir sepanjang seratus meter yang sangat menakjubkan dapat diakses melalui tangga, melalui batu berongga yang unik sebagai pintu masuk. Hanya 30 menit berkendara dari hotel.

Le Grande Bali memang banyak membuka peluang bagi event organizer untuk membuat berbagai kompetisi di deretan pantai yang dinikmatinya dengan mengedepankan sport tourism. Berani menerima tantangan ?

Nusa Ceningan: Adik Kecil Pulau Bali yang Suka Bertualang

this formate

KLUNGKUNG, bisniswisata.co.id: Ingin liburan di pulau yang memadukan petualangan tak terlupakan dengan ketenangan yang menenangkan jiwa? Tidak perlu mencari lebih jauh lagi selain Nusa Ceningan, pulau saudara Bali yang hanya berjarak tempuh singkat.

Tidak seperti Nusa Lembongan yang fokus pada penyelaman, Nusa Ceningan melayani para pencari sensasi dan pencari ketenangan, menawarkan pemandangan tebing yang menakjubkan, aktivitas yang memacu adrenalin, dan teluk tersembunyi yang sempurna untuk relaksasi.

 

Pemandangan Tebing dan Garis Pantai yang Dramatis

Ciri khas Nusa Ceningan adalah lanskapnya yang dramatis. Bayangkan tebing-tebing yang menjulang tinggi yang diukir oleh ombak laut yang tak henti-hentinya, menciptakan latar belakang yang menakjubkan untuk petualangan Anda di pulau.

Pulau ini cukup kecil untuk dijelajahi dalam sehari, dengan sudut pandang yang indah seperti Blue Lagoon yang menawarkan pemandangan panorama yang akan membuat Anda tak bisa berkata-kata.

Pacuan Adrenalin: Berselancar, Ziplining, dan Lainnya

Bagi mereka yang suka sedikit petualangan, Nusa Ceningan adalah taman bermain. Tempat selancar kelas dunia seperti Mahana Point menarik peselancar dari seluruh dunia, sementara pemula dapat mengambil pelajaran di sekolah selancar terdekat.

Merasa perlu sensasi yang berbeda? Terbanglah di atas pulau dengan tali luncur yang menakjubkan, rasakan keindahan pulau dari perspektif yang sama sekali baru.

Pantai Rahasia dan Teluk Tersembunyi

Namun, Nusa Ceningan bukan hanya tentang adrenalin. Di sekitar pulau ini terdapat teluk tersembunyi dengan pantai berpasir putih bersih dan air biru kehijauan yang jernih.

Pantai Rahasia, yang dinamai sesuai dengan lokasinya yang terpencil, merupakan surga untuk bersantai, sementara Pantai Kelingking menawarkan pasir vulkanik hitam yang dramatis dan tebing yang menjulang tinggi, sempurna untuk mengambil foto yang tak terlupakan.

Ukuran Nusa Ceningan yang kecil menjadikannya tempat yang sempurna untuk menjelajahi pulau-pulau di sekitarnya. Seberangi Jembatan Kuning yang ikonik untuk menemukan tempat menyelam kelas dunia di Nusa Lembongan atau Naik perahu untuk melihat ikan pari manta yang megah di Nusa Penida.

Meskipun menawarkan petualangan, Nusa Ceningan juga menawarkan tempat untuk bersantai. Studio yoga yang terletak di tebing menyediakan tempat untuk bersantai dan terhubung kembali dengan diri Anda sambil menikmati pemandangan laut yang menakjubkan.

Manjakan diri dengan pijat tradisional Bali atau sekadar bersantai di tepi kolam renang pribadi di akomodasi tepi pantai Anda, sambil menikmati suara debur ombak yang menghantam tebing.

Nusa Ceningan menawarkan perpaduan unik antara petualangan dan relaksasi, yang ditujukan bagi berbagai wisatawan. Baik Anda peselancar berpengalaman, penggemar yoga, atau sekadar mencari pelarian di pulau yang indah, Nusa Ceningan menjanjikan pengalaman yang akan membuat Anda merasa gembira dan segar kembali.

Jadi, kemas pakaian renang, jiwa petualang, dan kamera Anda, serta temukan keindahan tersembunyi dan kemungkinan tak terbatas yang menanti di Nusa Ceningan, permata tebing Bali.

Menuju Nusa Ceningan:

Nusa Ceningan tidak dapat diakses langsung melalui pesawat. Sebagian besar wisatawan mencapai pulau ini melalui jembatan dari Nusa Lembongan atau dengan perahu dari Pantai Sanur di Bali. Berikut perkiraan waktu tempuh:

  • Jembatan Kuning (dari Nusa Lembongan): Perjalanan singkat dan indah selama 10 menit.
  • Kapal dari Pantai Sanur: Sekitar 45 menit hingga 1 jam, tergantung pada kondisi laut.
Jembatan Kuning yang ikonik adalah jembatan sempit yang menghubungkan Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Dikenal juga sebagai ‘Jembatan Cinta’, jembatan ini menarik banyak wisatawan asing yang berbondong-bondong ke pantai untuk berfoto-foto. (Foto oleh: Taylan Alpan)

Tanah Lot, Pura Bali yang Megah di Laut Terbuka

this formate

TABANAN, bisniswisata.co.id: Bagi banyak orang, Tanah Lot melambangkan pulau Bali yang romantis. Tanah Lot berarti Tanah di Laut, nama yang sangat cocok untuk lokasinya yang unik di lepas pantai. Siluet Pura Tanah Lot adalah salah satu fitur ikonik Bali yang paling populer.

Dilansir dari indonesia.travel, bayangkan gambaran sebuah pura Bali yang bertengger tinggi di atas batu, menghadap ke lautan luas. Dengan deburan ombak di bawah dan warna dramatis langit senja sebagai latar belakang, disinari oleh matahari yang perlahan menghilang.

Tanah Lot terletak di Tabanan, hanya sekitar 30 km dari Denpasar. Pura ini terletak sekitar 300 meter dari lepas pantai. Sejarah Pura Tanah Lot diyakini berasal dari abad ke-16, oleh Dang Hyang Nirartha, seorang tokoh agama yang dihormati di Bali.

