SIWI Sukses Gelar Seminar Pemberdayaan Perempuan di Hari Pers Nasional 2025.

this formate

Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan PWI Pusat, Rita Sri Hastuti ( paling kiri), bersama para nara sumber.

BANJARMASIN, bisniswisata.co.id; Silaturrahmi Wartawati Indonesia atau SIWI yang dibentuk Ketum PWI Pusat sukses menggelar seminar nasional bertema “Peran Perempuan Sebagai Pondasi Generasi Emas 2045” yang dilaksanakan di ballroom Arya Barito Hotel Banjarmasin, Jumat (7/2/2025) berkaitan Hari Pers Nasional 2025.

Diisi narasumber dari Jakarta dan Banjarmasin, tampil DR dr Siti Wasilah (Dosen FK Universitas Lambung Mangkurat), Muhammad Muslim        ( Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan), Theresia Sri Endras Iswarini (Komisioner Komnas Perempuan); dan Besty Charmin Simatupang (Kepala Pemberitaan RRI Pusat).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kalimantan Selatan, Fathul Jannah diwakili Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga, Ermina Hadi.

“Saya selaku Ketua TP PKK Provinsi Kalsel mengucapkan terima kasih dan rasa bangga, kepada semua pihak yang mendukung penyelenggaraan seminar ini, khususnya kepada Silaturrahmi Wartawati Indonesia atau SIWI, yang telah memprakarsai penyelenggaraan seminar,” kata Ermina Hadi.

Menurut dia, tema yang diangkat sangat menarik dan relevan untuk didiskusikan, apalagi TP PKK yang memang bergerak di lingkup pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga motor penggerak utamanya adalah perempuan.

“Kita ingin ikut menjadi bagian yang berkontribusi dalam melahirkan generasi emas,” ucapnya. Peran perempuan sebagai pondasi, rasanya tidak dilebih-lebihkan, karena perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun generasi yang unggul, tegasnya.

“Perempuan tidak hanya sebagai pendidik pertama dalam keluarga, tetapi juga menjadi pilar utama dalam membentuk moral, karakter, dan nilai-nilai kehidupan bagi anak-anak kita,” kata Ermina Hadi.

Oleh karena itu, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas perempuan, baik dalam pendidikan, ekonomi, kesehatan, maupun sosial budaya.

Ketika perempuan diberdayakan, maka keluarga akan semakin kuat, dan pada akhirnya, masyarakat serta bangsa akan maju.

Sementara itu, Ketua HPN 2025 Raja Parlindungan Pane dalam sambutannya mengatakan tahun 2045 Indonesia mencita-citakan lahirnya sebuah generasi emas, yang mau tidak mau harus dengan menyiapkan sumber daya yang unggul dan berkualitas.

“Tanpa peran serta perempuan sangat sulit menggapai itu semua,” terangnya. Diharapkan dengan adanya Departemen Pemberdayaan Perempuan juga dibentuk di PWI daerah sehingga ada peningkatan kualitas wartawati di daerah-daerah berpartisipasi dalam meningkatkan mutu dan literasi pemberitaan masalah pemberdataan perempuan serta kesejahteraan secara keseluruhan.

Ketua Panitia HPN 2025, Radja Pane ( paling kanan) bersama para nara sumber di Hotel Arya Barito, Banjarmasin

Seminar Nasional ini diikuti ratusan perempuan dari berbagai organisasi seperti Fathayat NU Kalsel, Muslimat NU Kalsel, IKWI se-Indonesia, TP PKK se Kalsel, Pengurus dan anggota Aisyiah Muhammadiyah dan lainnya.

Menurut DR dr Siti Wasilah tempat pendidikan pertama dan utama bagi keluarga dan bangsa adalah terletak pada seorang ibun “Semua perempuan harus siap mrnjadi ibu dan pola asuh menjadi kunci karena sekolah untuk menjadi ibu tidak ada,”

Kita sadar betul bahwa Indonesia memiliki visi besar untuk maju menjadi negara maju di tahun 2045, dengan seminar ini kita bisa katakan bahwa peran perempuan merupakan pondasi dari generasi-generasi perempuan nantinya, tambahnya.

Komisioner Komnas Perempuan, Theresia Sri Endras Iswarini juga mengungkapkan bahwa perempuan jugalah yang mampu menjadi sarana untuk mempercepat penyelesaian isu-isu perempuan dan anak, serta mewujudkani perempuan yang ramah terhadap perempuan dan anak sehingga dapat mewujudkan pentingnya peran perempuan dalam pondasi generasi emas.

Dia membuka mata peserta atas bentuk kekerasan yang dilakukan suami kepada istri (KTI). Pengaduan ke Komnas Perempuan 2019-2023 jumlahnya 3.079, Korban:;222

“kasus KTI terkait perebutan anak; 309 kasus KDRT berlanjut oleh mantan suami
Kekerasan yang paling sering dialami korban adalah kekerasan verbal, perselingkuhan,
ancaman, dan poligami lalu fisik yang dipukul, ditendang, ditampar, dicekik dan,didorong,” jelas wanita yang akrab disapa Rini.

Selain juga perkosaan terhadap istri sendiri padahal secara ekonomi kebanyakan istri tidak diberi narkah, bahkan dibebankan
hutang dan nafkah sehari-hari yang tidak mencukupi.

“Kami prihatin munculnya Femisida, pembunuhan terhadap perempuan karena jenis kelamin atau gendernya dan sebagai akibat eskalasi kekerasan berbasis gender sebelumnya.

Komnas Perempuan mengajak seluruh pihak untuk menamainya sebagai femisida, dan merekomendasikan pemerintah membentuk femisida watch untuk mengenali dan membangun mekanisme pencegahan, penanganan dan pemulihan terhadap keluarga korban.

Nara sumber lainnya, Besty Charmin Simatupang, Kepala Pemberitaan RRI Pusat mengatakan bahwa peran perempuan dan media berkontribusi besar pada kualiras generasi emas 2045. Media memperkuat suara perempuan dan menjadi alat efektif memperkenalkan konsep kesetaraan gender, pendidikan hak perempuan, dan pendorong kemajuan.

“Media memiliki kekuatan membentuk kesadaran kolektif, sehingga banyak perempuan terlibat di dunia politik dan kepemimpinan,” tegasnya.

Dengan memberitakan kisah-kisah inspiratif, media dapat menginspirasi perempuan lain
berani mengambil peluang yang ada dan perempuan bisa lebih mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk hidup lebih sehat.

Kota Bacolod Menarik 8.000 Pengunjung Pada Acara Wisata Utama Bulan Februari

this formate

MANILA, bisniswisata.co.id: Kota yang sangat urban ini diperkirakan akan menarik setidaknya 8.000 pengunjung dalam tiga acara penting pada bulan Februari ini karena Bacolod terus memposisikan dirinya sebagai tujuan utama untuk pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran (MICE) di negara ini.

Dilansir dari PNA, dalam sebuah pernyataan Kantor Pariwisata Kota mengatakan bahwa acara-acara ini “diharapkan akan mendatangkan manfaat yang signifikan bagi bisnis lokal, termasuk hotel, restoran, toko, dan layanan transportasi.”

“Hal ini akan semakin meningkatkan reputasi Bacolod sebagai tujuan utama untuk pariwisata dan acara terkait,” kata Kepala Operasional Pariwisata Teresa Manalili.

