Menpar Widyanti: Harga Tiket Pesawat Turun Dorong Masyarakat Mudik dan Berwisata

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemerintah dukung Mudik Lebaran dengan penurunan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi di seluruh Indonesia sebesar 13-14 persen, dengan pemesanan dimulai 1 Maret 2025, untuk periode perjalanan 24 Maret hingga 7 April 2025, kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Rabu.

Sejumlah upaya dilakukan pihaknya agar dapat memberikan kesempatan sekaligus memudahkan masyarakat untuk
merencanakan mudik atau berwisata #DiIndonesiaAja dengan biaya yang lebih
terjangkau untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara yang terjangkau, aman, tenang, dan menyenangkan selama periode Lebaran 2025.

“Dua kampanye yang telah kami luncurkan, yaitu Kampanye #MudikYuk dan
#LebaranDiJakartaAja. Kampanye #MudikYuk dirancang untuk mendorong masyarakat dalam mengeksplorasi berbagai destinasi wisata di sepanjang jalur mudik, atau di sekitar kampung halaman mereka,” jelasnya dalam jumpan pers sambut Lebaran

Kementerian Pariwisata telah bekerja sama dengan para pelaku usaha terutama perusahaan penerbangan untuk
menghadirkan beragam promosi untuk meningkatkan minat masyarakat dalam
berwisata selama libur Lebaran.

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan harga tiket pesawat guna meringankan beban masyarakat, serta bertujuan untuk mendukung kelancaran, kemudahan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.

Sebelumnya, soal penurunan tiket domestik ini juga sudah diumumkan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) bahwa kebijakan penurunan harga tiket selama masa Lebaran, merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antar kementerian dan pemangku kepentingan.

“Semua pihak berkolaborasi demi memastikan penurunan harga ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat
Berkat sinergi antara Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan industri penerbangan, kita berhasil menekan biaya avtur dan menurunkan ongkos layanan bandara di 37 bandara,” ucapnya.

Ada insentif berupa PPN yang sebagian ditanggung pemerintah sebesar 6%. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang ingin pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga,” ungkap AHY.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan Mudik Lebaran juga diiringi kegiatan wisata karena itu sejumlah event di penjuru Indonesia juga digelar agar bisa semakin memperkuat daya tarik wisata. Misalnya, Aceh Ramadan Festival dan Festival Rakik-Rakik yang keduanya merupakan event yang terpilih untuk kurasi Karisma Event Nusantara (KEN) 2025.

Program setahun untuk KEN adalah rangkaian 110 event unggulan daerah yang dikurasi secara ketat, dan diadakan di
37 provinsi di Indonesia. Event tesebut terdiri dari 80 event budaya, 10 event seni,
7 event musik, 3 event kuliner, dan 10 event karnaval.

Ketika Pariwisata RI Berkutat pada Diksi Inklusif

this formate

Foto ilustrasi Laporan GIER 2023-2024

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sepotong informasi telah memicu perdebatan di WAG Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Forwarparekraf) ketika salah satu anggotanya menginformasikan hasil
wawancaranya dengan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa disela jeda wawancaranya dengan Radio Sonora beberapa hari lalu

Menurut Wamen, hasil pertemuan Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana dan Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.      ( BPJPH) Haikal Hasan maka kedua intitusi tersebut sepakat menggunakan diksi Destinasi Wisata Inklusif tidak menggunakan diksi wisata *halal*.

Alasannya wisata halal juga bersifat inklusif dan destinasi wisata inklusif tidak selalu bermakna sebagai destinasi wisata halal. Kontan pernyataan sepihak itu memicu diskusi di WhatsApp Group ( WAG) tersebut dengan 150 an anggota karena di dunia ini belum pernah ada yang menciptakan sebutan destinasi wisata inklusif.

Sayangnya ketika Ketua BPJPH Haikal Hassan di WA untuk konfirmasi hal ini maka pertanyaan pers hanya dibaca alias muncul centang biru saja di HP. Sedangkan WA yang ditujukan pada Muhammad Aqil Irham sebagai Sekretaris Utama BPJPH maka jawabannya adalah “Saya belum tahu; cek dulu,”.

Keterbatasan pengetahuan dari para petinggi kedua institusi bisa dimengerti dengan jabatan barunya masing-masing, namun para petinggi ini memiliki tim ahli yang mumpuni bahwa wisata halal atau halal tourism yang kerap juga diartikan wisata ramah Muslim. ( Muslim friendly tourism) adalah ‘nama’ baku di industri halal dunia atau disebut Halal Industry.

Wisata halal atau halal tourism adalah salah satu bagian dari Halal Industry yang diantaranya adalah sektor Keuangan, Makanan dan Minuman, Tourism, Farmasi, modest Fashion, Kosmetik, Media Rekreasi dll. Perkembangan saat ini bahkan wisata cruise juga sudah menerapkan Islamik Cruise sehingga dunia pelayaran juga ikut menjaring Muslim Traveller.

Jadi sebutan Halal Industry dan halal tourism itu bukan ciptaan para tokoh halal di negeri ini a.l seperti tokoh ulama sekaligus Wakil Presiden 2019 -2024 Maaruf Amin yang konsisten dalam pengembangan wisata halal RI, namun menjadi kata baku yang dipakai dalam laporan-laporan organisasi Islam dunia seperti OKI, institusi maupun lembaga serta laporan-laporan dari Global Islamic Economi Report        ( GIER) serta Mastercard-Crescentrating Global Muslim Travel Index (GMTI).

Kedua institusi internasional itu tidak memberikan judul laporannya dengan diksi wisata inklusif dalam laporan GIER dan GMTI. Tapi diksi halal dan pariwisata ramah Muslim yang menjadi sorotan utama dari laporan-laporan di tingkat global ( dunia) itu.

Ada pepatah bilang, “Malu bertanya Sesat di Jalan” oleh karena itu ketika beredar di kalangan masyarakat video pembahasan
RUU Kepariwisataan yang dibahas sengit di Komisi VII DPR RI belum lama ini dan bagaimana Menteri Pariwisata Widyanti Wardhana menjawab tekanan itu membuat kalangan industri pariwisata jadi khawatir minimal ketar ketir bagaimana nasib pariwisata RI ke depan.

Kembali ke soal pengembangan pariwisata halal di Indonesia maka halal tourism di negri ini memang sudah ketinggalan dan terlambat untuk action karena pemerintah masih berkutat pada persoalan definisi dari wisata halal. Sementara negara-negara lain telah mengoptimalkan halal tourism ini dengan berbagai kemudahan untuk merebut pasar Muslim yang sangat besar diperkirakan sekitar 2,2 milyar penganut Islam di dunia

Thailand misalnya telah meluncurkan aplikasi baru untuk memudahkan wisatawan muslim menjelajahi negara tersebut. Dinamai dengan Halal Route, aplikasi yang dikembangkan oleh Halal Science Center di Universitas Chulalongkorn ini menawarkan panduan lengkap untuk restoran, hotel, masjid, dan bahkan lokasi shalat yang ramah muslim.

Tujuannya jelas untuk menjaring lebih banyak wisatawan Muslim ke negara itu. Laporan Global Islamic Economi Report ( GIER) 2023/ 24 pengeluaran Muslim untuk perjalanan bernilai US$133 miliar pada tahun 2022, naik 17% dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2027, diperkirakan akan mencapai US$174 miliar, tumbuh pada tingkat CAGR sebesar 5,5%.

Bagaimana dengan Indonesia yang dijuluki negara Muslim terbesar di dunia ? Indonesia memiliki potensi besar yang bahkan telah terkalibrasi dengan raihan penghargaan “Top Muslim Friendly Destination of the Year 2024” dalam Mastercard Crescentrating Global Muslim Travel Index (GMTI), kata Menpar Widiyanti akhir tahun lalu.