Dang Hyang Nirartha dikatakan sebagai orang yang menciptakan sistem tiga pura di desa-desa Bali. Ia menetapkan rencana tapak bahwa pura yang dibangun di bagian utara desa akan diperuntukkan bagi Brahma, bagian tengah untuk Wisnu, dan sisi selatan untuk Siwa.

Saat bepergian di sepanjang pantai selatan Bali, ia melihat pulau batu kecil dan memutuskan untuk bermalam. Batu itu dikenal sebagai Gili Beo, yang berarti batu berbentuk burung, yang terletak di desa Beraban.

Dia kemudian merasakan pencerahan, bahwa ini adalah tempat suci untuk membangun tempat suci. Pemimpin Beraban marah dan memerintahkan orang-orang untuk mengusir Danghyang Nirartha dari Gili Beo.

Dalam mitologi Bali, Dang Hyang Nirartha dikenal sebagai seorang pria dengan kekuatan supranatural yang luar biasa. Jadi dia memindahkan seluruh pulau batu ke laut, membangun sebuah pura dan menamainya Tanah Lot.

Seluruh desa Beraban tercengang dan kemudian bergabung untuk mengikuti kepercayaannya. Pura Tanah Lot dibangun untuk memuja Bhatara Segara, atau Dewa Laut.

Untuk melindungi pura, dengan kekuatannya yang luar biasa, dia menciptakan ular berbisa dari selempangnya. Ular laut diyakini hidup di dasar pulau berbatu ini, untuk menjaga pura dari pengganggu jahat.

Saat ini, sebagai salah satu pura laut yang paling banyak difoto di Bali, Anda akan menemukan banyak toko seni yang menawarkan kerajinan tangan lokal selain produk lokal khas lainnya di pintu masuk menuju Tanah Lot.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Tanah Lot adalah selama Odalan, yang dirayakan setiap 210 hari. Ritual ini biasanya berlangsung di dekat perayaan Galungan dan Kuningan pada hari suci yang dikenal sebagai Buddha Cemeng Langkir.

Pada hari ini Anda akan melihat barisan wanita Bali dengan anggun membawa sesaji di kepala mereka untuk berdoa di Pura Tanah Lot. Kawasan wisata Tanah Lot di dekat batu karang ini dikelola dengan sangat baik untuk pengunjung.

Di sana terdapat area parkir, toilet, toko seni, restoran, hotel, panggung terbuka, pusat informasi wisata, serta layanan keamanan dan keselamatan.

Di sini terdapat banyak restoran tempat Anda dapat menikmati sarapan atau makan siang yang lezat, sambil menikmati panorama. Rasakan ketenangan matahari tropis yang perlahan menghilang di balik cakrawala ke lautan lepas yang luas, pemandangan yang luar biasa untuk dikenang sepanjang hidup Anda.

Cara ke Sana

Tanah Lot terletak sekitar 30 km dari Bandara Ngurah Rai di Denpasar. Datang dari Denpasar melalui jalan raya utama dan tiba di kota Kediri, Anda pasti tidak akan melewatkan rambu besar di persimpangan utama yang mengumumkan belokan barat daya menuju Pura Tanah Lot. Untuk mencapai Pura Tanah Lot, Anda perlu menyeberangi daratan kering lalu mendaki bukit untuk mencapai lokasi Pura.

Di dalam area pura, Anda dapat berjalan-jalan dan menjelajahi lingkungan sekitar yang fotogenik. Meskipun terkenal dengan pemandangan matahari terbenamnya, Anda juga dapat mencoba datang pagi-pagi sekali, sehingga tidak terlalu ramai dan lebih berkesempatan untuk menikmati suasana pura yang tenang.

Ada juga beberapa pura yang dapat Anda kunjungi di sekitar Tanah Lot, yaitu Pura Pekendungan, Pura Batu Bolong, Pura Jero Kandang, Pura Enjung Galuh, dan Pura Batu Mejan.

Pura-pura ini memiliki berbagai legenda dan mitos yang mengitari akar sejarahnya. Ketika Nirartha meninggalkan desa Beraban, ia menganugerahkan keris khusus -bilah seperti senjata tradisional- kepada para pemimpin Beraban.

Keris Ki Batu Gajah dikatakan memiliki kemampuan untuk mengusir penyakit tanaman. Keris ini disimpan di Pura Pekendungan, sebelum sekarang disimpan dengan aman di Puri Kediri. Namun pada hari Odalan, keris Ki Batu Gajah selalu dilibatkan dalam upacara-upacara.

Pura Batu Bolong adalah pura laut luar biasa lainnya yang dibangun di atas tebing batu yang menjorok. Batu Bolong berarti “batu berlubang”, yang digambarkan dari karakteristiknya yang jelas. Pura ini dikatakan sebagai saudara kembar Tanah Lot, dengan banyak kesamaan di antara keduanya.

Terletak di Canggu, pura laut Batu Bolong adalah tempat lahirnya mata air suci. Banyak ritual dan upacara penting Bali diadakan di lokasi yang menakjubkan ini.

Pura Jero Kandang di Tabanan adalah pura yang ditujukan untuk mencari kesehatan dan perlindungan bagi ternak dan tanaman pertanian.

Pura Enjung Galuh adalah pura yang terkenal sebagai tempat untuk memuja Dewi Sri. Di sini, para penyembah berdoa untuk kesejahteraan dan kemakmuran. Pura Batu Mejan adalah lokasi Tirta Penglukatan, mata air suci yang diyakini dapat memurnikan kebahagiaan dari semua hal negatif.

Bali memang dikenal sebagai pulau dengan seribu pura. Luangkan waktu untuk menjelajah dan temukan mana yang menjadi tempat favorit Anda!

Alamat:

Jl.Raya Tanah Lot, Kawasan Pura Tanah Lot. Desa Beraban, Kediri, Beraban 82121

EKI Sosialisasikan Perlindungan Hukum dan Praktek K 3 Pemandu Wisata Alam

this formate

             Para peserta di Curug Aren Sentul

SENTUL, bisniswisata.co. id: Wilayah Indonesia selalu menghadirkan destinasi wisata alam yang tidak ada habisnya serta menjadi tempat favorit para wisatawan yang selalu mengingatkan untukmendatanginya meski dipelosok sekalipun.