Lebih dari 2.000 pegolf akan beraksi di Turnamen Golf Antarklub PAL di Negros Occidental Golf and Country Club dan tempat-tempat lain di seluruh kota mulai dari tanggal 7 hingga 21 Februari.

Sekitar 3.000 peserta akan berkumpul untuk Konvensi Nasional Bendahara dan Penilai Lokal ke-89 di SMX Convention Center Bacolod pada tanggal 17 hingga 20 Februari.

Para penggemar game akan berkumpul selama Konvensi Penggemar Esports Bacolod atau BEECON 2025 juga di SMX Convention Center Bacolod pada tanggal 15 dan 16 Februari.

Dianggap sebagai konvensi esports terbesar di Pulau Negros, BEECON akan menyelenggarakan sekitar 3.000 peserta untuk kompetisi esports seluler, pameran interaktif, dan kesempatan untuk terhubung dengan sesama gamer.

Manalili mengatakan pemerintah kota dan pemangku kepentingan mitranya melakukan upaya ekstra untuk memastikan pengalaman yang berkesan bagi semua pengunjung.

Ia menambahkan bahwa “hotel, pusat perbelanjaan, dan restoran menciptakan suasana yang ramah dengan dekorasi dan promosi khusus untuk menunjukkan keramahtamahan kota.”

Penari MassKara Festival yang ikonik akan tampil di acara-acara tertentu untuk menonjolkan budaya kota yang semarak dan penuh warna.

Manalili mengatakan pemerintah kota bekerja sama dengan Kantor Polisi Kota Bacolod, Kantor Ketertiban Umum dan Keamanan, serta Kantor Otoritas Lalu Lintas untuk memastikan keberhasilan acara-acara ini.

Bacolod, yang bercita-cita menjadi ibu kota MICE di kawasan tersebut dan pusat wisata kuliner terkemuka, mencatat peningkatan kedatangan wisatawan sebesar 26,22 persen pada tahun 2023, dengan total 780.279 pengunjung dari hanya 618.682 pada tahun 2022.

Dari Januari hingga Juni tahun lalu, kota tersebut mencatat 400.596 kedatangan wisatawan. Manalili mengatakan kedatangan dan penerimaan pariwisata kota tersebut dari tahun 2019 hingga paruh pertama tahun 2024 menunjukkan bahwa Bacolod “mengalami tantangan yang signifikan dan pemulihan yang luar biasa” setelah pandemi Covid-19 pada tahun 2020.

Tetapkan Standar Emas: 5 kiat untuk Acara MICE Berkelanjutan di Singapura

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Setiap acara merupakan kesempatan untuk berinovasi dan menginspirasi sekaligus memberikan dampak lingkungan yang lebih baik.

Hal ini khususnya berlaku di kawasan Asia Pasifik (APAC), di mana keberlanjutan semakin diminati di kalangan organisasi dengan semakin menekankan pelaporan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) serta komitmen terhadap target nol emisi.

Menurut Prakiraan Rapat & Acara 2025 Amex GBT, lebih banyak responden APAC yang menganggap keberlanjutan penting saat merencanakan rapat dan acara dibandingkan kawasan lain.

Dilansir dari meetings-conventions-asia.com, saat APAC merangkul keberlanjutan, Singapura berada di garis depan perubahan ini, menjadi contoh bagaimana acara yang lebih hijau dan ramah lingkungan dapat direncanakan dan dilaksanakan dengan cermat.

Konferensi Pariwisata Berkelanjutan Global GSTC2024, yang diselenggarakan oleh Dewan Pariwisata Berkelanjutan Global (GSTC) di Pulau Sentosa dari 13-16 November 2024, mempertemukan 500 delegasi dari 55 negara untuk bertukar wawasan dan memajukan praktik pariwisata berkelanjutan.

Sebagai tuan rumah acara ini untuk pertama kalinya, Singapura tidak hanya memamerkan praktik terbaik dalam perencanaan acara berkelanjutan, tetapi juga menyoroti perannya sebagai destinasi yang memberdayakan penyelenggara MICE untuk menciptakan acara dan pertemuan yang membawa perubahan.

1. Pilih tempat dengan sertifikasi ramah lingkungan dan pemasok yang peduli lingkungan.

Landasan acara berkelanjutan terletak pada pemilihan destinasi dan tempat yang sejalan dengan tujuan lingkungan penyelenggara acara. Singapura tidak hanya menawarkan infrastruktur kelas dunia dan konektivitas udara yang sangat baik, tetapi juga komitmen terhadap praktik pariwisata berkelanjutan melalui kebijakan dan standarnya.

Inisiatif utama oleh Singapore Tourism Board (STB) dan mitra industri menetapkan target dan strategi yang jelas untuk meningkatkan standar keberlanjutan di seluruh industri masing-masing.

Ini termasuk Peta Jalan Keberlanjutan MICE, yang dikembangkan melalui kemitraan dengan Singapore Association of Convention & Exhibition Organisers & Suppliers (SACEOS) dan Peta Jalan Keberlanjutan Hotel, yang diluncurkan melalui kerja sama dengan Singapore Hotel Association (SHA).

Dengan peta jalan keberlanjutan khusus industri ini, Singapura telah membuat kemajuan yang baik dalam mencapai tujuan keberlanjutannya dan baru-baru ini muncul sebagai destinasi teratas di Asia Pasifik dan ketujuh secara global dalam peringkat Indeks Keberlanjutan Destinasi Global (GDS-I) 2024.

Memilih Singapura sebagai tuan rumah GSTC2024 adalah keputusan yang mudah. Destinasi ini sepenuhnya berkomitmen pada keberlanjutan dan memiliki kemitraan yang kuat untuk mendorong standar industri,” kata Randy Durband, CEO GSTC.

“Pendekatan metodis Singapura terhadap keberlanjutan, mulai dari penghijauan perkotaan hingga kemitraannya dengan organisasi seperti GSTC, menjadikannya bintang yang bersinar dalam industri MICE.”

Perencana acara harus mencari lokasi yang berkelanjutan dengan sertifikasi ramah lingkungan. GSTC2024 diadakan di Equarius Hotel, yang disertifikasi berdasarkan Kriteria Industri GSTC untuk Hotel dan dianugerahi sertifikasi Green Mark Platinum oleh Otoritas Bangunan dan Konstruksi Singapura.

Resorts World Sentosa (RWS), tempat Equarius Hotel berada, adalah destinasi pertama di dunia yang disertifikasi berdasarkan Kriteria Destinasi GSTC dan Kriteria Industri GSTC untuk Hotel.

Tempat ini juga telah meluncurkan Paket Acara Ramah Lingkungan untuk meminimalkan dampak lingkungan dari acara. “Kami bekerja sama dengan penyelenggara acara untuk integrasikan keberlanjutan ke dalam setiap aspek perencanaan, mulai dari lokasi yang hemat energi hingga pengelolaan limbah sirkular dan pilihan tempat makan yang bersumber secara lokal,” kata Presiden RWS Lee Shi Ruh.

2. Pilih tempat makan yang berkelanjutan
Pilihan makanan dan minuman memainkan peran penting dalam keberlanjutan acara, karena pengadaan yang bertanggung jawab dan inisiatif tempat makan yang ramah lingkungan dapat membantu mengurangi emisi karbon.