Sayangnya, Menpar Widiyanti lebih memilih diksi destinasi wisata inklusif untuk mengajak kalangan industri pariwisata memberikan layanan tambahan pada wisatawan Muslim.
Salah satu bentuk inklusivitas ini, ujarnya, adalah penyediaan layanan tambahan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan layanan wisatawan, termasuk wisatawan Muslim yang merupakan salah satu ceruk pasar terbesar di dunia, tambahnya

Konsep wisata ramah Muslim ini pun harus dapat dipahami dengan baik oleh seluruh pihak. Yakni sebagai penyediaan layanan tambahan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi wisatawan Muslim tanpa mengubah karakter destinasi tersebut.

“Layanan dan fasilitas pendukung itu seperti makanan halal, fasilitas ibadah seperti musholla yang nyaman dan lengkap seperti jadwal salat, penunjuk arah kiblat, dan lainnya,” ujar Menpar Widiyanti.

Dengan pemenuhan layanan tersebut, diharapkan akan memberikan layanan yang inklusif tanpa mengubah karakteristik utama destinasi. Hal senada disampaikan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa bahwa pariwisata yang inklusif harus dapat dihadirkan di seluruh destinasi tanah air tanpa mengubah karakteristik bahkan menjadi kekuatan untuk daya tarik destinasi tersebut.

“Seperti di Bali yang kekuatannya ada di budaya. Jadi bagaimanapun pariwisata Bali itu adalah pariwisata yang berbasis budaya kemudian juga alam serta lingkungannya,” kata Ni Luh Puspa dalam jumpa pers akhir tahun ( JPAT) 2024 lalu ketika ditanya mengapa Bali menolak sosialisasi Halal ?.

Alih-alih menjawab pertanyaan itu, Wamen Ni Luh Puspa memilih diksi inklusif lagi untuk menyatakan bahwa Bali sebagai destinasi inklusif yang menitikberatkan pada wisata budaya dan alam ketimbang menyebutnya sebagai destinasi wisata halal juga.

Secara bahasa, Inklusif berasal dari Bahasa inggris ‘include’ artinya mengikutsertakan. Dari arti tersebut dapat dimaknai bahwa inklusif sejatinya menyeluruh, melibatkan semua orang dari berbagai kelompok tanpa meninggalkan salah satunya.

Sementara wisata halal adalah kebalikannya, eksklusif tapi bermanfaat untuk Muslim maupun non Muslim dan bisa jadi jalan pintas untuk membuat pariwisata naik kelas yang digadang-gadang duo petinggi pariwisata ini

Entah apa yang ada dalam benak keduanya dengan standar gandanya seiring munculnya tren wisata halal dunia beberapa tahun belakangan ini pasca COVID-19. Apalagi sudah jelas bahwa wisata halal adalah bagian dari Halal industry yang meliputi sektor keuangan, makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, media rekreasi dan lainnya.

Pengembangan wisata halal yang terlambat di Indonesia, terlibas pula oleh berbagai strategi negara-negara non Muslim tetangga Asean yang kini menjadi destinasi wisata halal seperti Filipina Thailand, Vietnam bahkan Kamboja yang berupaya menjadi tujuan wisata maupun pemasok beragam produk halal terutama agribisnis.

Negara-negara OKI membangun proyek-proyek pariwisata bilateral dan multilateral dengan menyatukan sumber daya dan keahlian. Negara-negara itu berkolaborasi dalam pengembangan destinasi, kampanye pemasaran, dan menciptakan peluang investasi.

Negara-negara di Subkawasan Mekong Raya, termasuk Thailand, Vietnam, Kamboja, Tiongkok, Laos, dan Myanmar, membentuk kelompok kerja pariwisata untuk mengembangkan dan mempromosikan kawasan tersebut sebagai tujuan wisata. Hasil yang mungkin dicapai pada tahun 2033 adalah pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan secara keseluruhan

Sebelum bicara soal profit dari ketertarikan negara-negara tetangga itu pada wisata,  berkontribusi pada ekosistem Halal industry sudah mendatangkan multi potensi untuk dikembangkan tanpa harus menjadi negara Muslim.

Brazil menjadi pengekspor daging ayam halal ke lebih dari 150 negara. Kebanggaan terhadap produksi, investasi, dan kapasitas Brasil untuk menghasilkan produk halal yang sangat berkualitas tinggi mendapat kepercayaan dari negara-negara Islam untuk memenuhi permintaan pasar yang dinamis.

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva pada pembukaan Forum Global Halal Brasil ke-2 yang diselenggarakan pada bulan Oktober 2024 di São Paulo, Brasil seperti dikutip dari Salaam Gateway mengungkapkan bahwa Brasil menjadi pengekspor daging halal terbesar melalui kombinasi beberapa faktor, termasuk dukungan pemerintah, inovasi industri, dan kepatuhan terhadap standar sertifikasi halal.

Kemunculan Brasil sebagai pengekspor daging halal terkemuka didukung oleh pemerintah sejak tahun 1960-an. Sumber daya dari kelompok imigran dimanfaatkan untuk menciptakan sektor industri halal modern.

Contoh-contoh di atas menjadi edukasi yang bermanfaat bahkan di kalangan umat Muslim sendiri bahwa wisata halal bukan soal diksi dan kata Halal yang sudah jadi brand dunia. Brazil yang mengembangkan Halal Industry dengan warga yang mayoritas penduduknya beragama Katolik sukses melayani saudara-saudara Muslimnya di dunia.

Bali yang terus menerus enggan dengan kegiatan sosialisasi halal, enggan menjadikan lima desa Islam di Bali sebagai Desa Wisata Halal dan bahkan Wamennya ‘menciptakan ‘ nama baru destinasi wisata inklusif mungkin bisa belajar dari Brazil dampak berganda atau multiplier effect dari Halal Industry termasuk Halal Tourism yang sangat luas.

Mau pariwisata Bali naik kelas bu Wamen ? ayo promosikan Bali sebagai tujuan wisata halal dunia dan lihat hasilnya. Belajarlah dari kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud yang berada di Indonesia pada Rabu 1 Maret 2017, kemudian memperpanjang masa liburannya di Bali dari sebelumnya hingga Kamis 9 /3 menjadi Minggu 12 Maret 2017.

Pengalaman wisata halal di Bali membuat Raja dan rombongannya yang berjumlah 1500 orang enggan pulang. Tanya bu ke industri pariwisata Bali bagaimana dampak kunjungan wisata halal sang Raja ?.

 

Agoda Menyoroti 7 Destinasi untuk Liburan yang Memacu Adrenalin

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Menjelang Hari Olahraga Luar Ruang Internasional bulan depan pada tanggal 6 April, platform perjalanan digital Agoda memamerkan tujuh destinasi mengasyikkan di seluruh Asia Pasifik yang menjanjikan kenangan seumur hidup bagi para penggemar petualangan.

Menurut Survei Tren Perjalanan Agoda tahun 2025, perjalanan petualangan telah muncul sebagai motivator utama bagi para pelancong, menempati peringkat di antara lima alasan teratas orang berencana untuk menjelajahi dunia tahun ini.

Andrew Smith, Wakil Presiden Senior, Pasokan di Agoda mengatakan petualangan adalah bagian besar dari perjalanan, dan Agoda ingin menghubungkan orang-orang dengan destinasi menarik di Asia Pasifik yang menawarkan pengalaman luar biasa.

Dengan Agoda, para pelancong dapat dengan mudah memesan akomodasi, penerbangan, dan aktivitas di satu tempat, menikmati penawaran hebat yang membuat setiap petualangan menjadi menarik dan terjangkau.

“ Destinasi yang disorot oleh Agoda menawarkan sesuatu untuk setiap jenis wisatawan petualang, mulai dari menyelam skuba di Segitiga Terumbu Karang Indonesia yang menakjubkan, tempat kehidupan laut bersemi dalam rangkaian warna yang memukau,” kata Andrew Smith.

Aktivitas menarik lainnya terjun payung di atas lanskap Selandia Baru yang menakjubkan, tempat para petualang terjun bebas dengan latar belakang pegunungan yang megah dan danau yang masih asli.