Dibalik keindahan destinasi wisata alam harus pula disertakan dengan sumberdaya manusianya yang memiliki pengetahuan yang cukup untuk menikmati ataupun bagi pelaku wisata yang mengelola sumber daya alam tersebut.

Peningkatan kapasitas bagi pengelola maupun pemandu wisata alam terus dilakukan, saat ini Elang Khatulistiwa Indonesia berkolaborasi dengan berbagai pihak memberikan sosialisasi pentingnya perlindungan hukum dan kompetensi hagi seorang pemandu wisata.

Kolaborasi ini menghadirkan dari unsur Lembaga Pelatihan Kerja, Pengusaha, media masa, pelaku pariwisata, entertainment, pecinta hewan dan masyarakat, dengan tema Perlindungan Hukum dan Praktik K3 Pemandu Wisata Alam.

Sangat antusias peserta mengikuti acara tersebut ditempat yang sangat indah dan destinasi wisata alamnya yang beragam, dihadiri Doni, pemilik dan pengelola Curug Aren Sentul Forest Club Bogor Jawa Barat.

“Penguatan untuk mendukung kelembagaan melalui Peningkatan kapasitas pemandu wisata alam ini sampai saat ini belum pernah diadakan pelatihan maupun sertifikasi kepemanduan, ungkap pria yang kerab di sapa Om Doni.

Abby Traveler, pendiri lembaga EKI sekaligus nara sumber sosialisasi Pemandu Wisata Alam

Selain itu Narasumber dalam acara tersebut juga hadir Jurnalis senior yaitu Om Roffi sapaan akrabnya yang mensupport bahwa pentingnya sertifikasi kompetensi bagi para pemandu wisata di wilayah ini.

“Saya akan terus mendorong para pelaku wisata alam yang memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi untuk dilatih dan dibina hingga memiliki kompetensi sesuai dengan standar kompetensinya,” ujarnya.

Abby selaku founder Elang Khatulistiwa Indonesia terus bergerak dengan berbagai pelatihan maupun sosialisi anak bangsa agar dapat menjaga wilayahnya serta menjadi agen- agen bela negara dari sektor pariwisata.

Seorang enterainer yang juga pecinta hewan primata Ay Claudia juga berpartisipasi dan turut serta mendorong pelaku wisata agar memiliki pengetahuan yang cukup dan meningkatkan ekonomi yang mencukupi baik pengelola maupun pemandu wisata alamnya.

Lembaga Pelatihan Kerja Elang Khatulistiwa Indonesia ( EKI) terus berupaya bergandengan tangan dengan seluruh pihak terkait agar para pelaku dan Pemandu Wisata memiliki kompetensi dan mendapatkan perlindungan hukum dan ketenagakerjaan yang jelas, ungkap Andi Suka selaku sekretaris LPK EKI.

“Lembaga kami hadir untuk terus berupaya menjadi bagian yang menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja di sektor pariwisata alam khususnya yang memiliki tingkat risiko sedang dan tinggi,” tambah Andi.

Kearifan Lokal dan Kesuksesan di Industri Perhotelan

this formate

SEBAGAI seorang praktisi perhotelan dan pariwisata di Indonesia, saya Jeffrey Wibisono V.,  patut mengapresiasi pulau Bali yang memberi kesempatan saya untuk tumbuh dan berkembang di industri jasa layanan dinamis ini. Dengan hasil kinerja yang konsisten dan tak berkesudahan, saya “punya nama” sebagai praktisi sales & marketing perhotelan di Bali —salah satu pusat pariwisata dunia—, seorang profesional berlabel namakubrandku. Label, wujud utuh dari misi imagination, dedication and passion.

Dalam tiga tahun terakhir saya bekerja dan tinggal di Kabupaten Jember Jawa Timur. Di Kota Cerutu ini, saya mendapat tambahan ilmu, memperuncing praktek perhotelan dan pariwisata, bersentuhan dengan konsep pentahelix. Jember destinasi warm weather, warm people, masyarakat santun dengan kultur Pandalungan, didukung alam yang masih natural asri. Daya jual Jember adalah kekunoan-nya, industri peninggalan zaman kolonialnya masih aktif produktif,—big plantations,— plus aktifitas adventure —petualangan di alam bebas— dan rekreasi ekstrim sampai rekreasi kelas aman-nyaman untuk keluarga.

Saat ini saya merasa terpanggil untuk berbagi pemikiran dan pengalaman, terutama dalam menyelaraskan kearifan lokal Jawa —kaya perspektif global–, sebagai panduan “tambahan” bagi mereka yang ingin sukses di dunia hospitality.

Kearifan Lokal yang Abadi

Pitutur Jawa mengajarkan kita untuk senantiasa eling lan waspada (selalu ingat dan waspada) dalam setiap langkah kehidupan. Filosofi ini sangat relevan di dunia perhotelan, di mana perhatian terhadap detail dan kepekaan terhadap kebutuhan tamu adalah kunci.

Contoh, seorang hotelier yang sukses tidak hanya fokus pada pelayanan teknis, juga pada nuansa emosional dan pengalaman yang ditawarkan kepada tamu.

Dalam konteks ini, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri:

Small details make big differences.”

Ketika kita memberikan perhatian pada hal-hal kecil, seperti menyapa tamu dengan senyuman tulus atau memastikan kamar mereka benar-benar bersih, rapi, komplit, nyaman, itu adalah langkah-langkah kecil menuju kesempurnaan pelayanan. Keseimbangan lokal dan global dalam mengintegrasikan nilai-nilai luhur Jawa menjadi pendekatan unik untuk memberikan pelayanan terbaik di industri perhotelan dan pariwisata Indonesia.

Menghubungkan Etika Jawa dengan Etika Global

Adab dan tingkah laku dalam budaya Jawa, seperti prinsip andhap asor (rendah hati) dan tepa selira (tenggang rasa), memiliki relevansi universal. Di industri perhotelan, sikap rendah hati menciptakan hubungan harmonis, baik dengan tamu maupun rekan kerja. Sikap ini juga mendukung keberlanjutan karier seseorang dalam lingkungan yang kompetitif.

Secara global, sebagaimana kata pepatah Inggris:

Humility is not thinking less of yourself, but thinking of yourself less.

Kerendahan hati bukan berarti merendahkan diri, tetapi menempatkan kebutuhan orang lain sebagai prioritas. Kerendahan hati sebagai kunci kesuksesan.