Untuk GSTC2024, lebih dari 500 delegasi menikmati hidangan yang diselenggarakan oleh tempat-tempat seperti RWS, One°15 Marina, dan Village Hotel Sentosa.

Tempat-tempat ini merupakan bagian dari Sentosa Carbon Neutral Network, aliansi kolaboratif yang terdiri dari 32 hotel, tempat wisata, dan gerai F&B di seluruh pulau yang berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2030.

Semua tempat ini menerapkan praktik katering yang berkelanjutan seperti melarang plastik sekali pakai dan menggunakan bahan-bahan dari sumber lokal.

Menu yang disajikan menyajikan pilihan vegetarian dan vegan untuk mengurangi jejak karbon dari katering. Sentuhan inovatif memasukkan kulit jeruk yang didaur ulang ke dalam menu, sementara potongan tanaman segar yang diambil selama pemeliharaan tanaman hijau di pulau tersebut digunakan sebagai pajangan bunga di konferensi.

RWS juga memiliki sistem mengubah limbah makanan menjadi energi untuk mengubah limbah makanan menjadi biogas.Kaori Pereyra-Lago, kepala manajemen rapat strategis di American Express Global Business Travel, menyoroti dampak lingkungan yang signifikan dari katering yang lebih ramah lingkungan.

“Penting juga untuk menyadari bahwa limbah makanan berdampak lebih besar pada emisi gas rumah kaca daripada perjalanan udara secara global. Sebagian dari hal ini disebabkan oleh tantangan budaya di mana penyediaan makanan yang berlebihan dianggap normal dan dapat diterima. Kita perlu bekerja sama untuk menguranginya secara signifikan.”

Dia juga menambahkan bahwa “makanan lokal dapat dengan mudah dibuat dari tumbuhan dan sangat lezat, menawarkan pengalaman kuliner yang berkelanjutan namun autentik bagi para delegasi.

3. Dorong pilihan transportasi yang ramah lingkungan.
Perjalanan merupakan penyumbang utama jejak karbon suatu acara, dan untuk mengurangi dampak ini diperlukan strategi transportasi berkelanjutan yang cermat.

Eric Ricaurte, pendiri Greenview, konsultan internasional yang mengkhususkan diri dalam keberlanjutan pariwisata dan perhotelan. “Jika acara tersebut memerlukan perjalanan udara, itu adalah sumber emisi terbesar. Begitu sampai di tempat tujuan, jejak tersebut dapat dikurangi melalui akomodasi hemat energi dan transportasi umum.” ujarnya.

Di GSTC2024, para peserta bepergian dari satu tempat ke tempat lain menggunakan gabungan bus listrik dan hibrida, trem listrik, monorel listrik, dan jalur hijau yang dapat dilalui dengan berjalan kaki di Sentosa.

Ukuran Singapura yang kompak dan sistem transportasi umum yang sangat baik semakin memudahkan pilihan perjalanan yang ramah lingkungan bagi para peserta.

Untuk mendorong penggunaan pilihan transportasi lokal yang berkelanjutan, para perencana acara dapat memanfaatkan Program Keunggulan MICE Singapura (SMAP) STB yang menawarkan kartu transportasi EZ-Link diskon dan e-voucher SimplyGo bagi kelompok MICE yang memenuhi syarat.

4. Ubah acara menjadi ruang kelas yang hidup untuk keberlanjutan
Keterlibatan adalah kunci untuk menciptakan acara yang berkelanjutan, karena mengubah peserta dari peserta pasif menjadi kontributor aktif untuk tujuan keberlanjutan.

GSTC2024 menampilkan lokakarya interaktif, panel, dan tur bertema keberlanjutan, yang menawarkan wawasan langsung kepada para delegasi tentang inisiatif hijau Singapura, sekaligus menyediakan platform bagi para delegasi untuk bertukar ide, berkolaborasi dalam mencari solusi, dan mengeksplorasi praktik terbaik dalam pariwisata berkelanjutan.

Tour keberlanjutan Sentosa mencakup tinjauan di balik layar tentang praktik pengelolaan energi dan limbah RWS dan program konservasi karang di Kepulauan Selatan Singapura.

“Keanekaragaman hayati dari punggung bukit hingga terumbu karang, bangunan warisan yang dialihfungsikan, dan pilihan transportasi hijau menjadikan Sentosa tempat yang ideal untuk kegiatan MICE yang berkelanjutan,” kata Lee Cheh Hsien, asisten kepala eksekutif di Sentosa Development Corporation.

“Pulau itu sendiri menjadi ruang kelas yang hidup, yang mewujudkan prinsip-prinsip keberlanjutan.” Selain Sentosa, peserta GSTC2024 juga mengunjungi tempat-tempat wisata lokal seperti Gardens by the Bay dan Mandai Wildlife Reserve, menjelajahi konservasi keanekaragaman hayati di lingkungan perkotaan.

Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya memamerkan pendekatan inovatif Singapura terhadap keberlanjutan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif.

5. Mengukur dan mengimbangi emisi karbon
Akuntabilitas sangat penting untuk acara-acara yang berkelanjutan, sesuatu yang dicontohkan GSTC2024 dengan bermitra dengan firma layanan lingkungan yang berbasis di Uni Eropa, Green Evolution, untuk mengukur emisi dari perjalanan dan aktivitas, memastikan emisi tersebut sepenuhnya diimbangi.

Konferensi tersebut juga memiliki inisiatif yang memungkinkan peserta untuk menghitung dan mengimbangi emisi penerbangan mereka.

Peserta yang mengambil bagian dalam inisiatif ini menerima kartu transportasi EZ-Link yang sudah dimuat sebelumnya, yang mendorong penggunaan sistem transportasi umum Singapura.

Selain itu, RWS menghasilkan laporan keberlanjutan pasca-acara terperinci yang menguraikan metrik seperti penggunaan energi, pengelolaan limbah, dan jejak karbon.

“Laporan keberlanjutan kami dirancang untuk memberdayakan penyelenggara acara dengan data yang mereka butuhkan untuk memahami dampak lingkungan mereka dan terus meningkatkannya,” kata Lee dari RWS.

Singapura: Tolok ukur untuk berbagai acara
Sebagai destinasi tuan rumah GSTC2024, Singapura menunjukkan bagaimana keberlanjutan dapat diintegrasikan dengan mulus ke dalam berbagai acara dan konferensi.

STB meluncurkan Buku Panduan Keberlanjutan Lokasi MICE, sebuah panduan praktis untuk membantu lokasi MICE meningkatkan efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan upaya konservasi air.

Buku panduan tersebut, yang diinformasikan oleh wawasan dari latihan Dasar Karbon dan Limbah Industri MICE Singapura yang dilakukan pada tahun 2023, mendukung lokasi dalam memajukan tujuan keberlanjutan mereka.

Selain itu, peluncuran Kriteria Daya Tarik GSTC – standar keberlanjutan global pertama di dunia untuk berbagai objek wisata – semakin menggarisbawahi ambisi Singapura untuk memposisikan dirinya sebagai destinasi berkelanjutan terkemuka.