Berselancar – Australia

Gold Coast dan Byron Bay di Australia adalah destinasi selancar ikonik, yang menarik para peselancar dari seluruh dunia. Dengan gelombang yang konsisten dan pantai yang indah, garis pantai Australia adalah impian para peselancar.

Menyelam Skuba – Indonesia

Dengan keanekaragaman hayati lautnya yang kaya, Indonesia adalah surga bagi para penyelam skuba. Segitiga Terumbu Karang, yang dikenal sebagai “Amazon of the Seas,” menawarkan terumbu karang yang hidup dan kehidupan laut yang beragam. Bali, Raja Ampat, dan Taman Nasional Komodo adalah tempat yang wajib dikunjungi untuk eksplorasi bawah laut.

Arung Jeram – Malaysia

Sungai-sungai di Malaysia, termasuk Sungai Kampar, menyediakan pengalaman arung jeram yang mendebarkan. Dengan jeram yang sesuai untuk berbagai tingkat keterampilan, sungai-sungai ini menawarkan petualangan yang tidak boleh dilewatkan.

Pendakian – Nepal

Jalur Himalaya di Nepal menawarkan pemandangan yang menakjubkan dan jalur pendakian yang menantang bagi para petualang. Dari Sirkuit Annapurna yang bergunung-gunung hingga Base Camp Everest, jalur pendakian ini wajib dikunjungi bagi para pemberani.

Terjun Payung – Selandia Baru

Bentang alam Selandia Baru yang menakjubkan menjadikannya tujuan utama untuk terjun payung. Para petualang dapat merasakan sensasi terjun bebas di lokasi-lokasi yang menakjubkan seperti Queenstown dan Danau Taupo.

Pelatihan Muay Thai – Thailand

Thailand, tempat lahirnya Muay Thai, menawarkan pengalaman autentik bagi para penggemar seni bela diri. Kamp pelatihan di destinasi wisata populer seperti Bangkok dan Phuket menyediakan program yang menarik untuk semua tingkat keterampilan.

Panjat Tebing – Vietnam

Medan yang beragam di Vietnam menawarkan kesempatan panjat tebing untuk semua tingkat. Tebing kapur Teluk Ha Long dan bentang alam terjal Pulau Cat Ba populer di kalangan pendaki.

Penawaran Agoda yang luas memudahkan para penggemar petualangan untuk merencanakan perjalanan penuh adrenalin berikutnya.

Dengan lebih dari 5 juta properti liburan, lebih dari 130.000 rute penerbangan, dan lebih dari 300.000 aktivitas, yang semuanya dapat digabungkan dalam satu pemesanan, Agoda menyediakan solusi perjalanan yang komprehensif.

Trip.com Group Memperluas Inisiatif Global untuk Memberdayakan Perempuan dalam Pariwisata dan Kewirausahaan

this formate

*Trip.com Group mendorong inklusi ekonomi bagi perempuan dengan program The Mulan Project dan Country Retreats. Melalui pelatihan pemandu wisata dwibahasa dan kebijakan tempat kerja yang progresif

*Ikut memajukan kesetaraan gender dan pertumbuhan karier bagi perempuan dalam pariwisata.

*Perusahaan kini memperluas kolaborasi di luar APAC, termasuk kemitraan dengan Women in Travel CIC.

LONDON, bisniswisata.co.id: Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional, Trip.com Group memperkuat komitmennya untuk memberdayakan perempuan dalam pariwisata dimana jumlah perempuan mencapai lebih dari 54% dari tenaga kerja pariwisata global.

Data Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN-Tourism) mendorong perusahaan memperluas upayanya secara global melalui serangkaian inisiatif yang berdampak.

Memperluas Program Pelatihan untuk Pemandu Wisata Multibahasa

Trip.com Group terus memimpin upaya untuk meningkatkan peluang bagi profesional wanita melalui The Mulan Project, yang pertama kali diluncurkan di Tiongkok pada tahun 2023.

Inisiatif ini telah memainkan peran penting dalam pengembangan karier, pelatihan keterampilan, dan kewirausahaan bagi wanita di seluruh industri pariwisata.

Jane Sun, CEO Trip.com Group, mengatakan iIndustri pariwisata mempekerjakan lebih banyak wanita daripada sektor lainnya, namun banyak yang masih menghadapi hambatan untuk kemajuan karier.

“Melalui inisiatif seperti The Mulan Project, kami berkomitmen untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja dan kewirausahaan, meningkatkan keterampilan wanita, dan mendorong kesetaraan gender.”

Melalui inisiatif ini, Trip.com Group melatih dan merekrut pemandu wisata bilingual untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat di kalangan wisatawan internasional.

Shanghai Express, program tour setengah hari Shanghai gratis, yang dipimpin oleh pemandu bilingual Huang Xuan, adalah salah satu contohnya yang lancar berbahasa Mandarin, Inggris, dan Shanghai

Huang memberikan pengalaman budaya mendalam yang melampaui tamasya tradisional, menawarkan wawasan lebih dalam tentang sejarah, bisnis, dan kehidupan modern Tiongkok.

Sejak diluncurkan, permintaan untuk tur ini melonjak, dengan sesi yang dipesan dalam waktu 30 menit. Untuk memenuhi permintaan ini, Trip.com Group memperluas program pelatihan dengan bekerja sama dengan universitas, menawarkan magang berbayar, dan merekrut lebih banyak pemandu wisata multibahasa untuk pariwisata dalam negeri dan acara perusahaan.

Selain pariwisata perkotaan, Trip.com Group juga mendorong lapangan kerja bagi perempuan pedesaan melalui inisiatif pariwisata berkelanjutan. Program Country Retreats bertujuan untuk mendorong revitalisasi pedesaan, telah membantu menciptakan ribuan pekerjaan bagi perempuan setempat.

Program ini memberi mereka penghasilan yang stabil dan peluang pertumbuhan karier. Salah satu kisah suksesnya adalah Xi Xi, seorang pemilik penginapan perempuan Gen Z, yang telah bekerja di berbagai penginapan pedesaan di Anhui, Henan, Fujian, Sichuan, dan Pulau Weizhou.

Melalui dedikasi dan ketekunan, ia membantu membangun bisnis yang berkembang pesat, mendapatkan pengakuan di antara para pelancong yang kembali untuk merasakan budaya lokal, menonton ikan paus, dan ekowisata.

Memperluas Lapangan Kerja bagi Perempuan di Luar APAC

Sejak 2024, Trip.com Group telah memperluas komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan di luar Asia, dengan mendukung inisiatif Women in Travel CIC di Eropa.

Melalui kemitraan ini, Trip.com Group mendukung Program Wirausaha Women in Travel CIC yang difokuskan pada Akademi Pemandu Wisata, sebuah platform yang melatih perempuan kurang mampu untuk membuat dan menyelenggarakan wisata lokal dan mendalam di Inggris dan internasional.

Inisiatif praktis dan inovatif ini promosikan kewirausahaan mikro perempuan, mengangkat suara yang kurang terwakili, dan memungkinkan perempuan untuk menghasilkan pendapatan dan merayakan keberagaman, warisan, dan multikulturalisme di kota-kota besar.

Pada tahun 2025, Trip.com Group berencana untuk berkolaborasi dengan Women in Travel CIC di pasar internasional, yang selanjutnya memajukan inisiatif pariwisata yang dipimpin perempuan dalam skala global.

Komitmen Trip.com Group terhadap Pengembangan Karier Perempuan

Di luar pariwisata, Trip.com Group mendukung karyawan perempuan melalui kebijakan tempat kerja yang progresif, termasuk opsi kerja hibrida, dana subsidi pengasuhan anak global, dan cuti orang tua berbayar.

Upaya ini telah berkontribusi pada hampir 100% karyawan perempuan yang kembali bekerja setelah cuti hamil, memperkuat komitmen perusahaan terhadap kesetaraan di tempat kerja dan pertumbuhan karier bagi perempuan.