Prinsip andhap asor dan pepatah seperti humility is not thinking less of yourself, but thinking of yourself less, menunjukkan bagaimana budaya lokal Jawa dapat mendorong terciptanya hubungan harmonis dengan tamu dan rekan kerja.

Motivasi untuk Generasi Baru

Generasi milenial, Gen Z, dan Alpha yang memasuki industri ini, perlu memiliki landasan motivasi “kepatutan” kerja. Memahami bahwa sukses tidak diraih hanya melalui ambisi besar, tetapi juga melalui konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai luhur komunitas setempat.

Dalam petatah-petitih Jawa, ada ungkapan alon-alon asal kelakon (pelan-pelan asal terlaksana). Maknanya, keberhasilan memerlukan kesabaran dan ketekunan. Namun, dunia modern menuntut kecepatan “tanpa” mengorbankan kualitas. Oleh karena itu, saya menambahkan perspektif global nilai alon-alon asal kelakon:

Patience in planning, speed in execution.

Maksudnya, rencanakan dengan sabar dan matang, tetapi bertindaklah cepat dan tepat ketika waktunya tiba.

Konsistensi dan kesabaran dalam proses ungkapan alon-alon asal kelakon, digabungkan dengan pendekatan modern patience in planning, speed in execution memberikan arahan kepada generasi muda untuk tidak hanya bermimpi besar tetapi juga menjalankan langkah-langkah kecil yang terukur dan konsisten.

Etika Universal sebagai Fondasi

Etika universal, seperti kejujuran, integritas, dan kerja keras, tetap menjadi fondasi dalam membangun karier di industri perhotelan dan pariwisata. Dalam budaya Jawa, kita diajarkan untuk aja dumeh (jangan sombong karena jabatan atau kekuasaan). Prinsip ini mengingatkan kita bahwa kesuksesan sejati adalah hasil kerja keras dan kerendahan hati, bukan hasil dari status yang disandang.

Hasil penerapan etika universal, tidak lekang oleh waktu dan sukses adalah hasil dari dedikasi, bukan status atau jabatan semata –ojo dumeh–.

Sebagai penutup, saya ingin berbagi refleksi,  pesan inspiratif yang menggambarkan perpaduan filosofi Jawa dan motivasi global:

Ngandel lan ngandel, percaya pada kemampuan diri sendiri dan percaya pada proses, karena di sanalah terletak kekuatan sejati untuk sukses.

Pesan untuk generasi baru – Ngandel lan ngandel relevan dijadikan pedoman hidup bagi siapa pun yang ingin meniti karier di industri hospitality. Kepercayaan pada diri sendiri dan proses menjadi pondasi kuat untuk menghadapi tantangan dinamisasi industri ini.

Mari bersama-sama kita wujudkan dunia industri hospitality dan pariwisata Indonesia yang tidak hanya berkelas dunia, tetapi juga kaya akan nilai-nilai universal kearifan lokal. Betapa pentingnya menyelaraskan kearifan lokal dengan perspektif global.

Semoga tulisan ini menginspirasi banyak orang untuk terus mengembangkan diri dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur, baik dalam skala lokal maupun global. Sukses selalu untuk Anda dalam membawa nama baik industri hospitality Indonesia ke tingkat dunia! * Jeffrey Wibisono V., Praktisi Perhotelan dan Pariwisata

Perkembangan Esport Dunia Dan Peluang Indonesia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perkembangan Esports Dunia yang telah berkembang pesat dalam satu dekade terakhir, menjadi salah satu industri hiburan paling menarik dan bernilai tinggi.

Pada tahun 2024, pasar esports global diperkirakan bernilai lebih dari US$1,9 miliar dengan basis penonton mencapai lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia. Beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan ini adalah:

1. Ekspansi Turnamen dan Liga
Event seperti The International (Dota 2), League of Legends World Championship, dan Valorant Champions menawarkan hadiah yang sangat besar, mencapai puluhan juta dolar.

Liga profesional regional dan internasional seperti Overwatch League dan Mobile Legends Professional League (MPL) juga menarik penonton global.

2. Dukungan Sponsor dan Perusahaan Teknologi.
Banyak perusahaan besar seperti Intel, Samsung, dan Red Bull aktif menjadi sponsor, sementara platform streaming seperti Twitch dan YouTube Gaming terus memperluas cakupan esports.

3. Integrasi Budaya Populer
Esports kini diakui sebagai bagian dari budaya populer, bahkan sudah dimasukkan dalam ajang olahraga internasional seperti Asian Games.

4. Diversifikasi Genre Game
Dari game PC seperti Dota 2 dan CS:GO hingga game mobile seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile, esports menjangkau berbagai segmen pemain.

Melihat potensi besar ini, Indonesia mendirikan PERENASI atau Pendidikan Bakat Esports Indonesia, yang bertujuan untuk menemukan, membina, dan mengembangkan bakat muda di dunia esports agar dapat bersaing di kancah internasional.

Apa Itu PERENASI atau Pendidikan Bakat Esports Indonesia ?

Dari laman  https://perenasi.ac.id,  maka organisasi ini adalah sebuah lembaga pendidikan yang didirikan dengan tujuan khusus untuk mengembangkan bakat generasi muda di bidang esports. Berbeda dari organisasi esports lain, PERENASI fokus pada pembinaan, pelatihan, dan pendidikan untuk para calon atlet esports di Indonesia.

Melalui program pendidikan ini, PERENASI bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan yang dibutuhkan di industri esports serta membina etika dan karakter para atlet. Karena lahirnya PERENASI merupakan salah satu langkah penting untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan teknis, mental, dan integritas yang dibutuhkan dalam kompetisi esports.

Untuk itu PERENASI berkolaborasi dengan Smite dan membangun Ekosistem Esports di Indonesia untuk memperkuat komunitas esports di tanah air, game MOBA Smite resmi berkolaborasi dengan Persatuan Esports Nasional Indonesia cabang Pusat.

Dari penelusuran di lamannya, perenasi.ac.id, terkuak kolaborasi lainnya dengan SMite agar kerja sama untuk mendukung pengembangan turnamen Smite di seluruh Indonesia. Harapannya menjaring lebih banyak talenta lokal.