10 Hal yang Perlu Diketahui tentang Bepergian dengan Eurail Pass pada tahun 2025

this formate

NEW JERSEY, bisniswisata.co.id: Angka pada kalender mungkin berubah, tetapi satu hal tetap sama setiap tahun: kereta api adalah cara paling “Eropa” untuk melihat Eropa. Dan jika berbicara tentang menjelajahi Eropa dengan kereta api, Eurail Pass yang legendaris menawarkan kombinasi kenyamanan, fleksibilitas, dan petualangan yang tak tertandingi.

Sejak dibentuk lebih dari 65 tahun yang lalu, tiket ini kini telah diperluas untuk mencakup 33 negara dan lebih dari 30.000 tujuan, tetapi masih menawarkan satu tiket untuk mencakup seluruh petualangan kereta api Eropa Anda.

 

Dilansir dari travelplus.com, berikut adalah 10 hal yang harus Anda atau klien Anda ketahui tentang bepergian dengan salah satu tiket ini pada tahun 2025, termasuk koneksi baru dan kemungkinan perjalanan. Kemudian, baca terus untuk beberapa wawasan produk dari Silvia Festa, Manajer Pengembangan Bisnis Senior di Eurail.

Pelancong di stasiun kereta api Eropa (Foto: Eurail)

Koneksi yang Mulus Telah Tiba di Baltik

Sejak 6 Januari, pemegang tiket Eurail kini dapat menikmati perjalanan yang jauh lebih lancar melintasi wilayah Baltik—wilayah yang kebetulan merupakan salah satu yang paling diremehkan di Eropa.

Kereta api Estonia, Latvia, dan Lithuania kini telah menyelaraskan jadwal mereka agar memungkinkan perjalanan dari Tallinn (Estonia) ke Vilnius (Lithuania) hanya dalam satu hari melalui Riga (Latvia).

Meskipun akan lebih baik untuk berlama-lama di destinasi sepanjang perjalanan daripada melakukannya dalam satu hari, ini adalah berita bagus karena menunjukkan bahwa jalur kereta api di wilayah tersebut berkomitmen untuk konektivitas dan mendorong petualangan di Baltik.

Pelancong yang menggunakan Eurail Mobile Pass. ( Foto: Rail Europe)

 

Eurail Pass Telah Beralih ke Digital

Jika Anda sudah lama tidak menggunakan Eurail pass, evolusi digital produk ini mungkin telah berlalu begitu saja, jadi Anda perlu tahu bahwa pada tahun 2025 Eurail pass kini telah hadir dalam bentuk digital.

Setelah pass mereka diaktifkan, penumpang kini menggunakan aplikasi Railplanner untuk menemukan perjalanan mereka dalam jadwal dan mengunduh tiket.

Selain itu, aplikasi Railplanner menawarkan akses ke informasi khusus negara dan detail semua manfaat tambahan yang dapat Anda nikmati dengan tiket Eurail, seperti diskon untuk atraksi dan akses ke lounge.

Ada Kereta Siang Baru Berlin-Paris

Tahun lalu kereta malam Berlin-Paris baru mulai beroperasi, tetapi pada tahun 2025 akan hadir layanan siang baru antara ibu kota Prancis dan Jerman.

Perjalanan akan memakan waktu lebih dari delapan jam, dan berhenti di sepanjang jalan di destinasi menarik seperti Strasbourg dan Frankfurt, yang keduanya menawarkan pengalaman Eropa kelas A dengan lebih sedikit keramaian daripada kota lain dengan profil serupa.

Tidak diragukan lagi bahwa Anda dapat terbang antarkota lebih cepat, tetapi Anda akan mendapatkan pengalaman perjalanan yang jauh lebih kaya di kereta daripada yang ditawarkan di ketinggian 30.000 kaki, terutama jika Anda mengambil jalan memutar di sepanjang jalan.

Bangunan bersejarah di sepanjang kanal di Amsterdam, Belanda. ( Foto: Adobe Stock/Noppasinw)

 

Dan Satu Lagi Antara Amsterdam dan Munich

Layanan kereta siang hari baru antara Amsterdam dan Munich kini beroperasi, memakan waktu kurang dari tujuh jam dan melewati destinasi seperti Cologne, Dusseldorf, Frankfurt, dan Stuttgart, yang semuanya merupakan tempat persinggahan sempurna untuk beristirahat sejenak dan mengenal destinasi yang terabaikan.

Kereta Api Serbia Sedang Naik Daun

Perjalanan yang lebih cepat dan lancar telah hadir di Serbia, karena jalur Novi Sad–Subotica yang akan segera dibuka akan mengurangi perjalanan antara kedua kota dari empat jam menjadi 40 menit yang mudah (Subotica kemudian dapat dicapai dari ibu kota Serbia, Belgrade, hanya dalam waktu 1 jam 15 menit).

Mengapa Subotica menjadi destinasi utama untuk dicapai? Dari sana, Anda dapat naik kereta lokal dari stasiun kereta barunya yang mengilap melintasi perbatasan ke Hungaria dan ke Budapest melalui Szeged.

Meskipun tanggal peluncuran jalur Novi Sad–Subotica belum diumumkan, penting untuk diketahui bahwa Serbia yang kurang dikenal ini dengan cepat meningkatkan layanan kereta apinya.

Lauterbrunnen, Swiss (Foto oleh Lauren Breedlove)

Jalur Swiss yang Populer Kini Menjadi Bagian dari Jaringan

Wilayah Jungfrau—rumah bagi Interlaken, Grindelwald, Lauterbrunnen, dan puncak & desa ternama lainnya—merupakan salah satu yang paling populer di Swiss, dan kini sepenuhnya tercakup oleh Eurail Pass.

Sebelumnya, wisatawan harus membayar biaya tambahan untuk melewati Interlaken karena perusahaan kereta api lokal di sana bukan bagian dari jaringan Eurail, tetapi semuanya telah berubah, membuat penjelajahan wilayah yang menakjubkan ini lebih mudah dari sebelumnya.

Fiji Merayakan Tahun 2024 dengan Memecahkan Rekor Pariwisata

this formate

Avanti Destinations kini menjual destinasi di Pasifik Selatan, termasuk Fiji. (Foto: Avanti Destinations)

SUVA, FIji, bisniswisata.co.id: Fiji telah mengumumkan tahun pariwisata yang memecahkan rekor dengan lebih dari satu juta pengunjung pada tahun 2024, jumlah tertinggi yang pernah tercatat dalam sejarah negara tersebut.

Dilansir dari travelplus.com, jumlah pengunjung mewakili 982.938 wisatawan yang datang melalui udara dan 81.854 penumpang melalui kapal pesiar, melampaui target ambisius sebesar 966.930.

Khususnya, tahun 2024 juga menandai tahun yang memecahkan rekor bagi pengunjung AS, dengan lebih dari 107.821 wisatawan Amerika yang diterima, meningkat 8 persen dari tahun 2023 dan pertama kalinya melampaui satu juta pengunjung secara keseluruhan.

Pencapaian Fiji pada tahun 2024 merupakan cerminan sejati dari dedikasi dan kolaborasi di seluruh sektor pariwisata kami,” kata Viliame Gavoka, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pariwisata dan Penerbangan Sipil.

“Dari perluasan rute oleh mitra maskapai kami seperti Fiji Airways, hingga keramahtamahan luar biasa yang disediakan oleh bisnis pariwisata kami, dan promosi strategis berkelanjutan oleh Tourism Fiji, “ tambahnya.