Sejak 2023, The Mulan Project telah membantu menciptakan lebih dari 20.000 peluang kerja bagi perempuan, dengan perluasan lebih lanjut yang direncanakan pada tahun 2025 untuk meningkatkan jalur karier bagi perempuan di bidang pariwisata.

Membangun Masa Depan yang Lebih Inklusif bagi Perempuan dalam Perjalanan

Trip.com Group secara aktif membentuk industri perjalanan yang lebih inklusif dan memberdayakan. Dengan upaya berkelanjutan di seluruh dunia, perusahaan memberdayakan perempuan dengan keterampilan, alat, dan peluang untuk berkembang dalam pariwisata dan seterusnya.

Tentang Women in Travel CIC

Women in Travel CIC adalah perusahaan sosial pemenang penghargaan yang berbasis di Inggris yang menghubungkan bakat perempuan yang kurang terlayani dan beragam dengan peluang kerja dan kewirausahaan dalam industri perjalanan, pariwisata, dan perhotelan.

Perusahaan ini bermitra dengan para pengusaha dan organisasi untuk menyediakan layanan bakat, pendidikan, dan acara yang mendorong industri yang lebih beragam dan inklusif. (PRNewswire).

 

Hanny: Hidupmu untuk Matimu, Banyaklah Bersyukur.

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Memilih usaha untuk kepentingan ibadah yang mendekatkan diri umat pada sang penciptanya menjadi pilihan Hanny SE.MAK,ketika memulai usahanya di bidang layanan Umroh & Haji, peralatan sholat seperti mukena hingga hijab serta desain baju modest seperti gamis dan Outer.

“Usia tujuh tahun saya sudah sering membantu ibu yang menggelar bazaar di halaman mesjid ada buku, CD, hijab, mukena, oleh-oleh dari Mekkah dan produk Islami lainnya seperti Kaligrafi bertuliskan Allah dan Muhammad dari bahan melamin maupun dari besi.

“ Ibu saya yang mendesain tulisan kaligrafi itu nanti diproduksi oleh karyawannya. Kini mesjid itu menjadi Islamic Center Surabaya dimana ibunda saya Hj Siti Maesaroh adalah salah satu pemerkasanya,” kata Hanny penuh rasa syukur.

Masjid raya yang berdiri di Jalan Dukuh Kupang, Kota Surabaya tersebut mampu menampung hingga 3.000 jemaah di bagian dalam dan hingga 2.000 jemaah di bagian luar. Sampai sekarang setiap kali berkunjung ke mesjid yang bangunannya terwujud di era Gubernur Jawa Timur di bawah pimpinan Khofifah Indar Parawansa itu membuat kenangannya berkelebat saat membantu ibunya berjualan.

“ Ibu saya itu anak mesjid, sarjana hukum yang menjadi Ketua pengajian IPWSS di Islamic Center dan Ketua Keluarga Penolong Anak Yatim ( KPAY), punya boutique baju Muslim di Tunjungan dan dimasa itu aktif mengajarkan mualaf untuk belajar mengaji,”

Salah satu mualaf adalah wanita asal Belanda yang bersuamikan pria Indonesia biasa disapanya sebagai ibu Taufik. Tetangganya itu kompak dengan ibundanya untuk membuat makanan Jumat Berkah sehingga sedari kecil Hanny sudah akrab dengan dunia jahit menjahit dan dapur karena ibunya dan buTaufik selalu melibatkannya untuk berbagi untuk umat.

Alhasil ketika sudah dewasa dengan empat adik, Hanny si sulung selalu gerak cepat ( gercep). Sang ibu yang menjadi role model selalu menekankan Hanny kecil untuk learning by doing jadi jangan heran kalau saat menjaga bazaar produk ibundanya, Hanny gesit melayani pembeli dan saat tidak ada pembeli anak yang belum cukup umur 10 tahun itu sudah pandai membaca buku-buku dagangan.

“Kalau kita mau sukses di kesempatan pertama adalah gercep, gerak cepat. Kesempatan nggak datang 3,4 kali. Kesempatan hanya datang sekali. Kita harus masuk dengan gerak cepat,” kata Hanny menerapkan keteladanan dari bundanya.

Gotong royong, kata dia, juga diperlukan dalam meraih kesuksesan. Sebagai anak tertua dia harus membimbing adik-adiknya untuk bisa bersama-sama saling membantu untuk sukses bersama sehingga akhirnya kini ke empat adiknya, satu lelaki dan 3 perempuan sukses sebagai pedagang dan pengusaha rumah makan.

“ Kalau anak gaul sekarang istilahnya Geber, gerak bersama sehingga adik bontot saya di Pasuruan punya dua rumah makan, anak perempuan lainnya sukses menjadi pedagang sembako dan satu-satunya anak lelaki ibuku jadi ahli marketing terutama untuk apartemen. Dagangan saya mukena laris dipasarkan untuk kalangan relasinya adik saya ini,” katanya bangga.

Ibundanya Siti Maesaroh yang asal Lomongan memang tipe wanita yang mampu gaspol alias garap semua potensi yang ada dengan mendirikan Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) di Surabaya dengan kantor perwakilan di Cempaka Putih, Jakarta.

Hanny saat mendsmpingi para jemaah Umroh dan Haji Furada

“Saya masih inget ikut ibu mondar-mandir Jakarta-Surabaya untuk mengurus keberangkatan jemaahnya ke tanah suci Mekkah. Kantor ibu di seberang RS Islam Cempaka Putih. Usia 15 tahun saya sudah berangkat haji,” kata Hanny.

Dia mengenang sikap ibunya yang gaspol alias garap semua potensi yang ada dalam dirinya terutama sebagai pembimbing haji dan umroh. Dia tidak menyebut ibunya sebagai pengusaha karena sebagian besar penghasilan bundanya itu hanya untuk menolong orang.

“ Ibu saya itu kerap sekali ditipu dengan orang-orang yang menghalalkan segala cara padahal bisnis haji dan umroh itu untuk menjadi pelayan Allah. Saya menyaksikan sendiri ibu hanya menangis dan malah mendoakan orang-orang yang telah menyakiti hatinya agar di bukakan pintu hidayah dan mereka diberi kesempatan untuk tobat dan dijauhkan dari neraka,”

Kalau di total dengan pengalaman menjadi staf KBIHU milik ibu dan bisnis yang dirintisnya sendiri yaitu PT Bagus Haromain Wisata Travel Umroh dan Haji Plus maka Hanny menggeluti bisnis ini sudah 36 tahun lamanya.

Di saat orang-orang berbondong-bondong menjadi tamu Allah karena ingin merasakan Ramadhan dan Idul Fitri di tanah suci, Hanny tetap istiqomah tak ingin melambungkan harga-harga. Tak heran akomodasi hotel bintang tiga, empat dan lima, harganya mulai dari Rp 27, 5 juta selama 9 hari hingga Rp 42,5 juta untuk 12 hari dengan akomodasi bintang lima yang tergolong harga di bawah rata-rata.

“Bisnis Umroh dan Haji itu tidak gampang, dua rumah, satu apartemen satu mobil Rubiccon melayang gegara mitra di Mekkah tidak istiqomah. Calon jemaah tidak bisa berangkat dan persoalan-persoalan lainnya. Kalau saya sih nggak mau mengotori bisnis melayani umat untuk beribadah ke tanah suci,”

Menghadapi persoalan-persoalan yang dihadapinya, Hanny mengikuti jejak almarhum ibunya yang wafat dalam usia 52 tahun. Dia malah mendoakan pengkhianatan mitra-mitra kerjanya agar terbebas dari neraka jahanam dan azab dunia maupun akhirat.

“Uang bisa dicari buktinya bisnis penjualan mukena, hijab, baju-baju Muslim saya saat ini termasuk Outer di bulan Ramadhan ini tetap jalan. Padahal sempat menghadapi kelangkaan bahan hingga saya dapat pasokan dari Cirebon, “ ungkapnya.