PERENASI akan memberikan dukungan dalam penyelenggaraan kompetisi, pelatihan, dan event-event yang melibatkan pemain-pemain terbaik. Selain itu, kolaborasi ini akan memperkenalkan Smite kepada kalangan gamer yang lebih luas, serta meningkatkan popularitasnya di kancah esports nasional.

Knives Out, game battle royale yang tengah naik daun, baru-baru ini mengumumkan kolaborasi dengan Persatuan Esports Nasional Indonesia (PERENASI) cabang Pusat. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan partisipasi pemain Indonesia dalam kompetisi esports yang semakin berkembang.

PERENASI juga kolaborasi dengan penggemar untuk Gelar Turnamen Ultima VII: The Black Gate untuk memperkuat komunitas esports di Indonesia, Persatuan Esports Nasional Indonesia (PERENASI) cabang Pusat mengumumkan kolaborasi dengan para penggemar game klasik, Ultima VII: The Black Gate.

EA Sports FC Online jugap berkolaborasi dengan PERENASI untuk meningkatkan Esports di Indonesia sebagai upaya mengembangkan ekosistem esports di tanah air. Kerjasama ini bertujuan untuk menyelenggarakan berbagai turnamen dan program pelatihan bagi para pemain di Indonesia.

Peluang Esports di Indonesia

Indonesia memiliki potensi besar dalam industri esports berkat beberapa faktor a.l
pasar mobile gaming yang kuat dan menjadi
salah satu pasar mobile gaming terbesar di dunia. Game seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire memiliki basis pemain dan penggemar yang sangat besar.

Selain itu peningkatan infrastruktur digital karena dengan penetrasi internet dan smartphone yang terus meningkat, semakin banyak orang dapat mengakses dan mengikuti esports.

Begitu juga dengan dukungan pemerintah karena Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta PB ESI (Pengurus Besar Esports Indonesia), aktif mendukung esports sebagai cabang olahraga resmi.

Tentunya bakat lokal yang kompetitif juga diharapkan karena tim Indonesia seperti EVOS Legends, RRQ Hoshi, dan ONIC Esports telah meraih prestasi di turnamen internasional, menunjukkan kualitas pemain Indonesia.

Industri esports di Indonesia membuka peluang besar untuk pekerjaan baru, seperti streamer, caster, analis data, hingga pengembang game jadi punya potensi ekonomi yang tinggi pula.

Untuk itu komunitas yang kuat dari gamer dan esports di Indonesia dibutuhkan untuk pro-aktif baik di media sosial maupun platform streaming, menciptakan ekosistem yang subur untuk berkembangnya esports.

Namun, meski potensial, esports Indonesia menghadapi tantangan seperti kurangnya infrastruktur profesional di beberapa daerah, dukungan finansial yang terbatas untuk pemain baru, dan pendidikan tentang karir di esports.

Langkah strategis yang dapat diambil meliputi pengembangkan turnamen lokal untuk menemukan talenta baru, menyediakan program pelatihan bagi pemain dan staf pendukung serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas esports.

Dengan mengatasi tantangan ini, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat esports utama di Asia bahkan dunia. Semoga !

Starlite School Bantu Orangtua Siapkan Anak Berkarakter dan Sukses

this formate

OAKLAND, California, bisniswisata.co.id: Sebagai ibu muda yang memiliki balita, Jenny sibuk mencari berbagai institusi pendidikan untuk menghadapi tahun ajaran pendidikan. Meski kerja kantoran di Oakland, California, AS, dia ingin mendidik anaknya menjadi individu yang sukses dan berkarakter.

Untunglah dia menemukan website starliteschool.org, dari Starlite School yang sejak dini mempersiapkan anak menjadi generasi masa depan yang kompeten dan berdaya saing sehingga tidak ragu dalam mendaftarkan sang anak di sekolah itu.

Hadir sebagai salah satu institusi pendidikan yang berdedikasi dalam memberikan pengalaman belajar terbaik bagi siswa bahkan Jenny sudah langsung merasakan setiap hari ada perubahan-perubahan positif pada pertumbuhan balitanya.

“Saat kami mendaftar, agak sulit untuk menemukan informasi secara daring tentang Starlite School tapi hasilnya memuaskan, “ kata Jenny.

Sebagai wanita karir, yang jelas pagi harinya Jenny tak perlu disibukkan soal bekal anak. Soalnya makanan sudah termasuk, orangtua tidak perlu menyiapkan bekal makan siang dan yang sangat dia hargai adalah jam buka sekolah cocok untuk orang tua yang bekerja dan hari-hari tutup untuk liburan terbatas dibandingkan dengan prasekolah lainnya.

Disamping itu guru-gurunya sangat perhatian dan putrinya bermain, belajar, dan tumbuh besar setiap hari. Oleh karena itu keseimbangan hidupnya sebagai wanita karir dan seorang ibu membuatnya sangat merekomendasikannya ke lingkungan kerja dan keluarga besarnya.

Siapa yang tidak ingin memiliki kehidupan yang seimbang dengan  anak yang pergi ke sekolah dengan bahagia sehingga sekolah ini menjadi pilihan yang tepat bagi orang tua untuk tumbuh kembang pendidikan anak-anaknya.

Anak Jenny masuk setelah merayakan ulang tahun ke dua. Selain tak perlu bawa bekal ke sekolah, anaknya bisa menikmati camilan: susu, apel, dan pretzel. Tentu saja yang terpenting adalah kurikulum yang diterapkan dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa di era modern.

Hidup di era digital menuntut lembaga pendidikan modern yang mampu mengedepankan pembelajaran berbasis kompetensi. Sekolah ini didirikan dengan visi untuk menciptakan generasi pembelajar yang kritis, kreatif, dan berkarakter.

Starlite School tidak hanya fokus pada penguasaan akademik tetapi juga pada pengembangan nilai-nilai moral,keterampilan sosial, dan kemampuan berpikir global.

Melalui platform online resminya, starliteschool.org, sekolah ini memberikan informasi lengkap tentang program pendidikan, kegiatan ekstrakurikuler, dan pendekatan belajar-mengajar yang diterapkan.

Program dirancang untuk meningkatkan citra diri yang positif, membangun rasa percaya diri, dan memungkinkan anak-anak mencapai potensi maksimal mereka, secara intelektual, sosial, dan emosional.