Tonggak sejarah ini merupakan hasil dari upaya bersama. Bersama-sama, kami telah melampaui tujuan kami, menjadikan tahun 2024 sebagai tahun yang menonjol bagi pariwisata. Dengan momentum ini, kami bersemangat untuk meneruskannya hingga tahun 2025, kata Viliame Gavoka.

CEO Tourism Fiji, Brent Hill mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Kami sangat senang telah menyambut lebih dari satu juta pengunjung ke Fiji melalui udara dan kapal pesiar, tetapi kami juga fokus untuk memastikan bahwa pertumbuhan ini tetap berkelanjutan. “

Prioritasnya adalah untuk menarik wisatawan yang tidak hanya menghargai pemandangan alam yang menakjubkan dan budaya yang kaya tetapi juga berkontribusi pada sektor pariwisata dengan hasil tinggi.

Menurut dia dengan kemitraan yang kuat, industri penerbangan dan kapal pesiar yang berkembang, dan kinerja yang luar biasa di pasar internasional utama, pihaknya yakin bahwa industri pariwisata Fiji berada di jalur yang menjanjikan untuk kesuksesan yang berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

Keberhasilan sektor pariwisata Fiji meluas ke berbagai pasar dan industri dengan:

Pertumbuhan digital: Pariwisata Fiji mengalami keterlibatan daring yang belum pernah terjadi sebelumnya, mencapai pertumbuhan 313 persen dalam lalu lintas situs web dan melampaui satu juta pengikut media sosial dan video merek baru yang mengumpulkan lebih dari dua juta penayangan YouTube dalam waktu satu bulan sejak peluncuran.

Event Acara Tinggi: Kembalinya Corona Surf League (WSL) Fiji Pro, Spartan Fiji Trifecta, dan pertandingan NRL pertama di Fiji memperkuat reputasi negara tersebut sebagai tujuan utama untuk wisata olahraga.

Pengakuan Internasional: Fiji dinobatkan sebagai tujuan #3 untuk dikunjungi pada tahun 2025 oleh Lonely Planet dan Pulau #1 di Pasifik Selatan dalam Penghargaan Pilihan Pembaca Condé Nast Traveler.

Petugas Pengawas Disewa untuk Kendalikan Kerumunan di Kota Jepang Setelah Seorang Turis Tewas Saat Ambil foto

this formate

Foto: Su San Lee/ Unsplash

OTARU, Jepang, bisniswisata.co.id: Otaru meningkatkan langkah-langkah untuk mengelola wisatawan karena kepadatan terus berlanjut di Jepang.Sebuah kota pelabuhan kecil dan indah di Jepang ini telah menyewa petugas keamanan untuk mengawasi wisatawan yang berswafoto.

Terkenal dengan kanal cantik yang dipenuhi gudang-gudang abad ke-19 dan ke-20 yang terawat baik, Otaru bersiap untuk menyambut kedatangan pengunjung berlebih ( over tourism). Terletak di pulau Hokkaido, kota ini memiliki banyak lereng curam, yang menawarkan sudut pandang untuk pemandangan laut dan foto-foto yang layak untuk diunggah di Instagram.

Wisatawan biasanya diperkirakan berkumpul di lereng Funamizaka yang terkenal untuk Festival Musim Semi Tahun Baru Imlek, karena itu Otaru meningkatkan upaya untuk melawan pariwisata yang berlebihan.

Petugas keamanan akan mencegah pengunjung berbondong-bondong untuk mengambil foto laut dan pelabuhan yang didambakan dan memenuhi area tersebut.

Funamizaka, salah satu lereng tercuram di Otaru, terkenal sebagai lokasi dalam beberapa film, termasuk film Jepang tahun 1995 ‘Love Letter’ dan film Tiongkok tahun 2015 ‘Cities in Love’, yang meningkatkan popularitasnya.

Penduduk setempat di Jepang semakin frustrasi karena negara itu bergulat dengan pariwisata yang berlebihan dan perilaku turis yang mengganggu, seperti memblokir jalan untuk berfoto dan mengabaikan adat istiadat setempat.

Data dari Organisasi Pariwisata Nasional Jepang mengungkapkan bahwa 33,38 juta orang mengunjungi Jepang antara Januari dan November 2024 saja, melampaui rekor sebelumnya sebesar 31,88 juta yang ditetapkan pada tahun 2019.

Seorang turis tewas saat mengambil foto

Langkah keamanan Otaru dilakukan setelah seorang turis berusia 61 tahun dilaporkan berjalan ke rel kereta api lokal untuk mengambil foto ketika dia tertabrak dan tewas oleh kereta api. Menurut South China Morning Post, turis wanita itu berdiri di rel untuk berfoto dan tidak menyadari kereta yang melaju.

Kematian itu mendorong penduduk setempat untuk mengungkapkan kekhawatiran terhadap turis saat mereka mencoba membuat ulang adegan dari film favorit mereka, dengan insiden hampir mati terjadi saat pengunjung terlibat dalam perilaku berisiko untuk mendapatkan foto terbaik.

Seperti yang dilaporkan di West Australian, seorang penduduk mengatakan kepada stasiun TV lokal bahwa insiden itu adalah “kecelakaan yang menunggu untuk terjadi”.

“Turis secara teratur mengambil foto di antara gerbang penyeberangan. Kereta telah berhenti beberapa kali sebagai akibatnya.”

Menanggapi meningkatnya tekanan akibat pariwisata yang berlebihan dan perilaku pengunjung yang buruk di Jepang, petugas keamanan telah dikerahkan di tempat-tempat penting di Otaru sebelumnya untuk mengelola masuknya pengunjung asing dan mencegah kecelakaan lebih lanjut.

Awal minggu ini, petugas keamanan yang ditempatkan di tiga lokasi populer memegang tanda-tanda berbahasa Inggris, Mandarin, dan Korea, mendesak wisatawan yang penasaran untuk menghormati properti pribadi dan menghindari menghalangi jalan saat berswafoto. Langkah-langkah keamanan akan tetap berlaku hingga akhir Maret, dengan polisi setempat meningkatkan patroli.

Langkah drastis ini dilakukan di tengah kekhawatiran tentang dampak lingkungan dan sosial dari peningkatan jumlah wisatawan, terutama selama musim puncak seperti Tahun Baru Imlek.

Bagaimana Jepang mengatasi pariwisata yang berlebihan

Ini bukan pertama kalinya Jepang mengambil langkah-langkah yang tidak biasa untuk mengelola pengunjung. Kawaguchiko juga telah melihat masuknya wisatawan, semuanya berlomba-lomba untuk mendapatkan foto Gunung Fuji yang sempurna. Sekarang, pejabat setempat telah menindak tegas wisatawan yang berperilaku buruk.

Fujikawaguchiko, di kaki bukit utara gunung, memiliki beberapa tempat foto indah yang populer di kalangan pengunjung dan fotografer, yang berbondong-bondong ke sana untuk mengambil foto yang sempurna.

Karena frustrasi dengan masuknya wisatawan, kota tersebut telah membangun layar hitam besar di hamparan trotoar untuk menghalangi pandangan gunung yang terkenal itu dan mengekang keramaian, sampah, dan pelanggaran.