“Selalu ada jalan dan setiap kali kita bersyukur ada saja pintu-pintu rejeki lain yang terbuka jika kita mengadu pada Allah dan hanya minta pada Allah,” kata sarjana ekonomi yang kerap dipanggil ustajah karena kerap diundang mengisi majelis ta’lim ini.

Wanita yang pandai membuat nasi Briyani atau biryani ini juga kerap melayani pesanan Jumat Berkah seharga Rp 35 ribu per box. Nasi biryani adalah sebuah hidangan nasi yang kaya akan rempah-rempah dan bumbu yang berasal dari Asia Selatan, terutama India dan Pakistan. Hidangan ini umumnya terdiri dari nasi basmati yang dimasak dengan campuran daging, seperti ayam, daging sapi, atau kambing.

“ Biasanya yang pesan memang orang-orang yang ingin memberikan yang terbaik untuk saudara Muslimnya. Mereka yang paham bahwa hidupnya untuk tabungan kematiannya dan selalu bersyukur atas nikmat Allah,” ujarnya.

Dianggap orang hidup bergelimang harta, setiap hari ada saja keluarga, kerabat dan sesama pengusaha meminta pinjaman uang pada wanita salehah ini. Dia tidak keberatan menolong orang, namun si peminjam rata-rata tidak mengembalikannya

Hanny dengan sabar melayani namun ternyata sifat manusia di saat memiliki kemampuan untuk mengembalikan uang pinjamannya langsung kehilangan kemauan untuk membayar hutang.

“Azab orang yang tidak bayar hutang di dunia, pasti akan mengalami kekurangan rezeki dan berkah. Bahkan sepanjang hidupnya akan terlilit hutang dan disadari atau tidak selalu mengalami keburukan,”

Hanny bercerita saat trending olahraga bersepeda maka banyak masyarakat membeli peralatan dan sepeda harga puluhan hingga ratusan juta. Singkat cerita pengusaha yang bangga bisa membeli sepeda mahal ini mengitari komplek perumahannya bersama sepeda masing-masing dengan istrinya.

Tapi tiba-tiba istrinya terjatuh dan langsung tulang lengan bergeser.Untuk ukuran jalan santai di pagi hari tanpa gangguan lalu lintas seharusnya tidak fatal namun karena sang suami tidak mau membayar hutang untuk pekerjaan yang sudah diselesaikan oleh pihak ke tiga maka tanpa disadari biaya kecelakaan istrinya jauh melampaui biaya yang harusnya untuk membayar hutang.

Oleh sebab itu berulang kali dalam pertemuan singkat bersama Hanny, dia selalu mengingatkan bahwa hidup kita untuk pertanggungan jawab ketika nanti kita mati. Di segala kondisi dan kesulitan yang dihadapi selalu bersyukur karena sepanjang manusia masih hidup selalu akan bertemu dengan masalah, tutupnya

Hotel & Shop Plus 2025: Menyorot Tren Hotel Cerdas dan Desain Mewah

this formate

SHANGHAI, bisniswisata.co.id: Industri perhotelan berada di ambang transformasi yang signifikan, dengan Hotel & Shop Plus 2025 ditetapkan untuk menyoroti kemajuan terbaru dalam desain hotel, solusi cerdas, dan peningkatan pengalaman tamu

Dijadwalkan berlangsung di Pusat Pameran Internasional Baru Shanghai (SNIEC) dari 31 Maret hingga 3 April 2025, acara besar ini akan berfungsi sebagai pusat global untuk operator hotel, desainer, dan pemasok mencari merangkul masa depan perhotelan.

Dilansir dari travelandtourworld.id, kegiatan ini di selenggarakan oleh Saya Sinoexpo Hotel & Shop Plus dan akan menyatukan pemasok terkemuka dari sektor konstruksi dan operasi untuk memamerkan produk dan layanan inovatif untuk hotel, restoran, pusat perbelanjaan, dan properti komersial

Dengan tema utama “Ekologi • Simbiosis,” acara tahun ini akan fokus pada menciptakan ruang perhotelan yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada pengalaman.
Pentingnya Desain Simbiotik dalam Perhotelan

Salah satu tren utama yang membentuk industri perhotelan pada tahun 2025 adalah peralihan ke arah desain simbiosis, sebuah konsep yang menggabungkan daya tarik estetika dengan fungsionalitas dan tanggung jawab lingkungan

Ini berarti bahwa hotel tidak lagi hanya tentang kemewahan dan kenyamanan. Mereka sekarang dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional, keberlanjutan, dan kesejahteraan tamu.

Melihat tren ini, Hotel & Shop Plus akan menyelenggarakan beberapa forum desain profil tinggi, Termasuk Forum Desain Interior dan Bangunan Internasional Tiongkok dan Forum Desain Pencahayaan Internasional Tiongkok

Sesi ini akan mempertemukan arsitek terkenal, desainer interior, dan ahli pencahayaan mendiskusikan bagaimana ruang perhotelan dapat didesain ulang untuk memenuhi harapan wisatawan modern.
Pemimpin Industri Utama Akan Berbicara di Hotel & Shop Plus 2025

Jajaran bintang profesional perhotelan dan desain telah dikonfirmasi untuk acara tahun ini, termasuk:

* Chris Godfrey (Co-CEO HBA) – Pemimpin global dalam desain perhotelan mewah.

* Mark Eacott (VP Desain Global, Ennismore Hotel Group) – Dikenal karena konsep hotel gaya hidup perintis.

*Eric W. Tsay (Pendiri, Studio STAY) – Seorang spesialis di interior hotel minimalis namun fungsional.

*Shan Shan Qi (Kepala, STUDIO QI ARCHITECTS) – Seorang pemimpin dalam arsitektur berkelanjutan.

*Mai Chong Chaiyo (Kepala Direktur Kreatif, Steve Leung Hospitality Limited) – Berfokus pada menyelaraskan tradisi dan modernitas dalam desain perhotelan.

*Martin Klasen (Managing Partner, Nulty Group) – Suara terkemuka dalam desain pencahayaan untuk pengalaman tamu yang imersif.

Para pembicara ini, bersama dengan para ahli lainnya, akan memberikan wawasan berharga tentang bagaimana hotel dapat mendefinisikan ulang pengalaman tamu sambil mempertahankan fokus kuat pada keberlanjutan lingkungan.
Peran Teknologi Cerdas dalam Masa Depan Perhotelan

Seiring dengan terus berkembangnya hotel, teknologi pintar memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk harapan tamuSalah satu hal yang paling menonjol dari Hotel & Toko Plus 2025 akan menjadi memamerkan solusi cerdas yang inovatif yang meningkatkan keduanya kenyamanan tamu dan efisiensi hotel.

Di antara peserta pameran yang menonjol adalah PANAH, yang akan memperkenalkan solusi sanitasi cerdas mutakhir disesuaikan untuk lingkungan hotel modern.

Produk-produk terbarunya, termasuk Toilet pintar X7 dan urinoir YURI, menunjukkan bagaimana teknologi dan kualitas dapat menyatu dengan mulus untuk membuat yang baru era solusi perhotelan cerdas.

Peserta pameran terkenal lainnya di bahan bangunan dan infrastruktur hotel memasukkan Jomoo, Simon, Johnson, Longsheng, FUSA, Lanshen, SANGO, Saintly, Kinda Signage, dan Nason, yang masing-masing akan menyajikan bahan-bahan mutakhir dirancang untuk meningkatkan estetika dan fungsionalitas hotel.
Perlengkapan Hotel Premium Ditetapkan untuk Meningkatkan Kenyamanan Tamu

Dengan kepuasan tamu menjadi pendorong utama kesuksesan hotelAcara ini juga akan fokus pada perlengkapan hotel dan tekstil berkualitas tinggi, menampilkan produk yang meningkatkan kenyamanan dan kemewahan

Pemasok terkemuka, termasuk Groupe GM, LE LABO, ADA, La Bottega, LANVIN, CANASIN SIDEFU, STANDAR AMERIKA, dan GOLDENSAIL, akan menyajikan pilihan fasilitas hotel premium yang dikurasi.