Anak-anak akan belajar bersosialisasi dengan orang lain sambil mempertahankan individualisme mereka.

Pusat Pengembangan Anak Starlite berupaya memberikan anak-anak pendidikan berkualitas terbaik yang tersedia untuk mengembangkan harga diri dan belajar mengungkapkan perasaan dalam kata-kata dan berinteraksi secara positif dengan orang lain, untuk mengembangkan keterampilan bahasa dan komunikasi.

Belajar dengan bahagia

Salah satu keunggulan Starlite School adalah pendekatan pendidikan yang holistik ini dan berikut adalah prinsip utama yang diterapkan:

1.Fokus pada Individualisasi
Pendekatan personal dalam pembelajaran memungkinkan setiap siswa untuk berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.

2.Dukungan Guru Berkualitas
Guru-guru di Starlite School adalah tenaga profesional yang berdedikasi untuk membantu siswa mencapai keberhasilan.

3.Lingkungan Belajar Positif
Dengan fasilitas modern dan suasana belajar yang mendukung, Starlite School menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa.

Fasilitas Pendukung di Starlite School
Untuk mendukung proses belajar-mengajar yang optimal. Starlite School menyediakan fasilitas yang modern dan lengkap:

*Ruang Kelas yang Nyaman
Ruang kelas di Starlite School dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dengan perlengkapan teknologi canggih seperti smartboards dan proyektor interaktif.

*Laboratorium Teknologi dan Sains
Laboratorium sains dan teknologi dilengkapi peralatan modern untuk mendukung pembelajaran berbasis eksperimen.

*Perpustakaan Digital
Perpustakaan sekolah menyediakan akses ke koleksi buku fisik dan digital yang luas untuk mendukung eksplorasi pengetahuan siswa.

*Fasilitas Ekstrakurikuler
Untuk mendukung pengembangan minat dan bakat siswa, tersedia fasilitas olahraga, seni, dan musik.

*Lingkungan Ramah Anak
Area bermain dan taman hijau yang luas membantu menciptakan keseimbangan antara pembelajaran akademik dan aktivitas fisik.

Kegiatan Ekstrakurikuler

Starlite School percaya bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas. Oleh karena itu, sekolah ini menawarkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung pengembangan keterampilan non-akademik siswa, seperti:

1.Seni dan Musik
2.Klub Robotika dan Coding
3. Kegiatan Olahraga
4. Debat dan Pidato
5.Program Kepemimpinan

Melalui kegiatan ini, siswa dapat kembangkan kepercayaan diri, kemampuan berorganisasi, dan keterampilan kerja tim.

Anak-anak dari kelas dasar – menengah atas berhak untuk mendaftar di program musim panas Starlite. Program musim panas adalah sesi inklusif selama sepuluh minggu yang menyediakan keseimbangan antara pekerjaan akademis dan persiapan bagi anak Anda untuk naik ke tingkat kelas berikutnya.

Selain itu, siswa akan berpartisipasi dalam berbagai kunjungan lapangan dan kegiatan di luar ruangan selama program berlangsung. Karena minat yang besar, keluarga sangat dianjurkan untuk mengajukan aplikasi mereka lebih awal. Nah! Tunggu apalagi ?

Pameran Bersama, Sapuan Warna Di Atas Lukisan Cat Air

this formate

Niken Vijayanti bersama Ibu Harmoko dan Agus Budiyanto, penyelenggara sekaligus pelukis yang menekuni karya lukis cat air selama 50 tahun.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sebagai pelukis yang hampir 50 tahun menekuni lukisan cat air, Agus Budiyanto meyakinkan, seni lukis cat air tidak pernah mati. Buktinya, setiap tahun ia berpameran dengan murid-muridnya yang semakin banyak jumlahnya.

Pada 1-14 Desember 2024, Agus Budiyanto bersama 40 pelukis anggota Agus Budiyanto
Aquarelle Studio (ABAS), mengadakan pameran seni lukis cat air ke-14. Pameran lukisan berjudul Be Yourself #2 itu  diselenggarakan di 75 Galeri (Jakarta Selatan) dan dibuka oleh Quoriena Ginting, kolektor wastra Indonesia dan penulis buku Nusawastra Silang Budaya.

“Dengan semakin banyaknya pelukis yang menekuni media cat air, saya berharap murid-murid terus tekun berkarya supaya bisa menjadi pelukis profesional,” ujar Agus Budiyanto.

Dia akan selalu menjadi jembatan bagi murid-murid untuk bisa memamerkan karyanya di Indonesia dan di negara lain, tambah Agus Budiyanto.

Sebagian besar pelukisnya adalah wanita, di antaranya Vera Eve Liem, mantan bankir dan
kolektor lukisan, kemudian tertarik belajar melukis. Karyanya, antara lain, Runway Odyssey dan Rolling Dragon.

Ada pula Umi Haksami, yang juga belajar melukis setelah selesai masa tugas di sebuah bank. Ia sudah berparsipasi dalam 55 pameran di dalam dan luar negeri.

Kali ini Umi, selain menghadirkan judul R&B, juga Hening di Gemuruh Ombak. Menurut catatan Bambang Asrini Widjanarko yang menamakan dirinya “esais seni rupa”, Umi menggunakan teknik abstrakf.

“Yang menyertakan bagaimana air menyeruak sebagai panggilan khas karakter cat airnya di Hening di Gemuruh Ombak,” ujar Bambang.

Pelukis lain yang menarik perhatian adalah Aviliani. Salah satu ekonom ternama di Indonesia. Ternyata tiga tahun belakangan gandrung menekuni lukis cat air.

 

Penulis Rita Sri Hastuti, bersama Umi Haksami di depan karya Umi Haksami, Quoriena Ginting, kolektor Wastra Indonesia, saat membuka pameran serta dua lukisan karya Lukisan karya Vera Eve Lim dan lukisan  Through the Glass  karya Niken Vijayanti.

Awalnya, Aviliani belajar melukis untuk mengisi kekosongan akibat pandemi, akhirnya jatuh cinta pada seni lukis. “Kalau cat air, tidak ada kata salah. Tercoret pun bisa jadi tambahan objek lukisan,” ujar Aviliani, yang dalam pameran menampilkan dua lukisan, Rhythm of Fantasi #1 dan Rhythm of Fantasi #2.