Jepang juga meluncurkan panduan etiket bagi wisatawan asing untuk mengelola pariwisata yang berlebihan dan meningkatkan perilaku pengunjung.

Papan tanda di area yang ramai akan mengingatkan pengunjung untuk mematuhi adat istiadat setempat, tidak berhenti tiba-tiba atau menghalangi jalan setapak, tetap waspada terhadap lingkungan sekitar saat mengambil foto, dan menghindari menyerobot antrean.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas untuk mengatasi meningkatnya kekhawatiran atas perilaku wisatawan yang mengganggu, dengan pemerintah daerah juga mendistribusikan selebaran informasi dan menggunakan papan tanda digital dalam berbagai bahasa untuk mempromosikan praktik perjalanan yang penuh rasa hormat.

Crowne Plaza Sydney Macquarie Park, sebuah Hotel IHG

this formate

Tampilan pertama Crowne Plaza Sydney Macquarie Park yang baru ( Foto: IHG)

SYDNEY, bisniswisata.co.id: Crowne Plaza Sydney Macquarie Park telah resmi dibuka, menghadirkan gelombang baru perhotelan premium ke area tersebut. Hotel tersebut telah mengumumkan renovasi yang akan dilakukan akhir tahun ini yang akan mengubah ruang publik dan kamar hotel lebih jauh.

Dilansir dari hospitalitynet.org, Crowne Plaza Sydney Macquarie Park telah resmi hadir di barat laut Sydney, menyambut tamu pertamanya di hotel premium baru tersebut.

Sebelumnya bernama Courtyard by Marriott, Sydney North-Ryde dan transisi ke Crowne Plaza by IHG telah mendefinisikan ulang pengalaman tamu di hotel, dengan akomodasi berkualitas dan fasilitas modern.

Pada tahap pertama peningkatan yang lebih tinggi, penyegaran desain ringan pada ruang publiknya dan pembaruan pada restoran dan bar, konferensi, dan pengalaman acara, membantu menghubungkan pekerjaan, rekreasi, dan perjalanan dengan lancar.

Selama tahap kedua peningkatan, Crowne Plaza telah mengumumkan perbaikan di mana ruang publik dan kamar tamu akan diubah sesuai dengan standar merek global yang diperbarui.

Rencananya akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang, termasuk perombakan total lobi dan area penyambutannya, memperkenalkan estetika yang lebih kontemporer dengan perabotan modern dan elemen desain yang mencolok.

Sebanyak 196 kamar di properti tersebut juga akan ditata ulang sebagai bagian dari peningkatan, menciptakan ruang yang lebih nyaman dan fleksibel, melayani semua jenis tamu, mulai dari mereka yang bepergian untuk bekerja, rekreasi, dan segala hal di antaranya.

Pembaruan kamar telah memperlihatkan peningkatan teknologi di dalam kamar, dengan Smart TV 55 inci dan segera, fasilitas dari merek perawatan kulit vegan dan organik, Antipodes.

Hotel ini menawarkan tempat untuk perjalanan campuran, dengan ruang sosial, pilihan bersantap, fasilitas kebugaran, dan lokasi sentral dengan akses mudah ke Sydney CBD, acara di Sydney Olympic Park, dan Lane Cove National Park.

Berlokasi ideal di dekat pusat bisnis utama, pusat perbelanjaan utama, beragam tempat makan, dan atraksi luar ruangan, hanya berjalan kaki sebentar ke jalur Metro baru, menawarkan perjalanan cepat 15 menit ke pusat kota Sydney.

Dengan membawa kepemimpinan baru untuk memandu properti melalui transisinya dan mempelopori era barunya ke depan, hotel ini dioperasikan oleh Trilogy Hotels, dengan branding kelas dunia melalui IHG Hotels & Resorts berdasarkan perjanjian waralaba.

Untuk memperkuat tim, Tom Marsic telah bergabung sebagai Manajer Umum Portofolio, sementara Toby Paul telah ditunjuk sebagai Manajer Hotel Crowne Plaza Sydney Macquarie Park.

Toby Paul mengatakan bahwa hotel ini merupakan tambahan yang disambut baik di kawasan Macquarie Park yang ramai yang berfungsi sebagai kantor pusat bagi banyak organisasi lokal, domestik, dan multinasional.

Para tamu dapat menikmati pusat kebugaran yang lengkap, mengecek email di pusat bisnis 24 jam, atau memanjakan diri di restoran Bistro di hotel, yang menawarkan masakan Australia modern dengan dekorasi yang apik dan pilihan bersantap di udara terbuka.

Dalam beberapa bulan mendatang, Crowne Plaza Sydney Macquarie Park akan mengungkap peningkatan lebih lanjut, termasuk pengalaman bersantap yang lebih baik yang dipimpin oleh Kepala Koki Bistro, Sahil Sabhlok.

Dengan hidangan termasuk Iga Sapi Masak Lambat khas Chef Sabhlok dengan Seledri, Bawang Putih Asinan, dan Mustard, ia akan menghadirkan sentuhan baru pada masakan Australia Modern. Chef Sabhlok juga akan merombak penawaran katering hotel untuk rapat dan acara pada tahun 2025, yang akan mengawali era baru bersantap untuk acara.

Menawarkan ruang pertemuan dan acara seluas 259 meter persegi, hotel ini memfasilitasi segala hal mulai dari pertemuan kecil dan rapat dewan hingga seminar dan resepsi yang berkesan, dengan enam ruang acara yang fleksibel, pakar di lokasi, serta pilihan katering dan BBQ di luar ruangan.

Sebagai bagian dari komitmen IHG Hotels & Resorts dan Crowne Plaza untuk perjalanan yang bertanggung jawab, hotel ini telah menerapkan serangkaian proses berkelanjutan baru sebagai bagian dari transisi.

Crowne Plaza Sydney Macquarie Park akan secara aktif mengurangi limbah, menjadi bebas dari barang sekali pakai, di samping rencana ‘mencegah, menyumbangkan, mengalihkan’ untuk meminimalkan limbah makanan di hotel.

Islamabad: Dunia Perhotelan Ditingkatkan Oleh Mövenpick Hotel Centaurus

this formate

Islamabad: Dunia Perhotelan Ditingkatkan Oleh Mövenpick Hotel Centaurus

ISLAMABAD, bisniswisata.co.id: Mövenpick Hotel Centaurus Islamabad memulai debutnya sebagai gedung bertingkat tinggi premium pertama di kota tersebut, menawarkan penginapan mewah, santapan lezat, dan fasilitas acara kelas dunia.

Dilansir dari www.travelandtourworld.com, Mövenpick Hotels telah memperluas kehadiran internasionalnya dengan meresmikan Mövenpick Hotel Centaurus Islamabad di Pakistan.

Sebagai bangunan bertingkat tinggi premium perdana di Islamabad, tambahan penting pada koleksi Mövenpick ini bertujuan untuk mengubah dunia perhotelan kota tersebut.

Hotel ini menyediakan layanan kelas atas, pilihan bersantap yang luar biasa, dan ruang acara canggih yang dirancang untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.

Komitmen terhadap Keberlanjutan Dengan menekankan kesadaran ekologi, hotel ini telah mengadopsi berbagai praktik ramah lingkungan untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan.

Inisiatif yang dilakukan termasuk penghapusan plastik sekali pakai dan penerapan solusi energi surya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Islamabad.