Mulai dari dari perlengkapan linen mewah hingga perlengkapan mandi ramah lingkungan, merek-merek ini akan menyediakan pengusaha perhotelan dengan solusi yang dapat meningkatkan pengalaman tamu, mendorong ulasan positif, dan mendorong pemesanan berulang.
Mengapa Hotel & Shop Plus 2025 Penting bagi Industri Perjalanan Global

Seiring dengan terus pulihnya sektor pariwisata, Harapan wisatawan sedang berubahPara tamu semakin mencari hotel yang menawarkan pengalaman yang mulus, layanan yang dipersonalisasi, dan desain yang inovatif.

Pelancong pasca pandemi sedang mencari akomodasi yang mengutamakan kenyamanan, kemudahan dan keberlanjutan, membuat acara seperti Hotel & Shop Plus penting bagi para profesional industri ingin tetap menjadi yang terdepan.

Beberapa Tren global utama yang membentuk perhotelan meliputi:

Desain hotel berkelanjutan – Mengintegrasikan bahan ramah lingkungan, pencahayaan hemat energi, dan sistem air pintar.
Pengalaman yang digerakkan oleh teknologi – Dari check-in otomatis hingga kustomisasi kamar bertenaga AI.

Ruang multifungsi – Hotel yang bertransformasi lobi menjadi ruang kerja bersama dan ruang rapat menjadi pusat kesehatan.

Dengan mengatasi tren ini, Hotel & Shop Plus 2025 memposisikan dirinya sebagai platform terkemuka untuk pemimpin perhotelan untuk berjejaring, belajar, dan mencari solusi terbaik untuk bisnis mereka.
Acara yang Wajib Dihadiri oleh Pelaku Bisnis Perhotelan, Investor, dan Desainer

Bagi mereka yang bergerak di sektor perhotelan, Hotel & Shop Plus 2025 merupakan peluang unik untuk menjelajahi inovasi terbaru, terhubung dengan para pemimpin industri global, dan temukan solusi yang berpikiran maju yang dapat meningkatkan properti mereka.

Peserta akan mendapatkan wawasan tentang masa depan desain hotel, operasi, dan pengalaman tamu, sementara juga memiliki kesempatan untuk jaringan dengan beberapa profesional paling berpengaruh di industri ini.

Bagi siapapun yang terlibat di dalamnya investasi, pengembangan, atau operasi hotel, acara ini menjanjikan akan menjadi momen yang menentukan dalam membentuk Masa depan perhotelan di Tiongkok dan sekitarnya.

IHG Hotels & Resorts Sponsor Resmi World Expo 2025 Osaka, Perkuat Kehadirannya di Jepang

this formate

Holiday Inn, salah satu jaringan hotel IHG

OSAKA, bisniswisata.co.id: IHG Hotels & Resorts, pemimpin global dalam industri perhotelan, dengan bangga mengumumkan sponsornya untuk World Expo 2025 Osaka, Kansai, serta Paviliun Inggris. Kemitraan ini menggarisbawahi dedikasi IHG untuk memperluas jejaknya di Jepang dan kawasan Asia Pasifik yang lebih luas.

Dilansir dari travelandtourworld.com, Osaka bersiap untuk menjamu jutaan pengunjung, baik domestik maupun internasional, dari April hingga Oktober, karena kota ini sekali lagi menjadi tempat penyelenggaraan pameran global ini, yang berpusat pada inovasi, pendidikan, dan kolaborasi internasional.

Dengan 10 hotel di Osaka dan portofolio yang berkembang pesat dengan lebih dari 50 properti di sepuluh merek yang beragam di Jepang, IHG berada di posisi yang tepat untuk mendukung acara penting ini.

Peran IHG sebagai mitra pendukung Inggris di Expo 2025 menggarisbawahi keselarasannya dengan tema acara, “Merancang Masyarakat Masa Depan untuk Kehidupan Kita.” Perusahaan ini memanfaatkan keahliannya dalam perjalanan berkelanjutan, inovasi digital, dan memberikan pengalaman tamu yang luar biasa.

Kemitraan ini juga menyoroti dedikasi berkelanjutan IHG untuk memajukan tujuan Jepang dalam meningkatkan pariwisata domestik dan menyambut lebih dari 40 juta pengunjung internasional pada tahun 2025, dengan portofolio beragam merek dan akomodasi papan atas yang memenuhi kebutuhan setiap wisatawan.

Abhijay Sandilya, Managing Director – Jepang & Mikronesia, IHG Hotels & Resorts, mengatakan Jepang selalu menjadi pasar utama bagi IHG, dan sponsor kami untuk Paviliun Inggris di World Expo 2025 Osaka, Kansai merupakan bukti semangat kami untuk tumbuh dan komitmen untuk memberikan keramahtamahan yang luar biasa di kawasan yang dinamis ini.

Melalui kemitraan ini, kami akan menunjukkan kepemimpinan IHG dalam bidang perhotelan sekaligus memperkuat hubungan bisnis dan budaya yang kuat antara Inggris dan Jepang.

Pada tahun 2024, Jepang mencapai tonggak sejarah baru dengan menyambut 36,8 juta pengunjung internasional, melampaui rekor sebelumnya yang hampir mencapai 32 juta pada tahun 2019.

IHG, grup hotel terbesar kedua di negara ini, menandai tonggak sejarahnya sendiri yang signifikan, merayakan 60 tahun beroperasi di Jepang sambil merenungkan sejarahnya yang kaya dan mengumumkan rencana untuk ekspansi yang berkelanjutan.

Berkantor pusat di Windsor, Inggris, IHG juga merupakan salah satu sponsor utama untuk Paviliun Inggris di Expo 2025, memainkan peran penting dalam kehadiran Inggris di acara tersebut.

Melalui kemitraannya dengan Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris, dukungan IHG akan membantu meningkatkan upaya Paviliun untuk membangun kemitraan baru, menyoroti inovasi Inggris, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi.

Carolyn Davidson, Komisaris Jenderal untuk Inggris di Expo 2025, mengatakan: Kami sangat senang memiliki IHG sebagai sponsor Paviliun Inggris, merek yang mewakili keunggulan Inggris dalam industri perhotelan dan perusahaan dengan kehadiran yang signifikan di Jepang.

Bekerja sama dengan IHG sebagai sponsor memperkuat kemampuan kami untuk membina hubungan yang bermakna antara bisnis Inggris dan Jepang, sekaligus menonjolkan keramahtamahan dan inovasi Inggris terbaik kepada khalayak internasional..

Jepang memainkan peran penting dalam ekspansi global IHG yang sedang berlangsung dan menjadi fokus utama dalam pertumbuhan strategisnya untuk kawasan Asia-Pasifik. Tahun lalu, perusahaan mencapai tonggak penting dengan lebih dari 1.000 hotel yang kini beroperasi di kawasan tersebut.

Les Roches dan Glion Peringkat Teratas dalam QS World University Rankings 2025

this formate

LAUSANNE, bisniswisata.co.id: QS World University Rankings by Subject 2025 sekali lagi mengakui Les Roches dan Glion Institute of Higher Education sebagai dua lembaga terkemuka di dunia dalam manajemen perhotelan dan rekreasi.

Dilansir dari sommet-education.com, Les Roches mengamankan posisi nomor 2 di seluruh dunia, sementara Glion berada di posisi nomor 6, memperkuat keunggulan mereka dalam pendidikan perhotelan dan komitmen berkelanjutan mereka untuk membentuk pemimpin industri masa depan.

Peringkat terbaru ini semakin memperkuat posisi Sommet Education sebagai grup pendidikan perhotelan terkemuka di dunia, yang didedikasikan untuk memberikan pendidikan, inovasi, dan keterlibatan industri kelas dunia.

“Di Sommet Education, kami sangat bangga melihat Les Roches dan Glion secara konsisten berada di peringkat terbaik dunia”, kata Benoît-Etienne Domenget, CEO Sommet Education.