Tampil pula Niken Vijayanti, putri alm.Harmoko (Menteri Penerangan pada masa Presiden Soeharto). Niken, yang kehadirannya didampingi Ibunda Sri Romadhiya Harmoko, sudah mendalami seni lukis sejak di SMP.

Dalam pameran kali ini, Niken menampilkan empat lukisan, antara lain Through the Glass dan Lost in The Cosmic. Selain itu, Tianty Trisna Dewi, kelahiran Berlin (Jerman), yang semasa kecil sering diajak orangtuanya berkeliling museum. Semasa sekolah menengah atas di Singapura, ia belajar melukis dengan akrilik dan membuat keramik, bahkan sudah berpameran.

Maka, ketika anak-anaknya sudah dewasa, ia kembali ke hobi lama dengan belajar aquarelle kepada Agus Budiyanto.

Sapuan Warna Tipis

“Teknik aquarelle adalah teknik melukis menggunakan cat air dengan sapuan warna yang tipis sehingga hasil lukisan bernuansa transparan,” jelas Agus Budiyanto, yang juga pendiri Internasional Watercolor Society (IWS) Indonesia.

Menurut Agus Budiyanto, kegiatan melukis
dengan cat air selalu dilakukan oleh masyarakat luas. Praktek melukis dengan cat air sudah berlangsung selama belasan abad. Meski demikian, keterampilan tersebut tak pernah lekang oleh zaman.

Hingga kini, melukis dengan cat air tak hanya dilakukan oleh perupa senior, tetapi juga perupa-perupa muda yang memiliki karya luar biasa. Apalagi, perupa muda cenderung semakin mengasah keterampilan teknis dan kepekaan agar bisa menjadi perupa profesional.

Sebagai pelukis dan guru lukis cat air, Agus Budiyanto mengingatkan, “Salah besar
menggunakan cat air dengan cara-cara seperti media lain. Kekuatan cat air justru tidak dimiliki oleh media lain.”

Komunitas Bali Yardımsever Türk: Membangun Jembatan Melalui Kedermawanan dan Kolaborasi Budaya

this formate

Dalam beberapa tahun terakhir, Bali, Indonesia telah menjadi pusat yang berkembang pesat bagi para ekspatriat, dengan komunitas Turki yang khususnya berkembang pesat menjadikan pulau ini sebagai rumah mereka.

Namun, satu kelompok warga negara Turki telah melampaui gaya hidup ekspatriat yang biasa dengan menetap dan mencari peluang bisnis.

Sebaliknya, Komunitas Bali Yardımsever Türk—yang diterjemahkan sebagai “Komunitas Bali yang Membantu – Turki”—telah memulai misi untuk mendobrak stereotip, membangun hubungan lintas budaya, dan berkontribusi secara signifikan terhadap kesejahteraan penduduk setempat.

Meskipun masih merupakan inisiatif yang masih baru, pengaruh komunitas ini telah terasa jauh dan luas, tumbuh pesat dalam kurun waktu yang singkat dan melaksanakan pekerjaan yang berdampak bagi penduduk lokal Indonesia dan ekspatriat Turki.

Yang awalnya merupakan grup WhatsApp kecil telah berkembang menjadi kekuatan dinamis untuk kebaikan, yang berfungsi sebagai jaringan pendukung bagi warga negara Turki di Bali dan sarana untuk kegiatan filantropi yang bertujuan untuk mengangkat masyarakat setempat.

 

Anak-anak asuhan Bali Baby Home.

 

Komunitas yang Lahir dari Rasa Syukur

Kisah di balik Komunitas Bali Yardımsever Türk adalah kisah tentang rasa syukur dan keinginan yang kuat untuk memberi kembali. Mustafa “Efe” Kulak dan Ufuk Gedik, pendiri grup tersebut, adalah dua orang yang disambut dengan hangat oleh pulau Bali dan masyarakatnya.

Bersyukur atas kebaikan dan keramahtamahan yang diberikan kepada mereka sebagai pendatang baru, mereka bertekad untuk menemukan cara untuk membalas dan berkontribusi positif bagi negara yang telah memberi mereka begitu banyak hal.

Mustafa, seorang pensiunan pengusaha yang menjadi kreator konten dengan pengikut yang kuat lebih dari 11.000 pelanggan di YouTube, telah membangun kehadiran digital yang signifikan melalui videonya, yang berkisar dari konten gaya hidup hingga wawasan bisnis.

Bersamanya, Ufuk Gedik memiliki hasrat yang sama kuatnya untuk mendorong perubahan positif dan membangun hubungan antarbudaya. Bersama-sama, mereka membayangkan Komunitas Bali Yardımsever Türk sebagai platform yang tidak hanya akan mendukung warga negara Turki di Bali tetapi juga memberikan dampak yang berarti bagi masyarakat setempat.

Hanya dalam waktu tiga minggu sejak didirikan, komunitas ini telah mengalami pertumbuhan eksponensial, saat ini beranggotakan 37 orang di platform WhatsApp-nya. Sebagian besar anggotanya adalah pemilik bisnis Turki di Bali, dan upaya kolektif mereka mulai menunjukkan hasil yang nyata.

Tujuan utama kelompok ini jelas: untuk mendorong lingkungan yang inklusif dan mendukung tempat masyarakat Turki dapat berkontribusi untuk kebaikan Bali yang lebih besar sambil membantu memperkuat hubungan antara kedua negara.

Komitmen Komunitas Bali Yardımsever Türk untuk membantu penduduk setempat dimulai dengan intervensi langsung dalam sebuah tragedi. Ketika rumah keluarga setempat rusak parah akibat kebakaran, masyarakat tidak membuang waktu untuk memobilisasi sumber daya.

 

Burhan Sugiarto (kiri), Mustafa “Efe” Kulak (tengah), dan Ufuk Gedik (kanan).

 

Mereka segera mengirim tim tukang untuk memperbaiki bangunan dan menyediakan material penting untuk membantu memulihkan rumah tersebut. Respons langsung ini menunjukkan dedikasi kelompok tersebut untuk membuat perbedaan nyata dalam kehidupan mereka yang sangat membutuhkan bantuan.