Langkah-langkah penghematan air dan strategi pengurangan limbah telah diterapkan untuk mempromosikan penggunaan sumber daya yang bertanggung jawab.

Hotel ini juga memiliki desain yang inklusif untuk memastikan kenyamanan bagi tamu dengan segala kemampuan. Melalui inisiatif ini, Mövenpick Hotel Centaurus Islamabad sejalan dengan tolok ukur keberlanjutan global sekaligus meningkatkan pengalaman tamu melalui praktik yang ramah lingkungan.

Kecanggihan perkotaan terletak di sebelah Centaurus Mall yang terkenal, hotel ini menawarkan akses mudah ke tempat perbelanjaan, hiburan, dan budaya yang menonjolkan sejarah Pakistan yang kaya.

Kedekatannya dengan distrik bisnis utama dan pusat diplomatik menjadikannya pilihan utama bagi pengunjung korporat dan rekreasi.

Munculnya Islamabad sebagai pusat bisnis yang dinamis menjadikan hotel ini sebagai tambahan yang berharga bagi industri perhotelan kota yang sedang berkembang.

Hotel ini menawarkan 380 kamar dan suite yang dirancang dengan penuh cita rasa, termasuk Presidential Suite yang mewah.

Fasilitasnya meliputi pusat kebugaran modern, spa dengan delapan ruang perawatan, dan helipad pertama di kota ini untuk kedatangan dan keberangkatan VIP yang nyaman.

Kenikmatan Kuliner Bagi mereka yang mencari tempat makan yang luar biasa di Islamabad, hotel ini menghadirkan tujuh tempat kuliner yang beragam untuk memuaskan berbagai selera.

Café Swiss menawarkan suasana yang hangat dengan kopi premium, jus segar, dan makanan ringan.

The Marketplace menyediakan santapan sepanjang hari, memadukan cita rasa Pakistan dan Kontinental dengan pemandangan panorama lanskap alam dan perkotaan kota.

Desert Rose menyajikan hidangan Mediterania yang dipadukan dengan keramahtamahan tradisional Timur Tengah. Embers melayani para penggemar daging dengan potongan daging premium dan makanan laut yang disiapkan menggunakan teknik yang unik.

Zen Asia menawarkan hidangan Jepang, Thailand, dan Cina yang autentik untuk pengalaman bersantap yang lengkap.
Sky 24, lounge di puncak gedung, menyediakan pemandangan Margalla Hills yang menakjubkan, disertai dengan minuman buatan tangan dan makanan ringan lezat.

Koh menghadirkan perjalanan kuliner Pakistan yang autentik melalui cita rasa daerah yang beragam di negara ini. Selain itu, Chocolate Hour khas Mövenpick, yang diadakan setiap hari di lobi, mengundang para tamu untuk menikmati pilihan hidangan penutup cokelat Swiss, yang menghormati warisan merek tersebut dengan sentuhan yang menyenangkan.

Destinasi MICE Utama Islamabad Mövenpick Hotel Centaurus Islamabad ditetapkan menjadi tempat utama kota tersebut untuk Pertemuan, Insentif, Konferensi, dan Pameran (MICE).

Hotel ini memiliki dua ballroom besar yang dapat menampung hingga 700 tamu, ideal untuk pernikahan, acara perusahaan, dan pertemuan sosial.

Hotel ini juga menawarkan delapan ruang pertemuan dengan cahaya alami dan teknologi modern untuk memenuhi berbagai kebutuhan penyelenggara dan peserta acara.

Tim profesional berpengalaman yang berdedikasi tersedia untuk memastikan pelaksanaan yang lancar, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan untuk setiap acara.

Centara Hotels & Resorts Berupaya Mendefinisikan Ulang Pengalaman Perjalanan Keluarga di Maladewa

this formate

MALE, Maladewa, bisniswisara.co.id: Survei independen mengungkapkan warga Inggris menyukai Maladewa, tetapi enggan karena harga yang tinggi dan kurangnya fasilitas keluarga

Operator hotel terkemuka menanggapi kekhawatiran dengan peluncuran Centerra Mirage Lagoon Maldives yang berpusat pada keluarga. Resor bagian dari destinasi multi pulau The Atollia by Centara Hotels & Resorts juga akan menyambut Centara Grand Lagoon Maldives pada Q1 2025

Operator hotel terkemuka di Thailand, Centara Hotels & Resorts, menghadirkan kehebatannya dalam wisata keluarga ke Maladewa melalui merek Mirage yang memenangkan penghargaan setelah sukses di Thailand, Vietnam, dan Dubai.

Terletak di destinasi multipulau yang disebut The Atollia by Centara Hotels & Resorts, Mirage akan bergabung dengan Centara Grand Lagoon Maldives saat dibuka awal tahun 2025 ini, membentuk pengalaman dua pulau, satu destinasi.

Dilansir dari travelmole.com, hotel yang
baru dibuka, Centara Mirage Lagoon Maldives adalah resor bertema dunia bawah laut yang semarak dengan fasilitas dan konsep yang unik, termasuk taman air besar dan sungai malas terpanjang di negara ini.

Pembukaan ini menandai fase pertama The Atollia by Centara Hotels & Resorts dan perluasan daya tarik destinasi yang lebih dikenal untuk liburan bulan madu daripada kesenangan keluarga.

Hasil survei konsumen baru tentang preferensi perjalanan Inggris, yang ditugaskan oleh Centara, mendukung waktu masuknya spesialis perjalanan keluarga yang percaya diri ke destinasi tersebut dengan merek Mirage karena mengungkap bahwa meskipun ada keinginan kuat untuk bepergian ke Maladewa, sebagai destinasi keluarga, destinasi tersebut dianggap berbiaya tinggi dan kurang fasilitas.

Dilakukan oleh perusahaan riset pasar dan jajak pendapat Survation¹ yang berbasis di Inggris, survei Perjalanan Keluarga di Maladewa menemukan bahwa destinasi tersebut memiliki banyak faktor yang menarik bagi pengunjung Inggris, terutama Keindahan Alamnya (dikutip oleh 63% responden) dan daya tarik Pengalaman Sekali Seumur Hidup (58%).

Namun, hampir setengah responden (49%) mengatakan mereka tidak mungkin mempertimbangkan Maladewa untuk liburan keluarga karena dianggap Biaya Tinggi (72%) dan Kurangnya Fasilitas untuk Anak-anak (24%).

Centara Mirage Lagoon Maldives akan berusaha untuk mengisi kesenjangan ini sebagai salah satu resor pertama dengan taman air di Maladewa, objek wisata utama bagi keluarga Inggris (40%).

Resor ini menawarkan kolam laguna, atol mini, seluncuran, dan zona percikan, tempat Paman Gurita menggunakan tentakelnya untuk menciptakan arus sungai malas sepanjang 284 meter yang melintasi panjang dan lebar resor.

Responden survei juga menginginkan Akomodasi Bergaya Keluarga (38%). Sebanyak 145 kamar dan vila di tepi pantai atau di atas air di resor ini luas dan dilengkapi dengan fasilitas khusus, termasuk teras luar ruangan dan tempat tidur susun di setiap kamar keluarga.

Singkatnya, Centara Mirage Lagoon adalah negeri ajaib fantasi untuk anak-anak yang menyajikan pengalaman fantastis yang dirancang untuk memuncakkan imajinasi, menggetarkan, dan menyenangkan anak-anak, serta orang tua mereka.