Pengakuan ini mencerminkan komitmen teguh kami terhadap keunggulan akademis, relevansi industri, dan pengembangan pemimpin perhotelan masa depan. tambahnya

Dengan terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan sektor yang terus berkembang, lembaga kami tetap menjadi yang terdepan dalam pendidikan perhotelan. kata Benoît-Etienne Domenget.

Untuk menghasilkan peringkat tahun ini, tim QS menganalisis reputasi dan hasil penelitian lebih dari 5.200 lembaga.

Dari kelompok ini, 1.747 lembaga diperingkatkan berdasarkan 55 subjek sempit dan 5 bidang subjek luas, sehingga hasilkan lebih dari 21.000 entri. Angka-angka ini mencerminkan sebagian skala di balik usaha besar yang dilakukan tim QS untuk menghasilkan peringkat subjek ini.

Les Roches terus menetapkan standar global dalam pendidikan manajemen perhotelan, yang diakui sebagai lembaga nomor 2 secara global dalam Manajemen Perhotelan & Rekreasi dalam peringkat tahun 2025.

Lembaga ini juga mengamankan posisi nomor 4 secara global untuk reputasi pemberi kerja, dengan skor 96,1/100. Pengakuan ini mencerminkan kekuatan akademisnya, kurikulum inovatif yang digerakkan oleh industri, koneksi industri yang kuat, dan pendekatan inovatif dalam program-programnya.

Program yang memadukan pembelajaran berdasarkan pengalaman, transformasi digital, dan kewirausahaan. Dengan membekali siswa dengan keterampilan, pengetahuan, dan koneksi industri global, Les Roches memastikan bahwa para lulusannya berhasil dalam lanskap perhotelan yang berkembang pesat.

Peringkat institusi yang konsisten di antara sekolah-sekolah perhotelan terbaik dunia menyoroti perannya dalam mendorong inovasi dan keunggulan akademis dalam pendidikan manajemen perhotelan.

“Pencapaian ini mencerminkan pengejaran keunggulan dan inovasi tanpa henti dalam pendidikan perhotelan”, kata Carlos Díez de la Lastra, CEO Les Roches.

“Di Les Roches, kami memberdayakan siswa dengan pola pikir siap masa depan, menjembatani tradisi dengan kemajuan industri terkini untuk menciptakan generasi pemimpin perhotelan berikutnya.”

Institut Pendidikan Tinggi Glion sekali lagi mengamankan tempat di antara lembaga perhotelan terbaik dunia, peringkat nomor 6 dalam peringkat QS 2025, dan menempati peringkat nomor 3 secara global dalam Reputasi Pemberi Kerja di Perhotelan.

Dengan skor 96,4/100 semakin membuktikan kemampuan mereka untuk memenuhi dan melampaui ekspektasi industri. Dedikasi Glion terhadap ketelitian akademis dan pengembangan kepemimpinan telah memperkuat reputasinya sebagai lembaga utama untuk manajemen perhotelan dan kemewahan.

Dengan fokus yang kuat pada pengembangan karier dan paparan internasional, Glion mempersiapkan siswa untuk mengambil peran kepemimpinan dalam perhotelan, kemewahan, dan sektor terkait.

Berdasarkan fondasi perhotelan yang kuat, Glion telah muncul sebagai pelopor dalam pendidikan bisnis mewah, menawarkan program khusus yang memadukan prinsip-prinsip perhotelan dengan kode-kode kemewahan yang khas.

Lembaga ini menekankan pengalaman klien, keunggulan layanan, dan konsep keramahtamahan yang ditingkatkan, di mana eksklusivitas dan personalisasi mendefinisikan kemewahan modern.

Peringkat ini menegaskan kembali posisi Glion sebagai mitra tepercaya bagi mahasiswa dan industri, memastikan bahwa lulusannya tetap sangat kompetitif di pasar kerja global.

Sebagai bukti keunggulan ini, 98% mahasiswa pencari kerja yang lulus pada tahun 2024 menerima satu atau lebih kesempatan kerja, yang selanjutnya menunjukkan permintaan yang kuat untuk lulusan Glion di industri ini.

“Posisi Glion dalam peringkat QS menggarisbawahi dedikasi kami untuk membentuk masa depan pendidikan manajemen keramahtamahan dan kemewahan,” kata José Emmanuel Soler, Direktur Pelaksana Glion Institute of Higher Education.

“Dengan memadukan keunggulan akademis dengan pembelajaran langsung dan koneksi industri yang kuat, kami memastikan mahasiswa kami mengembangkan keterampilan dan pola pikir kepemimpinan yang dibutuhkan untuk berkembang di sektor yang dinamis ini.

Peringkat ini merupakan bukti lain atas kepercayaan yang diberikan kepada kami oleh mahasiswa dan pemimpin industri. Swiss terus mendominasi pendidikan perhotelan, dengan 13 universitas yang ditampilkan dalam pemeringkatan mata kuliah Perhotelan.

Khususnya, negara ini mengklaim semua dari tiga posisi teratas dunia dalam mata kuliah tersebut, bersama dengan delapan institusi yang mengesankan dalam 10 besar, yang semakin memperkuat reputasinya sebagai pusat global untuk keunggulan perhotelan.

Les Roches dan Glion telah mencapai skor reputasi pemberi kerja yang luar biasa melebihi 96/100, yang mencerminkan permintaan yang kuat untuk lulusan mereka dalam industri ini.

Pendidikan mereka melampaui pengetahuan teoritis, membekali siswa dengan pengalaman dunia nyata, kemampuan beradaptasi, dan perspektif global—kualitas yang membuat mereka sangat dicari oleh para pemberi kerja papan atas.

Dengan siswa yang menerima rata-rata lima hingga enam tawaran magang per semester, ikatan industri yang kuat dan prospek karier yang ditawarkan oleh kedua institusi tersebut tetap tak tertandingi, yang selanjutnya menunjukkan hubungan industri yang kuat dan peluang karier yang tersedia bagi siswa mereka.

Dusit Berekspansi di Indonesia Dengan Tempat Peristirahatan Mewah Baru di Labuan Bajo

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Dusit International telah menandatangani perjanjian pengelolaan hotel dengan PT Komodo Property Management untuk mengelola Kaliwatu Residences – Dusit Collection, tempat peristirahatan mewah baru di Labuan Bajo, Pulau Flores, salah satu destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.

Dilansir dari traveldailynews.asia, penandatanganan ini menandai hotel bermerek Dusit Collection pertama milik Dusit di Indonesia, melengkapi keberhasilan anak perusahaannya, Elite Havens—penyedia persewaan vila mewah terkemuka di kawasan ini—yang telah mengelola properti di Bali dan Lombok.

Terletak di ujung barat Flores, hanya 10 menit dengan mobil dari Bandara Internasional Komodo dan kota Badjo yang ramai—gerbang menuju Taman Nasional Komodo, yang terkenal dengan komodo legendaris dan tempat menyelam kelas dunia.

Kaliwatu Residences, Dusit Collection menjanjikan tempat peristirahatan yang tenang di lereng bukit pribadi, dikelilingi keindahan alam dan menawarkan pemandangan laut yang indah.

Dikembangkan secara bertahap, dengan penyelesaian penuh dijadwalkan pada kuartal ke dua 2028. Proyek ini akan menampilkan 63 vila pribadi yang luas dan ditata apik dengan kolam renang kecil, 194 apartemen kontemporer, dan clubhouse yang menaungi restoran, bar, toko, pusat kebugaran, spa, dan kolam renang di puncak gedung.

Properti baru ini mewujudkan arsitektur kontemporer yang ramping yang terinspirasi oleh gaya dan standar Eropa. Setiap vila telah dirancang dengan cermat dengan bentuk dan orientasi yang unik agar menyatu dengan lingkungan alam sekitarnya, memastikan pengalaman eksklusif dan mendalam bagi para tamu.

Selain penawaran mewahnya, properti ini akan menyediakan akses mudah ke objek wisata budaya dan alam Labuan Bajo yang kaya, termasuk pantai merah muda yang menakjubkan, gua bawah tanah yang mempesona, air terjun yang mengalir.