Inisiatif ini menandai dimulainya komitmen yang lebih luas untuk menyediakan bantuan kemanusiaan. Komunitas ini berdedikasi untuk menanggapi krisis dan bencana dengan cepat dan efektif, menunjukkan bahwa tujuan mereka jauh melampaui sumbangan finansial.

Salah satu inisiatif kelompok yang paling signifikan adalah kolaborasi berkelanjutan dengan Bali Baby Home (Yayasan Rumah Bayi Bali Indonesia), panti asuhan terkenal di pulau tersebut.

Direktur panti asuhan, Tn. Burhan Sugiarto telah bekerja sama erat dengan Komunitas Bali Yardımsever Türk untuk memastikan bahwa anak-anak di fasilitas tersebut menerima dukungan yang mereka butuhkan.

Sejauh ini, komunitas tersebut telah menyumbangkan beberapa barang penting, termasuk 10 tempat tidur bayi, mainan, bantal, sprei, dan dana untuk membantu membayar sewa dan kebutuhan sehari-hari.

Namun, dukungan komunitas untuk Bali Baby Home hanyalah permulaan. Dengan rencana untuk memperluas upaya mereka ke panti asuhan lain di seluruh pulau, kelompok tersebut telah menetapkan pandangannya untuk membuat dampak yang langgeng di seluruh pulau.

Bali memiliki 16 panti asuhan resmi, dan Komunitas Bali Yardımsever Türk bertujuan untuk berkontribusi pada setiap panti, membantu menyediakan perawatan, sumber daya, dan peluang yang layak bagi anak-anak yang membutuhkan.

 

Burhan Sugiarto bersana anak-anak asuhan Bali Baby Home.

 

Memberdayakan Ekspatriat Turki: Solusi untuk Penipuan yang Marak di Bali

Selain mendukung masyarakat lokal, Komunitas Bali Yardımsever Türk juga berfokus pada pemberdayaan warga negara Turki yang mencoba membangun diri di Bali.

Karena banyak pengusaha dan ekspatriat Turki pindah ke Bali untuk memulai bisnis, mereka sering menjadi sasaran agen yang tidak bermoral yang memanfaatkan ketidaktahuan mereka dalam menavigasi birokrasi dan peraturan setempat.

Komunitas tersebut berupaya untuk mengatasi masalah ini dengan memberikan dukungan kepada pendatang baru—baik melalui nasihat hukum, bimbingan bisnis, atau koneksi pribadi—tanpa perlu bergantung pada agen yang mahal atau tidak dapat diandalkan.

Sebagai imbalan atas bantuan mereka, komunitas meminta sumbangan untuk mendukung inisiatif amal mereka. Model ini membantu pendatang baru membangun bisnis mereka dengan cara yang etis dan berorientasi pada komunitas, sekaligus berkontribusi pada upaya yang lebih luas yang menguntungkan warga Indonesia setempat.

 

Para sukarelawan bersama anak-anak asuhan Bali Baby Home.

 

Kesukarelaan dan Keahlian Profesional: Pendekatan Holistik

Yang benar-benar membedakan Komunitas Bali Yardımsever Türk adalah penekanannya pada kesukarelaan dan berbagi keahlian. Selain sumbangan finansial dan kontribusi material, komunitas mendorong para anggotanya untuk menyumbangkan waktu dan keterampilan mereka dalam berbagai kapasitas.

Banyak anggota kelompok tersebut adalah profesional di bidang seperti kedokteran, keperawatan, komedi, dan seni, yang memungkinkan mereka untuk menawarkan layanan khusus kepada penduduk setempat dan sesama ekspatriat.

Misalnya, beberapa anggota telah memberikan perawatan medis ke daerah-daerah yang kurang terlayani, sementara yang lain telah menawarkan bakat mereka dalam hiburan untuk mencerahkan hari-hari mereka yang membutuhkan.

Keindahan pendekatan ini terletak pada keberagamannya: komunitas tidak hanya menyediakan uang atau barang, tetapi juga berupaya menawarkan keahlian profesional di tempat yang paling membutuhkan.

Pendekatan ini memperkuat rasa saling mendukung, dengan warga negara Turki dan Indonesia sama-sama mendapatkan manfaat dari kekayaan pengetahuan dan keterampilan yang dibawa oleh masing-masing kelompok.

Pendiri Komunitas Bali Yardımsever Türk didorong oleh visi jangka panjang. Tujuan mereka bukan hanya untuk memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga untuk menciptakan dampak yang konsisten dan berkelanjutan di pulau tersebut, yang menguntungkan ekspatriat Turki dan penduduk lokal Bali.

Komunitas ini bertujuan untuk menjadi landasan kolaborasi, tempat pertukaran sumber daya, keterampilan, dan niat baik terjadi secara teratur, yang menciptakan ikatan yang langgeng antara kedua negara.

Dalam beberapa bulan mendatang, komunitas berencana untuk memformalkan upayanya dengan menjalin hubungan dengan lebih banyak panti asuhan, badan amal lokal, dan organisasi Indonesia.

Pekerjaan mereka akan diinformasikan oleh nilai-nilai konsistensi, transparansi, dan rasa hormat, yang memastikan bahwa kontribusi mereka terus memberikan dampak yang berarti dan langgeng.

 

Burhan Sugiarto dan relawan bersama anak-anak asuhan Bali Baby Home.

 

Membangun Jembatan Antarbudaya

Pada dasarnya, Komunitas Bali Yardımsever Türk bukan hanya tentang amal—ini tentang membangun jembatan antara dua negara, memfasilitasi pertukaran budaya, dan menumbuhkan pemahaman.

Dengan menghubungkan komunitas Turki dan Indonesia, mereka berharap dapat meruntuhkan hambatan dan stereotip, membuktikan bahwa kolaborasi dan rasa saling menghormati dapat menghasilkan hasil yang hebat.

Intinya, inisiatif ini adalah pengingat bahwa kekuatan sejati komunitas mana pun tidak hanya terletak pada apa yang dapat diambilnya, tetapi juga pada apa yang dapat diberikannya.

Melalui tindakan kebaikan tanpa pamrih mereka, para anggota Komunitas Bali Yardımsever Türk membuat perbedaan yang mendalam dalam kehidupan orang lain, sekaligus memperkuat ikatan antara dua budaya, yang disatukan oleh visi bersama tentang kemurahan hati, kasih sayang, dan niat baik.