Jelajahi taman bermain bertema Ikan Pari, kunjungi Nurture Zone yang menampilkan taman anggrek liar, atau nikmati suguhan manis di Candy Spa yang terinspirasi Willy Wonka untuk pijat anak-anak dan perawatan khusus untuk remaja.

Semua sudut resor dirancang untuk memberikan pengalaman baru dan memungkinkan orang tua dan anak-anak untuk Bersantai di Lingkungan Bebas Stres, keinginan utama yang terungkap dalam data survei sebesar 74%.

Atollia by Centara Hotels & Resorts juga menjadi tuan rumah bagi Centara Grand Lagoon Maldives, pengalaman resor kelas satu yang didefinisikan oleh rasa ruang, ketenangan, dan privasi sejati, yang tetap setia pada keanggunan merek yang canggih dan membangun hubungan tamu yang mendalam melalui serangkaian pengalaman yang dikurasi dan dipersonalisasi.

Ini termasuk ketenangan SPA Cenvaree Retreat, gastronomi dari laut ke piring, dan hari-hari damai yang dihabiskan hanya dengan bersantai di tepi kolam renang atau menikmati olahraga dan aktivitas laut.

Michael Henssler, Chief Operating Officer Centara, mengatakan: “Wisata keluarga merupakan bagian inti dari DNA Centara dan telah mendukung gaya keramahtamahan kami yang terinspirasi dari Thailand dan sepenuh hati selama lebih dari 40 tahun.”.

Dengan peluncuran Centara Mirage Lagoon Maldives, pihaknya menawarkan kesempatan bagi keluarga untuk merasakan perjalanan keluarga di kepulauan yang indah ini yang belum pernah ada sebelumnya.

Dengan model ‘dua pulau, satu tujuan’, The Atollia by Centara Hotels & Resorts akan mudah diakses dan menginspirasi, menciptakan penawaran baru yang menarik bagi industri pariwisata Maladewa yang memenuhi kebutuhan wisatawan Inggris.

Centara Mirage Lagoon Maldives dibangun berdasarkan konsep resor keluarga Centara Mirage yang telah memenangkan penghargaan, dan komitmen Centara terhadap keramahtamahan yang mudah diakses.

Tiga resor Centara Mirage lainnya di dunia, yang terletak di Pattaya (Thailand), Mui Ne (Vietnam), dan Dubai (UEA) – yang masing-masing berpusat di sekitar taman air dan menceritakan kisah petualangannya sendiri – telah menjadi sangat populer karena konsepnya yang mendalam dan fasilitas yang intuitif, yang memungkinkan orang tua untuk bersantai sementara anak-anak mereka menikmati pengalaman yang tak terlupakan.

Atollia by Centara Hotels & Resorts, yang terletak di Atol Malé Utara, 30 menit dengan speedboat dari Bandara Internasional Velana yang baru diperluas, akan melengkapi dua properti Centara yang sudah ada di negara tersebut: Centara Grand Island Resort & Spa Maldives yang terinspirasi dari alam dan Centara Ras Fushi Resort & Spa Maldives yang berfokus pada pasangan.

Centara Mirage Lagoon Maldives menawarkan pengalaman wonderland keluarga terbaik, dengan menginap dan makanan gratis untuk hingga dua anak berusia 15 tahun ke bawah, dan antar-jemput speedboat pulang pergi gratis ke dan dari Bandara Internasional Velana.

Tarif penawaran perkenalan mulai dari £330 per kamar per malam dan untuk tamu yang menginap sebelum 20 Desember 2024, Centara menawarkan menginap kembali gratis untuk durasi yang sama tahun depan.

Tarif perkenalan untuk tarif Centara Grand Lagoon Maldives kelas atas mulai dari £950 per kamar per malam. Tarif yang dikutip termasuk layanan dan pajak, dan dapat berubah.

Dilakukan untuk Centara oleh Survation, perusahaan riset pasar dan jajak pendapat yang berbasis di Inggris, studi “Perjalanan Keluarga di Maladewa” dilakukan dari 25 – 28 Oktober 2024, melalui wawancara daring dengan total 1.006 warga negara Inggris berusia 18 tahun ke atas.

Mengapa Kinerja Hotel di Bali Diperkirakan Turun  Awal Tahun 2025

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: Kinerja perhotelan Bali pada kuartal pertama (Q1) 2025 diperkirakan sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya karena Ramadhan jatuh pada awal Maret, yang memengaruhi kedatangan tamu domestik.

Dilansir dari realestateasia.com, pasar pemerintah dan korporat juga diperkirakan menurun karena lebih sedikit kegiatan bisnis di awal tahun. Dampak dari pengetatan anggaran perjalanan bagi ASN masih belum pasti. Oleh karena itu, pelaku usaha perhotelan diperkirakan akan menghadapi kinerja yang rendah pada awal 2025.

Pada pertengahan November 2024, pemerintahan baru pimpinan Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pemotongan anggaran perjalanan dinas sebesar 50% bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berdampak signifikan terhadap kinerja perhotelan, terutama bagi mereka yang mengandalkan pasar MICE pemerintah.

Pasar MICE di Bali menguntungkan dalam hal pendapatan, karena tidak hanya melibatkan ruang pertemuan dan F&B tetapi juga pemesanan kamar. Acara pemerintah daerah cenderung lebih sedikit dan menggunakan lebih sedikit kamar.

Bulan Oktober hingga minggu kedua Desember bukanlah musim liburan puncak, jadi tidak mengherankan jika jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali relatif rendah, menurut laporan Colliers.

Pada bulan Oktober, kunjungan wisatawan domestik tercatat sebesar 828.647 orang, turun 3,2% dari bulan September dan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 559.911 orang, turun 5,7% dari bulan September.

“Total kunjungan pada bulan Oktober sebanyak 1.388.558 orang; turun 4,3% dari bulan sebelumnya, yang memengaruhi kinerja hotel,” tambah laporan tersebut.

Berikut informasi selengkapnya dari Colliers:
Pasar domestik di Bali tidak hanya mencakup wisatawan rekreasi tetapi juga kelompok dari sektor pemerintah dan korporat, terutama untuk kegiatan MICE.

Wisatawan dari negara-negara Asia Pasifik, khususnya Australia, India, Tiongkok, Korea Selatan, dan Malaysia; terus mendominasi pasar Bali, sementara wisatawan Eropa sebagian besar berasal dari Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, dan Rusia.

Daerah seperti Ubud dan Uluwatu tetap populer di kalangan wisatawan mancanegara karena daya tariknya yang unik.

Langkah efisiensi pemerintah sebesar 50% pada perjalanan dinas, yang diumumkan pada pertengahan November, telah berdampak pada beberapa hotel di Bali.

Periode Oktober hingga minggu kedua Desember, yang biasanya dikaitkan dengan acara MICE dari perusahaan dan pemerintah, mengalami penurunan kunjungan wisatawan karena bukan musim liburan.

Tamu rekreasi, baik domestik maupun internasional, mulai berdatangan ke Bali pada minggu ketiga Desember, menjelang libur Natal dan Tahun Baru, dengan puncak libur Tahun Baru diperkirakan berlangsung hingga minggu pertama Januari.