Ada pula jalur pendakian yang menakjubkan dengan sudut pandang panorama, dan pertemuan luar biasa dengan komodo kadal terbesar di dunia, di Taman Nasional Komodo.

Dikenal karena keunikan satwa liar dan lingkungan lautnya yang masih asli, Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai destinasi terbaik dari lima destinasi superprioritas Indonesia—dengan target menarik 1,5 juta wisatawan setiap tahunnya.

Peningkatan infrastruktur yang sedang berlangsung, termasuk peningkatan terkini Bandara Internasional Komodo dan penerbangan langsung baru dari Kuala Lumpur, Singapura (diluncurkan pada bulan Maret), dan Perth, Australia (segera hadir), semakin meningkatkan status Labuan Bajo sebagai destinasi utama untuk bersantai dan berpetualang.

“Penandatanganan Kaliwatu Residences – Dusit Collection menandai tonggak penting dalam strategi ekspansi Dusit, yang memperkuat kehadiran kami di pasar perhotelan mewah yang sedang berkembang pesat di Asia Tenggara,” kata Gilles Cretallaz, Chief Operating Officer, Dusit International.

Labuan Bajo adalah destinasi luar biasa dengan potensi yang sangat besar, dan kami sangat senang memperkenalkan keramah – tamahan khas kami yang terinspirasi dari Thailand ke lokasi yang menakjubkan ini.

Proyek ini mewujudkan semua yang diperjuangkan Dusit—kemewahan yang berkelas, kekayaan budaya, dan komitmen untuk menciptakan nilai bagi masyarakat luas. Kami berharap dapat memberikan pengalaman yang luar biasa bagi para tamu kami, kata Gilles Cretallaz.

Alessandro Mugavero, CEO, PT Komodo Property Management, mengatakan, “Seiring Labuan Bajo mengukuhkan posisinya sebagai destinasi global utama, proyek ini sangat tepat waktunya untuk menetapkan standar baru dalam perhotelan mewah yang berkelanjutan.

Visi kami untuk Kaliwatu Residences – Dusit Collection adalah menciptakan tempat perlindungan yang selaras dengan alam sekaligus menghadirkan fasilitas kelas dunia.

Dengan keahlian dan komitmen Dusit terhadap keunggulan, kami yakin kolaborasi ini akan mendefinisikan ulang lanskap perhotelan di kawasan ini.

Pengembangan dan pembangunan proyek ini sepenuhnya didukung oleh pemerintah daerah dan dilaksanakan dengan bekerja sama dengan masyarakat setempat, yang selanjutnya meningkatkan dampak positifnya terhadap ekonomi lokal.

Dengan penambahan terbaru ini, portofolio Dusit kini mencakup 296 properti di 18 negara, termasuk 57 yang beroperasi di bawah Dusit Hotels and Resorts dan 239 vila mewah di bawah Elite Havens.

Kaliwatu Residences – Dusit Collection bergabung dengan dua properti Dusit Collection lainnya yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan: Layan Verde di Phuket (dibuka tahun 2027) dan Plaza De Zamboanga – Dusit Collection, Filipina (dibuka akhir tahun ini).

Perlu Perubahan Kultural & Struktural untuk Sistem Pemerintahan yang Terbaik

this formate

                Ustad Ir H M Ismail Yusanto, M.M.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Peran Muslimah Indonesia sebagai simpul umat sangat penting dalam mengawal masyarakat terutama generasi muda dengan menanamkan kesadaran politik Islam dengan perubahan kultural dan struktural agar menjadi Indonesia terang yaitu menjadi pemerintahan yang lebih baik, ungkap Cendikiawan Muslim Ustadz Ir H M Ismail Yusanto, M.M.

Berbicara dalam Bincang Hangat Tokoh Muslimah Spesial #79* dengan tema : Ramadhan, Bulan Perubahan, Ustad Ismail
memahami Keprihatinan masyarakat Indonesia yang muncul dengan tagar #Indonesia Gelap. Slogan yang digunakan oleh warganet untuk menyoroti berbagai permasalahan dalam pemerintahan Kabinet Merah Putih saat ini.

Menurut Ustad Ismail trending topik itu membuktikan adanya hubungan penguasa dan rakyat yang memang tidak baik-baik saja sehingga trending #KaburAjaDulu dan #Indonesia Gelap yang membuat mahasiswa dan organisasi – organisasi masyarakat turun ke jalan. Tren ini, muncul sebagai ungkapan kekecewaan kaum muda terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan ketidakadilan yang ada di Indonesia.

“ Oleh karena itu momentum Ramadhan ini agar menjadi tekad bersama untuk perubahan yang lebih baik. Baik pemerintah maupun rakyat harus ikut dalam perubahan kultural dan struktural sehingga penyelenggara negara dan warga sama-sama hidup selamat di dunia dan akhirat.” tegasnya.

Daftar persoalan yang dilakukan oleh rezim sebelumnya hingga persoalan baru yang terkini , trending dalam kasus pengoplosan Pertalite membuat keprihatinan dan pemikiran perubahan seperti apa yang kita inginkan di negeri ini?. Dibutuhkan panduan perubahan tatanan, sistem bahkan ideologi politik ( Guided Structural Changing).

Perubahan menuju arah yang lebih baik harus dilakukan secara aktif. Tidak mungkin terjadi perubahan apabila bersikap pasif tidak berbuat apa pun. “ Solusinya semua warga negara Indonesia harus ikut dalam perubahan, bersikap sabar dan istiqomah bersama melawan Oligarki, ungkapnya.

Oligarki adalah bentuk pemerintahan di mana kekuasaan politik dan ekonomi dikendalikan oleh sekelompok kecil individu atau golongan elit. Siapa golongan elit itu sudah terbuka semuanya sehingga pilihannya hanya tinggal dua, ikut atau tidak ikut untuk perubahan yang baik.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri…” (QS. Ar-Ra’d, 13: 11),”.

Bulan Ramadhan menjadi sebuah peristiwa yang langsung dikondisikan Allah Swt agar umat Islam mengalami perubahan yang positif dalam kehidupannya. Oleh karena itu Iffah Ainur Rochmah sebagai penyelenggara mengingatkan bahwa Ramadhan menjadi titik kesadaran sebuah kehidupan bagi manusia tentang hakekat ketaatan, apalagi takwa menjadi tujuan akhir dari ibadah shaum/puasa di bulan Ramadhan.

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah, 2: 183). Ramadhan dapat mengantarkan seorang hamba menjadi bertakwa. Serta membentuk kepribadian seseorang, dan bahkan dapat mengubah seorang insan menjadi baik, tambahnya

Bagaimana memaknai Ramadhan dalam meraih taqwa sehingga terwujud perubahan menuju pribadi maupun sistem pemerintahan yangi lebih baik tergantung pada kemampuan dan kemauan, kata ustad Ismail. Gerakan perubahan tidak cukup hanya kemampuan tetapi yang dibutuhkan adalah kemauan.

Dia mengingatkan gaya hidup Muslimah yang memakai hijab di tahun 1980 an di tentang habis oleh pemerintah sehingga baik di kampus dan sekolah-sekolah tidak boleh memakai hijab.

“ Sekarang timbul kesadaran Muslimah untuk memakai hijab dan berkat kesabaran dan upaya berbagai pihak maka kini hijab menjadi lifestyle dan yang utama adalah bukti taqwa mengikuti ajaran Islam,” tegas Ustad Ir H M Ismail Yusanto, M.M.

Ketika sistem pemerintahan melenceng maka masyarakat harus memiliki kemauan kuat untuk menyelamatkan negaranya dengan memperbaiki dan menyadarkan semua pihak untuk bertakwa. Ramadhan adalah bulan perubahan untuk memperbaiki diri karena itu sistem pemerintahan khilafah menjadi solusi bagi bangsa ini karena Islam untuk semua umat di dunia tidak terbatas untuk Muslim.